Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT MELALUI KEARIFAN LOKAL DI DESA PATOMAN, BANYUWANGI Kanom, Kanom; Niluh Ika Aprilia; Esa Riandy Cardias
SABBHATÃ YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Vol 4 No 2 (2023): SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya
Publisher : STABN Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/sabbhatayatra.v4i2.914

Abstract

Desa Patoman berada di Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi. Desa ini mendapatkan julukan “Bali Van Java” atau miniatur Bali di Banyuwangi karena kehidupan sosial budaya masyarakat Bali di Desa Patoman masih tetap seperti orang Bali pada umumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan faktor pendukung dan faktor penghambat serta untuk merumuskan strategi pengembangan pariwisata berbasis masyarakat melalui kearifan lokal di Desa Patoman, Banyuwangi. Metode analisis yang digunakan dalam tahap ini adalah metode Deskriptif Kualitatif dengan teknik analisis SWOT sebagai metode pengambilan data. Metode penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan Hasil dari penelitian ini menunjukkan faktor kekuatan paling dominan adalah penerapan sikap toleransi dan gotong royong masyarakat Desa Patoman dan faktor kelemahan yang utama adalah kekayaan kesenian belum secara optimal dimanfaatkan. Sedangkan faktor peluang tertinggi adalah adanya dukungan dari Pemerintah dan faktor ancaman utama adalah terdapat isu SARA (suku, agama dan ras). Berdasarkan analisis SWOT yang dihasilkan terdapat 5 strategi, diantaranya: 1). Strategi Terbentuknya Sanggar Seni Di Desa Patoman; 2). Strategi Meningkatkan Kerjasama Dengan Pihak Pemerintah Desa; 3). Strategi Pembentukan POKDARWIS; 4). Strategi Penyelenggaraan Event Budaya Drama Gong Di Desa Patoman; 5). Strategi Melakukan Pelatihan Dalam Pemasaran Di Sosial Media.
PENGARUH BAURAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN MENGINAP DI ASTON BANYUWANGI HOTEL & CONFERENCE CENTER Echa Novyta Permatasari; Eka Afrida Ermawati; Esa Riandy Cardias
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 9: April 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i9.780

Abstract

Tingkat occupancy room di Aston Banyuwangi Hotel & Conferencer Center dari tahun 2018 sampai dengan tahun 2023 mengalami fluktuatif. Terhitung dari 2018 ke tahun 2019 meningkat di last room nya dari 20.921 menjadi 33.865 penjualan kamar. tujuan penelitian ini adlah untuk mengetahui pengaruh Bauran Promosi terhadap keputusan menginap di Aston Banyuwangi Hotel & Conference Center. penelitian ini penulis menggunakan metode yang berjenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah nilai Fhitung sebesar 97,472 dengan signifikansi 0,000. Berdasarkan nilai tersebut dapat dilihat bahwa nilai Fhitung sebesar 97,472 > Ftabel sebesar 1,35 yang Advertising (X1), Personal Selling (X2), Sales Promotion (X3), Public Relation (X4) dan Direct Marketing (X5) secara bersama-sama atau simultan berpengaruh terhadap Keputusan Menginap (Y) dan diketahui nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Maka dapat diartikan bahwa H6 diterima, dimana Advertising (X1), Personal Selling (X2), Sales Promotion (X3), Public Relation (X4) dan Direct Marketing (X5) secara bersama-sama atau simultan berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Menginao (Y).
EVALUASI SOP TELEPHONE OPERATOR DALAM MENUNJANG KELANCARAN OPERASIONAL PADA FRONT OFFICE DEPARTMENT DI KETAPANG INDAH HOTEL BANYUWANGI Eka Afrida Ermawati; Aprilia Divi Yustita; Esa Riandy Cardias; Syifa’ Fauziyah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telephone operator is part of front office which play an important role in creating first impression through telephone communication with the guests. To ensure that the operational work well, it is very important for a telephone operator to applied SOP consistenly and effectively. The aim of this study is to evaluate implementations of trainee telephone operator SOPs in supporting the operational smoothness of Front Office Department at Ketapang Indah Hotel Banyuwangi. This study employs a qualitative method with data collection techniques including observation, interview, and documentation. The results show that the telephone operators such as response accuracy and speed, professional ethics and attitude, posture and body language, communication and language, and call handling. However, in communication and language indicator, some operators were found to be inconsistent in using formal language when interacting with the guests. These findings highlight the importance of continued training to enhance operators' formal communication skills to improve operators’ communication quality in line with the hotel service standards
Pemberdayaan Masyarakat Desa Tambong Melalui Inovasi Produk Wisata Unggulan Batik Watu Rejeng Dalam Upaya Akselerasi Desa Wisata di Kabupaten Banyuwangi Eka Afrida Ermawati; Aprilia Divi Yustita; Esa Riandy Cardias
Journal of Community Development Vol. 5 No. 3 (2025): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v5i3.1342

Abstract

Batik is one of Indonesia's cultural heritages that we must preserve. Almost all regions in Indonesia have their own distinctive batik motifs that are different from each other. Currently, there are around 5,849 batik motifs in Indonesia spread from Aceh to Papua. Banyuwangi, as a destination that has various types of tourism, has twelve typical batik motifs that represent Banyuwangi culture itself. The variety of batik motifs in Banyuwangi has motivated Tambong Village to have batik with motifs that can represent their region and also be something to buy for visitors who travel to the area. However, this desire is hampered by the lack of a distinctive motif. To overcome this problem, this community service activity provides a solution that is expected to be able to solve partner problems. One of the solutions is the creation of a batik motif that is able to represent Tambong village as one of the Ijen Geoparks, named Batik Watu Rejeng.
Synchronization of City Branding and Tourist Visit Interest using the Triple Helix Concept: The Case of Banyuwangi Rebound during the COVID-19 Pandemic Ahmadintya Anggit Hanggraito; Indira Nuansa Ratri; Esa Riandy Cardias
Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Research and Community Service Center, Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/jk.v7i2.1359

Abstract

The purpose of this study was to examine the relationship between the variable City branding and Tourist Visit Interest who have  synchronized with the triple helix concept that runs in tourism in Banyuwangi district. City branding can be one way to increase Tourist Interest. The triple helix concept that was built connects these two variables because there are many stakeholders whose roles were affected during the COVID-19 pandemic. The Banyuwangi District Government is running a city branding program as an effort to restore the various pillars built in to Triple Helix Model. The method used is a mixed-methods type embedded design. For quantitative data analysis using SEM-PLS with a sample of 37 people. Then, to interpret the results, a qualitative descriptive analysis is needed through the results of focus group discussions and in-depth interviews with business actors and academics as part of the triple helix. The study indicates that the relationship between branding image and tourist interest has a latent variability of 42.0% in the structural model test results. This variable relationship in the Banyuwangi Rebound program has with the triple helix concept, especially in the business sector and academics in practice during the COVID-19 pandemic.
Evaluasi Persepsi Wisatawan: Sejauh Mana Kualitas Pelayanan Menentukan Kepuasan di Bospro Rafting & Outbound? Esa Riandy Cardias; Putu Ngurah Rusmawan; Zebina Arruum Adenin; Eka Afrida Ermawati; Khoirunnisa Khoirunnisa; Aprilia Divi Yustita
Jurnal Media Informatika Vol. 7 No. 4 (2026): Edisi Juli - Agustus IN PRESS
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v7i4.8847

Abstract

Abstrak− Banyuwangi Outbound Sutar (BosPro) merupakan salah satu pelopor kegiatan outdoor di Songgon Banyuwangi, BosPro terletak di kaki Gunung Raung. Pada perkembangannya BosPro telah memiliki lebih dari 5 paket wisata yang dapat dinikmati para wisatawan, diantaranya rafting, tubing, outbound, camping, fun jeep, painball, gelblaster, hingga flying fox. Penelitian ini tertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan wisatawan pada BosPro. Penelitian ini disajikan secara deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh dari kuesioner yang dibagikan kepada wisatawan BosPro. Teknik analisis data menggunakan uji Instrumen, uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan wisatawan yang dibuktikan dengan nilai ????ℎ???????????????????? > ????????????????????????, yaitu 4,604 > 1,987 dengan nilai signifikan < 0,05 yaitu 0,000 < 0,05. Nilai dari uji koefisien korelasi sebesar 0,422 yang termasuk dalam tingkat hubungan sedang (cenderung kuat). Nilai dari uji koefisien determinasi sebesar 0,178 atau 17,80% sehingga dapat diketahui bahwa pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan wisatawan sebesar 17,80%.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Tambong melalui Pembuatan Kampanye Digital yang Efektif sebagai Strategi Pemasaran Produk Unggulan Desa Eka Afrida Ermawati; Aprilia Divi Yustita; Esa Riandy Cardias
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1701

Abstract

Desa Tambong, salah satu desa wisata yang berada dalam kategori berkembang di kabupaten Banyuwangi menunjukan perkembangan yang positif dalam pengelolaan potensi wisatanya. Salah satunya dalam hal pengembangan produk unggulan desa yang dapat mendukung kegiatan wisata sebagai something to buy. Beberapa produk unggulan yang dimili adalah batik watu rejeng, kerajinan tangan, roti manis daun kelor, serta jamu tradisional. Sayangnya, potensi besar ini terkendala dengan penerapan metode pemasaran yang masih konvensional, dimana produk tersebut masih dipasarkan secara offline lewat BUMDes desa. Padahal di era digital saat ini, peluang memasarkan produk lewat e commerce tentunya lebih menjanjikan karena dapat menjangkau khalayak yang lebih luas. Minimnya pengetahuan pelaku UMKM dan pengurus BUMDes tentang pemasaran digital serta tidak adanya platform e-commerce yang dimiliki BUMDes menjadi masalah yang butuh untuk segera ditangani. Menanggapi permasalahn ini, tim pengabdian Politeknik Negeri Banyuwangi skema pemberdayaan masyarakat ingin memberikan solusi permasalahan yang ada dengan mengadakan pelatihan digital marketing dan pembuatan platform e-commerce yang dapat dimanfaatkan sebagai media pemasaran produk unggulan Desa Tambong. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini untuk memberikan wawasan tentang pentingnya menguasai dan menggunakan pemasaran digital sebagai sarana promosi produk unggulan dalam era digital seperti sekarang ini, serta memberikan platform pemasaran digital yang efektif untuk digunakan BUMDes.
Pengembangan Sistem Tour Quotation Berbasis Microsoft Excel untuk Mendukung Penawaran Produk Layanan Wisata di PT X Aprilia Divi Yustita; Rosa Madinah; Masetya Mukti; Esa Riandy Cardias; Reni Nur Jannah; Eka Afrida Ermawati
Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata Vol. 9 No. 1 (2026): Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sw.v9i1.5431

Abstract

Sebagai biro perjalanan wisata, PT X menyediakan berbagai jasa layanan wisata terutama penjualan beragam paket wisata. Dalam proses operasionalnya PT X perlu untuk selalu meningkatkan kecepatan layanan termasuk dalam membuat penawaran harga (tour quotation). Permasalahan yang dialami adalah pada alat yang digunakan, yaitu telah memanfaatkan microsoft excel namun otomatisasi hanya berlaku untuk penghitungan total biaya, sedangkan komponen lain harus dicari dan diisikan secara manual. Dalam upaya meningkatkan efektivitas operasional dan mendukung kecepatan layanan, maka dikembangkan model tour quotation berbasis microsoft excel yang lebih terstruktur. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D (define, design, develop, disseminate). Hasil penelitian ini adalah sebuah model tour quotation yang terdiri dari empat sheet utama, yaitu sheet cover, input data, tour quotation, dan bank data yang saling terintegrasi. Model ini telah divalidasi oleh ahli media dengan tingkat kelayakan 99%, dan oleh ahli materi dengan tingkat kelayakan 97% dengan kategori sangat layak, serta diuji oleh pengguna dengan rata-rata penilaian 91% dan kategori sangat layak.
Preferensi Atribut Daya Tarik Wisata Kanal Salamrejo Banyuwangi: Sebuah Tinjauan Komparatif Gender Esa Riandy Cardias; Eka Afrida Ermawati; Aprilia Divi Yustita; Danang SWPJ Widakdo; Ni Made Gandhi Sanjiwani; Jefry Ivandonny Wahyu Gusti
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v8i2.12036

Abstract

Tantangan pengembangan destinasi pariwisata semakin kompleks akibat preferensi wisatawan yang tidak homogen, di mana gender menjadi salah satu faktor demografis pembeda paling mendasar dalam perilaku konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi wisatawan berdasarkan gender terhadap komponen 3A (Atraksi, Aksesibilitas, dan Amenitas) di Daya Tarik Wisata (DTW) Kanal Salamrejo. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode survei terhadap 30 responden sebagai teknik pengumpulan data utama. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan teknik analisis tabulasi silang (cross-tabulation). Hasil penelitian mengungkapkan adanya perbedaan preferensi yang signifikan antara pengunjung laki-laki dan perempuan dalam motivasi dan pemilihan aktivitas berwisata. Perbedaan preferensi ini berakar pada motivasi psikologis; wisatawan laki-laki lebih memprioritaskan pencapaian dan tantangan (active travel), sedangkan wisatawan perempuan lebih berorientasi pada relaksasi dan pengalaman bermakna (experiential travel). Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengelola DTW Kanal Salamrejo untuk menyelaraskan pembangunan komponen 3A yang akomodatif terhadap kebutuhan berbasis gender.