Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DENGAN CHANGE OF PAIRS PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI IS DI SMA NEGERI 1 BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR Arhas, Fahmi Rija; Amri, Amsal; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i4.13214

Abstract

Model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share merupakan suatu cara efektif yang dapat menciptakan variasi diskusi dalam ruangan. Penerapan cara belajar Think Pair Share saat proses belajar mampu meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mengingat informasi. Model ini menciptakan siswa lebih aktif dalam mencari dan menyampaikan setiap informasi. Penelitian ini mengangkat permasalahan perbandingan hasil belajar geografi mengunakan model kooperatif TPS dengan Change of Pairs dari kelas XI IS di SMAN I Baitussalam. Pengamatan ini bertujuan untuk menemukan perbandingan hasil belajar peserta didik memakai kedua model tersebut. Subjek pada pengamatan adalah siswa ruang XI IS1 dan ruang XI-IS2. Teknik pengamatannya dimulai dengan Pretest dan Posttest. Pengolahan dan analisis data penelitian menggunakan rumus ANOVA dan uji beda (uji-t). Hasil dari penerapan pembelajaran tersebut menunjukkan bahwa hasil belajar geografi dengan cara belajar kooperatif TPS lebih baik jika dibandingkan dengan cara belajar kooperatif Change of Pairs. Hal ini berlandaskan pada perhitungan statistik t-test dengan siswa kelas XI IS, hingga didapatkan nilai th = 2,6 dan tt = 1,68 dengan taraf signifikasi 5% dengan derajat kebebasan = 47, yaitu sesuai pada kriteria uji 2,6 1,68 hingga Ha diterima. Hal ini dapat dikatakan bahwa hasil belajar siswa geografi yang menerapkan cara belajar kooperatif tipe TPS lebih bagus jika dibandingkan dengan menerapkan cara belajar kooperatif tipe Change of Pairs.Kata Kunci : perbandingan hasil belajar, cara belajar kooperatif, model TPS, model Change of Pairs.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PROBLEM BASED LEARNING DAN SPONTANEOUS GROUP DISCUSION DALAM PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI DI SMA NEGERI 12 BANDA ACEH Maulidin, .; Amri, Amsal; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i4.13216

Abstract

Kegiatan belajar mengajar menjadikan guru sebagai contoh untuk mendukung dan membimbing siswa agar berhasil menempuh pendidik annya. Karena itu dalam proses pembelajaran guru harus menyajikan model-model pembelajaran yang berpaut pada keaktifan siswa sehingga mendapatkan hasil yang baik. Model yang baik digunakan ialah model pembelajaran Kooperatif Tipe Problem Based Learning dan Spontaneous Group Discussion. Rumusan dalam penelitian ini yaitu apakah belajar siswa yang diajarkan memakai model pembelajaran Kooperatif Tipe Problem Based Learning lebih bagus dibandingkan dengan hasil belajar dengan memakai model pembelajaran Spontaneous Group Discussion dalam mata pelajaran Geografi. Capaian penelitian ini yakni agar mengetahui apakah hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan cara pembelajaran Kooperatif Tipe Problem Based Learning lebih bagus dibandingkan dengan perolehan hasil belajar dengan menggunakan cara pembelajaran Spontaneous Group Discussion dalam pelajaran Geografi kelas XI di SMA Negeri 12 Banda Aceh. Pemeriksaan ini memakai pedekatan hitungan dengan jenis penelitian eksperimen. Jumlah data adalah semua siswa kelas XI IS di SMA Negeri 12 Banda Aceh sebanyak 74. Pegambilan data dengan cara sampling puiposive, dua kelas yaitu XI-IS I sebanyak 26 dan XI-IS II sebanyak 25. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes kepada siswa, yaitu pre-test dan post-test. Cara olahan data memakai rumus uji beda, diperoleh nilai tthitung= -1,01 ttabel =1,68 pada taraf signifikasi 0,05 dengan dk = 49 berarti thitung ttabel, akibatnya Ha ditolak. Kesimpulan dari yang di teliti yakni hasil belajar siswa yang diajarakan dengan model Kooperatif Tipe Problem Based Learning tidak lebih baik atau sama dengan hasil belajar siswa memakai model Spontaneous Group Discussion pada pelajaran geografi di SMA Negeri 12 Banda Aceh.Kata kunci: perbandingan, hasil belajar, geografi, Problem Based Learning,Spontaneous Group Discussion
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN PENGETAHUAN AYAT-AYAT ALQURAN TENTANG GEOGRAFI PADA MAHASISWA PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH Masyithah, Siti Hajril; Hasmunir, .; Amri, Amsal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i3.13208

Abstract

Allah menciptakan manusia dengan kemampuan analisis untuk mengurai rahasia di balik fenomena alam, melalui perintah bacalah ayat quraniyah maupun ayat kauniyah, kecerdasan manusia baik berupa kecerdasan intelektual, emosional, serta spiritual dapat dipicu untuk terus berkembang. Penelitian ini memiliki rumusan masalah yaitu apakah terdapat hubungan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dengan pengetahuan ayat-ayat Alquran tentang geografi pada mahasiswa jurusan pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dengan pengetahuan ayat-ayat Alquran tentang geografi pada mahasiswa jurusan pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah kuantitatif dengan jenis korelasi. Populasinya adalah mahasiswa jurusan pendidikan Geografi FKIP Unsyiah yang telah mengambil mata kuliah Geografi Agama sebanyak 65 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik slovin dan jumlah sampel sebanyak 39 mahasiswa. Pengumpulan data dengan teknik angket dan tes. Teknik pengolahan data memakai rumus koefisien korelasi ganda. Sesuai pengolahan data, hasil koefisien korelasi ganda diperoleh sebesar 0,98 pada kategori kuat dengan koefisien determinasi (r2) = 96%. Hasil uji menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan. Hal ini telah dibuktikan dengan Fhitung = 4,80 dan Ftabel = 3,26 pada taraf signifikansi () 5% dengan dkpembilang = 2 dan dkpenyebut = (39-2-1)=36 maka Fhitung Ftabel sehingga Ha diterima. Menurut temuan ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dengan pengetahuan ayat-ayat Alquran tentang geografi pada mahasiswa jurusan pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala. Saran dalam penelitian inidisusunnya diktat yang dapat menunjang sumber pengetahuan ayat-ayat Alquran tentang Geografi untuk mahasiswa.Kata Kunci: hubungan, kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, ayat Alquran tentang geografi
HUBUNGAN DUKUNGAN ORANG TUA DAN MOTIVASI DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SMA NEGERI 1 TRUMON KABUPATEN ACEH SELATAN Rasyidah, .; amri, Amsal; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i3.13205

Abstract

Dukungan orang tua adalah dimana orang tua memberi dukungan atau kesempatan kepada anak dalam mengembangkan potensi yang dimilikinya. Motivasi belajar adalah pendorong atau daya penggerak didalam kehidupan murid dimana akan mendorongnya kelangsungan dalam belajar dan terwujudnya kegiatan belajar. Judul penelitian ini adalah hubungan dukungan orang tua dan motivasi dengan hasil belajar geografi murid SMA Negeri 1 Trumon Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data yang relevan antara dukungan orang tua dan motivasi dengan hasil belajar geografi SMA Negeri 1 Trumon Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling yang dipilih secara acak tanpa memperhatikan strata dan jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan rumus Taro Yamane yaitu sebanyak 53 murid. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik angket dan dokumentasi. Hasil koefisien korelasi 0,349 pada uji hipotesis menunjukkan bahwa Fhitung lebih besar dari Ftabel yaitu, 3,40 3,19 yang berarti Ha diterima. Simpulannya diperoleh hubungan yang relevan antara dukungan orang tua dan motivasi dengan hasil belajar geografi SMA Negeri 1 Trumon Kabupaten Aceh Selatan.Kata Kunci : hubungan, dukungan orang tua, motivasi, hasil belajar geografi
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO DAN MEDIA POWERPOINT SISWA KELAS VII MTsN RUKOH BANDA ACEH Dwiyanniza, Alfina; Amri, Amsal; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i3.13196

Abstract

Alat bantu belajar digunakan untuk membantu guru dalam menyampaikan pembelajaran disebut sebagai media pembelajaran. Adapun beberapa media dalam proses pembelajaran yang memanfaatkan teknologi program aplikasi komputer adalah media video dan PowerPoint sehingga siswa mudah memahami materi yang disampaikan. Dalam penelitian ini, adapun rumusan masalahnya yakni apakah hasil belajar siswa yang menggunakan media video lebih baik dibandingkan hasil belajar siswa dengan hasil belajar yang menggunakan PowerPoint pada mata pelajaran IPS Terpadu kelas VII MTsN Rukoh Banda Aceh. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui perbandingan antara hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan video dengan yang menggunakan PowerPoint pada mata pelajaran IPS Terpadu kelas VII MTsN Rukoh Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen (experimental design). Populasinya adalah seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 163 siswa. Teknik purposive sampling digunakan dalam pengambilan sampel, menggunakan dua kelas yaitu kelas VII-1 sebanyak 28 siswa dan kelas VII-2 sebanyak 34 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan secara observasi, dokumentasi, dan pemberian tes kepada siswa, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengujian hipotesis menggunakan uji t. Hasil pengolahan data, diperoleh nilai dengan nilai berdasarkan signifikan 0,05 dengan dk = 60 sehingga diterima. Kesimpulan yang dapat diambil adalah hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan video lebih baik dibandingkan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan PowerPoint pada materi kegiatan ekonomi.Kata kunci: perbandingan, hasil belajar, media video, media PowerPoint, IPS terpadu
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM QUIZ BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 12 BANDA ACEH Afzal, Zamalun; Amri, Amsal; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.11179

Abstract

Penerapan Tipe Team Quiz atau kuis berkelompok dalam pembelajaran merupakan model pembelajaran aktif yang mana siswa dibagi kedalam tiga kelompok besar dan semua anggota bersama-sama mempelajari materi tersebut, mendiskusikan materi, saling memberi arahan, saling memberikan pertanyaan dan jawaban, setelah materi selesai disampaikan dengan menggunakan media gambar. Penelitian ini untuk mengetahui keberhasilan belajar siswa, aktiviitas guru dan siswa, keterampilan guru dan respon siswa. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Banda Aceh berjumlah 20 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar pre-test dan post-test, lembar aktivitas guru dan siswa, lembar keterampilan guru dan angket respon siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan ketuntasan individual meningkat dari 35% siklus I menjadi 70% siklus II dan 90% siklus III. Ketuntasan klasikal meningkat dari 40% pada siklus I menjadi 70% pada siklus II dan 100% pada siklus III. Jumlah aktivitas guru dan siswa meningkat dari 5 aktivitas pada siklus I menjadi 8 aktivitas pada siklus II dan 9 aktivitas pada siklus III. Keterampilan guru dengan skor 2,3 (sedang) pada siklus I menjadi 3 (baik) pada siklus II dan 3,5 (baik) pada siklus III. Sebanyak 90% siswa sangat menyenangkan dan membantu siswa dalam memahami materi pelajaran menggunakan media gambar. Berdasarkan hasil belajar siklus I, II, dan III maka dapat dikatakan bahwa penerapan model pembelajaran Tipe Team Quiz menggunakan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci: Penerapan, Tipe Team Quiz, Hasil Belajar, IPS
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII SMP NEGERI 18 BANDA ACEH Yanti, Yuli; Amri, Amsal; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.11178

Abstract

Numbered Head Together ialah model pembelajaran kooperatif pemberian nomor oleh guru kepada masing-masing peserta didik dan tugas untuk diskusi. Media audio visual merupakan unsur gambar dan suara menyampaikan bahan pembelajaran mengunakan teknologi, mesin-mesin mekanik dan elektronik. Penelitian bertujuan ini mengetahui (1) hasil peningkatanbelajar siswa Peningatan belajar siswa; (2) Kegiatan guru dan siswa; (3) Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran;dan(4) Pembelajaran Numbered Head Together berbantuan media audio visual terhadap responden siswa. Siswa kelas VII-5 SMP Negeri 18 Banda Aceh penelitian ini sebai bersubjek 26 siswa. Data dikumpulkan mengunakan (1) Lembar pre-test dan post-test; (2)Lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Lembar pengamatan keterampilan guru; dan (4) Angket respon siswa. Statistik persentase analisis deskriptif. persentase hasil penelitian bahwa (1) Persentase Individual ketuntasan pada siklus I meningkat 62% pada siklus II 73% dan pada Siklus III 92%. Klasikal Persentase ketuntasan klasikal naik dari 60% pada siklus I menjadi 70% pada siklus II dan 90% pada siklus III. (2) Jumlah aktivitas guru dan siswa meningkat dari 6 aktivitas sesuai pada siklus I menjadi 8 aktivitas sesuai pada siklus II dan 10 aktivitas sesuai pada siklus III.(3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dengan kategori sedang siklus I skor 2,57 pada siklus II kategori baik 2,85 dan pada siklus III kategori baik 3,37.(4) Pada umumnyaa setuju penerapan Numbered Head Together berbantuan media audio visual bahwa siswa sangat menyenagkan dan membantu siswa dalam materi pelajaran. Berdasarkan hasil belajar siklus I, II, dan III maka dapat dikatakan bahwa penerapan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan audio visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci: Penerapan Numbered Head Together, Audio Visual, Hasil Belajar, IPS
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES MENGGUNAKAN MEDIA ANIMASI AUDIOVISUAL DENGAN SOFTWARE GOANIMATE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA SMP NEGERI 1 PEUKAN BADA Iskandar, Wido; Kamaruddin, Thamrin; Amri, Amsal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.11176

Abstract

Software Goanimate adalah software gratis berbasis online yang dirancang dengan fitur-fitur animasi yang menarik. Goanimate dapat digunakan dalam bentuk presentasi berformat video, dengan menggunakan goanimate presentasi dapat dibuat se-kreatif mungkin dengan menggunakan berbagai karakter, latar belakang musik dan alur cerita yang berbeda. Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui (1) Peningkatan dalam hasil belajar siswa; (2) Aktivitas pembelajaran guru dan siswa; (3) Keterampilan guru mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa setelah proses pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran examples non examples menggunakan media solfware animasi goanimate. Populasi dalam penelitian yaitu siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Peukan Bada sejumlah 158 siswa sedangkan sampel yang diteliti yaitu siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Paukan Bada sejumlah 25 siswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan (1) Perangkat tes (pre-test dan post-test); (2) Instrumen pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Instrumen pengamatan keterampilan guru; dan (4) Angket respon siswa. Analisis data dengan statistik deskriptif persentase. Hasil yang diperoleh dari penelitian (1) Hasil ketuntasan individual pada siklus I sebesar 40% meningkat pada siklus II sebesar 72% meningkat pada siklus III menjadi 88%. Hasil ketuntasan klasikal yang diperoleh pada siklus I sebesar 40% meningkat 60% pada siklus II dan 90% pada siklus III. (2) Hasil pengamatan aktivitas guru dan siswa 4 aktivitas yang sesuai pada siklus I meningkat menjadi 7 aktivitas sesuai pada siklus II dan 8 aktivitas sesuai di siklus III. (3) Keterampilan guru dari hasil pegamatan 2,3 kategori sedang pada siklus I menjadi 2,8 kategori baik pada siklus II dan 3,2 kategori baik pada siklus III. (4) Respon siswa sebanyak 90% siswa setuju dengan penerapan model pembelajaran examples non examples menggunakan animasi software goanimate menyenangkan dan membantu siswa memahami materi pembelajaran.Kata Kunci: Penerapan , Examples Non Examples, Software Goanimate, Hasil belajar, IPS
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR GEOGRAFI SISWA BERASRAMA DAN NON ASRAMA DI KELAS XI IPS SMA ISLAM TERPADU AL-FITYAN ACEH BESAR Usrah, Vergi Raudatul; Amri, Amsal; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10783

Abstract

Penelitan ini dilakukan pada SMA Islam Terpadu Al-Fityan Kabupaten Aceh Besar. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan prestasi belajar siswa yang berasrama dan siswa non asrama dalam mata pelajaran geografi pada kelas XI IPS SMA Islam Terpadu Al-Fityan. Hipotesis dalam penelitan ini adalah prestasi belajar geografi siswa berasrama lebih tinggi dari pada siswa non asrama di SMA Islam Terpadu Al-Fityan Aceh Besar. Pendekatan dalam penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif bentuk penelitan komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Islam Terpadu Al-Fityan yang berjumlah 43 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian tes sebanyak 25 soal pilihan ganda dan 5 soal uraian, yaitu memberikan soal yang sama kepada siswa yang berasrama dan siswa non asrama. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil pengolahan data penelitian diperoleh thitung = 3,01 dn ttabel = 1,68 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 41, artinya thitung ttabel sehingga Ha diterima. Dapat diambil simpulan yaitu prestasi belajar mata pelajaran Geografi siswa berasrama lebih tinggi dibandingkan dengan prestasi belajar peserta didik non asrama pda sswa kelas XI IPS SMA Islam Terpadu Al-Fityan Aceh Besar.Kata Kunci: perbandingan, prestasi belajar, berasrama, non asrama, geografi
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE DENGAN MODEL PEMBELAJARAN POSTER COMMENT PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI SISWA KELAS X IS DI SMA NEGERI 1 NAGAN RAYA NAGAN RAYA Ningsih, Sri Arimbi; Abdi, Abdul Wahab; Amri, Amsal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10780

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar Geografi dengan model pembelajaran Picture And Picture lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Poster Comment terhadap peserta didik kelas X IS di SMA Negeri 1 Nagan Raya. Hipotesis penelitian adalah hasil belajar Geografi dengan menggunakan model pembelajaran Picture and Picture lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Poster Comment disekolah SMA Negeri 1 Nagan Raya. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam bentuk penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMA yang berjumlah 214 peserta didik. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling, diambil hanya dua kelas yakni kelas X IS 1 sebanyak 26 peserta didik dan kelas X IS 2 sebanyak 24 peserta didik. Teknik pengumpulan data berupa pemberian test kepada peserta didik, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil pengolahan data penelitian diperoleh thitung = 13,55 dan ttabel = 1,68 padataraf signifikansi 5% dengan dk = 48, artinya thitung ttabel sehingga Ha diterima. Simpulan yang dapat diambil dari penelitian yaitu hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Picture and Picture lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Poster Comment pada mata pelajaran geografi kelas X IS SMA Negeri 1 Nagan Raya.Kata Kunci : perbandingan, hasil belajar, Picture And Picture, Poster Comment, geografi