Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALYSIS OF THE 2025 EDUCATION REPORT OF ACEH PROVINCE AND ITS IMPLICATIONS FOR SCIENCE EDUCATION (PHYSICS AND BIOLOGY) Adawiyah, Rabiyatul
Jurnal Biologi Sains dan Kependidikan Vol 5, No 2 (2025): NOVEMBER: BIOSAINSDIK : JURNAL BIOLOGI SAINS DAN KEPENDIDIKAN
Publisher : Prodi Tadris Biologi Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/biosainsdik.v5i2.2630

Abstract

This study aims to analyze the achievements of literacy, numeracy, and character education in Aceh Province based on the 2025 Education Report, as well as to examine their implications for science education, particularly Physics and Biology. The research data were obtained from the Aceh Education Quality Assurance Agency (BPMP) through the Education Report dashboard. The results show that literacy achievement reached 67.61, numeracy 66.61, and character 58.12. Of the 504 schools analyzed, 261 schools (51.8%) were categorized as good, 170 schools (33.7%) as fair, and 73 schools (14.5%) as poor. The 2023–2025 trend indicates an increase in literacy and numeracy achievement, while character achievement remained relatively stagnant. In the context of science learning, these findings highlight the need to strengthen scientific literacy, experiment-based numeracy, and the development of scientific attitudes through contextual learning and ethno-STEM approaches. The integration of the Independent Curriculum (Kurikulum Merdeka) with a deep learning approach offers a solution to reinforce literacy, numeracy, and character simultaneously within the context of science education.  
Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Quizizz di Pesantren Darul Azhar untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital Adawiyah, Rabiyatul; Santri, Indah Putri
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v4i4.536

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut siswa untuk memiliki literasi digital yang baik. Namun, rendahnya minat siswa dalam memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran masih menjadi tantangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa melalui sosialisasi penggunaan aplikasi gamifikasi pembelajaran, Quizizz. Sosialisasi dilaksanakan kepada siswa pesantren darul azhar dengan pendekatan pelatihan interaktif menggunakan metode daring dan luring. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, penyampaian materi, praktik langsung, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap penggunaan Quizizz, serta meningkatnya minat mereka dalam mengintegrasikan teknologi digital untuk kegiatan pembelajaran dan organisasi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya digital yang produktif di kalangan siswa.
Pemberdayaan Masyarakat dan Sekolah Melalui Program KKN Berbasis Edukasi dan Digitalisasi di SDN Kebayoran Lama Utara 09: Pengabdian Al Rafli, Muhammad; Adawiyah, Rabiyatul; Basyar Mussafa, Athif; Daruningsih, Kukuh; Keviana Agatha, Chalia; Ervin, Ervin; Utami, Puji; Amanah, Nurul; Erlangga Ramadhan, Adhitya; Ananda Putra, Rian; Sestri, Ellya
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.3835

Abstract

Program KKN berbasis edukasi dan digitalisasi di SDN Kebayoran Lama Utara 09 dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan peningkatan kemampuan literasi digital di lingkungan sekolah dan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi siswa, mendukung guru dalam pemanfaatan sarana belajar yang lebih variatif dan interaktif, serta memberdayakan pelaku UMKM melalui pelatihan pemasaran digital. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, wawancara, dan dialog partisipatif, kemudian diimplementasikan melalui rangkaian kegiatan seperti Seminar Bullying, Seminar Gadget, Seminar Minat Bakat, Seminar Inovasi Media Pembelajaran Interaktif Berbasis AI, Bimbingan Belajar, Kegiatan Mengenal Emosi, Prakarya Bingkai, Sampahku Karyaku, Pembuatan Poster Edukasi, Festival KKN AKSARA, Revitalisasi dan Digitalisasi Perpustakaan, Kreasi Mading, Pembuatan Sistem Manajemen Aset Sekolah, Go Green, serta Seminar Digitalisasi UMKM. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam memahami isu sosial dan penggunaan teknologi, peningkatan kreativitas melalui kegiatan berbasis proyek, serta peningkatan fasilitas pembelajaran. Selain itu, UMKM memperoleh pemahaman baru terkait strategi pemasaran digital. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap penguatan literasi digital, pembelajaran, dan pengelolaan sekolah, serta mendukung pemberdayaan masyarakat sekitar.
Pengamatan Plasmolisis pada Kentang Adawiyah, Rabiyatul
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jm1jgt26

Abstract

Plasmolisis terjadi ketika air meninggalkan sel tumbuhan dan berpindah ke larutan yang memiliki lebih banyak zat terlarut, sehingga larutan menjadi lebih pekat. Hal ini menyebabkan membran sel menjauh dari dinding sel. Tujuan penelitian ini adalah untuk menunjukkan bahwa plasmolisis terjadi pada umbi kentang, yang merupakan bagian dari tanaman Solanum tuberosum. Untuk itu, larutan gula 17% ditempatkan di dalam lubang yang dibuat pada kentang tanpa memotongnya. Bagian bawah kentang kemudian dimasukkan ke dalam air. Percobaan berlangsung selama 45 menit, dengan pengamatan setiap 15 menit. Selama setiap pemeriksaan, jumlah larutan yang tersisa di dalam lubang dan tanda-tanda kehilangan air pada kentang dicatat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume larutan di dalam lubang turun dari 1 cm menjadi 0,2 cm, membuktikan bahwa air berpindah keluar dari sel kentang dan masuk ke dalam larutan gula karena perbedaan konsentrasi air. Pada akhirnya, plasmolisis dipastikan telah terjadi pada kentang. Larutan gula memiliki lebih sedikit air daripada sel kentang, sehingga air berpindah keluar dari sel ke dalam larutan, menyebabkan sel menyusut.
The Impact of Social Media on Students' Language and Interaction in the Educational Environment Adawiyah, Rabiyatul
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 11, No 1 (2026): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Februari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v11i1.10248

Abstract

This study discusses the impact of social media on student language and interaction in educational environments by reviewing four main focuses: (1) changes in student language due to social media use, (2) the influence of social media on learning outcomes, (3) student character and ethical values in the social media era, and (4) challenges and solutions in optimizing the educational use of social media. This study employs a descriptive-qualitative approach through literature review and/or observation of students' communication behavior in the context of learning and school socialization. The results show that the use of social media encourages a shift in student language towards a more concise, informal language, influenced by popular terms, abbreviations, and mixed languages, which has an impact on language habits in the classroom and in academic assignments. On the other hand, social media can positively contribute to learning outcomes through access to information, alternative learning resources, and collaboration, but it also has the potential to reduce concentration and discipline in learning and increase distraction if not controlled. In terms of character and ethics, social media poses challenges such as a decline in polite language, a tendency to imitate negative content, and an increased risk of cyberbullying, but it can also strengthen creativity, self-confidence, and the ability to express opinions if guided properly. These findings emphasize the need for strategies to strengthen digital literacy, instill communication ethics, and foster cooperation between schools and parents through device usage rules, guidance, and the planned use of social media as a learning tool.