Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Exploring Cadets’ Perceptions of Challenges and Benefits in Gamified ESP Reading: A Case Study at a Maritime Academy Wibowo, Amiruddin Hadi; Gupron, Akhmad Kasan; Widjatmoko, Eko Nugroho; Amrullah, Romanda Annas; Mirianto, Agus Dina; Rahmawati, Eva; Onivehu, Adams Ogirima; Rohi, Saifurahman
Journal of Computers for Science and Mathematics Learning Vol. 2 No. 2 (2025): Journal of Computers for Science and Mathematics Learning
Publisher : Scientia Publica Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70232/jcsml.v2i2.41

Abstract

English for Specific Purposes (ESP) is essential in maritime education, helping cadets with the language skills required to meet specific learning needs. However, traditional ESP reading instruction often lacks engagement and fails to motivate learners. In response, gamification, which integrates game design elements into learning environments, has emerged as a promising solution to enhance learner engagement and motivation. This study aims to explore cadets’ perceptions of the challenges and benefits of using gamification in ESP reading. The research was conducted using a qualitative case study approach at a maritime academy in East Java, Indonesia, involving 24 cadets. Participants were first-year students with intermediate English language proficiency. Data were collected through six sessions of gamified ESP reading lessons, semi-structured interviews, and participant observations. Thematic analysis was used to examine the cadets’ experiences, focusing on recurring themes related to motivation, learning outcomes, and technological challenges. The results showed that cadets generally expressed positive feelings about gamified ESP reading. They reported increased motivation and engagement due to game elements such as points, leaderboards, and real-time feedback, which made learning more interactive and enjoyable. However, challenges such as limited technological readiness, internet connectivity, and initial confusion with the game interface were also highlighted. Therefore, it can be concluded that gamification shows strong potential in enhancing cadets’ motivation and interest in ESP reading following the challenges and their constraints. These findings underscore the importance of integrating thoughtfully designed gamified strategies in maritime education to foster learner-centered and engaging ESP instruction.
Implementasi Sistem Manajemen Pemeliharaan Berbasis Kondisi pada Mesin KMP Munic XI untuk Meningkatkan Efisiensi Operasional WIDJATMOKO, EKO NUGROHO; Widyawati, Ratna
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan mesin kapal yang efektif sangat penting untuk memastikan operasi maritim yang aman dan efisien. Metode pemeliharaan tradisional yang didasarkan pada jadwal tetap sering kali tidak memadai karena dapat menyebabkan perawatan berlebihan atau kegagalan tak terduga. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi sistem manajemen pemeliharaan berbasis kondisi (Condition-Based Maintenance/CBM) pada mesin KMP Munic XI guna meningkatkan efisiensi operasional. CBM menggunakan teknologi pemantauan kondisi dan analisis data untuk melakukan perawatan berdasarkan kondisi nyata mesin, bukan interval waktu tetap. Metodologi penelitian ini melibatkan pemilihan mesin kapal yang akan dipantau, pemasangan sensor vibrasi, termografi, dan analisis oli untuk mengumpulkan data kondisi mesin secara real-time. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik statistik dan model prediktif untuk menilai kondisi mesin dan memprediksi potensi kegagalan. Implementasi CBM dilakukan dengan memantau kondisi mesin secara kontinu dan melakukan tindakan perawatan saat diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CBM pada mesin KMP Munic XI dapat mengurangi downtime hingga 30%, memperpanjang umur mesin hingga 20%, dan mengurangi biaya operasional hingga 25% dibandingkan dengan metode pemeliharaan tradisional. Studi ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam penerapan CBM, seperti biaya awal yang tinggi dan kebutuhan pelatihan khusus bagi kru kapal. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa CBM merupakan pendekatan yang efektif untuk meningkatkan efisiensi operasional mesin kapal. Dengan memanfaatkan teknologi pemantauan kondisi dan analisis data real-time, CBM dapat mendeteksi tanda-tanda awal kerusakan, sehingga perawatan dapat dilakukan secara tepat waktu. Rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut termasuk peningkatan pelatihan bagi kru kapal dan pengembangan teknologi pemantauan kondisi yang lebih canggih.