Moh Yasir Alimi
Department Of Sociology And Anthropology Of Contemporary Muslim Societies, Uni- Versitas Negeri Semarang

Published : 62 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah (Matan) dalam Membangun Karakter Cinta Tanah Air Anggotanya Husnayya, Ni’mah; Alimi, Moh. Yasir
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 13 No. 1 (2024): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena menarik bahwa organisasi Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah (MATAN) didirikan untuk membangun cinta tanah air sebagai upaya dalam menjaga persatuan bangsa di era globalisasi. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui nilai dan prinsip MATAN, (2) mengidentifikasi strategi MATAN dalam membangun karakter cinta tanah air, (3) mengevaluasi hambatan dan dorongan dalam membangun karakter cinta tanah air. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan di organisasi MATAN Kota Semarang. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori pendidikan karakter Thomas Lickona. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Nilai dan prinsip organisasi dikemas dalam al-asas al-khomsah yaitu  tafaqquh fi al-din, iltizamut thoat, tasfiah al-qalb wa tazkiyat al-nafsi, hifdz al-aurad wa al-adzkar, dan khidmah lil-ummah yang digunakan sebagai landasan dalam seluruh pergerakan MATAN, (2) Upaya membangun cinta tanah air dilakukan dengan kegiatan suluk MATAN, café sufi, filosofi, ziarah, dan berkolaborasi dengan TNI-Polri, (3) Faktor pendorong dalam membangun cinta tanah air yaitu memiliki dasar dan tujuan yang kuat, adanya kesamaan individu, dan mengingat tujuan JATMAN. Faktor penghambat dalam membangun cinta tanah air yaitu kurikulum yang belum distandarisasi, ketimpangan konsentrasi organisasi, komunikasi yang kurang masif, keterbatasan SDM, keterbatasan dana, dan rendahnya pemahaman masyarakat mengenai thoriqoh.
Penanaman Nilai Karakter Keagamaan Pada Siswa RA Mafatihul Huda, Purworejo, Kudus Fairuz Syifa, Ghina Khalda Nabil; Alimi, Moh. Yasir
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 12 No 1 (2023): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/solidarity.v12i1.71451

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya karakter dimasa sekarang menjadi masalah utama yang perlu diselesaikan agar tidak semakin meluas. Pergaulan bebas, pemerkosaan, LGBT, pencabulan serta pedofilia pada anak dibawah umur merupakan bukti nyata merosotnya moral karakter dimasa sekarang. Peran serta sekolah sebagai lembaga formal menjadi nilai dorong yang perlu sangat didukung untuk menanamkan nilai-nilai karakter agama. Penelitian ini bertujuan menjelaskan proses dalam penanaman nilai-nilai karakter keagamaan pada siswa, memaparkan metode-metode penanaman nilai-nilai karakter keagamaan pada siswa, mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi penanaman nilai-nilai karakter keagamaan pada siswa. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, nilai-nilai karakter keagamaan yang ditanamkan RA Mafatihul Huda menganut dasar kurikulum KTSP, meliputi nilai ketuhanan, rasa bersyukur, sopan santun, dan berperilaku jujur, dalam proses penanaman nilai keagamaan di RA Mafatihul Huda dibagi menjadi 3 tahapan, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi, yang terakhir faktor pendukung lancarnya proses penanaman nilai keagamaan pada anak adalah faktor keluarga, faktor sekolah dan faktor lingkungan. Lingkungan berperan penting dalam proses terbentuknya karakter seorang anak. Lingkungan yang baik membentuk anak dengan kepribadian yang baik.