Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Family And Social Support on Successful Treatment of Pulmonary Tuberculosis Patients: A Cross-Sectional Study Rahmadhani, Velia; Setiyadi, Agung; Wardani, Nuniek Setyo; Pamungkas, Indra Gilang
Celebes Nursing Journal Vol. 1 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : MALATA SAINS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70848/cnj.v1i1.3

Abstract

Introduction: Eradicating Tuberculosis is one of the government's three main priorities in the health sector, so the success of pulmonary TB treatment really needs to be considered. The family and social environment are the closest things for patients to be able to comply and be successful in carrying out treatment. Objectives: This research aims to assess the relationship between family and social support to successful treatment of pulmonary TB patients. Methods: This study used a cross-sectional design with 72 respondents who had completed TB treatment for 6 months. Results: The results of the study showed that there was a significant relationship between family and social support on the success of pulmonary TB treatment with p-value was 0.005 (p-value < 0.05) and 0.001 (p-value < 0.05). Conclusion: Family and social support have a meaningful relationship. The family and social environment of patients with pulmonary TB must provide support and motivation for the patient to be able to complete the treatment he is receiving.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Tingkat Kecemasan Tindakan Kateterisasi Jantung di Rumah Sakit Omni Pulomas Jakarta Timur Sinaga, Elverinawati; Manurung , Sondang; Zuriyati, Zuriyati; Setiyadi, Agung
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 1 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jnms.v1i1.487

Abstract

Cateterisasi jantung merupakan salah satu tindakan untuk melihat adanya penyumbatan atau penyemtian pembuluh darah jantung. Saran yang diharapkan dalam penelitian ini adalah lebih professional agar perawat dapat melakukan tindakan mandiri keperawatan dalam memberikan edukasi kepada pasien sebelum dan sesudah dilakukan tindakan cateterisasi jantung. Menanti saat prosedur dilakukan bisa menjadi sumber utama stres dan kecemasan. Perawat harus melaksanakan intervensi yang tepat untuk mengatasi kecemasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi kesehatan terhadap tingkat kecemasan pasien tindakan kateterisasi Jantung di poliklinik kardiovaskuler di Rumah Sakit Omni Pulomas Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan desain Quasy Eksperimen dengan rancangan Pretest-Postest dengan jumlah sampel sebanyak 26 responden. Instrument yang digunakan adalah instrument baku dari Hamilton Anxiety Rating Scale. Analisis data univariat pre edukasi dengan standar deviasi 3.80 dan post edukasi standar deviasi 3,361. Sedangkan Analisa bivariat tentang rata-rata kecemasan pre dan post edukasi dengan menggunakan uji paired sample t test diperoleh tingkat kecemasan pre dan post pada tingkat kecemasan dengan nilai signifikan 0.000 atau <0,05 yang berarti H1 diterima yaitu ada pengaruh edukasi kesehatan terhadap tingkat kecemasan tindakan kateterisasi jantung.
Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Perawat Tentang Kecemasan Akibat Hospitalisasi Pada Anak Usia Prasekolah Di Rumah Sakit Omni Pulomas Bintang, Sri Ayu; Parulian, Intan; Lubis, Erika; Setiyadi, Agung
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 1 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jnms.v1i1.490

Abstract

Bagi anak memasuki rumah sakit adalah memasuki dunia asing. Akibatnya masalah ansietas dan ketakutan akan dialami oleh anak yang dihospitalisasi. Peran perawat dalam merawat anak yang dihospitalisasi harus berupaya untuk meminimalkan kecemasan dan distres anak sehingga sedapat mungkin rawat inap di rumah sakit akan menjadi pengalaman yang menyenangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan perawat tentang hospitalisasi terhadap perilaku perawat dalam meminimalkan kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia pra sekolah di RS OMNI Pulomas. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif study korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 34 perawat di ruangan rawat inap RS OMNI Pulomas. Tehnik pengolahan data menggunakan tehnik korelasi Spearman Rank. Hasil didapatkan tingkat pengetahuan perawat tentang hospitalisasi adalah kategori cukup dan perilaku perawat dalam meminilkan kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia pra sekolah pada kategori cukup. Uji Spearman Rank (Rho) diperoleh nilai p value = 0,000 dengan nilai r = 0,844 yang artinya terdapat hubungan tingkat pengetahuan perawat tentang hospitalisasi terhadap perilaku perawat dalam meminimalkan kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia pra sekolah di RS OMNI Pulomas. Pengetahuan perawat tentang hospitalisasi harus ditingkatkan melalui media leaflet atau fasilitas pendidikan dan pelatihan tentang tindakan meminimalkan kecemasan pada anak akibat hospitalisasi di Rumah Sakit.