Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Functionality, Limitation, and Future of Homestays in Kampung Adat Wologai Yulius, Kevin Gustian; Sianipar, Rosianna; Pramono, Rudy
Gadjah Mada Journal of Tourism Studies Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pariwisata Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajts.v7i2.107123

Abstract

This study explores the cultural and spatial limitations surrounding the use of traditional houses (Sa’o) as tourist accommodations in Kampung Adat Wologai, a cultural village in Ende Regency, East Nusa Tenggara, Indonesia. While rural tourism and desa wisata development often promote homestays in vernacular architecture, the sacred function of the Sa’o renders such usage inappropriate in Wologai. Using a qualitative case study approach, this research draws on field observations, semi-structured interviews with key stakeholders—including Mosalaki, village officials, tourism groups, and the local tourism office—and secondary data from academic and government sources. The findings reveal that the Sa’o are central to ancestral rituals and cannot be opened to outsiders for overnight stays. In response, the Dinas Pariwisata proposed a terminological and spatial distinction between rumah adat and rumah tradisional to guide future accommodation planning. A SWOT and SOAR analysis shows potential for homestay development through modern houses located outside the ritual core, reflecting cultural respect while meeting tourism demands. This research highlights the need for localized policy approaches and the vital role of customary leadership in sustainable tourism planning. Theoretically, it contributes to the discourse on heritage and tourism, while practically, it offers a culturally sensitive model for accommodation development in desa wisata with strong ritual traditions.
Pelatihan Pembuatan Cendol dan Pudding Berbahan Dasar Ekstrak Bunga Telang, Pengabdian Kepada Masyarakat Sianipar, Rosianna; Filemon, Kerin Aulevia; Anjani, Anastasia Belinda
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i1.628

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi bertujuan untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap masyarakat dengan cara membagikan ilmu dan keterampilan, Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah: (1) memberi pelatihan mengenai minuman cendol dan pudding lumut berbahan dasar Bunga Telang (2) memberikan edukasi tentang manfaat Bunga Telang (3) menjalankan salah satu fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya di bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (4) memberikan pengalaman untuk membuat makanan dan minuman olahan dasar Bunga Telang.
Economic Development and Tourism at the Regional Level: A Literature Review Identifying Competitiveness Future Research Directions in Regional Tourism Sianipar, Rosianna
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i1.625

Abstract

This article examines the interplay between regional tourism, economic competitiveness, and regional development through an extensive review of existing literature. It explores theoretical frameworks that explain tourism’s contribution to economic growth and regional development, alongside their practical applications. Historically, regional development theories largely excluded tourism, as regional economics and location studies prioritized manufacturing and urban-centric development over services and rural areas. This oversight led to the emergence of tourism as an independent academic discipline, focused on tailored frameworks such as destination competitiveness and tourism marketing. The review identifies key determinants of regional tourism competitiveness, including governance quality, infrastructure, human capital, sustainability, and digital transformation, which collectively shape a region’s ability to attract and retain tourism-related economic benefits. It highlights the gaps in existing research, such as insufficient integration of regional competitiveness frameworks with localized socio-economic contexts and limited attention to climate resilience and stakeholder collaboration. This study concludes by proposing future research directions, including comparative studies across regions, interdisciplinary approaches to competitiveness, and the role of emerging technologies in shaping competitive and sustainable regional tourism ecosystems. These insights provide valuable guidance for academics, policymakers, and practitioners aiming to leverage tourism as a catalyst for sustainable regional economic growth.
Business Feasibility Study Exutoire Our Boarding Residence Sianipar, Rosianna; Suhendi, Cathleen
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.9017

Abstract

Jumlah mahasiswa yang belajar jauh dari rumah telah meningkat secara signifikan dari waktu ke waktu. Dari berbagai informasi, banyak mahasiswa yang tidak mengutamakan kualitas hidup dan bahkan diketahui bahwa mahasiswa memiliki kualitas hidup yang lebih rendah daripada masyarakyat umum. Kualitas akomodasi dan makanan merupakan hambatan serius, sehingga berdampak negatif terhadap prestasi akademis dan kesejahteraan secara umum para mahasiswa. Penulis membahas studi kelayakan bisnis Exutoire Our Boarding Residence, sebuah rumah kos yang berlokasi di BSD yang diperuntukkan bagi mahasiswa dan menawarkan layanan akomodasi, makan dan minum berkualitas yang dikelola secara komersial. Berdasarkan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner, kesimpulannya menunjukkan bahwa pengeluaran tertinggi sebagian besar mahasiswa dihabiskan untuk makanan. Para mahasiswa juga mengalami permasalahan mengenai kualitas pilihan akomodasi mereka. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa responden tertarik dengan ide kost yang menawarkan layanan makan dan minum, akomodasi yang berkualitas tinggi dengan fasilitas yang lengkap. Oleh karena itu, penulis layak membuat bisnis produk kos-kosan dengan konsep ‘Executive Living’.
Business Feasibility Study Glamping Back To Nature Sianipar, Rosianna; Wijaya, Grayson
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.9019

Abstract

GlampingBack To Naturemerupakan jenis akomodasi modern dan trendi yang berlokasi diBangka Belitung tepatnya berlokasi di Bangka Botanical Garden, Jl. Raya Pasir Padi – Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan, Air Itam, Bukit Intan, Air Itam, Kec. Bukit intan, Kota Pangkal Pinang. Konsep yang akan digunakan pada akomodasi ini adalah glamping. Glamping atau dikenal dengan istilah glamorous camping diartikan sebagai salah satu jenis camping namun lebih nyaman dan mewah dibandingkan camping pada umumnya, Glamping merupakan sebuah akomodasi yang unik sebab glamping sendiri memiliki tujuan yang sama dengan hotel biasa, tetapi tidak seperti hotel pada umumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah usaha ini layak atau tidak, dilihat dari aspek pemasaran, operasional, sumber daya manusia, dan finansial. Penulis akan lebih banyak menggunakan metode survei dengan kuesioner untuk mendapatkan data. Hasil penelitian menyatakan bahwa usaha Glamping Back To Nature layak dilakukan.
Analisis Kelayakan Bisnis Nayanika Dining di Jakarta Selatan Sianipar, Rosianna; Ollien, Karina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.10747

Abstract

Globalisasi telah mengakibatkan penurunan nilai budaya lokal, tercermin dlam perubahan preferensi masyarakat terhadap kuliner barat, timur, dan makanan cepat saji. Untuk menghadapi tantangan ini, konsep private dining yang mengusung modernisasi dan pengalaman makan diusulkan sebagai cara baru untuk melihat kekayaan kuliner Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menawarkan perspektif baru terhadap makanan kas Indonesia melalui restoran private dining yang dapat menghadirkan sajian khas yang telah dimodifikasi secara kreatif. Metode penelitian melibatkan analisis Porter-Five Forces. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan bahwa bisnis private dining dapat menjadi solusi yang efektif untuk melestarikan dan mempromosikan keberagaman kuliner lokal di tengah dominasi pengaruh global.
TOURISM DEVELOPMENT WITH QUALITY TOURISM APPROACH IN ULOS HUTARAJA VILLAGE Maleachi, Sandra; Juliana, Juliana; Sianipar, Rosianna; Sitorus, Nova Bernedeta
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 4 No. 4 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 4 Nomor 4, Desember 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v4i4.1288

Abstract

This study aims to know the development of the tourism quality in Ulos Hutaraja Village. This study used qualitative research methods. Overall, the quality of tourism in Kampung Ulos Hutaraja is strongly influenced by several factors. First, tangible factors include adequate infrastructure and physical facilities, such as accommodation, transportation, tourist attractions, restaurants and shops that meet quality standards. Second, is the responsiveness factor, which includes the ability of tourism managers to provide services that are responsive to the needs and expectations of tourists. Third, the assurance or guarantee factor involves security, comfort, and trust in the tourism experience. Fourth is the reliability factor, which emphasizes consistency, timeliness, and service continuity. Fifth, the participant factor highlights the participation of local communities in tourism development, which can provide a more authentic experience and protect the environment. Sixth is the accessibility factor, which relates to adequate transportation and infrastructure access. In addition, cultural authenticity is essential in maintaining and promoting local culture as the main attraction for tourists, maintaining cultural integrity and avoiding excessive commercialization. Finally, cohesiveness or harmony is an essential indicator of maintaining a balance between tourism, the environment and local communitiy welfare through natural preservation, cultural preservation, tourism impact research, sustainable policies, fair social and economic benefits, and collaboration with related parties. By paying attention to these factors, Kampung Ulos Hutaraja can build quality, sustainable and beneficial tourism for all parties involved.
Study of Sustainable Gastronomy Tourism in Siantar City Maleachi, Sandra; Juliana, Juliana; Sianipar, Rosianna; Sitorus, Nova Bernedeta
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 5 Nomor 1, Maret 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v5i1.1528

Abstract

This research aims to identify the sustainability of gastronomic tourism in Siantar City. The "Study of Sustainable Gastronomy Tourism in Siantar City" research uses a qualitative method. A gastronomic study of Siantar's culinary specialities, including roast pork, arsik carp, Siantar noodles, Siantar coffee, and traditional snacks, shows the richness of the city's culinary culture. The following conclusions can be drawn from this gastronomic study: (1) Cultural Heritage: The typical culinary delights of Siantar City are an inseparable part of the Batak cultural heritage. Each dish has a solid historical and traditional value, representing the identity of the people of Siantar City. (2) Uniqueness of Taste and Texture: Each dish has a unique taste and texture. Roast pork presents a combination of tender meat with crispy skin; arsik carp offers a unique blend of spicy, sour and distinctive flavours; bakmi Siantar has chewy noodles and savoury gravy; Siantar coffee has a distinctive aroma and rich taste, while jajanan pasar offers a wide variety of flavours. (3) Local and Tourist Influences: The typical culinary delights of Siantar City are favoured by residents and attract tourists. These foods are the main attraction for those who want to experience the delicacy and uniqueness of local cuisine. (4) Economic Impact and Tourism: Siantar City's unique cuisine has a significant economic impact. Culinary businesses, restaurants and coffee shops that serve these dishes provide employment and economic contribution to society. In addition, culinary specialities are also an attraction for tourists, which contributes to the development of the tourism sector in Siantar City. (5) Cultural Preservation: It is essential to pay attention to the preservation of Siantar City's unique culinary culture. Preservation efforts through documentation, training, promotion and quality improvement can maintain the sustainability and authenticity of these dishes so that future generations can enjoy them. This conclusion shows the importance of typical cuisine in enriching the cultural richness of Siantar City. These dishes not only meet the culinary needs of the local people but also have significant economic and tourism potential. Through preserving and developing unique culinary delights, Siantar City can continue to promote its distinctive and traditional culinary delicacies to the world.
WORKSHOP BAGI PELAKU USAHA KULINER LOKAL DI DESA WISATA SANJAI Sianipar, Rosianna; Sitorus, Nova Bernedeta; Juliana, Juliana; Lemy, Diena Mutiara; Sihombing, Sabrina O.
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24664

Abstract

Desa Wisata Sanjai merupakan desa wisata yang memiliki produk kuliner yang memanfaatkan singkong sebagai produk utama yaitu kerupuk sanjai. Kerupuk sanjai sendiri sudah terkenal dan memiliki paten dan dimiliki oleh masyarakat di Desa Wisata Sanjai. Desa tersebut terletak di Kelurahan Manggis Gantiang, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan dan sangat dekat dengan Kota Bukit Tinggi. Desa Wisata Sanjai sendiri memiliki visi “mewujudkan Kampung Wisata Sanjai sebagai pelopor makanan khas Bukit Tinggi yang berdaya saing dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat yang berbudaya”.  Tujuan yang akan dicapai adalah menumbuhkan kesadaran dan peran serta seluruh komponen masyarakat Kampung Wisata Sanjai dalam menerapkan, mewujudkan, membudayakan dan memasyarakatkan sadar wisata dan sapta pesona.  Tujuan pelatihan ini dapat Memberikan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip higiene dan sanitasi dalam konteks industri kuliner; meningkatkan pengetahuan para pelaku usaha kuliner tentang regulasi dan standar keamanan pangan yang berlaku; memberikan penerapan strategi praktik higiene dan sanitasi yang efektif dalam operasional sehari-hari; mendorong kolaborasi dan pertukaran pengalaman antar pelaku usaha kuliner lokal.  Untuk mengukur keberhasilan kegiatan ini, akan dilakukan metode pre tes dan pos tes. Analisis pre tes dan pos tes terhadap pelaku usaha kuliner lokal di Desa Wisata Sanjai menunjukkan hasil yang sangat positif dan memberikan gambaran yang kuat tentang keberhasilan pelatihan hygiene dan sanitasi. Dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang, pelatihan mampu secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam aspek-aspek kunci higiene dan sanitasi.
PELATIHAN INTERPRETASI DALAM PENGEMBANGAN EKOWISATA DI DESA WISATA BAKAU SERIP KOTA BATAM Hubner, Ira Brunchilda; Juliana, Juliana; Indra, Febryola; Sianipar, Rosianna; Sitorus, Nova Bernedetta
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.27138

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk berbagi wawasan dan pengetahuan kepada Masyarakat. Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip hadir di Kota Batam sejak Januari 2019 lalu dengan luas hutan tujuh hektar. Desa yang juga dikenal dengan nama Desa Wisata Pandang Tak Jemu ini mengembangkan ekowisata mangrove dan sudah dinobatkan sebagai salah satu dari 50 desa terbaik yang mendapat Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022. Dengan berbagai daya tarik wisata alam dan budaya yang dimiliki, sangat penting untuk meningkatkan pemahaman pengelola desa wisata untuk mengembangkan upaya interpretasi. Interpretasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembentukan pengalaman pengunjung di daya tarik wisata. Pengunjung yang mengenal tujuan wisata dengan baik akan lebih menghargai dan ikut dalam kegiatan-kegiatan yang menunjang upaya pelestarian. Adapun tujuan dari pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah: (1) Memberi pengetahuan tentang pentingnya interpretasi, manfaat dan jenis-jenis interpretasi yang dapat dilakukan (2) Mengkaji sumberdaya yang dimiliki oleh desa wisata Kampung Tua Bakau Serip. Hasil dari Pengabdian kepada Masyarakat dapat disimpulkan bahwa Kelompok Sadar Wisata dan Masyarakat meningkat pemahamannya tentang interpretasi dan akan berupaya untuk membuat media interpretasi di lokasi.