Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAVI UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI KELAS X-IS 1 SMA NEGERI 5 BANDA ACEH Yusriadi, .; Abdi, Abdul Wahab; Amri, Amsal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas siswa dalam dimensi kognitif, afektif, dan psikomotor pada pembelajaran geografi melalui implementasi pendekatan SAVI. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 5 Banda Aceh Tahun Ajaran 2015/2016 yang berjumlah 245 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X-IS 1 yang berjumlah 28 orang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian pre experimental design, dan dengan desain one-shot case study. Pengumpulan data menggunakan tes tertulis, angket, dan lembar observasi. Pengolahan data menggunakan statistik deskriptif persentase dan uji normal gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan SAVI dapat meningkatkan kreativitas siswa dalam dimensi kognitif, afektif, dan psikomotor pada pembelajaran geografi. Rerata dari dimensi kognitif, afektif, dan psikomotor mengalami peningkatan dari tahap I ke tahap II dan dari tahap II ke tahap III. Dimensi kognitif pada tahap I memperoleh nilai rata-rata sebesar 52%, tahap II 65%, dan tahap III 82%. Uji normal gain dimensi kognitif tahap I ke tahap II sebesar 0,271 dengan klasifikasi gain rendah, sedangkan tahap II ke tahap III sebesar 0,486 dengan klasifikasi gain sedang. Dimensi afektif pada tahap I memperoleh nilai rata-rata sebesar 70%, tahap II 73%, dan tahap III 76%. Uji normal gain dimensi afektif tahap I ke tahap II sebesar 0,100 dengan klasifikasi gain rendah, sedangkan tahap II ke tahap III sebesar 0,111 dengan klasifikasi gain rendah. Dimensi psikomotor pada tahap I memperoleh nilai rata-rata sebesar 53%, tahap II 57%, dan tahap III 83%. Uji normal gain dimensi psikomotor tahap I ke tahap II sebesar 0,085 dengan klasifikasi gain rendah, sedangkan tahap II ke tahap III sebesar 0,605 dengan klasifikasi gain sedang.
HUBUNGAN KONSEP DIRI DAN GAYA BELAJAR DENGAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNSYIAH Ilianti, .; Hasmunir, .; Amri, Amsal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.430

Abstract

Penelitian yang berjudul Hubungan Konsep Diri dan Gaya Belajar dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah.Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah hubungan konsep diri dan gaya belajar dengan prestasi akademik mahasiswa program studi pendidikan geografi FKIP Unsyiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri dan gaya belajar dengan prestasi akademik mahasiswa program studi pendidikan geografi FKIP Unsyiah. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi pendidikan geografi FKIP Unsyiah yang masih aktif, sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 45 mahasiswa. Pengambilan sampel dengan teknik Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi.Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi ganda, koefisien determinasi berganda, korelasi product moment, uji t, koefisien korelasi ganda, danuji F. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh nilai (r) antara konsep diri dengan prestasi akademik mahasiswa program studi pendidikan geografii FKIP Unsyiah adalah 0,74 yang berarti terdapat korelasi yang kuat, dan nilai (r) antara gaya belajar dengan prestasi akademik mahasiswa program studi pendidikan geografi adalah 0,52 yang berarti terdapat korelasi yang sedang, selanjutnya nilai (R) antara konsep diri dan gaya belajar dengan prestasi akademik mahasiswa program studi pendidikan geografi FKIP Unsyiah adalah 0,43 yang berarti terdapat korelasi yang sedang. Nilai koefisien determinasi ganda yang diperoleh dari hasil perhitungan adalah 0,19 atau 19 %. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa FhitungFtabelatau 3,19 2,83, yaitu tolak H0, atinya terdapat hubungan yang signifikan antara konsep diri dan gaya belajar dengan prestasi akademik mahasiswa program studi pendidikan geografi FKIP Unsyiah
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN RODA KEBERUNTUNGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 7 BANDA ACEH Munazar, Fiki; Kamaruddin, Thamrin; Amri, Amsal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.425

Abstract

Strategi pembelajaran roda keberuntungan merupakan teknik pembelajaran dengan menggunakan alat peraga sebuah lingkaran yang terbagi menjadi beberapa sektor dan pada setiap sektornya berisi pertanyaan, roda tersebut akan diputar untuk menentukan pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan hasil belajar; (2) aktivitas guru dan siswa; (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan (4) respon siswa setelah proses pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran Roda Keberuntungan. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-4 SMPN 7 Banda Aceh yang berjumlah 30 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar siswa, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan belajar siswa secara individual pada siklus I sebesar 73,3 % dan meningkat pada siklus II menjadi 93,3 %, persentase ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 60 % dan meningkat menjadi 90 % pada siklus II. Aktivitas guru dan siswa antara siklus I sampai siklus II telah mencerminkan penerapan strategi pembelajaran Roda Keberuntungan, Presentase kesesuaian aktivitas guru dan siswa pada siklus I sebesar 63,6 % dan meningkat menjadi 90,9 % pada siklus II. Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran menggunakan strategi roda keberuntungan mengalami peningkatan, pada siklus I dikategorikan baik dengan skor rata-rata 2,7, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 3,2 dengan kategori baik. Respon siswa terhadap strategi pembelajaran Roda Keberuntungan dapat dikatakan baik. Sebesar 96,6 % dari 30 siswa berpendapat bahwa melalui pembelajaran roda keberuntungan dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pengelolaan sumber daya alam dan 96,6 % siswa juga menjawab bahwa pembelajaran Roda Keberuntungan ini menarik.