Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS RISIKO KESEHATAN LINGKUNGAN (MODEL PENGUKURAN RISIKO PENCEMARAN UDARA TERHADAP KESEHATAN) Basri, Syahrul; Bujawati, Emmi; Amansyah, Munawir; ., Habibi; ., Samsiana
Jurnal Kesehatan Vol 7, No 2 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

kesehatan. Se-dangkan risiko (risk) merupakan fungsi peluang terjadinya gangguan kesehatan dan kepara-han (severity) gangguan kesehatan oleh karena suatu bahaya.Risiko lingkungan merupakan risiko terhadap kesehatan manusia yang disebabkan oleh karena faktor lingkungan, baik lingkungan fisik, hayati maupun sosial-ekonomi-budaya. Salah satu bahaya yang berpotensi menimbulkan dampak bagi kesehatan manusia dan ling-kungan yakni bahaya kimia yang berupa keberadaan polutan di udara.Di Indonesia Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL) masih belum banyak dikenal dan digunakan sebagai metoda kajian dampak lingkungan terhadap kesehatan. Pa-dahal, di beberapa negara Uni Eropa, Amerika dan Australia ARKL telah menjadi proses central idea legislasi dan regulasi pengendalian dampak lingkungan. Karenanya, merupakan hal penting untuk mengenalkan metode ARKL dalam pengukuran risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan karena faktor lingkungan khususnya pencemaran udara.Kata Kunci : Analisis Risiko, Pencemaran Udara
Pengaruh Pelatihan Pengelolaan Sampah Terhadap Penurunan Volume Sampah di Lingkungan Balleanging Kabupaten Bulukumba Syarfaini Syarfaini; Munawir Amansyah; Khairunnisa Khairunnisa
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 3 No 1 (2017): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.264 KB)

Abstract

Hingga saat ini sampah masih menjadi masalah serius di Indonesia. Perilaku dan kebiasaan masyarakat atau individu untuk mengelola sampah belum mengarah kepada perilaku yang positif seperti membuang sampah pada tempatnya. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pelatihan pengelolaan sampah terhadap penurunan volume sampah di Lingkungan Balleanging Kabupaten Bulukumba. Metode: kuantitatif, desain: Quasi-Eksperiment (eksperimen semu). Sampel sebanyak 30 responden, metode penarikan sampel: teknik purposive sampling. Hasil: Tingkat pemilahan dan pewadahan sampah responden sebelum pelatihan dalam kategori kurang dan setelah pelatihan dalam kategori baik. Rata-rata volume sampah rumah tangga setelah pelatihan lebih kecil dari rata-rata volume sampah sebelum pelatihan. Pemberian pelatihan pengelolaan sampah rumah tangga berpengaruh terhadap penurunan volume sampah di Lingkungan Balleanging Kabupaten Bulukumba dengan nilai p=0,000. Diharapkan agar pemerintah setempat menyediakan kontainer sampah dan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi maupun pelatihan pengelolaan sampah serta melakukan pengawasan terhadap aktivitas pengelolaan sampah agar masyarakat dapat lebih meningkatkan partisipasinya dalam mengelola sampah. Kata Kunci : Pelatihan, Pengelolaan Sampah, Volume Sampah, Pemilahan, Pewadahan
Efektivitas Larvasida Ekstrak Kulit Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Dalam Membunuh Jentik Nyamuk Aedes sp (Studi di Daerah Epidemi DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kecamatan Manggala) Nirma Nirma; Andi Susilawaty; Hasbi Ibrahim; Munawir Amansyah
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 3 No 2 (2017): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.313 KB)

Abstract

Nyamuk Aedes sp merupakan vektor utama dari DBD. Kejadian luar biasa Demam Berdarah yang terjadi di Makassar tahun 2013 berlokasi di wilayah Puskesmas Antang Kecamatan Manggala.Penelitian terdahulu mengenai efektivitas ekstrak kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) terhadap kematian larva Aedes sp yang dilakukan di Laboratorium Kesehatan Lingkungan UIN Alauddin Makassar diperoleh hasil bahwa nilai LC90pada penelitian ini yaitu 0,386 gram/100 ml dengan pemaparan selama 24 jam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas larvasida ekstrak kulit buah jeruk nipis dalam mengendalikan jentik nyamuk Aedes sp di daerah epidemi DBD di wilayah kerja puskesmas Antang Kecamatan Manggala Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperiment dengan rancangan before and after intervention design. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah RW 01 Kelurahan Antang Kecamatan Manggala Kota Makassar pada tanggal 15Agustus 2015 sampai 2 September 2015. Sampel penelitian ini yaitu 30 tempat perindukan yang berada pada RW 01.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t hitung adalah sebesar 11,758 dengan sig 0,000. Karena nilai sig ˂ 0,05 maka dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan rata-rata jumlah larva sebelum dan setelah pemberian ekstrak kulit buah jeruk nipis maka Ha diterima, atau terdapat perbedaan jumlah larva sebelum dan setelah pemberian ekstrak kulit buah jeruk nipis(Citrus aurantifolia).Implikasi pada penelitian ini yaitu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menemukan formulasi ekstrak kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dalam membunuh larva nyamuk Aedes spyang lebih aplikatif sehingga penggunaannya lebih mudah dan praktis bagi masyarakat dan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh salinitas pada penerapan ekstrak kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dalam mengendalikan jumlah jentik nyamuk Aedes sp.Kata Kunci : Aedes sp, Efektivitas, Ekstrak Kulit Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia)
Gambaran Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun Di Terminal Bahan Bakar Minyak Luwuk Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah Habibi Habibi; Ratih Rahayu; Munawir Amansyah; Abdul Majid HR. Lagu; Syahratul Aeni
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 3 No 3 (2017): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.842 KB)

Abstract

Kegiatan Terminal Bahan Bakar Minyak Luwuk Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah dapat menimbulkan potensi untuk menurunkan kualitas lingkungan atau degradasi lingkungan terutama yang terkait dengan limbah bahan berbahaya dan beracun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun di Terminal Bahan Bakar Minyak Luwuk Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah.Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan deskriptif dengan objk studi adalah rangkaian proses pengelolaan limbah B3 dengan mengunakan analisis univariat yaitu analisis yang dilakukan untuk menggambarkan distribusi frekuensi dari tiap variable. Hasil penelitian adalah kegiatan penyimpanan sementara, pengumpulan,  pengangkutan dan kegiatan pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun sudah memenuhi syarat sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 101 tahun 2014  tentang pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun serta kegiatan penimbunan dan pemanfaatan limbah dialihkan ke pihak ke-3. Saran berdasarkan penelitian ini, antara lain : (1) Sebaiknya pihak HSSE  selalu melakukan pemantauan terhadap penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan,  pemanfaatan, penimbunan dan label limbah B3. (2) Meningkatan pengawasan pengolahan limbah B3 yang  dilakukan oleh pihak ke-3. (4) Melengkapi tempat penyimpanan sementara limbah B3 dengan eye wash dan pagar pengaman serta, (5)Mengadakan pelatihan khusus mengenai pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. Kata Kunci : Luwuk, Pengelolaan Limbah, Bahan Berbahaya Dan Beracun
Efektifitas Penggunaan Ekstrak Daun Jeruk Purut (Citrus hystrix) Terhadap Mortalitas Larva Aedes sp. Instar III Alwiyah Nur Syarif; Munawir Amansyah
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 5 No 1 (2019): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1490.51 KB)

Abstract

Virus Dengue sangat endemic di banyak negara tropis. Data dari seluruh dunia menunjukkan Asia menempati urutan pertama dalam jumlah penderita penyakit Demam Berdarah setiap tahunnya. Salah satu upaya untuk mencegah penularan penyakit Demam Berdarah Dengue adalah dengan memutus siklus hidup vektor menggunakan pestisida alami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan ekstrak daun jeruk purut (Citrus hystrix)  terhadap mortalitas larva Aedes sp. instar III. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan post test only control group design. Desain penelitian ini dipilih karena tidak dilakukan pretes terhadap sampel sebelum perlakuan. Setelah nilai uji diperoleh maka akan coba diaplikasikan di habitat larva. Uji lapangan merupakan penelitian kuasi eksperimen. Interpretasi efek perlakuan diketahui dengan melihat perbedaan fluktuasi hasil observasi antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif penggunaan ekstrak Jeruk Purut terhadap mortalitas larva Aedes sp, (p<0,05) dengan nilai korelasi yang sangat kuat (R= 0,75-1,00) pada setiap konsentrasi. Nilai LD50 larva Aedes sp. yaitu 15 ml dengan LT50 pada jam ke-7. Sedangkan untuk uji lapangan pada larva Aedes sp tidak ditemukan keberadaan larva dengan besar reduksi mencapai 100 %. Kata Kunci: Aedes, demam berdarah, jeruk purut, larvasida
Penilaian Risiko Kesehatan Lingkungan dari Personal Hygiene dan Sanitasi Terhadap Keluhan Penyakit Kulit di Pulau Badi Kabupaten Pangkep Wahyu Alfat; Andi Susilawaty; Fatmawaty Mallapiang; Munawir Amansyah; Syahrul Basri
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 6 No 1 (2020): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3362.085 KB)

Abstract

Environmental Health Risk Asessment (EHRA) adalah sebuah studi partisipatif untuk memahami kondisi fasilitas sanitasi dan higinitas serta perilaku-perilaku masyarakat pada skala rumah tangga. Data yang diperoleh dari studi EHRA akan digunakan untuk menentukan wilayah yang berisiko terhadap penyakit berbasis lingkungan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif observasional, dilakukan di Pulau Badi Kecamatan Liukkang Tupabbiring Kabupaten Pangkep. Dengan jumlah populasi 618 Kepala Keluarga, Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Multi stage sampling dimana metode ini menggabungkan beberapa metode random sampling yang digunakan seefisien dan seefektif mungkin yaitu proporsional stratified random sampling untuk menentukan sampel disetiap wilayahnya, serta menggunakan metode pengambilan sampel yang kedua yaitu simple random sampling dimana untuk memilih rumah tangga sebagai responden. sehingga jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 64 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah yang berisiko sangat tinggi (kategori 4) berada pada wilayah RW I dan RW V, untuk yang berisiko sedang (kategori 2) berada pada wilayah RW II dan RW IV, dan yang berisiko rendah berada pada wilayah RW III. Sedangkan untuk keluhan Penyakit Kulit dari 64 (100%) responden, yang mengalami kulit kering seperti sisik dan terkelupas 30 (47%) responden, gatal dengan frekuensi berulang 20 (31%) responden, Bentol kemerahan 8 (13%) responden, dan bercak kemerahan 6 (9%) responden. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan bagi kader-kader posyandu serta tenaga kesehatan di Pulau Badi dapat memberikan informasi lebih lanjut tentang keluhan-keluhan penyakit kulit melalui penyuluhan, dan bagi penduduk perlu meningkatkan kebersihan diri dan menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit kulit. Kata Kunci : EHRA, Penyakit Kulit, Personal Higiene
Faktor Risiko Kejadian TB Paru di Desa Gunturu Kecamatan Herlang Kabupaten Bulukumba Dian Rezki Wijaya; Nurdiyanah Nurdiyanah; Irviani Anwar Ibrahim; Munawir Amansyah; Ranti Ekasari
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 6 No 3 (2020): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.698 KB)

Abstract

Tuberculosis (TB) is a disease caused by mycobacterium tuberculosis with a high transmission rate. It attacks lung (80%), while the remaining attack the organs outside the lungs. In Indonesia, it was estimated around 1 million new TB cases with 110,000 deaths each year. In 2018, Bulukumba Regency was in third highest number of TB suspects in South Sulawesi. This study aimed to determine the risk factors for pulmonary tuberculosis in Gunturu Village. This research was a quantitative study with a prevalence study design. All residents of Gunturu Village became a population while the sample was obtained by purposive sampling with 102 people. The data was collected by interview, observation, and measurement. Risk factors for pulmonary tuberculosis in Gunturu Village were nutritional status (p = 0.0575, OR = 1.267) and education level (p = 0.871, OR = 1.083). While smoking status (p = 0.255, OR = 0.553), work status (p = 0.369, OR = 0.660), ventilation (p = 1,000, OR = 1,000) and lighting (p = 0.602, OR = 0.646) were not risk factors. Active case finding needs to be improved by carrying out household contact investigations and screening in at-risk populations as well as improving the recording of TB reports.Keywords : Pulmonary Tuberculosis, Risk Factor
Water Quality on the Lower River Jeneberang: The impact of social distancing during the Covid 19 pandemic Munawir Amansyah; Alwiyah Nur Syarif
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 7 No 2 (2021): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2691.897 KB)

Abstract

Diseases caused by the corona virus 2019-2020 (COVID-19) are public health problems that hit various countries, including Indonesia. Physical distancing is one of the suggested options to reduce the spread of the virus, but it can cause a lot of waste products generated by the community. This study aims to determine the quality of the waters using the water pollution index method on the coast of Makassar City as the mouth of the Jeneberang river as the impact of waste disposal during physical restrictions. This research is a quantitative study with a descriptive-observational design located in the downstream area of the Jeneberang River and the coastal area of Makassar City, Tamalate District, Makassar City. There are 8 points of measurement and sampling of river and seawater with different characteristics at each station. The measurement results of physical, biological, and chemical parameters, show that the average station is in the heavily polluted category, which means that the Jeneberang River during the pandemic has experienced a significant decrease in water quality. This study implies that the presence of people at home during social restrictions needs to be balanced with efforts to maintain a good waste management environment so as not to pollute the waters
The Effect Of Concentration Of Liquid Acid Solution And Length Of Damaging On The Lowering Of Leading Metals (Pb) In Meat Shells ( Anadara granosa) In The Coastal Area Of Makassar City Alim Syam; Andi Susilawaty; Syarfaini Syarfaini; Munawir Amansyah
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 7 No 1 (2021): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.349 KB)

Abstract

Shellfish is one of the marine biota that is often consumed by humans. The content of lead heavy metals in Anadara granosa shellfish found in the coastal area of Makassar city is already above the threshold value. Consuming seafood such as shellfish containing heavy metals has a negative effect on humans. One effort that can be done to minimize the content of heavy metals in the body of the shell is by soaking in a solution of lime asama ( Citrus autrantifolia ). Lime acid solution is used because it contains organic compounds that have the ability as chelators (metal binders). The purpose of this study was to see the effect of lime acid solution and soaking time on the reduction of lead levels in the meat of the shellfish. This study uses a Quasi Laboratory Experimental method with a Pre and Post Test with Control Group Design research design . In this study variations in the concentration of lime acid solution used were 50%, 75%, 100% concentration, and 0% concentration as a control. While the variation of soaking time used is 15 minutes, 30 minutes and 60 minutes. The results showed that the treatment dose of 0% of lime acid solution showed a decrease in the levels of lead (Pb) the lowest, namely at the time of treatment for soaking for 60 minutes as much as 0.0467 mg / kg . Whereas the treatment dose of 100 % and soaking time for 60 minutes showed the most effective treatment in reducing lead levels in shellfish meat, which was 1,1600 mg / kg. Keywords: Anadara granosa , Pb  , Citrus autrantifolia 
Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Nasabah Bank Sampah di Kelurahan Tamalabba Kecamatan Ujung Tanah Kota Makassar Bambang Soeprijono; Krisno Bimantoro; Andi Ade Ulasaswini; Syahrul Basri; Munawir Amansyah; Habibi Habibi
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 7 No 2 (2021): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.239 KB)

Abstract

Undang-undang No. 18 tahun 2008 mengamanatkan kepada masyarakat untuk berperan serta dalam upaya peningkatan kualitas lingkungan dengan menekan jumlah sampah. Salah satu cara yang selama ini dilakukan melalui Bank Sampah.  Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif observasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat sebagai nasabah bank sampah unut Hoki di kelurahan Tamalabba kecamatan ujung tanah kota Makassar program CSR PT. Pertamina Marketing Operation Region VII Sulawesi Selatan. Adapun subjek penelitian ini adalah nasabah bank sampah sebanyak 20 orang. Penentuan skala pengetahuan, sikap dan Tindakan subjek akan menggunakan skala likert berdasarkan jawaban dari pertanyaan. pengetahuan dan  sikap masyarakat/nasabah bank sampah HOKI Kelurahan Tamalabba Kecamatan Ujung tanah Kota Makassar menunjukkan hasil yang dominan pada kategori baik/sangat baik dan positif (95%). Adapun Tindakan yang baik/sangat baik berada di angka 65% dan masih terdapat 35% yang kurang dalam tindakannya sebagai nasabah bank sampah unit HOKI.