Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa Perubahan Material Kayu ke Fibreglass Terhadap Performa Kapal Tradisional Tipe Sopek di Daerah Tambak Lorok Afidha, Vidya Karima; Amiruddin, Wilma; Zakki, Ahmad Fauzan
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal ikan Tambak Lorok dibuat dengan material kayu yang saat ini mulai terbatas keberadaannya di alam. Tujuan penelitian ini adalah memodifikasi material pembuat kapal ikan kayu menjadi fibreglass dengan tetap mempertahankan nilai L, B, dan H kapal ikan Tambak Lorok. Modifikasi yang diarahkan  dalam bentuk dua variasi lambung kapal yaitu kapal Hard Chine dan Round Bottom. Hasil modifikasi tersebut akan dianalisa untuk mengetahui performa stabilitas dengan kriteria IMO dan olah gerak menggunkanan ktiteria Tello.  Modifikasi kapal fiberglass memiliki berat lebih ringan 44% sebesar 0,285 ton. Pengujian kapal ikan Tambak Lorok pada kriteria nilai maksimal GZ pada θ ≥ 30o didapat  hasil terendah sebesar 0,182m pada saat kondisi pembebanan II dan  IV , kriteria tinggi minimal GMt  didapatkan nilai terendah sebesar 0,299m. Kinerja olah gerak kapal Hard Chine lebih baik daripada kapal Round Bottom. Parameter RMS of pitch diperoleh 2,11o pada sudut 180o  dan pada parameter RMS of roll diperoleh 4,57o, sedangkan kapal ikan Tambak Lorok pada paremeter RMS of pitch diperoleh 2,600 pada sudut 1800 dan nilai parameter RMS of roll diperoleh 5,810 pada sudut 900.
Analisis Efektifitas Material handling Re-layout Galangan Kapal PT. Yasa Wahana Tirta Samudera dengan Metode Systematic Layout Planning Oceandy, Oryza Rafi; Amiruddin, Wilma; Zakki, Ahmad Fauzan
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 4 (2023): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Galangan kapal memerlukan efektifitas jarak dan waktu material handling untuk memperlancar target produksi. Pengefektifan material handling ini dilakukan dengan cara melakukan re-layout galangan kapal. Hasil Re-layout ini juga berpengaruh pada nilai investasi lahan minimum yang dapat digunakan untuk membuat sebuah galangan.  Galangan dalam penelitian ini adalah PT. Yasa Wahana Tirta Samudera. Penelitian ini menggunakan metode Systematic layout planning. Berdasarkan hasil perhitungan, dihasilkan 2 alternative layout PT. Yasa Wahana Tirta Samudera. Alternative layout 1 dan 2 tidak mengalami perubahan pada bagian reparasi kapal, sedangkan untuk bangunan kapal baru, alternative layout 1 memiliki perubahan jarak Rectilinear dan Euclidean dari MHF – Graving Dock menjadi 111,9 m dan 95,7 m dengan waktu menjadi 7 menit dan 6 menit, jarak Rectilinear dan Euclidean dari MHF – Building Berth menjadi 142,4 m dan 127,9 m dengan waktu menjadi 9 menit dan 8 menit. Investasi lahan sebesar Rp 88.200.000.000, dengan luas 4,41 Ha. Alternative layout 2 memiliki perubahan jarak Rectilinear dan Euclidean dari MHF – Graving Dock menjadi 180,9 m dan 147,5 m dengan waktu menjadi 11 menit dan 9 menit, jarak Rectilinear dan Euclidean dari MHF – Building Berth menjadi 211,3 m dan 179,8 m dengan waktu menjadi 13 menit dan 11 menit. Total investasi lahan sebesar Rp 75.320.000.000, dengan luas 3,76 Ha. Metode SLP dalam pembuatan alternative layout ini mengalami peningkatan keefektifan jarak dan waktu material handling serta dapat mengurangi nilai investasi lahan.
Analisis Teknis Ekonomis Pengoperasian Kapal Motor Nelayan Karena Perubahan Fishing Ground Ibrahim, Muhammad Husein; Amiruddin, Wilma; Budi Santosa, Ari Wibawa
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek teknis dan ekonomis pengoperasian kapal motor nelayan di Tambak Lorok, Semarang, sebagai respons terhadap perubahan fishing ground. Studi ini dilakukan dengan mengambil satu kapal motor nelayan sebagai objek penelitian. Analisis teknis melibatkan pengukuran hambatan total kapal menggunakansoftware Maxsurf untuk menghitung pemakaian BBM, sementara analisis ekonomis melibatkan perhitungan Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan perubahan fishing ground dan perubahan mesin utama, hambatan total kapal sebesar 4,2 kN, dengan pemakaian BBM sebanyak 41,55 liter. Sementara nilai NPV meningkat menjadi Rp36.887.861,29, IRR mencapai 25,62%, dan PP berkurang menjadi 3,5 tahun. Sebagai perbandingan, sebelum perubahan, nilai NPV adalah Rp15.645.322,68, IRR sebesar 19,75%, dan PP 4,23 tahun. Perubahan ini mengindikasikan peningkatan efisiensi dan profitabilitas pengoperasian kapal. Dengan adanya modifikasi ini, penghasilan nelayan meningkat secara signifikan karena area fishing ground yang baru lebih produktif diakibatkan faktor jarak tempuh fishing ground semakin jauh. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi nelayan di Tambak Lorok dalam menghadapi perubahan lingkungan dan mengembangkan strategi adaptasi yang lebih efektif. Kesimpulannya, modifikasi fishing ground dan perubahan mesin utama kapal terbukti lebih menguntungkan dan berkelanjutan bagi nelayan.
Analisis Antrian dan Waktu Tunggu Terminal Peti Kemas Semarang Arrasyid, Fikri; Amiruddin, Wilma; Firdhaus, Ahmad
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 3 (2023): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waktu tunggu kapal diartikan sebagai jumlah waktu yang dihabiskan sejak permohonan pengajuan tambat setelah kapal tiba di lokasi pelabuhan sampai kapal di gerakkan menuju tambatan. Peningkatan arus peti kemas di Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) per tahunnya berbanding lurus dengan peningkatan jumlah kapal yang dapat menimbulkan antrian kapal apabila tidak dilakukan penyesuaian pada fasilitas pelabuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis antrian kapal yang terjadi di Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) pada kondisi aktual serta kondisi mendatang serta simulasi untuk menentukan jumlah server paling optimal. Model antrian yang berlaku di Terminal Peti Kemas adalah model Multiple Channel Single Phase. Penelitian ini menggunakan 2 metode analisis, yaitu metode peramalan dengan menggunakan Triple Exponential Smoothing untuk mengetahui jumlah kedatangan kapal di masa mendatang serta metode analisis antrian untuk mengetahui waktu tunggu dan utilitas server antrian yang terjadi di Terminal Peti Kemas Semarang pada kondisi aktual serta kondisi mendatang. Berdasarkan hasil analisis antrian pada Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) jumlah server paling optimal untuk menampung kedatangan kapal hingga tahun 2026 adalah 5 server.
PERANCANGAN KAPAL BULK CARRIER 21600 DWT UNTUK RUTE PELAYARAN MAKASSAR - GUANGZHOU Prayitno, Yoga Hadi; Amiruddin, Wilma; Rindo, Good
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era globalisasi ini perdagangan antar negara semakin sering terjadi. Cina merupakan salah 1 negara yang menjadi pasar tujuan oleh beberapa negara di Asia bahkan sampai Eropa dan Amerika. Produk dan komoditas yang dijual ke pasar Cina beragam seperti produk pertanian, logam dan mineral hasil tambang, material dan bahan bakar penghasil energi, kendaraan, sirkuit elektronik, karet dan lainnya. Indonesia memeliki beberapa komoditas ekspor antara lain produk hasil pertanian, produk perikanan dan hasil laut, CPO, kakao, kopi, batu bara, nikel, besi dan baja. Untuk memasarkan produk ini diperlukan alat transportasi. Kapal Bulk carrier digunakan untuk memindahkan bahan curah dan mentah dalam jumlah besar dengan efektif dan ekonomis. Desain kapal bulk carrier yang dirancang mempertimbangkan data kapal pembanding yang dijadikan contoh model dan rute pelayaran yang dilalui. Dari penelitian yang dilakukan di dapatkan ukuran utama kapal yang sesuai daerah pelayaran adalah LOA 172,55 m, LWL 168,34 m, B 26,35 m, T 8,97 m, cb 0,77 serta DWT 21600 Ton. Melakukan perancangan Rencana umum yang disesuaikan dengan kebutuhan ruangan dan fungsinya. Dilakukan analisa stabilitas secara komputasi yang mengacu pada kriteria IMO. Dilakukan analisa hambatan kapal dengan pendekatan Holtrop.
Pengaruh Variasi Waktu dan Jarak Katoda dan Anoda Proses Elektroplating Pelapis Seng Terhadap Baja Karbon Rendah A36 Lature, Kristoper Erwat; Amiruddin, Wilma; Kiryanto, Kiryanto
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 3 (2024): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara untuk mengurangi korosi adalah pelapisan baja dengan metode elektroplating. Elektroplating adalah salah satu teknik pelapisan isolatif untuk mencegah terjadinya oksidasi. Elektroplating merupakan proses pengendapan ion-ion logam dalam tangki yang berisi larutan elektrolit  pada katoda dengan cara elektrolisa. Anoda merupakan elektroda positif dalam elektrolit yang merupakan sumber ion logam yang akan melapisi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pelapisan elektroplating yang paling efektif dengan variasi waktu perendaman 10,15 dan 20 menit  dan jarak katoda anoda 10,20 dan 30 cm. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian pengukuran ketebalan baja karbon rendah A36 menggunakan mikrometer sekrup dan pengukuran massa baja karbon rendah A36 menggunakan timbangan elektron. Hasil yang terbaik yang didapat setelah pengujian adalah proses pelapisan elektroplating dengan variasi waktu perendaman 20 menit dan jarak katoda anoda 10 cm dengan pertambahan ketebalan sebesar 8 μm dan kenaikan massa sebesar 0,4396 gr atau sebanyak 0,81 %. Hasil ini menunjukkan semakin lama waktu perendaman dan semakin dekat jarak katoda anoda maka diperoleh hasil yang lebih efektif.
Analisa Percepatan Durasi Proyek Kapal BC60002 dengan Metode Precendence Diagram Method (PDM) dan Simulasi Monte Carlo Pradana, Muhammad Daffa Sihma; Amiruddin, Wilma; Santosa, Ari Wibawa Budi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 1 (2024): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek reparasi kapal BC60002 di PT. Dumas Tanjung Perak Shipyards yang mengalami keterlambatan tentunya merugikan banyak pihak sehingga crashing duration atau percepatan durasi proyek dalam upaya menghindari keterlambatan tentunya perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui durasi percepatan, probabilitas keberhasilan percepatan, dan cost slope pada proyek reparasi kapal berdasarkan lintasan kritis. Teknik analisis percepatan durasi proyek dengan metode Precendence Diagram Method (PDM) menggunakan alternatif penambahan tenaga kerja serta penambahan jam kerja lembur dengan bantuan software Primavera dan perhitungan probabilitas keberhasilan durasi percepatan dengan simulasi Monte Carlo menggunakan bantuan software Primavera Risk Analysis. Hasil dari penelitian ini yaitu network diagram mempunyai 15 kegiatan kritis dari 30 kegiatan dan crashing proyek reparasi kapal dapat dipercepat selama 2 hari sehingga waktu penyelesaian menjadi 23 hari dari 25 hari. Simulasi Monte Carlo dan cost slope memiliki hasil yaitu kemungkinan penyelesaian proyek yang efektif dalam 23 hari adalah 95% dan biaya tambahan dengan menambahkan jam kerja dengan percepatan sebesar 5,75% lebih cepat dari waktu rencana awal, memiliki penambahan biaya sebesar Rp72.540.000,00  atau sebesar 136% sedangkan dengan menggunakan penambahan tenaga kerja dengan percepatan sebesar 5,75% lebih cepat dari waktu rencana awal, biaya bertambah sebesar Rp1.140.000,00 atau sebesar 2,14% dari biaya awal proyek.
PENANAMAN BIBIT MANGROVE DI PESISIR PANTAI BATANG GUNA PENANGGULANGAN ABRASI Santosa, Ari Wibawa Budi; Amiruddin, Wilma; Chrismianto, Deddy; Zakki, Ahmad Fauzan; Trimulyono, Andi; Budiarto, Untung; Hadi, Eko Sasmito; Iqbal, Muhammad
Jurnal Pasopati Vol 6, No 2 (2024): Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2024.25171

Abstract

Kabupaten Batang merupakan salah satu kabupaten yang berada di pesisir pantai dari Laut Jawa. Letaknya di pesisir sehingga Kabupaten Batang juga terkena dampak dari abrasi pantai. Abrasi pantai merupakan pengikisan yang disebabkan oleh air lau dan apabila tidak segera ditanggulangi akan menghabiskan wilayah daratan. Oleh sebab itu perlu dilakukannya penanggulangan dengan penanaman bibit mangrove. Tujuan dari adanya penanaman mangrove adalah sebagai upaya penanggulangan terjadinya abrasi pantai. Penanaman 1000 Bibit Mangrove dilakukan di Perairan pesisir Desa Sekarsari, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang. Penanaman dilakukan pada Hari Jumat, 14 Juli 2017 oleh Tim KKN PPM Temati Kec. Batang, SIBAT, dan perwakilan dari PMI daerah setempat. Metode yang dilakukan adalah dengan menanam bibit langsung ke dalam perairan kemudian menempelkan dengan ajir (bambu penyangga tanaman bibit mangrove baru tanam). Hasilnya adalah dengan ditanamnya bibit mangrove telah dilakukan satu upaya pencegahan terhadap abrasi pantai.Kata kunci : Abrasi pantai, Bibit mangrove, Kabupaten Batang
THE FIXED BAFFLE EFFECT ANALYSIS TO FILLING TANKS VARIATION ON THE STABILITY OF 4999 DWT TANKERS Yudo, Hartono; Amiruddin, Wilma; Guna Satriananta, Mahendra; Putra Nur Hidayat, Wahyu
Journal of Marine-Earth Science and Technology Vol. 2 No. 3 (2021): December
Publisher : Marine & Earth Science and Technology Research Center, DRPM, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j27745449.v2i3.163

Abstract

The tanker is transportation to distribute the results of oil and gas exploration, where most of the exploration results come from the ocean. In this study, an analysis of the effect of adding fixed baffles with a certain number of baffles on the stability of the tanker will be carried out. The method in this study is to analyze the data of 4999 DWT tankers using Maxsurf Stability Software. The simulation was carried out in 4 percentage variations, namely 30%, 40%, 70%, and 90%, with full baffle installation in each tank. After calculating the stability analysis on the 4999 DWT tanker, it was found that the model I tank (without baffles) did not meet IMO standards. While the model II tank (1 fixed baffle), model III tank (2 fixed baffles), and model IV tank (3 fixed baffles) on various fillings have met IMO standards. Where the tank model IV (3 fixed baffles) has the best stability value with a GZ value of 1.881 m at 30% filling, 1.602 m at 50% filling, 1.051 m at 70% filling, and 0.706 m at 90% filling. It was concluded that the addition of a fixed baffle to the tank was effective in increasing the stability of the tanker.
Perencanaan Floating Club House Sebagai Inovasi Bisnis Pariwisata di Kawasan Pantai Amed, Pulau Bali Zaidan, Roid Hatta; Rindo, Good; Amiruddin, Wilma; Prasetyo, Naufal Abdurrahman
JURNAL INTEGRASI Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Integrasi - Oktober 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/ji.v16i2.8442

Abstract

Amed Beach located in East Bali is a popular tourist destination known for its beautiful beaches and attractive beach clubs. As an innovative effort to support the local economy, a floating club with a futuristic club concept was constructed in this area. The floating club is designed to attract more tourists and aligns with the regional regulations of Karangasem Regency in infrastructure development. Its design takes into account operational capacity on land by calculating displacement, deadweight, and lightweight. The main dimensions of the floating club are LoA = 40 m, B = 40 m, H = 2.25 m, and T = 1.5 m, with a capacity of 200 visitors and 50 crew members per day. Additionally, layout design, general arrangement, and 3D modeling were planned, with a total construction cost of Rp. 23,012,974,239. The floating club is moored using a spread mooring system for stability.
Co-Authors A.F. Zakki Abdi Wira Etua Sihombing Abram Hasintongan Pane Achmad Noerkhaerin Putra Afidha, Vidya Karima Afif Farid Diantama Agustini, Syarifah Ahdi Ahmad Fauzan Zakki Ahmad Firdhaus Ainul Fadlilah Akbar Prasetya Akbar Trihantoro Akbar, Mohamad Hanif Fadillah Budiman Alamanda Sulistianingtyas Alexander Mario Ticris Nainggolan Amaytana Cindy Armela Andi Trimulyono Andreas Geraldine A Anggit Andilala Anggoro Prabu Dewanto Anggy Prasetyo Ardianto, Muhammad Afiq Ari Wibawa Budi S Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Santosa Arrasyid, Fikri Arrizal Abdul Wahid Astarry Nugroho Aulia Faradilla Adi Aziz Abdurohman Azzaky Alghifari, Azzaky Bambang Murdiyanto Bambang Murdiyanto Bandi Sasmito Banjarnahor, Andrea Nanda Alfa Rizky Bela Saktila Sandy Berlian Arswendo Adietya Berlian Arswendo Aditya Bhakti Sa’ Dana Bibit Saputra Bogie Ardianto Boy Ebenezer Simanjuntak Budhi H Iskandar Budhi Hascaryo Iskandar Budi. S, Ari Wibawa Catur Agus Putra Pribadi Putra Pribadi Chairul Rizaldy Daud Martim Sihombing Deddy Chrismianto Deddy Chrismianto Deddy Chrismianto Dewa Anjar Nyawa Dwi Winanto Hari Fantio Eko Didik Purwanto, Eko Didik Eko Sasmito Hadi Evi Handayani Evi Handayani, Evi Fadjri Prawiro Utomo Sadewo Fahrudin, Hasim Try Fakhri, Alfian Fakhryyah Santoso, Muhammad Hilaqil Fatha Makhrusyah Firmansyah Aulia Rakhman Frastiana Ramadhan Basri Furkanudin Furkanudin Galan Regatama Good Rindo Good Rindo Gritis Al hasbi MM Guguraty, Resti Apriana Guna Satriananta, Mahendra hartono yudho Hartono Yudo Hartono Yudo Hartono Yudo Hasibuan, Evi Aisah Hendra Gunawan Saputra I Made Andrean Nanda Setiawan Ibrahim, Muhammad Husein Ignasius Sihotang Imam Pujo Mulyanto Imam Pujo Mulyatno Imam Pujo Mulyatno Indradi Setiyanto Irianto, Prasetya Tomi Ishak Ari Prabowo Jaya Permana Josua Parulian Parulian Sinaga Jowis Novi B.K K Kiryanto Kiryanto . Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kurniawan Agung Santosa Kyky Ramalida Yanti Lature, Kristoper Erwat Luukfandi Lukfandi M. Aji Luhur P M. Haris Fikri Sulthoni Mahendra Guna Satriananta Metsa Aprita Amardana Mora Sombaon Dalimunthe Moriko Syahruddin Mu'afifah, Fajriyatul Mubarak, Farhan Muhamad Amar Jadid Muhammad Etandiv Bismuttantya Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Irfan Muhammad Rizqie Muhammad Saddam Hussein Muhammad Said Rinaldy Mulyono S. Baskoro Mutmainah Mutmainah Naufal Abdurrahman Prasetyo Nofia Maranata Noormansyah, Faridz Aditya Norman Yasser Arrazi Novem, Dicky Putra Oceandy, Oryza Rafi Ocid Mursid Olivia Marlina Paradatu Anugra Riyanto Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik S.T., M.T. Pradana, Muhammad Daffa Sihma Prayitno, Yoga Hadi Prima Yosia Ginting Putra Nur Hidayat, Wahyu Qusayyi, Abdillah Ahmad R. Danu Henantyo P Raden Mas Firmansyah Bagas Pradipta Renita Wurdhani Resha Buddy Prakoso Reyhan Ardeo Nasution Rezza Alvian Santosa Rinovia Dika Anggoro Rio Wiendargo Y.S Rizal Aripin Robby Hanggara Rohmat Bagus Sucipto Rosalena Audina Ruben Josua L. Tobing Samuel Samuel Sarjito Joko Sisworo Sarjito Jokosisworo sena fadhilah agam Simanjuntak, David Nicholas Sonia Liolita Sukron Makmun Surip Prasetyo Susatyo, Fadhly Aldilas Tegar Fikri Ersaputra Tri Admono Untung Budiarto Widya Gultom Wildan Adi Nugraha Windu Suryotanjung Yudya Saddita Rokhim Zaidan, Roid Hatta