Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SAINSTEK

DETEKTOR PANAS NIRKABEL UNTUK MONITORING KEBAKARAN HUTAN BERBASIS MIKROKONTROLER Rahyul Amri
Sainstek (e-Journal) Vol. 2 No. 2 (2014)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan suatu pembuatan detektor panas nirkabel dengan modul pengiriman data dengan sistem pemantauan jarak jauh untuk stasiun monitoring kebakaran hutan. Sistem ini terdiri atas empat komponen utama sensor suhu LM35, modul pemancar HX2262, modul penerima HX2272 dan mikrokontroler AT Mega8. Sistem pengiriman data yang digunakan dalam modul ini adalah sistem FSK (Frekeunsi Shift Keying ). Sensor suhu LM35 memiliki karakterisasi linier kenaikan suhu sebesar 1 o C maka nilai tegangan keluaran akan naik sebesar 10 mV. Program yang digunakan merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang mudah dimengerti. Program ini akan dikompile ke dalam mikrokontroler menggunakan Downloader dan dibantu dengan software AVR Studio 4. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pada saat dilakukan pengujian pada suhu 50 o C diperoleh waktu sekitar 20-30 detik untuk mengirim data ke modul penerima dengan jarak 100 meter dan memiliki amplitudo sebesar 1.6 cm dalam kondisi Low dan dalam kondisi High amplitudo naik 2 cm yang dapat dilihat di osiloskop. Modul ini akan mendeteksi panas di sekelilingnya dan apa bila ada suhu yang melebihi suhu referensi 50 o C yang telah diset di dalam program bascom maka modul pemancar akan mengirimkan data ke udara dan akan ditangkap oleh modul penerima sehingga dapat ditampilkan di monitor .
PENJEJAKAN POSISI SUMBER BUNYI MENGGUNAKAN INTERAURAL TIME DIFFERENCE DAN CROSS CORRELATION Rahyul Amri
Sainstek (e-Journal) Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interaural Time Difference ( ITD ) digunakan pada sistem pendengaran manusia untuk menentukan posisi sumber bunyi pada bidang horizontal. Implementasi ITD pada sistem robotik diharapkan akan membuat robot tsb mampu mendeteksi posisi dan menjejak sumber bunyi mendekati kemampuan manusia. Pada percobaan robot disimulasikan dengan sebuah sistem penjejak yang mempunyai sistem pendeteksi dan sistem penggerak. Sistem pendeteksi mendeteksi posisi sumber bunyi dan nilai posisi diberikan ke sistem penggerak, selanjutnya sistem penggerak akan bergerak sesuai dengan besar nilai yang diberikan. Dari hasil percobaan yang dilakukan kemampuan sistem untuk mendeteksi posisi mempunyai akurasi rata-rata 91.4 % dan waktu reaksi mengikuti / menjejak sumber bunyi adalah 1 - 2 dtk.