Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Effect of ginger water therapy on reducing menstrual pain in female nursing students: An experimental study Pambudi, Amrih Prasetyo Tri; Adiutama , Novian Mahayu; Fauziah, Wardah
Indonesian Nursing Journal Vol. 1 No. 1 (2023): July
Publisher : Program Studi Keperawatan, Politeknik Negeri Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/inj.v1i1.135

Abstract

Background: Women often complain of painful periods before or during menstruation. Plants that are believed to relieve pain include ginger (Zingiber Officinale Rose), whose rhizomes have analgesic, antipyretic, and anti-inflammatory properties. Purpose: To determine the effect of ginger water therapy on reducing menstrual pain in nursing students. Methods: This research was conducted on nursing students at Politeknik Negeri Subang using a quasi-experimental research design with a pre-post-test design with control group. The stratified random sampling was used with the number of respondents at 30 divided into two groups: a 15-person intervention group and a 15-person control group. Data were collected using the Numeric Rating Scale (NRS) pain scale. Results: The study found that the mean pre-treatment menstruation pain scale was 5.27 for the intervention group and 4.73 for the control group, and the mean post-treatment menstruation pain scale was 1.93 for the intervention group and 4.00 for the control group. Data analysis obtained a p-value of <0.001 (0.05), indicating that there was an effect of ginger water therapy on reducing the menstrual pain scale. Conclusion: These findings have verified the initial possibility of ginger's efficacy in reducing menstrual pain, although it should be given to women with mild-moderate menstrual pain. We strongly recommend further research with larger numbers of patients on the efficacy and protection of different doses of ginger.
Risk factor analysis for urinary tract infection in outpatients at a hospital in Subang, Indonesia Reginawati, Serli; Fauziah, Wardah; Minanton, Minanton
Indonesian Nursing Journal Vol. 1 No. 1 (2023): July
Publisher : Program Studi Keperawatan, Politeknik Negeri Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/inj.v1i1.137

Abstract

Background: Urinary Tract Infection (UTI) is considered an infectious disease with a high incidence rate; this is due to the individual’s lifestyle, which is a factor in the occurrence of UTI. To reduce the incidence of UTI, it can be done by knowing the risk factors that can influence the occurrence of UTI with individual awareness and practicing good habits. Purpose: to analyze the risk factors for urinary tract infection in outpatients. Methods: This research used quantitative research with a cross-sectional design that has been carried out on 89 patients who came for treatment at the Urology Polyclinic at RSUD Subang, using purposive sampling through a questionnaire on risk factors and symptoms of UTI, and then the data was analyzed using multiple linear regression tests. Results: The results of the study found that there is a relationship between age, gender, urinary retention habits, genital hygiene, and drinking habits and the incidence of UTI, with a P-value of 0.000 (P < 0.05). Conclusion: Age, gender, urinary retention habits, genital hygiene, and water drinking habits are risk factors for urinary tract infections both independently and simultaneously. Screening for UTI in outpatients, Geriatric age, female gender, urinary retention habits, bad genitourinary tract hygiene, and less water intake should be adopted.
Depression and meaning of life in junior high school-going adolescents: A descriptive study Aprilia, Andini Rosa; Agustina, Habsyah Saparidah; Fauziah, Wardah
Indonesian Nursing Journal Vol. 1 No. 1 (2023): July
Publisher : Program Studi Keperawatan, Politeknik Negeri Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/inj.v1i1.138

Abstract

Background: Depression is one of the mental health disorders that has increased very significantly every year. As many as 280,000,000 people experience depression worldwide. Depression can occur in adolescents who are characterized by having a less meaningful life.. Purpose: To determine the picture of Depression and the meaning of life in junior high school-going adolescents. Methods: A descriptive study using a cross-sectional approach was conducted at SMPN (Junior High School) 1 Kalijati in Subang City, with a population of 78, 9th grade students, and used cluster random sampling. This study used two measuring instruments, namely the Scale of Life Meaningfulness, consisting of 36 items, and the Beck Depression Inventory-II version of Indonesian, consisting of 21 items. The data are presented as a frequency distribution and percentage. Results: The level of meaningfulness of life is nearly half in the moderate and high categories, respectively, for as many as 24 respondents (30.77%). Almost half of the adolescents (49%) had mild symptoms of depression. Conclusion: The findings contribute to knowledge about the meaningfulness of life in adolescents and depression in adolescents. Junior high school-going adolescents have peer pressure, academic expectations, and body changes. This factor may potentially influence adolescent psychological health and requires future research.
PEMERIKSAAN KESEHATAN JANTUNG DALAM RANGKA PENGEMBANGAN APLIKASI SCREENING JANTUNG BERBASIS ANDROID Fauziah, Wardah; Fauziyah, Nuridha; Agustina, Habsyah Saparidah; Rahayu, Slamet; Adiutama, Novian Mahayu; Handayani, Fitri; Yanti, Shella Sucy
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 3 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v6i3.15287

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi screening jantung berbasis Android yang memanfaatkan data hasil pemeriksaan kesehatan jantung serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap deteksi dini penyakit jantung. Kegiatan ini menggunakan metodologi yang terdiri dari lima tahap utama: (1) identifikasi kebutuhan, (2) desain aplikasi, (3) pengumpulan data pemeriksaan kesehatan jantung, (4) pengujian dan validasi aplikasi, serta (5) pelatihan dan implementasi di masyarakat. Hasil pemeriksaan terhadap 500 partisipan menghasilkan data komprehensif mengenai profil risiko kardiovaskular pada populasi berisiko tinggi, termasuk faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, obesitas, dan kebiasaan merokok. Berdasarkan data tersebut, sebuah aplikasi screening jantung akan segera dikembangkan dengan memanfaatkan algoritma machine learning untuk menganalisis faktor risiko dan memberikan prediksi serta rekomendasi personalisasi terkait kesehatan jantung. Aplikasi ini nantinya juga menyediakan fitur pengingat pemeriksaan kesehatan dan diharapkan dapat terintegrasi dengan sistem kesehatan nasional. Diharapkan, aplikasi yang akan dikembangkan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit jantung, serta berkontribusi pada penurunan angka kematian dan morbiditas akibat penyakit kardiovaskular di masa mendatang.
PEMBENTUKAN SI KAYA (SIMPATISAN KADER BERDAYA) UNTUK MENGELOLA DARA SI LESTI (DIABETES, ASAM URAT, HIPERTENSI, DAN KOLESTEROL TINGGI) PADA LANSIA BINAAN PUSKESMAS Adiutama, Novian Mahayu; Fauziah, Wardah; Ferdian, Nurizzi Rifqi
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 3 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v6i3.14925

Abstract

Penuaan menyebabkan perubahan anatomis-fisiologis dan biokimia sehingga akan menurunkan fungsi organ seperti jantung, pankreas, dan sistem metabolisme yang tentunya berdampak pada beberapa penyakit kronis. Penyakit kronis yang sering diderita lansia yaitu diabetes, asam urat, hipertensi, dan kolesterol tinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk kader masyarakat yang beranggotakan 15 orang dan bertugas untuk membantu mengelola penyakit Diabetes, Asam Urat, Hipertensi, dan Kolesterol Tinggi (DARA SI LESTI) pada lansia. Kelompok kader tersebut dinamakan “SI KAYA” (Simpatisan Kader Berdaya) yang keberlanjutannya akan dikelola oleh Puskesmas Rawalele sebagai mitra kegiatan. Kegiatan pengabdian masyarajat ini melaksanakan 3 kegiatan, yaitu pelatihan teknik pemeriksaan kesehatan sederhana, teknik pemberian terapi deep breathing relaxation, dan teknik pemberian terapi kognitif. Setelah dilakukan serangkaian kegiatan ditemukan bahwa tingkat keterampilan Kader SI KAYA dalam memeriksa kesehatan lansia yang meliputi tekanan darah, kadar kolesterol, asam urat, dan gula darah mengingkat secara signifikan setelah mengikuti kegiatan ini (p=0,034). Keterampilan Kader SI KAYA dalam memberikan terapi deep breathing relaxation dan terapi kognitf kepada lansia juga meningkat secara signifikan, masing-masing dengan nilai signifikansi sebesar 0,041 dan 0,002. Dengan terbentuknya Kader SI KAYA ini, mitra dapat dengan mudah memantau status kesehatan lansia di wilayah kerjanya melalui pemeriksaan kesehatan rutin yang dilakukan oleh kader SI KAYA
Description of Nutritional Knowledge of Mothers Who Give Birth to Low Birth Weight Babies and Non-Low Birth Weight Babies at Tidar Hospital, Magelang Chomsatun, Chomsatun; Sulistiani, Ria Purnawian; Handasari, Erma; Jauharany, Firdananda Fikry; Fauziah, Wardah; Marianthi, Dewi
Journal Keperawatan Vol. 3 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58774/jourkep.v3i2.91

Abstract

Background: The impact of babies with the Low Birth Weight (LBW) category in the long term can have a risk of experiencing respiratory disorders, infections, and even death. The incidence of LBW can be influenced by gestational age of less than 37 weeks, maternal age of less than 20 years or more than 35 years, pregnancy spacing, maternal occupation, and maternal nutritional knowledge. Purpose:  Describe the nutritional knowledge of mothers who give birth to LBW and non-LBW babies at Tidar Hospital Magelang Methods: This type of research is descriptive with a Cross Sectional research design. The study population was mothers who gave birth in April 2022 at Tidar Hospital, Magelang. The sampling method was carried out using the total sampling technique with a total of 20 respondents. Primary data collection techniques include filling out questionnaires and interviewing respondents directly. Results: The number of mothers who are included in the category of having LBW babies is 3 people (15%) and mothers with the category of Non-LBW Babies are 17 people (85%). The nutritional knowledge of mothers with the category of LBW babies has a good, sufficient, and less score which is evenly distributed, namely 1 respondent each. While those who are Non-LBW have a good score of 13 respondents, a sufficient score of 1 respondent, and a less score of 3 respondents. Conclusion: Mothers who give birth to babies in the non-LBW category have better nutritional knowledge than mothers who give birth to babies in the LBW category.
PEMBENTUKAN SI KAYA (SIMPATISAN KADER BERDAYA) UNTUK MENGELOLA DARA SI LESTI (DIABETES, ASAM URAT, HIPERTENSI, DAN KOLESTEROL TINGGI) PADA LANSIA BINAAN PUSKESMAS Adiutama, Novian Mahayu; Fauziah, Wardah; Ferdian, Nurizzi Rifqi
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penuaan menyebabkan perubahan anatomis-fisiologis dan biokimia sehingga akan menurunkan fungsi organ seperti jantung, pankreas, dan sistem metabolisme yang tentunya berdampak pada beberapa penyakit kronis. Penyakit kronis yang sering diderita lansia yaitu diabetes, asam urat, hipertensi, dan kolesterol tinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk kader masyarakat yang beranggotakan 15 orang dan bertugas untuk membantu mengelola penyakit Diabetes, Asam Urat, Hipertensi, dan Kolesterol Tinggi (DARA SI LESTI) pada lansia. Kelompok kader tersebut dinamakan “SI KAYA” (Simpatisan Kader Berdaya) yang keberlanjutannya akan dikelola oleh Puskesmas Rawalele sebagai mitra kegiatan. Kegiatan pengabdian masyarajat ini melaksanakan 3 kegiatan, yaitu pelatihan teknik pemeriksaan kesehatan sederhana, teknik pemberian terapi deep breathing relaxation, dan teknik pemberian terapi kognitif. Setelah dilakukan serangkaian kegiatan ditemukan bahwa tingkat keterampilan Kader SI KAYA dalam memeriksa kesehatan lansia yang meliputi tekanan darah, kadar kolesterol, asam urat, dan gula darah mengingkat secara signifikan setelah mengikuti kegiatan ini (p=0,034). Keterampilan Kader SI KAYA dalam memberikan terapi deep breathing relaxation dan terapi kognitf kepada lansia juga meningkat secara signifikan, masing-masing dengan nilai signifikansi sebesar 0,041 dan 0,002. Dengan terbentuknya Kader SI KAYA ini, mitra dapat dengan mudah memantau status kesehatan lansia di wilayah kerjanya melalui pemeriksaan kesehatan rutin yang dilakukan oleh kader SI KAYA
PEMERIKSAAN KESEHATAN JANTUNG DALAM RANGKA PENGEMBANGAN APLIKASI SCREENING JANTUNG BERBASIS ANDROID Fauziah, Wardah; Fauziyah, Nuridha; Agustina, Habsyah Saparidah; Rahayu, Slamet; Adiutama, Novian Mahayu; Handayani, Fitri; Yanti, Shella Sucy
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi screening jantung berbasis Android yang memanfaatkan data hasil pemeriksaan kesehatan jantung serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap deteksi dini penyakit jantung. Kegiatan ini menggunakan metodologi yang terdiri dari lima tahap utama: (1) identifikasi kebutuhan, (2) desain aplikasi, (3) pengumpulan data pemeriksaan kesehatan jantung, (4) pengujian dan validasi aplikasi, serta (5) pelatihan dan implementasi di masyarakat. Hasil pemeriksaan terhadap 500 partisipan menghasilkan data komprehensif mengenai profil risiko kardiovaskular pada populasi berisiko tinggi, termasuk faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, obesitas, dan kebiasaan merokok. Berdasarkan data tersebut, sebuah aplikasi screening jantung akan segera dikembangkan dengan memanfaatkan algoritma machine learning untuk menganalisis faktor risiko dan memberikan prediksi serta rekomendasi personalisasi terkait kesehatan jantung. Aplikasi ini nantinya juga menyediakan fitur pengingat pemeriksaan kesehatan dan diharapkan dapat terintegrasi dengan sistem kesehatan nasional. Diharapkan, aplikasi yang akan dikembangkan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit jantung, serta berkontribusi pada penurunan angka kematian dan morbiditas akibat penyakit kardiovaskular di masa mendatang.
Pengembangan dan Pengujian Aplikasi Skrining Jantung Berbasis Android sebagai Upaya Promotif dan Preventif Terhadap Serangan Jantung Fauziah, Wardah; Fauziyah, Nuridha; Minanton, Minanton; Agustina, Habsyah Saparidah; Rahayu, Slamet; Nirwana, Bayu; Yanti, Shella Sucy
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i6.18282

Abstract

ABSTRACT Early detection of heart attack risk is essential to prevent high morbidity and mortality rates. An Android-based Heart Screening Application is proposed to help patients understand and manage their risk, reducing heart attack incidents through accessible and user-friendly technology. This study aims to develop and evaluate a heart disease screening application that allows users to independently assess their heart disease risk. The application was developed using the Waterfall methodology, including analysis, design, implementation, and testing. Testing utilized a mixed-methods embedded approach, with quantitative data gathered from surveys of 75 respondents to evaluate usability, quality, and user satisfaction, and qualitative data collected through interviews to explore user experiences and perceptions. A heart screening application was created featuring a heart disease risk test and recommendations based on test results. Quantitative findings showed 98% of respondents were satisfied with the app’s design and system, 97% found it helpful for heart disease risk detection, and 91% reported it encouraged healthier lifestyle changes. However, 86% expressed concerns regarding personal data security. Qualitative data supported these results, with respondents noting ease of use and access flexibility as major advantages, though concerns about potential data breaches highlight an area needing improvement. The application successfully raised public awareness and capability in detecting and monitoring heart disease risk, though enhanced data security is needed to improve user trust in the future. Keywords: Screening Application, Heart Disease, Mixed-Methods, User Satisfaction, Waterfall   ABSTRAK Deteksi dini risiko serangan jantung diperlukan untuk mencegah morbiditas dan mortalitas tinggi. Aplikasi Skrining Jantung berbasis Android diusulkan untuk membantu pasien memahami dan mengelola risiko serta mengurangi kejadian serangan melalui teknologi yang mudah diakses dan digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi aplikasi skrining penyakit jantung yang memungkinkan masyarakat melakukan pengecekan risiko penyakit jantung secara mandiri. Pengembangan aplikasi skrining jantung menggunakan metode Waterfall, terdiri dari analisis, desain, implementasi dan pengujian. Untuk pengujian aplikasi tersebut menggunakan desain mixed-methods dengan pendekatan embedded mencakup pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 75 responden untuk mengevaluasi kegunaan, kualitas, dan kepuasan pengguna, serta pendekatan kualitatif melalui wawancara untuk menggali pengalaman dan persepsi pengguna. Terbentuk aplikasi skrining jantung dengan fitur utama yaitu tes risiko penyakit jantung dan rekomendasi dari hasil tes. Hasil kuantitatif menunjukkan bahwa 98% responden merasa puas dengan desain dan sistem aplikasi, 97% menyatakan aplikasi membantu dalam mendeteksi risiko penyakit jantung, dan 91% melaporkan aplikasi mendorong perubahan gaya hidup lebih sehat. Namun, 86% responden mengungkapkan kekhawatiran terhadap keamanan data pribadi. Data kualitatif mendukung hasil kuantitatif, di mana responden menyatakan kemudahan penggunaan dan fleksibilitas akses sebagai keunggulan utama aplikasi. Namun, kekhawatiran terhadap potensi kebocoran data menjadi isu yang memerlukan perhatian lebih lanjut.Aplikasi ini berhasil meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mendeteksi dan memantau risiko penyakit jantung, meskipun diperlukan peningkatan pada aspek keamanan data untuk meningkatkan kepercayaan pengguna di masa depan. Kata Kunci: Aplikasi Skrining, Penyakit Jantung, Mixed-Method, Kepuasan Pengguna, Waterfall
THE RELATIONSHIP BETWEEN FAMILY SUPPORT AND IDWG VALUES IN CKD PATIENTS UNDERGOING HEMODIALYSIS Nurfarida, Dian; Adiutama, Novian Mahayu; Fauziah, Wardah
Journal of Vocational Nursing Vol. 5 No. 2 (2024): OCTOBER 2024
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jovin.v5i2.58434

Abstract

Introduction: Every month's regular menstrual cycle should ideally span 21-35 days.  The menstrual cycle is influenced by several factors, namely stress levels and sleep quality. Menstrual cycle disorders indicate metabolic and endocrine system irregularities. The impact that often occurs due to menstrual cycle disorders is infertility and difficulty identifying the fertile period. The purpose of the study was to determine the relationship between stress levels and sleep quality with the menstrual cycle in seventh-semester nursing students at Universitas Muhammadiyah Lamongan. Methods: This research design uses correlation analytics with a cross-sectional approach using a simple random sampling technique with a sample of 111 respondents. Measured using the Depression Anxiety Stress Scale questionnaire sheet for stress levels and the Pittsburgh Sleep Quality Index questionnaire for sleep quality. After tabulating the data and analyzing it using the Spearmen Rank test. Results: This study showed that almost half of 45 female students (38.7%) experienced mild stress and more than half of the 60 female students (54.1%) had poor sleep quality.  Conclusions: Based on the results of the analysis using the Spearmen rank test, the value of p = 0.000, where p <0.05 means that there is a relationship between stress levels and sleep quality with the menstrual cycle in nursing students in semester VII of Universitas Muhammadiyah Lamongan. Based on this research, it is expected that female students can reduce stress, get enough sleep 7-8 hours, diet, and control weight so that the menstrual cycle returns to normal.