ABSTRAK Edukasi literasi digital untuk menumbuhkan kesadaran penggunaan teknologi yang bijak pada siswa SMPN 3 Keruak. bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan menumbuhkan kesadaran penggunaan teknologi yang bijak pada siswa SMPN 3 Keruak. Mitra sasaran dalam kegiatan ini adalah seluruh siswa SMPN 3 Keruak dengan jumlah peserta sebanyak 174 orang, terdiri dari 88 siswa laki-laki dan 86 siswa perempuan dengan rentang usia 11–15 tahun. Kegiatan dilaksanakan oleh tim PLP II KKN-Dik Universitas Muhammadiyah Mataram melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif yang dipadukan dengan diskusi serta evaluasi melalui wawancara terhadap lima siswa sampel. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memahami manfaat gadget dalam mendukung pembelajaran dan komunikasi, sekaligus menyadari potensi bahaya seperti kecanduan, cyberbullying, dan judi online. Secara kualitatif, siswa mampu mengemukakan strategi pencegahan, antara lain membatasi waktu penggunaan, memblokir akun mencurigakan, dan melibatkan guru maupun orang tua. Secara kuantitatif, keterlibatan siswa mencapai 174 peserta dengan partisipasi aktif pada sesi diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi literasi digital mampu meningkatkan kesadaran siswa untuk menggunakan teknologi secara lebih bijak, aman, dan bertanggung jawab.Kata kunci: Literasi Digital; Siswa SMP; Kesadaran Penggunaan Teknologi ABSTRACTThe development of digital technology has brought both positive impacts and serious challenges for teenagers, especially junior high school students. Issues such as gadget addiction, cyberbullying, social media abuse, non-verbal sexual harassment, and the rise of online gambling are issues that require special attention. Based on these conditions, this community service activity aims to improve digital literacy and foster awareness of wise technology use among students at SMPN 3 Keruak. The target partners in this activity are all students of SMPN 3 Keruak, with a total of 174 participants, consisting of 88 male students and 86 female students aged 11–15 years. The activity was carried out by the PLP II KKN-Dik team from Muhammadiyah University Mataram through three stages, namely preparation, implementation, and evaluation. The method used was interactive lectures combined with discussions and evaluation through interviews with five sample students. The results of the activity showed that students understood the benefits of gadgets in supporting learning and communication, while also realizing the potential dangers such as addiction, cyberbullying, and online gambling. Qualitatively, students were able to suggest prevention strategies, including limiting usage time, blocking suspicious accounts, and involving teachers and parents. Quantitatively, student involvement reached 174 participants with active participation in discussion and question-and-answer sessions. This activity proves that digital literacy education can increase students' awareness to use technology more wisely, safely, and responsibly. Keywords: Digital Literacy; Junior High School Students; Community Service; Using of Technology