Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : CHEESA: Chemical Engineering Research Articles

Electrolyte Performance of Noni Fruit Extracts (Morinda Citrifolia L.) for C-Zn Batteries Akbar, Said Ali; Armelianda, Dilla; Muttakin, Muttakin
CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (973.34 KB) | DOI: 10.25273/cheesa.v1i2.3390

Abstract

C-Zn battery is a commercial battery that widely used due to its easy to carry, inexpensive, and easy to obtain. However, the serious thing is the problem of battery waste which not only causes pollution but also endangers natural resources due to contained heavy metals (Mn) and corrosive electrolytes. Noni (Morinda citrifolia L.) is a fruit with the main component of vitamin C (ascorbic acid) as an antioxidant. This acid component is the basis for further utilization as an environmentally friendly electrolyte application. Noni was fermented with 2 time variations, 48 and 72 hours. Fabrication of C-Zn batteries was done with thin configurations like sandwiches. Furthermore, voltage was measured with digital multimeter. The results obtained, Open Circuit Voltage (OCV) of 0.72 V for unfermented electrolytes. Then, the use of fermented electrolytes causes an increase in voltage and current due to decreased pH.
Potensi Metabolit Sekunder Buah Jambu Biji (Psidium guajava) sebagai Inhibitor Korosi Ramah Lingkungan pada Besi Akbar, Said Ali
CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.124 KB) | DOI: 10.25273/cheesa.v2i1.4014

Abstract

Sebagai alternatif inhibitor sintetis, green inhibitor sangat berguna pada material yang tidak memungkinkan digunakan metoda proteksi secara pelapisan dan proteksi katodik. Jambu biji memiliki komponen metabolit sekunder yang dapat digunakan sebagai penghambat korosi. Buah jambu biji diekstraksi menggunakan metoda maserasi. Selanjutnya, ekstrak jambu biji dilakukan karakterisasi secara fitokimia. Kinerja inhibitor dilakukan dengan mengunakan 2 jenis air (sumur dan laut) serta variasi konsentrasi ekstrak yaitu 3%, 10% dan 25%. Laju korosi pada paku menjadi semakin kecil dengan bertambahnya konsentrasi ekstrak. Pada air laut, penambahan 25% ekstrak menunjukkan kenaikan massa sebesar 0,018% dari berat paku mula-mula. Efisiensi inhibitor paling besar terjadi pada penambahan 25% ekstrak yaitu sebesar 98,39% pada media air sumur dan 99,75% pada air laut. Oleh sebab itu, jambu biji sangat berpotensi untuk digunakan sebagai aplikasi green inhibitor masa depan.
Pengaruh Variasi Dopan Asam Terhadap Kinerja Baterai Sekunder Polianilina|Zn Akbar, Said Ali; Suendo, Veinardi; Rochliadi, Achmad
CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.282 KB) | DOI: 10.25273/cheesa.v3i1.6702

Abstract

Studi tentang baterai sekunder polianilina(PAni)|Zn telah banyak dikembangkan, tetapi sejauh ini masih belum ada penjelasan mengenai pengaruh asam terhadap kinerja baterai tersebut. PAni disitensis menggunakan metoda elektrodeposisi dengan tegangan 0,7 V selama 30 menit. PAni hasil sintesis dikarakterisasi menggunakan Voltammetri dan Spektroskopi Inframerah. Baterai PAni|Zn didesain dalam bentuk sandwich, kemudian pengukuran kinerja digunakan impedansi serta pengisian-pengosongan. Baterai dengan elektroda PAni-Cl dan PAni-Br mempunyai kinerja yang lebih baik dengan specific capacity saat ke-60 yaitu 55,4 dan 37,4 mAh g-1. Pengukuran impedansi pada baterai dengan elektroda PAni-Cl, PAni-Br, dan PAni HClO4, menunjukan resistance solution (Rs) secara berurutan yaitu 1,38; 2,56; dan 3,03 W dan resistance charge transfer (Rct) 2,24; 2,97; dan 7,71 W. Oleh sebab itu, baterai PAni|Zn dengan dopan HCl menunjukkan kinerja terbaik dibanding dengan asam yang lain.