Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Implementasi Model Mind Mapping terhadap Kreativitas Belajar IPA Peserta Didik di Sekolah Dasar Asrul Asrul; Melfin Pia
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model mind mapping terhadap kreativitas belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA kelas V SD Negeri 1 Kota Sorong. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penelitian exsperiment. Design yang digunakan Post-test Only Control Design. Populasi penelitian sebanyak 20 peserta didik dengan 2 sampel penelitian yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrument penelitian menggunakan tes performance dan lembar observasi. Hasil uji data independent sample t-test dari nilai kelas eksperimen dan kontrol diperoleh nilai signifikansinya adalah 0,000 maka sesuai dengan kriteria pengambilan keputusan jika nilai sig (0,000) < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Uji hipotesis terdapat pengaruh implementasi model pembelajaran mind mapping terhadap kreativitas belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA kelas V SD Negeri 1 Kota Sorong. Dari hasil penelitian di SD Negeri 1 Kota Sorong ada pengaruh implementasi model pembelajaran mind mapping terhadap kreativitas belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA kelas V SD Negeri 1 Kota Sorong.
Metode Diskusi dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Krisdayanti Fifi Bless; Desti Rahayu; Asrul Asrul
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Metode Diskusi terhadap Hasil Belajar IPA Kelas V SD Inpres 111 Temel Kabupaten Maybrat. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimen dengan jenis Pretest Posttest Design yaitu sebuah eksperimen yang dalam pelaksanaannya hanya melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen tanpa adanya kelas pembanding (kelas kontrol). Sampel penelitian ini adalah siswa Kelas V sebanyak 15 orang yang ditentukan berdasarkan penarikan sampling jenuh. Jenis pengumpulan data menggunakan observasi dan tes dengan instrument penelitian lembar observasi untuk memperoleh data penerapan metode diskusi dan instrumen tes untuk mendapatkan data hasil belajar IPA. Hasil analisis statistik deskriptif terhadap hasil belajar siswa menggunakan metode pembelajaran diskusi kelompok memperoleh hasil positif, pemahaman materi dan konsep dari IPA dengan metode pembelajaran diskusi ini menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dari pada sebelum menggunakan metode diskusi. hasil uji t menunjukan signifikansi terhadap hasil posttest adalah 0,001 < 0,05 dan nilai t hitung 3.791 > t tabel 2.057 dimana H0 di tolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan metode diskusi pada pembelajran IPA.
Analisis Budaya Sekolah dalam Pembentukan Karakter Disiplin Siswa Kelas IV SD Inpres 13 Kabupaten Sorong Osok, Mariya Mariyangke; Asrul, Asrul; Wardoyo, Wisnu; Purwojuono, Ribut
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v7i1.212

Abstract

Budaya sekolah sangat penting dalam membentuk karakter disiplin siswa, agar kedepannya siswa menjadi lebih baik. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya sekolah dalam membentuk karakter disiplin siswa kelas IV SD Inpres 13 Kabupaten Sorong dan Faktor penghambat dan pendukung pembentukan karakter disiplin siswa kelas IV SD Inpres 13 Kabupaten Sorong. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskripsi dan metode pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan angket. Hasil penelitian budaya sekolah dalam membentuk karakter disiplin siswa kelas IV SD Inpres 13 Kabupaten Sorong yaitu masuk sekolah tepat waktu jam 07.15, belajar tepat waktu jam 07.30, pulang sekolah tepat waktu jam 12.15 dan tugas-tugas yang diberikan oleh guru dikerjakan dan dikumpulkan tepat waktu. Untuk faktor  penghambat yaitu kebiasaan siswa sering bangun terlambat. Faktor pendukung yaitu orang tua dan sekolah.
Understanding Mathematics Learning Difficulties in Elementary Education: An Analysis of Contributing Factors and Teacher Intervention Strategies Meilin Arnia Nur Azizah; Asrul Asrul; Lina Kumalasari
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mathematics learning difficulties significantly impede elementary students' academic development, yet limited research examines practical intervention strategies for resource-constrained rural contexts. This qualitative descriptive study investigated factors contributing to mathematics learning difficulties among third-grade students at Muhammadiyah Rawa Sugih Elementary School, Indonesia. Data were collected through semi-structured interviews with one classroom teacher and one principal, supplemented by systematic classroom observations over one month (eight sessions). Analysis followed Miles and Huberman's interactive model, with source triangulation ensuring validity. Students exhibited three primary difficulty categories: conceptual understanding of multiplication/division, procedural computational fluency, and word problem comprehension. Internal factors—low motivation, minimal interest, and negative attitudes—dominated as primary contributors, reinforced by external factors including limited parental support, disruptive peer influences, and inadequate instructional resources. Teacher intervention strategies combining individual guidance, systematic material repetition, mobile phone-based audio-visual media, and WhatsApp-mediated parent communication demonstrated modest effectiveness in enhancing student engagement and homework completion rates (40% to 75%). Findings support ecological-transactional models wherein learning difficulties emerge from dynamic interactions between individual characteristics and environmental conditions rather than solely individual deficits. The integration of accessible digital communication platforms represents a scalable innovation for strengthening home-school partnerships in resource-limited settings, extending theoretical understanding of technology-mediated parental involvement in elementary mathematics education.
Signifinkasi nilai hasil belajar IPAS siswa kelas 3 melalui model Problem Based Learning Merlin Pandiangan; Mustika Irianti; Asrul Asrul
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.7954

Abstract

Penelitian ini menjadi penting untuk dilakukan mengingat masih rendahnya hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar serta perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu menumbuhkan keterlibatan aktif dan kemampuan berpikir kritis siswa sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran IPAS materi Ayo Mengenal Siklus pada Makhluk Hidup di kelas III SD Negeri 21 Kabupaten Sorong. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain One Group Pre-test and Post-test. Sampel penelitian terdiri atas 30 siswa yang dipilih secara keseluruhan dari kelas III. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda sebanyak 35 soal yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 55,04 pada pre-test menjadi 69,04 pada post-test. Ketuntasan belajar meningkat dari 10% menjadi 43% setelah penerapan PBL. Uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi < 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima, yang berarti model PBL berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa PBL efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siklus makhluk hidup karena mendorong keterlibatan aktif, kemampuan berpikir kritis, dan pemecahan masalah.
Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD YPPK Santo Paulus Fitria Kakisina; Ahmad Yulianto; Asrul Asrul
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.8134

Abstract

Peran orang tua memiliki urgensi yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan belajar siswa sekolah dasar, terutama dalam membentuk kebiasaan belajar dan sikap positif terhadap pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peran orang tua dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD YPPK Santo Paulus Kabupaten Sorong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, angket, dan dkumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru dan orang tua siswa kelas V. Analisis data kualitatif dilakukan dengan mengacu pada model Miles dan Huberman yang meliputi tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua terhadap hasil belajar siswa kelas V SD YPPK Santo Paulus Kabupaten Sorong yaitu: 1) memberikan nasihat dengan menyempatkan waktu untuk datang sering terkait kehadiran anak di sekolah sehingga orang tua saling memperhatikan anak di rumah terutama dalam hal belajar. Selain itu mengingatkan agar anak bisa saling menghargai satu dengan yang lain dan tidak membuat keributan saat teman sedang belajar. 2) Memberikan perhatian memperhatikan anak dengan mengontrol waktu belajar anak sehingga nantinya bisa mendapatkan nilai yang bagus, PR yang diberikan guru ada yang kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh. 3) Orang tua memenuhi kebutuhan anak contohnya seperti alat tulis. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa keterlibatan dan pola asuh orang tua yang positif berperan penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah dasar.