Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Kepatuhan Diet pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis dalam Perspektif Pengetahuan Pasien dan Dukungan Keluarga: Studi Cross-Sectional: Dietary Compliance in Chronic Kidney Disease Patients in Terms of Patient Knowledge and Family Support: A Cross-Sectional Study Pratama, Alfiyansih; Pertiwi, Harizza; Setiyadi, Agung; Pamungkas, Indra Gilang
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 2: DECEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v13i2.4605

Abstract

Pendahuluan: Gagal ginjal kronik merupakan masalah besar dalam kesehatan di Indonesia maupun di dunia. Tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam kepatuhan diet pasien gagal ginjal kronik. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pasien gagal ginjal kronik. Metode: Desain penelitian yang digunakan metode korelatif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sebanyak 71 responden di ruang hemodialisa RSCM yang dipilih menggunakan perhitungan Slovin. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas responden berusia ? _45 tahun (38 %), perempuan (50,7 %), pendidikan SMA (50,7 %), pekerjaan lain-lain (33,8 %), lama menjalani hemodialisa rata-rata 1 – 5tahun (43,7 %), tingkat pengetahuan baik (67,6 %), dukungan keluarga baik (66,2 %), kepatuhan diet patuh (77,5 %) . Hasil analisis uji chi-square didapatkan ada hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet (p-value = 0,001) dan tidak ada hubungan bermakna antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet (p-value = 0,120) pada pasien gagal ginjal kronik. Kesimpulan: Perawat dapat memberikan penyuluhan terkait manajemen diet pasien gagal ginjal kronik untuk meningkatkan pengetahuan yang berdampak kepada peningkatan kepatuhan diet pasien dengan gagal ginjal kronik sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa.
Pengetahuan Tentang Covid-19 Terhadap Kepatuhan Perawat Dalam Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Guna Mencegah Penularan Covid-19 Di Ruang Isolasi Covid RSAU dr. Esnawan Antariksa Jakarta Timur I Gusti Putu Dewi; Setiyadi, Agung; Aliana Dewi
Caring : Jurnal Keperawatan Vol. 11 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/caring.v11i1.1202

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). SARS-CoV-2 merupakan coronavirus jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Virus ini ditemukan di Wuhan, China yang terdeteksi di Indonesia pada Maret 2020. Covid-19 ini menginfeksi manusia melalui saluran pernafasan dengan mekanisme terberatnya kesulitan bernafas. Coronavirus menyebar secara cepat ke berbagai negara didunia termasuk di Indonesia. Meningkatnya prevalensi penderita Covid-19 yang menjadi rantai penularan COVID-19 menuntut tenaga kesehatan khususnya perawat untuk dapat melindungi diri dari penularan covid-19. Sebagai garda terdepan rumah sakit, perawat harus memiliki pengetahuan yang baik dan penggunaan APD dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan tentang Covid-19 terhadap kepatuhan perawat dalam penggunaan APD yang baik dan benar guna mencegah penularan Covid-19 di RSAU        dr.Esnawan Antariksa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Cross-sectional dengan jumlah sampel 67 perawat. Analisa data menggunakan Spearman rho dengan hasil nilai p-value=0,000 (p<0,05) dan nilai Correlation Coefisient sebesar 0,702 yang menunjukkan ada hubungan yang kuat dengan arah positif antara pengetahuan terhadap kepatuhan penggunaan APD. Diharapkan perawat meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan dalam penggunaan APD melalui pendidikan, pelatihan guna mencegah terpapar Covid-19.
Culture Shock dan Kemampuan Penyesuaian Diri pada Perawat Indonesia yang Bekerja di Luar Negeri Agung Setiyadi; Nuniek Setyo Wardani; Manurung, Sondang; Mufarokhah, Hanim
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Supp Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Culture shock disebabkan oleh perasaan cemas akibat hilangnya semua tanda dan simbol yang biasa kita hadapi dalam hubungan sosial. Sedangkan kemampuan penyesuaian diri merupakan suatu proses dinamis yang bertujuan untuk mengubah perilaku individu sehingga dari perubahan perilaku tersebut dapat terjadi hubungan yang lebih sesuai antara individu dengan lingkungannya. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sendiri adalah perawat Indonesia yang baru mulai bekerja pada awal tahun 2022 di Pelayanan Kesehatan Swasta negara Kuwait yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis yang digunakan adalah distribusi frekuensi dan persentase untuk menentukan masing-masing variabel. Tempat dan Waktu penelitian dilakukan di Pelayanan Kesehatan Swasta negara Kuwait pada bulan Februari 2023. Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas responden mengalami culture shock yaitu sebanyak 90%, dan semua responden memiliki kemampuan penyesuaian diri dengan kategori baik.
RELATIONSHIP BETWEEN FAMILY KNOWLEDGE ABOUT IRON CHELATION AND ADHERENCE TO GIVING IRON CHELATION IN CHILDREN WITH THALASSEMIA AT RSCM KIARA Setiyadi, Agung; Intan Parulian; Muhammad Ulfan
Muhammadiyah International Public Health and Medicine Proceeding Vol. 2 No. 1 (2022): PROCEEDING MUHAMMADIYAH INTERNATIONAL PUBLIC HEALTH AND MEDICINE CONFERENCE - S
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.99 KB) | DOI: 10.61811/miphmp.v1i2.250

Abstract

Based on a preliminary study by conducting interviews with 10 families of thalassemia patients at RSCM Kiara. It was found that only 40 % were obedient in giving iron chelation to thalassemia patients. This study aimed to find the relationship between family knowledge about iron chelation and adherence to consuming iron chelation in children with thalassemia. The method used in this study was a descriptive non-experimental method with a cross-sectional approach. Data analysis techniques in this activity are presented as descriptive and bivariate analysis using Spearman's rho statistical test with = 0.05. It measures the level of adherence to taking medication using the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) questionnaire. Based on the results of measuring respondents' knowledge level, 85.5% of respondents have a good level of knowledge 14.5% of respondents have a sufficient level of knowledge. Measuring the level of adherence to medication, 22.9% of respondents have high adherence to drug consumption, 42.2% of respondents have a moderate level of adherence to drug consumption, and 34.9% have a low adherence to drug consumption. There is significant relationship between the knowledge level about iron chelation and adherence to giving iron chelation (p-value 0.006 <0.05 and r-value of 0.30). But the relationship is low, so knowledge about iron chelation alone is not enough to make adherence to giving iron chelation in children with high adherence results.
THE RELATIONSHIP OF EDUCATIONAL LEVEL ON PATIENT COMPLIANCE IN TAKING ANTI-HYPERTENSION MEDICATION INMENTENG MITRA AFIA GENERAL HOSPITAL Nuniek Setyo Wardani; Setiyadi, Agung; Desfa Fitri , Melissa; Manurung, Sondang; Parulian, Intan
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 3 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/0s2jm546

Abstract

In Indonesia, the estimated number of hypertension cases in Indonesia is 63,309,620 people, while the death rate in Indonesia due to hypertension is 427,218 deaths. The aim of this study was to determine the relationship between education level and patient compliance in taking antihypertensive medication at the Menteng Mitra Afia General Hospital. This type of research is quantitative research with a cross-sectional research design and using a questionnaire. The population in this study was 95 respondents who suffered from hypertension. This research uses a purposive sampling technique. The variables in this research are gender, age, education level and compliance. The Chi-Square test results were obtained with a value of p = 0.002 < α (0.05), so it was significant, so Ho was rejected and Ha was accepted, meaning that there was a relationship between the level of education and patient compliance in taking antihypertensive medication.Keywords: Hypertension, Education Level, Medication Compliance.
Peningkatan Wawasan Kader Melalui Promosi Kesehatan Dalam Program Pencegahan Stunting Pada Remaja Di Desa Margaluyu, Pangalengan-Bandung Zakiyah Zakiyah; Agung Setiyadi; Mochammad Robby Fajar Cahya; Maryuni Maryuni; Irwanti Gustina
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.695

Abstract

Penanganan stunting perlu dimulai dari sektor hulu yang menargetkan para remaja. Program percepatan penurunan stunting melibatkan berbagai pihak untuk bekerjasama, diantaranya kader, dan masyarakat. Kader kesehatan adalah sumber daya manusia yang memiliki potensi untuk membantu petugas kesehatan dalam pemberdayaan masyarakat untuk mendukung terwujudnya masyarakat yang memiliki perilaku hidup sehat. Pengetahuan kader sangat penting karena dapat berpengaruh pada kinerja kader dalam pencegahan stunting. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah meningkatkan pengetahuan dan wawasan kader tentang pencegahan stunting pada remaja melalui promosi kesehatan. Sasaran kegiatan PKM ini adalah kader yang berada di wilayah desa Margaluyu kecamatan Pengalengan kabupaten Bandung sebanyak 15 orang. Promosi kesehatan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan kader cukup (20%) dan tingkat pengetahuan kader baik (80%), dengan nilai rata-rata sebelum dan setelah diberikan promosi kesehatan tentang pencegahan stunting pada remaja masing-masing sebesar 74 dan 85, dengan peningkatan nilai sebanyak 11. Diharapkan promosi kesehatan kepada kader dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan dengan melibatkan lintas program, serta direkomendasikan juga pelatihan bagi kader di desa Margaluyu dengan topik-topik yang berkaitan dengan pencegahan stunting pada remaja.
Analisis Motivasi Siswa SMK dalam Membangun Karir Keperawatan di Kancah Global Maryuni, Maryuni; Rahmawati, Apriana; Setiyadi, Agung; Septiani, Septiani; Gustina, Irwanti; Lubis, Dinni Randayani
Empowerment: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Empowerment
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang-NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/empowerment.v5i1.979

Abstract

Salah satu bidang yang memiliki peluang besar di tingkat internasional adalah keperawatan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan hanya 5% siswa SMK yang berhasil mendapatkan pekerjaan di luar negeri. Rendahnya minat untuk berkarir di luar negeri dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kurangnya motivasi serta kurangnya pemahaman mengenai langkah-langkah untuk bekerja di luar negeri. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah Service Learning (SL) yaitu pelayanan kepada masyarakat dengan proses pembelajaran yang dilakukan oleh tim pengabdi dari perguruan tinggi. Pelaksanaan kegiatan terbagi menjadi beberapa tahapan yang dirancang untuk memastikan keberhasilan penyuluhan yaitu pre-test, sosialisasi, dan post-test. Hasil penelitian ini terjadi peningkatan pada hasil post-test sebanyak 97% siswa termotivasi untuk berkarir di luar negeri. Hasil ini menunjukkan bahwa intervensi yang diberikan, seperti penyuluhan atau pembekalan terkait karir keperawatan di luar negeri memberikan dampak positif terhadap motivasi siswa.
THE RELATIONSHIP BETWEEN FAMILY SUPPORT AND ADHERENCE TO ANTI-DIABETIC MEDICATION IN PATIENTS WITH TYPE 2 DIABETES MELLITUS Putri, Rizky Ramadhani; Setiyadi, Agung; Wiratmo, Puji Astuti
INDONESIAN NURSING JOURNAL OF EDUCATION AND CLINIC (INJEC) Vol 10, No 1 (2025): INJEC
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24990/injec.v20i1.660

Abstract

Introduction: Diabetes mellitus is a metabolic disorder with hyperglycemia caused by abnormalities in insulin secretion, insulin action, or both. Diabetes mellitus can be controlled if the patient regularly controls it and adheres to treatment to prevent complications. There are several factors that influence compliance, one of which is family support. The purpose of this study was to analyze the relationship between family support and adherence to anti-diabetic medication in patients with type 2 diabetes mellitus.Methods: This study uses a correlational analytic design with a cross-sectional approach.  Sampling using the purposive sampling method with a total sample of 70 respondents. The instruments used were the family support questionnaire and the MMAS-8 questionnaire. Data analysis using Spearman rho test.Results: There was a relationship between family support and adherence to taking anti-diabetic medication in type 2 DM patients. Based on the statistical results of family support and adherence to taking anti-diabetic medication (p = 0,020) and the correlation coefficient was 0,277. This result is positive, which means the higher the family support, the greater a person's compliance with taking medication.Conclusion: In this case, family support is important for type 2 DM patients because it will help improve the patient's quality of life and help type 2 DM patients improve treatment adherence.
The level of mother's knowledge about types of family planning with decision-making ability in terms of family support at the Kalibata Village Health Center 1 Sekar, Meylita; Setiyadi, Agung; Hijriyati, Yoanita
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jnms.v1i2.632

Abstract

Family planning is a husband and wife effort to measure the number and distance of children they want. The business in question includes contraception or prevention of pregnancy and family planning. The basic principle of the contraceptive method is to prevent male sperm from reaching and fertilizing a woman's egg (fertilization) or preventing a fertilized egg from implanting (attaching) and developing in the uterus. Objectives: To describe the effect of mother's level of knowledge about types of family planning on decision-making abilities in terms of family support at the Kalibata Village Health Center 1. This research method uses quantitative research with an analytical correlation design with a Cross-Sectional research design with a sample of 42 respondents. The results of this study that the level of knowledge with decision making to choose family planning obtained p = 0.003 (p < 0.050), then the hypothesis in this study is Ha is accepted and H0 is rejected. From these results, it can be concluded that there is a positive and significant relationship between the level of knowledge and the decision making to choose family planning, meaning that the higher the individual's knowledge level, the higher the decision making to choose family planning in the individual. Family Support with the decision to choose family planning obtained p value = 0.024 (p < 0.050), then the hypothesis in this study is Ha is accepted. From these results it can be concluded that there is a positive and significant relationship between family support and decision-making to choose family planning, meaning that the higher the individual's family support, the higher the decision-making to choose family planning for the individual
Knowledge and Perception of Nurses about Occupational Hazard with Nurse Characteristics Setiyadi, Agung; Levyda, Levyda; Sulistyadi, Kohar; Sukwika, Tatan
Journal for Quality in Public Health Vol. 5 No. 2 (2022): May
Publisher : Master of Public Health Program Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqph.v5i2.308

Abstract

Nurses' level of knowledge about hazards is essential in maintaining the safety of patients and nurses themselves. However, nurses' perceptions of threat are not all the same. Following the theory of planned behavior, a perception applied to a person's behavior is influenced by beliefs preceded by knowledge of something about hazards experienced while working in healthcare facilities such as hospitals. The vulnerability of health workers' jobs threatens the quality of health care delivery in developing countries, especially nurses. Meanwhile, this study analyzes the knowledge and perceptions of nurses about occupational hazards among health workers whose job descriptions require direct contact with patients almost every day in most health care facilities. Furthermore, this research aims to know the relationship between nurses' knowledge and perceptions about occupational hazards in RSUD Kanjuruhan Malang. This quantitative research method uses a cross-sectional number of respondents, as many as 52 nurses who work in RSUD Kanjuruhan Malang. This study shows a strong relationship between nurses' knowledge and perceptions about occupational hazards with a positive correlation with R = 0.836.