Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

EVALUASI PEMELIHARAAN PERALATAN DOPPLER VHF OMNIDIRECTIONAL RANGE DI GEDUNG COMMUNICATION NAVIGATION AND SURVEILLANCE Auliyadiqna, Alfirha; Prasetya, Gede Arda Wedana; Wildan, Muh
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i1.5734

Abstract

Doppler VHF Omnidirectional Range (DVOR) merupakan suatu sistem navigasi udara yang berfungsi untuk memberikan informasi arah kepada pesawat menggunakan sinyal radio frekuensi VHF. Pemeliharaan yang efektif memiliki peran penting untuk memastikan kinerja perfomansi peralatan ini dalam kegiatan keselamatan penerbangan. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemeliharaan peralatan DVOR di Gedung Communication Navigation and Surveillance (CNS) menggunakan metode participatory action research (PAR). Dengan melakukan studi literatur, corrective maintennace, evaluasi dan refleksi dari hasil data yang diperoleh untuk mengidentifikasi masalah dalam prosedur pemeliharaan, serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan yang dapat meningkatkan kinerja sistem DVOR. Hasil dari penelitian ini menunjukkan, meskipun pemeliharaan telah dilakukan dengan baik, masih ada kendala yang perlu diatasi untuk meningkatkan efektivitas pemeliharaan dan memastikan keberlanjutan kinerja peralatan dengan perencanaan kegiatan corrective maintennance. 
PERENCANAAN PERAWATAN PREVENTIVE UNTUK UNINTERRUPTIBLE POWER SUPPLY (UPS) SYSTEMS Hidayat, Lukman Yudand; Setiawan, Archie Haidar Adhitama; Wildan, Muh
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i1.5741

Abstract

Pemeliharaan preventif (PM) memainkan peran penting dalam memastikan keandalan dan kinerja sistem Uninterruptible Power Supply (UPS), terutama di lingkungan yang menuntut ketersediaan daya yang berkelanjutan. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi perencanaan dan implementasi strategi pemeliharaan preventif yang disesuaikan untuk sistem UPS, dengan fokus pada peningkatan keandalan sistem, mengurangi waktu henti, dan mengoptimalkan biaya operasional. Melalui tinjauan literatur dan analisis data, temuan utama menyoroti bahwa pemeliharaan rutin, seperti pemeriksaan baterai, inspeksi komponen, dan manajemen termal, secara signifikan meningkatkan kinerja sistem sekaligus mengurangi risiko kegagalan yang tidak terduga. Selain itu, penelitian ini mengkaji tantangan dalam mengadopsi pemeliharaan preventif, seperti keterbatasan sumber daya dan resistensi terhadap strategi proaktif, sambil menekankan manfaat dari penggabungan alat pemantauan waktu nyata dan teknologi pemeliharaan prediktif. Dengan menetapkan jadwal pemeliharaan terstruktur, organisasi dapat mencapai penghematan biaya jangka panjang dan meningkatkan efisiensi operasional. Temuan penelitian ini memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti bagi industri yang ingin menerapkan praktik pemeliharaan preventif yang efektif untuk sistem UPS, sehingga sistem dapat bertahan lebih lama dan catu daya tidak terganggu.
ANALISIS PERFORMANSI SETELAH DILAKUKAN REKONFIGURASI DALAM MENGATASI ALARM PADA SERVER 2 PERALATAN AMSC MEREK COMSOFT DI AIRNAV PALEMBANG Afriandy, Aliyah Zahra; Andini, Anastasia Tiara; Wildan, Muh
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i1.5752

Abstract

Industri penerbangan sering menghadapi kerugian akibat menurunnya produktivitas peralatan yang mendukung operasi penerbangan. Salah satunya adalah peralatan Automatic Message Switching Centre (AMSC) yang mengalami red indicator alarm pada bagian CSS dan RSS pada server 2. Hal ini mengakibatkan AMSC tidak dapat menerima serta mengirimkan pesan ke alamat yang dituju. Untuk mengatasi masalah ini, digunakanlah metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk mengukur keefektifan peralatan dengan memperhitungkan ketersediaan, kinerja, dan kualitas. Penelitian ini dilakukan di Perum LPPNPI AirNav Cabang Palembang dengan tujuan menganalisis kinerja AMSC setelah dilakukannya rekonfigurasi. Metode Six Big Losses digunakan untuk mengidentifikasi faktor – faktor yang dapat menyebabkan kerugian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai availability mencapai 83,33%, dengan penurunan kinerja yang disebabkan oleh breakdown losses dan idling losses. Rekonfigurasi yang dilakukan berhasil meningkatkan kinerja peralatan, mengurangi waktu berhentinya alat untuk beroperasi, dan meningkatkan efektivitas operasional AMSC. Penelitian ini menunjukkan pentingnya menjaga kondisi peralatan untuk meningkatkan efektivitas operasional dan mengurangi kerugian dalam sistem AMSC.
OPTIMALISASI PERFORMA PERALATAN ATIS MELALUI SINKRONISASI BAUD RATE DENGAN AMSC Putra, Ilham Ramadhan Dyah Kurniawan; Wisnuardana, Cokorda Dwija; Wildan, Muh
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i1.5767

Abstract

Automatic Terminal Information Service (ATIS) berperan penting dalam sistem komunikasi penerbangan, terutama dalam menyiarkan data kondisi dari suatu bandara. ATIS terkoneksi dengan Aeronautical Message Switching Center (AMSC) untuk mengambil data informasi yang kemudian diolah dan disiarkan dalam bentuk voice. Namun, penurunan performa ATIS yang disebabkan oleh ketidaksesuaian baud rate dengan AMSC mengakibatkan gangguan konektivitas, sehingga menghambat proses komunikasi informasi penerbangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis masalah penurunan performa ATIS dan menerapkan solusi sinkronisasi baud rate untuk meningkatkan konektivitasnya dengan AMSC. Metode penelitian melibatkan analisis teknis parameter komunikasi kedua perangkat, penyesuaian baud rate melalui konfigurasi perangkat keras, serta pengujian performa setelah sinkronisasi dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinkronisasi baud rate berhasil meningkatkan stabilitas koneksi antara ATIS dan AMSC, yang secara signifikan meningkatkan efisiensi transfer data. Temuan ini menekankan akan pentingnya sinkronisasi parameter teknis dalam menjaga performa peralatan navigasi udara. Kesimpulan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pemeliharaan dan pengembangan sistem komunikasi data penerbangan di masa mendatang.
CORRECTIVE MAINTENANCE PADA PC AFTN MERK ELSA UNTUK MENGATASI KEGAGALAN PENGIRIMAN BERITA DI PERUM LPPNPI CABANG JOGJA praja, Havan hakim; Onde, Muhammad Rizki; Wildan, Muh
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6072

Abstract

Abstrak. Automatic Message Switching Centre merupakan Control System Penyaluran Berita (Message Switching). Sistem ini berbasis computer dan bekerja secara store and forward. Store artinya berita yang masuk ke AMSC akan disimpan dan forward artinya disalurkan sesuai dengan address yang dituju. Teknologi Automatic Message Switching Centre (AMSC) kini menjadi salah satu inovasi penting dalam dunia penerbangan. Meskipun sudah banyak digunakan, masih ada beberapa tantangan yang perlu dihadapi, terutama terkait dengan pemeliharaan dan konektivitas sistem yang dapat mempengaruhi kinerjanya, Seperti kegagalan dalam mengirim berita atau informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan penyebab masalah tidak terkirimnya berita dari BO, menganalisis efektivitas langkah-langkah pemulihan yang telah dilakukan oleh teknisi, dan memberikan rekomendasi pemeliharaan yang diperlukan untuk meningkatkan keandalan sistem navigasi penerbangan di Indonesia. Pada penelitian ini metode yang digunakan action research dengan melakukan studi literatur, corrective maintenanace dan evaluasi. Penyebab kegagalan pengiriman berita adalah kerusakan pada serial card, sesuai dengan SOP dilakukan penggantian dengan spare yang ada. Setelah dilakukan penggantian pengiriman berita berhasil dan PC kembali beroperasi secara normal. Melalui prosedur corrective maintenance yang sistematis, termasuk identifikasi pada perangkat lunak PC ,pemeriksaan address tujuan dan pemeriksaan pada PC AFTN. Hasil analisis menunjukkan bahwa langkah-langkah pemeliharaan yang tepat dapat mencegah terulangnya masalah serupa di masa depan. Dengan memahami masalah ini, diharapkan kita bisa mengambil langkah-langkah yang tepat agar sistem navigasi penerbangan dapat berfungsi dengan lebih baik
PENGARUH PEMELIHARAAN RUTIN TERHADAP KEANDALAN PERALATAN MSSR DI LABORATORIUM CNS PPI CURUG Novitri, Elizabeth Rindi; Nuriansyah, Bagas Arib; Wildan, Muh
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6204

Abstract

Abstrak. Kurangnya pemeliharaan pada peralatan radar di Laboratorium Communication Navigation and Surveillance (CNS) Politeknik Penerbangan Indonesia Curug berdampak negatif terhadap efektivitas praktik para taruna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemeliharaan rutin dalam meningkatkan keandalan peralatan MSSR yang digunakan dalam pembelajaran. Perawatan yang tidak memadai menyebabkan kerusakan alat, menghambat proses belajar, dan menurunkan kualitas pengalaman praktik mahasiswa. Dengan strategi pemeliharaan yang sistematis dan terjadwal, diharapkan dapat mencegah kerusakan lebih lanjut dan memastikan peralatan selalu dalam kondisi optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan sumber data dari wawancara dan observasi. Hasil penelitian diharapkan memberikan rekomendasi bagi pengelola laboratorium untuk meningkatkan prosedur pemeliharaan, sehingga mendukung peningkatan kualitas pendidikan di bidang navigasi dan komunikasi penerbangan. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada perbaikan sistem pemeliharaan yang lebih baik di laboratorium. Abstract. The lack of maintenance on radar equipment in the Communication Navigation and Surveillance (CNS) Laboratory at the Curug Indonesian Aviation Polytechnic significantly affects the effectiveness of cadets practical training. This study aims to analyze the impact of routine maintenance on improving the reliability of the MSSR equipment used in learning activities. Inadequate maintenance leads to equipment damage, hindering the learning process and reducing the quality of students' practical experiences. By implementing a systematic and scheduled maintenance strategy, it is expected that further damage can be prevented and that the equipment will always be in optimal condition for use. The research employs a descriptive qualitative method, utilizing data sources from interviews and observations. The findings are anticipated to provide recommendations for laboratory managers to enhance maintenance procedures, thereby supporting improvements in education quality in the field of aviation navigation and communication. Thus, this study aims to contribute to better maintenance systems in the laboratory.
PROSEDUR PERBAIKAN MODUL TRANSMITTER CONTROL ASSEMBLY (TCA) GLIDE PATH MERK NORMAC DI PERUM LPPNPI CABANG YOGYAKARTA Armelya, Nadira; Candra, Restu; Wildan, Muh
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.40592

Abstract

Instrument Landing System merupakan salah satu alat navigasi penerbangan yang berperan dalam memberikan arah panduan kepada pesawat saat melakukan proses pendaratan. ILS dibagi menjadi tiga yaitu, Localizer, Glide Path, dan Marker Beacon. Glide Path adalah salah satu sub system dari Intrument Landing System yang berfungsi untuk memberikan sudut luncur sebesar 3o. Studi ini bertujuan untuk menangani kendala dalam operasional yang terjadi pada modul Glide Path Transmitter Control Assembly (TCA) di Perum LPPNPI Cabang Yogyakarta. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini meliputi pemeriksaan komponen pada peralatan, penggantian modul yang rusak, dan melakukan pengujian untuk memastikan perangkat berfungsi dengan optimal. Setelah modul TCA diganti dengan modul yang baru, peralatan Glide Path di Perum LPPNPI Cabang Yogyakarta dapat berfungsi normal dan peralatan Glide Path dapat melakukan changeover kembali.
Design of an SDR-Based ILS Receiver Tester for Performance Verification Toni; Sulaiman, Muhammad Arif; Wildan, Muh
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 25, No 3: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/emitor.v25i3.12697

Abstract

The ILS receiver must be tested to ensure its reliability. Commercial ILS receiver testers are prohibitively expensive. This study presents one of the first implementations of a functional portable ILS signal generator, utilizing a low-cost alternative with the HackRF One SDR and GNU Radio to generate precise ILS signals as input to the ILS receiver. The research features adjustable DDM/SDM parameters and a GUI interface. Testing with Thales 7010 showed maximum deviations of 0.0011 DDM (Localizer) and 0.0006 DDM (Glide Path), within operational tolerances. The GNU Radio block contains audio components to generate ILS DDM, including 90 Hz and 150 Hz, as well as processing blocks that prepare them for transmission via the HackRF One. Before evaluation, the research was calibrated with the ILS Analyzer Thales 7010. Testing with Thales 7010 showed maximum deviations of 0.0011 DDM (Localizer) and 0.0006 DDM (Glide Path), with SDM at ±40% (Localizer) and ±81% (Glide Path), within operational tolerances. As part of the verification, IFR-4000 was used to confirm the system's viability for receiver testing.