Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal PADE: Pengabdian

Pelatihan meramu cairan pembasmi nyamuk dari daun serai (Cymbopogon citratus) di Sekolah Madrasah Aliyah Negeri 2 Bireuen Zulfikar Zulfikar; Wiwit Aditama; Khairunnisa Khairunnisa; Budi Arianto PS
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 4, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.055 KB) | DOI: 10.30867/pade.v4i2.906

Abstract

Penggunaan insektisida yang berlebihan dan berulang-ulang dapat menimbulkan dampak yang tidak diinginkan seperti pencemaran lingkungan, salah satu cara untuk mendapatkan bahan kimia yang ramah lingkungan adalah memanfaatkan potensi alam yaitu tanaman yang mengandung bioinsektisida. Salah satunya adalah tanaman serai (Cymbopogon citratus) yang dapat dimanfaatkan sebagai pengusir nyamuk karena mengandung zat-zat seperti geraniol, metil heptenon, terpen-terpen, terpen-alkohol, asam-asam organik dan terutama sitronela sebagai obat nyamuk semprot. Tujuan pengabdian adalah untuk memberikan ketrampilan kepada siswa sekolah dalam mengolah batang serai sebagai obat anti gigitan nyamuk atau penolak nyamuk. Metode pemecahan permasalahan yang digunakan dengan metode ceramah, diskusi dan pelatihan. Adapun rangkaian dari metode tersebut diterapkan sebagai berikut: memberikan pengetahuan dasar tentang cara meramu cairan pembasmi  nyamuk dari daun serai. Selanjutnya memberikan informasi dan pelatihan tentang bagaimana cara meramu cairan penolak  nyamuk dari daun serai. Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 23-24 November 2018 di MAN Bireun, yang diikuti sebanyak 30 siswa. Keberhasilan kegiatan adalah peserta pelatihan mampu memahami dan meningkatkan pengetahuan tentang pengendalian vektor penyakit serta yang paling penting adalah mampu melakukan pembuatan ramuan penolak nyamuk dengan efektif. Penyuluhan dengan metoda demonstrasi berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan dalam membuat ramuan penolak  nyamuk dari daun serai.
Program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M plus dengan gerakan satu rumah satu jumantik di Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar Sofia, Sofia; Aditama, Wiwit; Kartini, Kartini; Junaidi, Junaidi
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 5, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v5i2.1498

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu penyakit yang endemis dimasyarakat, upaya memotivasi masyarakat untuk melaksanakan 3M Plus terus dilakukan pemerintah melalui kerjasama lintas program dan lintas sektor termasuk tokoh masyarakat dan swasta. Musim hujan, adanya tampungan air dan kurangnya kesadaran masyarakat dalam memperhatikan jentik nyamuk menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya DBD. Tujuan kegiatan adalah mengimplementasikan program PSN 3M Plus serta membentuk gerakan satu rumah satu jumantik. Sasasaran adalah ibu rumah tangga dan remaja putri di Desa Dham Pulo kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar sejumlah 112 rumah. Kegiatan dilakukan mulai bulan Juni hingga September 2021. Metode pengabdian dilakukan dengan survey keberadaan jentik, penyuluhan, PSN, dan evaluasi.  Hasil survey lanjutan didapatkan indeks ABJ 88% indeks ini masih dibawah targat bebas jentik, nilai HI= 11 dan CI= 13,6 dengan tingkat kepadatan  sedang. Dari hasil evaluasi diketahui ada peningkatan tingkat kebersihan lingkungan rumah setelah dilakukan penyuluhan dan penetapan penanggung jawab jumantik disetiap rumah. Perlu dilakukan observasi secara berulang untuk mengetahui tingkat kepatuhan masyarakat tetap konsisten dalam memantau keberadaan jentik di lingkungan rumahnya sehingga angka bebas jentik tercapai.
Pembuatan sumur resapan dalam mengolah air limbah rumah tangga secara komunal di Desa Sumber Jaya Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah Tahun 2024 Zulfikar, Zulfikar; Aditama, Wiwit; Khairunnisa, Khairunnisa; Arianto, Budi; Sofia, Sofia; Darmiati, Darmiati; Faisal, Faisal
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 6, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v6i2.2065

Abstract

Wastewater is defined as wastewater that has been utilized by people for a variety of purposes, including the use of clean water from homes, workplaces, stores, public spaces, industries, and other sources. In addition to the issue of clean water provision—which is crucial to investigate since clean water is a basic necessity that the community needs constantly—one of the major issues facing residential areas, particularly in urban areas, is environmental pollution brought on by improper wastewater disposal. This community service project aims to conduct actions to enhance the physical quality of the river water that flows to nearby residences by means of the planning of a simple filter. The residence of a local in the sungai area that discards rubbish into the river during the activity's planning, execution, and assessment phases is the service's goal. To get ready, a preliminary survey is carried out to assess field conditions and secure authorization. putting lectures and student activities into practice. As a result of the action, four houses now have a shared infiltration well, removing any obstacles that the residents may have had in directing their home's wastewater.
Kegiatan pengolahan air sungai dengan metode kougulasi dan flokuasi dalam upaya pencegahan stunting di Desa Sumber Jaya Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah Aditama, Wiwit; Zukfikar, Zulfikar; Khairunnisa, Khairunnisa; PS, Budi Arianto; Nindia, Yuni; Sari, Arnida; Samosir, Ainun
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 6, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v6i2.2120

Abstract

The location of the village in a highland area makes it difficult to get groundwater, to fulfil daily needs, namely drinking, bathing, washing. Meanwhile, to fulfil these water needs, residents utilise rainwater and river water. Rainwater sources can only be used to meet the needs during the rainy season, while river water is used by residents by piping from the mountain where there is a small river that does not always get clear water because it is carried away by soil material, especially during the rainy season the water becomes cloudy and the water reservoir must always be cleaned because there is silt or soil carried by water. This service will be carried out, namely counselling activities and river water treatment practices with simple cougulation and flocculation methods to always get clear water. The target of the service is villagers. Activities were carried out in May 2024, with site preparation activities and permits and procurement of materials, implementation of lecturer and student activities and assisted by the community in the form of counseling and at the same time practice in making filters and natural cogulation, participants who attended were generally attended by family heads and housewives. And the ability of the community to treat water simply and the ability to make natural coagulation was obtained.