Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA KEKUATAN PERCABANGAN PIPA T JOINT Dh/Db = 1 TANPA PLAT PENGUAT DENGAN VARIASI SUDUT AKIBAT BEBAN MOMEN YANG BEKERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Alghifari, Azzaky; Yudo, Hartono; Amiruddin, Wilma
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 4, No 3 (2016): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.607 KB)

Abstract

Pipa T Joint merupakan komponen berbentuk sambungan, dipakai untuk menggabungkan beberapa jalur pipa kearah satu pipa atau sebaliknya dari satu pipa ke beberapa pipa pembagi. Kekuatan struktur pada pipa T joint sangat penting dalam industri. Salah satu kegagalan struktur yang sering terjadi pada pipa T joint adalah buckling atau tekuk. Penyebab terjadinya buckling bisa bermacammacam, salah satunya adalah kondisi pembebanan. Pada penelitian ini sudut dari pipa T joint di variasikan menjadi 90°, 60°, 45° dengan menggunakan momen bending pada kondisi yang berbedabeda. Buckling dianalisa menggunakan metode elemen hinga dengan mempertimbangkan sifat material pada pipa, yaitu elastis dan elasto-plastis, serta deformasi yang terjadi pada setiap sudut percabangan pipa. . Untuk analisa elasto-plastis, momen buckling berkisar 1.94 x 106 Nm. Semakin kecil sudut percabangan suatu pipa maka semakin kecil pula deformasi yang terjadi pada pipa tersebut. Tetapi, dengan semakin besar nilai deformasi, momen buckling yang terjadi semakin kecil dan yang akhirnya akan konstan.
Analisa Teknis Dan Ekonomis Penggunaan Wind Turbine Pada Kapal Penyeberangan Semarang-Karimunjawa Akbar, Mohamad Hanif Fadillah Budiman; Budiarto, Untung; Amiruddin, Wilma
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 5, No 1 (2017): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (942.412 KB)

Abstract

Armada kapal sangat bergantung pada bahan bakar minyak. Pada tahun 2017 akan dilakukan pembangunan pelabuhan berkapasitas yang dapat menampung kapal hingga 6000 GT. Berangkat dari permasalahan tersebut, tugas akhir ini mencoba menghadirkan kapal penyeberangan untuk digunakan dalam jalur pelayaran Semarang – Karimunjawa dengan menggunakan wind turbine untuk mengurangi pemakaian bahan bakar minyak untuk mensuplai kebutuhan penerangan. Tujuan tugas akhir ini adalah untuk mendapatkan tipe dan ukuran wind turbine yang optimum serta memiliki biaya investasi yang rendah dan mendapatkan keuntungan ekonomis. Analisis wind turbine yang dilakukan adalah pada kecepatan kapal 16 knot, kecepatan angina 10,159 knot sehingga didapat kecepatan angin yang bekerja pada wind turbine sebesar 18,95 knot dengan sudut serang angin terhadap wind turbine (angle of attack, α) adalah 180̊ (arah angina berlawanan dengan arah kapal). Dari hasil analisa didapatkan wind turbine yang optimum untuk dipasang di kapal adalah tipe sumbu horisontal dengan diameter rotor 6,4 m dengan jumlah yang terpasang sebanyak 2 unit. Dengan menggunakan rumus teoritis didapatkan hambatan yang ditimbulkan wind turbine sebesar 8 kN sehingga mengakibatkan pengurangan kecepatan sebesar 0.406 knot. Dengan total biaya investasi dan operasional awal sebesar Rp 399,285.864, pemasangan wind turbine dapat menghemat biaya sebesar Rp 86.353.054 per tahun.
SIMULASITUBRUKANRUANG MUAT KAPAL BULK CARRIER 75.000 DWT DENGAN KAPAL TANKER BERTIPE HALUANRAM BOW DAN KAPAL LNG BERTIPE HALUAN CYLINDRICAL BOWDI WILAYAH PERAIRAN PELABUHAN Ginting, Prima Yosia; Zakki, Ahmad Fauzan; Amiruddin, Wilma
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 2, No 4 (2014): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.931 KB)

Abstract

Tingginya tingkat aktivitas lalu lalangkapal serta terbatasnya area jalur perlintasan perairan pelabuhan sangat berpotensi terjadinya insiden kecelakaan kapal terutama tubrukan kapal.Tubrukan kapal ini menyebabkan terjadinya deformasi hingga robeknya lambung kapal yang mengakibatkan kerugian materi hingga timbulnya korban jiwa serta merusak ekosistem laut akibat tumpahnya muatan kapal.Dengan adanya kasus tubrukan di pelabuhan, maka dilakukankajian studi khusus pada area ruang muat kapal dengan simulasi analisa numerik menggunakan dynamicFEMdengan memodelkan ruang muat kapal Bulk Carrier75.000 DWT yang ditubruk oleh kapal Tanker dengan haluan berbentuk RamBowdan kapal LNG yang berbentuk haluan Cylindrical Bow  dengan parameter kecepatan 3 knot dan 5 knotdengan sudut sebesar 300, 600dan 900terhadap ruang muat kapal. Dari hasil studi, lambung ruang muat kapal hanya mengalami deformasi pada kecepatan 3 knot terhadap ruang muat sedangkan dengan kecepatan 5 knot struktur mengalami kehancuran.
DESAIN PALKA KAPAL IKAN YANG EFISIEN GUNA MELAYANI KEBUTUHAN PELAYARAN DI DAERAH ZONA EKONOMI EKSKLUSIF Furkanudin, Furkanudin; Amiruddin, Wilma; Budi S, Ari Wibawa
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 2, No 2 (2014): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.729 KB)

Abstract

Persoalan overcapacity yang terjadi di dunia usaha perikanan tangkap, memberikan beberapa persoalan yang cukup pelik, menimbulkan keterpurukan dan kemiskinan pada nelayan tradisional. Persoalan yang mengemuka selain persoalan krisis sumberdaya perikanan juga persoalan bagaimana mengatasi jumlah kapal ikan yang melebihi batas kemampuan atau daya dukung sumberdaya perairannya. Jumlah kapal terbesar dan beroperasi disekitar pesisir pantai adalah kapal dengan ukuran berkisar 30GT kebawah. Jumlah kapal tersebut dapat mencapai 80% dari jumlah total kapal diseluruh Indonesia. (SPTI 2008). Untuk menghindari kondisi ini, maka kapal tersebut seharusnya diarahkan untuk dapat berlayar dengan jarak jelajah lebih jauh, yaitu masuk pada daerah ZEE.Untuk keperluan  tersebut diperlukan adaptasi yang mengkondisikan daya jelajah dan kapasitas penyimpanan yang memadai. Daya simpan kapal pembanding dianalisis melalui  metode : Cubic Number Methode, dan Multiplier Factor for Hold Volume. Ukuran kapasitas palka yang efisien sebagai hasil dari penelitian ini adalah menggunakan metode cubic number dengan nilai efisiensi 0.54, hasil tersebut didapat setelah penambahan mesin refrigerasi sebesar 75 kw pada pengurangan ½ massa es. Hasil perhitungan ekonomi didapat  payback period =1.16 tahun.
Studi Perencanaan Kapal Mothership untuk Nelayan Kabupaten Rembang Ardianto, Muhammad Afiq; Amiruddin, Wilma; Budiarto, Untung
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 1 (2020): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.112 KB)

Abstract

Perencanaan kapal mothership yang direncanakan beroperasi di Kabupaten Rembang dibutuhkan guna mengatasi overfishing yang terjadi di Laut Jawa. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan ukuran utama kapal mothership guna menampung kebutuhan suplai ikan yang biasanya didaratkan oleh kapal-kapal nelayan dengan tinjauan utama pada factor hambatan dan stabilitas dan analisis ekonomi dengan menggunakan criteria NPV, IRR, dan PP. Metode yang digunakan yaitu dengan mendesain kapal dengan kapasitas yang telah disesuaikan dengan kebutuhan tempat pelelangan ikan di Kabupaten Rembang. Dari desain tersebut didapatkan ukuran utama lambung adalah LWL : 41,94 m LPP : 40,34 m B : 7,04 m T : 3,66 m H : 5,0 m Cb : 0,60 m. kapasitas fish hold untuk melayani kapal nelayan adalah 428,32 m3. Analisa stabilitas didapatkan mothership memiliki stabilitas yang baik sesuai dengan IMO, A.749 Code on Intacts Stability Applicable for All Ship. Hasil analisa ekonomis yang telah dilakukan didapatkan bahwa keuntungan bersih mothership per tahun sebesar Rp 509.589.000,00 dan dinilai layak investasi dengan  Net Present Value NPV dengan hasil positif Rp14.452.798.000,00 dan IRR 25,95% pada bunga 10%. Pendapatan per tahun nelayan yang dibantu oleh kapal mothership juga meningkat sebesar Rp 174.436.600,00 dibandingkan sebelumnya.
Analisa Tegangan Pada Saluran Pipa Transmisi Gas Bawah Tanah PT. Citra Panji Manunggal Dengan Menggunakan Software Berbasis Elemen Hingga Fahrudin, Hasim Try; Yudo, Hartono; Amiruddin, Wilma
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 3 (2020): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.584 KB)

Abstract

Besarnya tegangan pipa pada suatu sistem perpipaan menjadi hal yang sangat berpengaruh dalam keamanan operasionalnya, baik instalasi pipa diatas tanah maupun di bawah tanah. Pipa dibawah tanah akan mengalami interaksi dengan tanah, selain itu hal lain yang menjadi perhatian pada pipa bawah tanah adalah pipa crossing atau pipa dibawah jalan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah instalasi pipa sepanjang ± 38 km dengan diameter 12 inch. Analisa statis tegangan pada pipa dilakukan dengan software Caesar II dan ANSYS 19.2. Hasil analisa dengan Caesar II, pada kondisi operasional diperoleh tegangan maksimum yang bekerja pada instalasi pipa sepanjang ± 38 km yakni sebesar 100,5 MPa pada node 1180 dengan tegangan ijin sebesar 322,7 MPa berdasarkan ASME B.31.8. Tegangan pipa di bawah permukaan jalan, dari analisa dengan software ANSYS 19.2 diperoleh tegangan efektif sebesar 103,5 MPa untuk kedalaman 1,5 m. Pipa pada kedalaman 2,0 m memiliki tegangan 102,4 MPa dan kedalaman 2,5 m memiliki tegangan 101,9 MPa. Tegangan ijin dari perhitungan berdasarkan API 102 pada kasus ini sebesar 215,9 MPa. Berdasarkan hasil analisa, pada instalasi sistem perpipaan ini aman karena secara keseluruhan besarnya tegangan berada dibawah tegangan ijin.
Desain dan Analisis Pengaruh Penggunaan Variasi Bentuk Ballast untuk Meningkatkan Performa pada Navigation Buoy Handayani, Evi; Adietya, Berlian Arswendo; Amiruddin, Wilma
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 3 (2020): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Navigation Buoy atau pelampung adalah struktur yang melayang di permukaan laut sebagai alat petunjuk tentang adanya keberadaan terumbu karang, laut dangkal serta menunjukkan arah rute laut untuk kapal selama berlayar. Berkaitan dengan system operasinya, performa stabilitas dari Navigation Buoy perlu diperhatikan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai stability dan analisa perbedaan  biaya produksi pada navigation buoy sesudah di desain ulang. Perlakuan yang di berikan adalah penggunaan variasi bentuk ballast dan material ballast. Hasil perhitungan stabilitas nilai GZ max terdapat pada  variasi ballast persegi dengan material steel memiliki sudut 85,9 derajat sebesar 4,566 m dengan luas area senilai 4,796 m.deg. Pada penelitian ini, dapat disimpulkan variasi ballast persegi dengan material steel  memiliki hasil stabilitas yang lebih baik karena menghasilkan performa yang lebih baik. 
Analisa Kekuatan Struktur End Shackle Rantai Jangkar Akibat Adanya Beban Lingkungan pada Kapal Perintis 1200 GT Irianto, Prasetya Tomi; Yudo, Hartono; Amiruddin, Wilma
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 4 (2020): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jangkar merupakan salah satu komponen perlengkapan kapal yang memegang peranan yang sangat penting dalam sistem transportasi laut. Dengan adanya penambat kapal ini, kapal tidak akan berpindah tempat karena hembusan angin, arus ataupun gelombang saat jangkar diturunkan, tetapi pada kenyataannya pada tahun 2017, jangkar kapal tanker permata niaga hilang akibat diterjang gelombang laut. Hal tersebut menjadikan latar belakangan penelitian mengenai kekuatan struktur rantai jangkar khususnya pada bagian end shackle, dengan tujuan untuk mengetahui kekuatan dari struktur end shackle akibat adanya beban lingkungan yang diakibatkan oleh heaving serta beban internal dan beban hidrostatik. Metode yang digunakan menggunakan software berbasis metode elemen hingga. Pada penelitian ini pembebanan pada struktur end shackle merupakan beban dinamis yang berupa beban maksimal, beban minimal dan beban rata-rata. Berdasarkan beban tersebut daerah kritis terjadi pada daerah antar sambungan dengan tegangan maksimal 1,25 x 107 Pa, tegangan rata-rata  6,76 x 106 Pa, dan tegangan minimal 1,24 x 106 Pa. Nilai deformasi terbesar 0,335 mm yang terjadi pada kondisi pembebanan maksimal. Tagangan yang terjadi pada masing-masing variasi pembebanan masih dibawah nilai yield strength pada material yang digunakan  yaitu 2,3 x 108  Pa.
Densitas Insulasi Polyurethane pada Palka Kapal Penangkap Ikan Tradisional di Pekalongan (Density of Polyurethane for Fish Hold Insulator on Traditional Fishing Boats in Pekalongan) Wilma Amiruddin; Budhi Hascaryo Iskandar; Bambang Murdiyanto; Mulyono S. Baskoro
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 4 No. 1 (2013): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.291 KB) | DOI: 10.29244/jmf.4.1.35-40

Abstract

Penggunaan polyurethane sebagai bagian dari sistem insulasi pada palka kapal penangkap ikan sudah sangat umum digunakan. Namun demikian takaran yang diaplikasikan masih berdasarkan pengalaman dan perkiraan pembuatnya.Salah satu kriteria teknis adalah densitas material insulasi (ρ). Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan  nilai densitas insulasi yang  digunakan pada palka kapal penangkap ikan di Pekalongan. Palka dari dua kapal penangkap ikan dan bahan insulasi polyurethane digunakan sebagai obyek dalam penelitian ini untuk menentukan apakah densitas insulasi yang digunakan sudah memenuhi batas minimum. Nilai densitas standar yang digunakan adalah nilai densitas (ρ) polyurethane> 30 kg.m-3 (Dellino 1997).Hasil penelitian menunjukkan, nilai densitas insulasi yang bervariasi.  Pada kapal 1 densitas berkisar 28,15 kg.m-3-30,86 kg.m-3, sementara itu pada kapal 2 berkisar 31,67 kg.m-3-33,58 kg.m-3. Pada kapal 1 hanya 70% dindingpalka memiliki insulasi sesuai dengan standar, sementara pada kapal 2 semua dinding palka memenuhi standar yang digunakan.Kata kunci: densitas, insulasi, polyurethane, kapal penangkap ikan
Study on the characteristics of pipe buckling strength under pure bending and external stress using nonlinear finite element analysis Hartono Yudo; Wilma Amiruddin; Ari Wibawa Budi Santosa; Ocid Mursid; Tri Admono
Journal of Mechatronics, Electrical Power and Vehicular Technology Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : National Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.mev.2021.v12.110-116

Abstract

Buckling and collapse are important failure modes for laying and operating conditions in a subsea position. The pipe will be subjected to various kinds of loads, i.e., bending moment, external pressure, and tension. Nonlinear finite element analysis was used to analyze the buckling strength of the pipe under pure bending and external pressure. The buckling of elastic and elasto-plastic materials was also studied in this work. The buckling strength due to external pressure had decreased and become constant on the long pipe when the length-to-diameter ratio (L/D) was increased. The non-dimensional parameter (β), which is proportionate to (D/t) (σy/E), is used to study the yielding influence on the buckling strength of pipe under combined bending and external pressure loading. The interaction curves of the buckling strength of pipe were obtained, with various the diameter-to-thickness ratio (D/t) under combination loads of external pressure and bending moment. For straight pipes L/D = 2.5 to 40, D = 1000 to 4000 mm, and D/t = 50 to 200 were set. The curved pipes D/t = 200, L/D =2.5 to 30 have been investigated by changing the radius of curvature-to-diameter ratio (R/D) from 50 to ∞, for each one. With decreasing R/D, the buckling strength under external pressure decreases slightly. This is in contrast to the bending of a curved pipe. When the value of R/D was decreased, the flexibility of the pipe was increased. However, the buckling strength of the pipe during bending was decreased due to the oval deformation at the cross-section.
Co-Authors A.F. Zakki Abdi Wira Etua Sihombing Abram Hasintongan Pane Achmad Noerkhaerin Putra Afidha, Vidya Karima Afif Farid Diantama Agustini, Syarifah Ahdi Ahmad Fauzan Zakki Ahmad Firdhaus Ainul Fadlilah Akbar Prasetya Akbar Trihantoro Akbar, Mohamad Hanif Fadillah Budiman Alamanda Sulistianingtyas Alexander Mario Ticris Nainggolan Amaytana Cindy Armela Andi Trimulyono Andreas Geraldine A Anggit Andilala Anggoro Prabu Dewanto Anggy Prasetyo Ardianto, Muhammad Afiq Ari Wibawa Budi S Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Santosa Arrasyid, Fikri Arrizal Abdul Wahid Astarry Nugroho Aulia Faradilla Adi Aziz Abdurohman Azzaky Alghifari, Azzaky Bambang Murdiyanto Bambang Murdiyanto Bandi Sasmito Banjarnahor, Andrea Nanda Alfa Rizky Bela Saktila Sandy Berlian Arswendo Adietya Berlian Arswendo Aditya Bhakti Sa’ Dana Bibit Saputra Bogie Ardianto Boy Ebenezer Simanjuntak Budhi H Iskandar Budhi Hascaryo Iskandar Budi. S, Ari Wibawa Catur Agus Putra Pribadi Putra Pribadi Chairul Rizaldy Daud Martim Sihombing Deddy Chrismianto Deddy Chrismianto Deddy Chrismianto Dewa Anjar Nyawa Dwi Winanto Hari Fantio Eko Didik Purwanto, Eko Didik Eko Sasmito Hadi Evi Handayani Evi Handayani, Evi Fadjri Prawiro Utomo Sadewo Fahrudin, Hasim Try Fakhri, Alfian Fakhryyah Santoso, Muhammad Hilaqil Fatha Makhrusyah Firmansyah Aulia Rakhman Frastiana Ramadhan Basri Furkanudin Furkanudin Galan Regatama Good Rindo Good Rindo Gritis Al hasbi MM Guguraty, Resti Apriana Guna Satriananta, Mahendra hartono yudho Hartono Yudo Hartono Yudo Hartono Yudo Hasibuan, Evi Aisah Hendra Gunawan Saputra I Made Andrean Nanda Setiawan Ibrahim, Muhammad Husein Ignasius Sihotang Imam Pujo Mulyanto Imam Pujo Mulyatno Imam Pujo Mulyatno Indradi Setiyanto Irianto, Prasetya Tomi Ishak Ari Prabowo Jaya Permana Josua Parulian Parulian Sinaga Jowis Novi B.K K Kiryanto Kiryanto . Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kurniawan Agung Santosa Kyky Ramalida Yanti Lature, Kristoper Erwat Luukfandi Lukfandi M. Aji Luhur P M. Haris Fikri Sulthoni Mahendra Guna Satriananta Metsa Aprita Amardana Mora Sombaon Dalimunthe Moriko Syahruddin Mu'afifah, Fajriyatul Mubarak, Farhan Muhamad Amar Jadid Muhammad Etandiv Bismuttantya Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Irfan Muhammad Rizqie Muhammad Saddam Hussein Muhammad Said Rinaldy Mulyono S. Baskoro Mutmainah Mutmainah Nofia Maranata Noormansyah, Faridz Aditya Norman Yasser Arrazi Novem, Dicky Putra Oceandy, Oryza Rafi Ocid Mursid Olivia Marlina Paradatu Anugra Riyanto Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik S.T., M.T. Pradana, Muhammad Daffa Sihma Prasetyo, Naufal Abdurrahman Prayitno, Yoga Hadi Prima Yosia Ginting Putra Nur Hidayat, Wahyu Qusayyi, Abdillah Ahmad R. Danu Henantyo P Raden Mas Firmansyah Bagas Pradipta Renita Wurdhani Resha Buddy Prakoso Reyhan Ardeo Nasution Rezza Alvian Santosa Rinovia Dika Anggoro Rio Wiendargo Y.S Rizal Aripin Robby Hanggara Rohmat Bagus Sucipto Rosalena Audina Ruben Josua L. Tobing Samuel Samuel Sarjito Joko Sisworo Sarjito Jokosisworo sena fadhilah agam Simanjuntak, David Nicholas Sonia Liolita Sukron Makmun Surip Prasetyo Susatyo, Fadhly Aldilas Tegar Fikri Ersaputra Tri Admono Untung Budiarto Widya Gultom Wildan Adi Nugraha Windu Suryotanjung Yudya Saddita Rokhim Zaidan, Roid Hatta