Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PROYEK KONSTRUKSI PADA PT. PESONA MUTIARA BORNEO Febriadi, Diki Fauzi; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.594

Abstract

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) berfungsi sebagai bentuk perlindungan bagi tenaga kerja sekaligus menjaga aset perusahaan, dengan tujuan memberikan jaminan kondisi yang aman dan sehat bagi seluruh karyawan serta melindungi sumber daya manusia perusahaan. Dengan adanya program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) diharapkan akan meningkatkan kinerja karyawan. Kinerja dapat diartikan sebagai suatu hasil dan usaha seseorang yang dicapai dengan adanya kemampuan dan perbuatan dalam situasi tertentu. PT. Pesona Mutiara Borneo merupakan perusahaan lokal yang bergerak pada bidang kontruksi, Baching plant, Manpower, penyedia jasa, Perdagangan material bangunan, Jasa angkutan, Jasa bongkar muat pelabuhan dan penyedia jasa tenaga kerja yang yang didukung oleh tim manejemen yang mempunyai pengalaman, kompetensi dan dedikasi dibidang tersebut. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor K3 dan mengetahui variabel mana yang paling dominan. hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil output t hitung diperoleh sebesar 3, 248 dan hasil output f hitung sebesar 7,185. dengan variabel X yaitu keselamatan dan kesehatan kerja serta variabel Y sebagai kinerja karyawan.
PENGUKURAN TINGKAT KEMATANGAN IKLIM KESELAMATAN (SAFETY CLIMATE) PADA PT.ANGKASA PURA SUPPORT   Firli, Dilsa; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kematangan iklim keselamatan di PT Angkasa Pura Support dengan menggunakan instrumen Nordic Occupational Safety Climate Questionnaire 50 (NOSACQ-50). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 35 responden dari perusahaan. NOSACQ-50 mengukur tujuh dimensi budaya keselamatan: komitmen dan kemampuan manajemen, pemberdayaan manajemen, keadilan manajemen, komitmen pekerja, prioritas keselamatan dan penolakan risiko, pembelajaran dan komunikasi, serta kepercayaan terhadap sistem keselamatan. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa hanya satu dimensi, yakni pembelajaran, komunikasi, dan kepercayaan antar rekan kerja, berada dalam kategori baik. Lima dimensi berada dalam kategori cukup, dan satu dimensi yaitu kepercayaan terhadap sistem keselamatan masih dalam kategori kurang. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar pekerja memiliki persepsi positif terhadap aspek-aspek tertentu dari keselamatan kerja, diperlukan upaya perbaikan khusus pada dimensi kepercayaan terhadap sistem keselamatan.
STUDI KUALITATIF TENTANG PENILAIAN ERGONOMI MENGGUNAKAN METODE ROSA TERHADAP KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA CUSTOMER SERVICE DI PENTACITY MALL BALIKPAPAN SUPERBLOCK Muhammad, Fadhel; Wahyuni, Sri; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.666

Abstract

Keluhan muskuloskeletal merupakan masalah kesehatan kerja yang sering terjadi pada pekerjaan statis dengan penggunaan komputer, seperti pada customer service di pusat perbelanjaan. Postur duduk yang tidak ergonomis serta penggunaan alat kerja yang tidak sesuai dapat memicu gangguan pada otot dan rangka. Untuk menilai risiko ergonomi menggunakan metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA) terhadap keluhan muskuloskeletal pada customer service di Pentacity Mall Balikpapan Superblock. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan enam informan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan sebagian besar pekerja mengalami keluhan pada punggung bawah, leher, dan pergelangan tangan, dengan skor ROSA berada pada kategori risiko tinggi hingga sangat tinggi. Diperlukan intervensi seperti perbaikan desain area kerja, penyediaan kursi ergonomis, dan peningkatan pemahaman pekerja tentang postur kerja. Diharapkan hasil penelitian ini menjadi dasar perbaikan kondisi kerja yang lebih ergonomis.
PENERAPAN SISTEM TANGGAP DARURAT KEBAKARAN DI PT HEXINDO ADIPERKASA TBK BALIKPAPAN Pradana, Nur Ibnu; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai penerapan sistem tanggap darurat kebakaran di PT Hexindo Adiperkasa Tbk Balikpapan, meliputi aspek manajemen tanggap darurat, sistem proteksi kebakaran aktif, dan sarana penyelamatan jiwa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Standar acuan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Permen PU No.20/PRT/M/2009 dan Permen PU No.26/PRT/M/2008. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum sistem tanggap darurat kebakaran di PT Hexindo Adiperkasa Tbk Balikpapan telah diterapkan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku, meskipun terdapat beberapa aspek yang masih memerlukan perbaikan, seperti struktur organisasi tanggap darurat kebakaran, dan tangga darurat. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perusahaan dalam meningkatkan penerapan sistem tanggap darurat kebakaran secara menyeluruh dan berkelanjutan.
STUDI KUALITATIF TENTANG FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI POSTUR KERJA PADA PEKERJA KANTOR DENGAN METODE ROSA DI PT. SURYAGITA SARANA JAYA BALIKPAPAN Duman, Dody; Wahyuni, Sri; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.678

Abstract

Rapid Office Strain Assessment (ROSA) adalah sebuah metode penelitian untuk mengukur risiko postur kerja seperti posisi tempat duduk, penggunaan keyboard dan mouse, dan posisi layar komputer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi postur kerja dan mengukur risiko terkait dengan penggunaan komputer dan melakukan tindakan perbaikan berdasarkan laporan ketidaknyamanan pekerja. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi postur kerja pada pekerja kantor menggunakan metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA) Di PT. Suryagita Sarana Jaya Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data primer di peroleh melalui wawancara langsung kepada informan dan mengisi kuesioner NBM, bahan sekunder diperoleh dari penelitian kepustakaan yaitu data yang diperoleh dari bahan sekunder berupa publikasi tentang ROSA dan K3. Penelitian pada PT. Suryagita Sarana Jaya Balikpapan terdapat postur kerja tidak ergonomis. Hal ini di karenakan kurangnya pengetahuan tentang ergonomi perkantoran yang baik dan benar.
ANALISIS KESELAMATAN KERJA PEKERJAAN MESIN BUBUT PADA PT. DUMA NUSATAMA DI BALIKPAPAN Yusba, Adinda Sri Ayu; Siboro, Impol; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.718

Abstract

Keselamatan kerja pada proses pengoperasian mesin bubut di PT. Duma Nusatama Balikpapan dengan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Permasalahan keselamatan kerja pada mesin bubut perlu diperhatikan karena tingginya potensi bahaya seperti terjepit, tertusuk gram tajam, hingga gangguan pendengaran akibat kebisingan mesin. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara terhadap lima orang operator bubut, serta dokumentasi kondisi area kerja. Hasil observasi menunjukkan bahwa risiko kecelakaan kerja paling sering muncul pada tahap pemotongan material dan pemasangan pahat, terutama ketika pekerja belum memperoleh pelatihan internal dari perusahaan. Identifikasi bahaya juga ditemukan pada komponen mesin seperti spindle, carriage, dan tailstock, serta kondisi area kerja yang kurang ergonomis akibat tumpahan oli dan keterbatasan ruang gerak antar mesin. Wawancara memperkuat temuan bahwa meskipun pekerja memiliki sertifikat dari lembaga pelatihan luar (BLK), sebagian besar belum menerima pembekalan K3 secara formal dari perusahaan. Dengan demikian, integrasi JSA secara menyeluruh sangat penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan sesuai standar K3.
EVALUASI KESELAMATAN PEKERJAAN PENGELOLAAN AIR ASAM TAMBANG PADA PENAMBANGAN BATU BARA PT. SINGLURUS PRATAMA SITE ARGOSARI DI SAMBOJA Allo, Welem Yahya Taruk; Zulfikar, Iwan; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.731

Abstract

Pengelolaan air asam tambang (AAT) merupakan salah satu aspek penting dalam kegiatan pertambangan batu bara karena dapat menimbulkan dampak lingkungan dan risiko terhadap keselamatan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keselamatan pekerjaan pada proses pengapuran dalam pengelolaan air asam tambang di PT. Singlurus Pratama Site Argosari, Kecamatan Samboja. Penilaian risiko dilakukan dengan menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan menentukan tingkat risiko pada setiap tahapan pekerjaan pengapuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa potensi bahaya yang signifikan selama proses pengapuran, seperti paparan debu kapur, terpeleset di area basah, serta kurangnya penggunaan alat pelindung diri (APD) secara konsisten. Penerapan prosedur operasional standar (SOP) di lapangan belum sepenuhnya dilaksanakan oleh seluruh pekerja. Tingkat risiko yang di identifikasi bervariasi dari rendah hingga tinggi, dengan risiko tertinggi berasal dari paparan debu kapur terhadap saluran pernapasan dan mata. Perusahaan disarankan untuk meninjau kembali efektivitas SOP dan sistem keselamatan kerja yang diterapkan guna menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi seluruh pekerja yang terlibat dalam pengelolaan Air Asam Tambang.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO BONGKAR MUAT TYRE MENGGUNAKAN FORKLIFT PADA PT SURYA PUTRA PERKASA ABADI Agrinda, Thio Nikara; Maslina, Maslina; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.745

Abstract

HIRA adalah suatu proses untuk mengetahui adanya suatu bahaya kemudian menghitung besarnya suatu risiko dan menetapkan apakah risiko tersebut dapat diterima atau tidak. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan identifikasi bahaya dan penilaian risiko pada pekerjaan bongkar muat tyre menggunakan forklift pada PT. Surya Putra Perkasa Abadi. Setiap tempat kerja dimana dilakuakan suatu proses kerja mengandung risiko dan bahaya yang berasal dari manusia, mesin, alat kerja, dan material lainnya. Untuk menghilangkan atau mengurangi kasus ataupun kerugian yang terjadi maka dilakuakan penilaian risiko menggunakan menggunakan HIRADC (Hazard Identification Risk Analisys Determaining Control) yang dilakuakan dari hasil observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian yang dilakukan penulis menemukan berbagai macam bahaya yang dapat mengancam bagi pekerja.
PENERAPAN KESELAMATAN PEKERJAAN PENGANGKATAN PIPA SPRINKLER PADA PT. REKAYASA MULIA RAHARJA DI BALIKPAPAN Setiawan, Muhammad Rafly; Liku, James Evert Adolf; Pongky, Patunru
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.759

Abstract

Pengangkatan pipa merupakan pekerjaan yang memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan kerja, terutama jika tidak tidak dilakukan sesuai dengan standar operasional dan ketentuan K3. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keselamatan kerja dalam proses pengangkatan pipa sprinkler di PT. Rekayasa Mulia Raharja dengan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Penelitian ini dilakukan secara kualitatif melalui observasi langsung dan wawancara terhadap lima informan yang terlibat dalam pekerjaan pengangkatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa sumber dan kejadian bahaya pada setiap tahapan kerja, seperti miskomunikasi antarpekerja, kondisi pekerja yang mengantuk, dan cuaca buruk. Pengendalian risiko dilakukan berdasarkan Hierarki pengendalian bahaya, meliputi eliminasi, subtitusi, Rekayasa, administrasi, penggunaan alat pelindung diri (APD). Rekomendasi dari penelitian ini adalah melakukan skrining atau daily checkup kepada pekerja, menambah alat bantu handy talky (HT), serta penegakan disiplin penggunaan APD.
PENGARUH SHIFT KERJA TERHADAP KELELAHAN KERJA PADA PERAWAT RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT RESTU IBU BALIKPAPAN Wahyuni, Sri; Liku, James Evert Adolf; Putri, Dian Amelia
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.775

Abstract

Shift kerja merupakan sistem kerja yang mengharuskan tenaga kesehatan, khususnya perawat, bekerja di luar jam kerja normal. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kelelahan fisik maupun mental yang dapat mempengaruhi kualitas pelayanan keperawatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh shift kerja terhadap kelelahan kerja pada perawat rawat inap di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat rawat inap di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan, dengan jumlah sampel sebanyak 80 orang yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat kelelahan kerja, dan dianalisis menggunakan uji non parametik Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat bahwa nilai signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05). Hasil ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara shift kerja dengan kelelahan kerja. Hal ini menandakan perlunya pihak manajemen rumah sakut untuk memperhatikan pengaturan jadwal, beban kerja, serta pemenuhan sumber daya manusia. Hal ini diharapkan menjadi dasar perbaikan kondisi kerja yang lebih baik kedepannya