Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Health Reproductive

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI IBU HAMIL DALAM KELAS IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SINGOSARI, KECAMATAN SIANTAR BARAT, KOTA PEMATANG SIANTAR Marbun, Meyana; Br Barus, Rovina; Purba, Yeni Trisna; Febriani, Winda
Jurnal Reproductive Health Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v7i2.6315

Abstract

Kehamilan adalah momen yang dinantikan setiap wanita sebagai awal peran menjadi seorang ibu. Namun, kehamilan juga dapat menimbulkan ketidaknyamanan, kegelisahan, dan kehati-hatian dalam beraktivitas karena kondisi kandungan yang harus dijaga. Menurut UU No 36 tahun 2009 tentang kesehatan, upaya peningkatan kesehatan ibu bertujuan untuk menjaga kesehatan ibu dan anak serta mengurangi angka kematian ibu. Salah satu bentuk pelayanan kebidanan adalah kelas ibu hamil, di mana para ibu belajar bersama, berdiskusi, dan berbagi pengalaman seputar kesehatan ibu dan anak (KIA) secara menyeluruh, terjadwal, dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi pelaksanaan kelas ibu hamil. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Singosari pada bulan Oktober s/d Desember. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester II dan III yang memeriksakan kehamilan di UPTD Puskesmas Singosari dan seluruh populasi menjadi sampel (total populasi) yaitu 38 responden. Hasil penelitian bahwa ada pengaruh pengetahuan ibu terhadap pelaksanaan senam hamil dengan nilai p 0,000, ada pengaruh dukungan suami dengan pelaksanaan senam hamil dengan nilai p 0,000. Rekomendasi agar suami terus mendampingi istri dalam melakukan pemeriksaan kehamilan dan rutin mengikuti senam hamil sehingga persalinan ibu lancar dan ibu merasa nyaman dengan kehamilannya.
HUBUNGAN KONSELING DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DI PMB MARIA SILALAHI, TANJUNG PINGGIR, SIANTAR MARTOBA, PEMATANG SIANTAR Purba, Yeni Trisna; Putri, Riska Wani Eka; Sidabutar, Sondang; Erhan, Keysha Iszmi
Jurnal Reproductive Health Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v8i1.6319

Abstract

Keluarga Berencana (KB) merupakan suatu upaya yang dilakukan secara sadar dan terencana oleh individu atau pasangan suami istri untuk mengatur kehamilan, demi mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera. Salah satu faktor penting dalam keberhasilan program KB adalah konseling, yaitu pendekatan komunikasi interpersonal dalam pendidikan kesehatan yang bertujuan membantu individu memahami informasi, mengeksplorasi perasaan dan kebutuhan, serta mengambil keputusan yang tepat. Melalui konseling, petugas kesehatan membantu klien memahami fakta-fakta tentang kontrasepsi, mengidentifikasi harapan dan kebutuhan mereka, serta mendukung mereka dalam membuat pilihan yang sesuai dengan kondisi dan keinginannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konseling dengan pengambilan keputusan menggunakan alat kontrasepsi di Praktek Mandiri Bidan Maria Silalahi. Penelitian ini menggunakan desain analitik cross sectional dengan 40 responden. Analisa data dilakukan menggunakan uji chi square. Hasil menunjukkan ada hubungan antara konseling tentang kontrasepsi dengan pengambilan keputusan menggunakan kontrasepsi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan pengetahuan pasangan ibu usia subur tentang alat kontrasepi sehingga dapat menentukan kontrasepsi apa yang cocok dipakainya. Bagi petugas kesehatan agar memberikan konseling bagi ibu (wanita usia subur) sebelum menggunakan kontrasepsi dan membantu ibu dalam menentukan kontrasepsi apa yang cocok.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN SIKAP IBU TERHADAP ASI EKSKLUSIF DAN PEMBERIAN MP-ASI DINI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDAMANIK, KECAMATAN SIDAMANIK, KABUPATEN SIMALUNGUN Utami, Ria Lusi; Purba, Yeni Trisna; Br. Ginting, Isa Harfika; Febriani, Winda
Jurnal Reproductive Health Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v9i2.6321

Abstract

Latar belakang: ASI adalah makanan terbaik untuk bayi karena mengandung nutrisi lengkap yang mudah dicerna. Pemberian makanan bayi harus memperhatikan waktu, frekuensi, jenis, jumlah, dan cara pengolahan. Salah satu kebiasaan yang kurang tepat adalah pemberian makanan padat atau tambahan terlalu dini, yang dapat mengganggu ASI eksklusif dan meningkatkan risiko penyakit pada bayi karena sistem pencernaan bayi belum matang. Tujuan: untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan sikap ibu terhadap ASI Eksklusif dan pemberian MP-ASI dini di wilayah kerja Puskesmas Sidamanik Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun. Metode: Studi ini menggunakan deskriptif korelasi dengan desain cross sectional dengan populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan sejumlah 120 orang. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling berjumlah 70 responden. Hasil: Di kelompok intervensi, 54,8% responden tidak menjumpai mual muntah sesudah mengonsumsi permen jahe, sedangkan pada kelompok kontrol 74,2% masih mengalami emesis ringan. Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p value=0,000). yang didapat adalah berdasarkan dukungan keluarga mayoritas tidak mendukung (61,4%), sikap mayoritas cukup (65,7%), hubungan tidak mendapat dukungan tetapi tetap memberikan ASI (37,1), mendapat dukungan dan memberikan ASI (32,9%), hubungan sikap responden mayoritas cukup (40%) dan sikap baik (30%). Pada responden disarankan tidak memberikan MP-ASI terlalu dini pada bayi dan sebaiknya berikan ASI Eksklusif sampai usia 6 bulan tanpa makanan atau minuman lain.