Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Sains Medisina

Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Dry Shampoo Anti Ketombe Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) Hadhrianor, Hadhrianor; Malahayati, Siti; Alawiyah, Tuti; Budi, Setia
Sains Medisina Vol 2 No 2 (2023): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v2i2.311

Abstract

Ketombe terjadi pada 50% populasi orang dewasa di seluruh dunia dan banyak terjadi pada pria daripada wanita. Daun sirsak (Annona muricata L.) adalah salah satu tanaman yang mudah hidup di bagian tropis. Bagian tanaman yang sering digunakan adalah pada daun karena memiliki banyak khasiat bagi kulit, dan daun sirsak memiliki kandungan senyawa alkaloid, tanin, saponin, dan flavonoid yang memiliki fungsi sebagai antijamur. Berdasarkan latar belakang di atas, maka peneliti tertarik untuk membuat formulasi dan evaluasi sediaan dry shampoo anti ketombe ekstrak daun sirsak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui formulasi yang optimal dan pengaruh variasi konsentrasi berdasarkan hasil evaluasi fisikokimia sediaan dry shampoo anti ketombe ekstrak daun sirsak. Eksperimental laboratorium dengan menggunakan metode quasy-experimental tanpa kelompok kontrol dengan menggunakan rancangan one-group posttest only design. Variasi konsentrasi etanol 70% berpengaruh secara signifikan terhadap daya sebar semprotan, pH, dan waktu kering sediaan. Kedua formula telah memenuhi syarat uji organoleptis dan homogenitas. Berdasarkan hasil evaluasi, formula yang lebih optimal adalah formula 2 karena hasil evaluasi daya sebar semprotan, pH, dan waktu kering mendekati nilai tengah tiap syarat yang ditentukan. Variasi konsentrasi etanol 70% tidak menunjukkan perbedaan signifikan terhadap organoleptis dan homogenitas, tetapi menunjukkan perbedaan signifikan terhadap daya sebar, pH, dan waktu kering, serta formula yang optimal adalah formula 2.
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Gel Cleanser Ekstrak Bunga Melati (Jasminum sambac) Sebagai Antijerawat Claudia, Yovi; Malahayati, Siti; Melviani
Sains Medisina Vol 3 No 3 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i3.635

Abstract

Jerawat atau acne vulgaris merupakan peradangan kronis pada kulit dengan patogenesis kompleks. Pencegahan jerawat dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan kulit wajah dengan menggunakan cleanser sebagai langkah awal untuk membersihkan wajah dari paparan debu, kotoran kosmetik pada kulit. Kandungan zat aktif cleanser salah satunya bunga melati yang memiliki kandungan eugenol dan linaloon sebagai antibakteri penyebab jerawat. Tujuan penelitian ini memformulasikan dan menganalisis pengaruh konsentrasi Karbopol terhadap hasil evaluasi fisik dan kimia formulasi sediaan gel cleanser yang optimal. Metode yang digunakan quasi experimental dengan rancangan penelitian onegrup posttest-only, evaluasi fisik sediaan meliputi uji organoleptik, daya sebar, pH, daya busa, homogenitas dan viskositas. Hasil evaluasi dari keempat formulasi sediaan gel cleanser ekstrak bunga melati (Jasminum sambac), variasi konsentrasi Karbopol mempengaruhi hasil evaluasi fisik dan kimia sediaan gel cleanser. Hasil evaluasi organoleptik formula IV memenuhi spesifikasi, daya sebar formula IV memenuhi spesifikasi rentang 5-7 cm, pH formula I, II, III dan IV memenuhi spesifikasi rentang 4,5-7, daya busa I, II, III dan IV memenuhi spesifikasi rentang 3-10 cm, homogenitas I, II, III dan IV memenuhi spesifikasi homogen dan pada viskositas formula IV memenuhi spesifikasi rentang 2000-4000 cps. Kesimpulan formula yang paling optimal adalah formula IV karena memenuhi spesifikasi semua hasil evaluasi.
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Serum Gel Ekstrak Bunga Melati (Jasminum sambac L.) Hikmah, Fitria Noor; Malahayati, Siti; NUgraha, Dyan Fitri
Sains Medisina Vol 2 No 3 (2024): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v2i3.29

Abstract

Serum merupakan produk perawatan kulit yang memiliki konsentrasi bahan aktif yang tinggi namun dengan viskositas yang rendah. Serum wajah dikenal memiliki kemampuan penyerapan di kulit yang cukup baik, sehingga pelepasan zat aktifnya berlangsung optimal dan mudah diaplikasikan pada permukaan wajah. Bunga melati (Jasminum sambac L.) diketahui mengandung senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis dan Shigella flexneri pada konsentrasi 12%, di mana kedua bakteri ini merupakan salah satu penyebab munculnya jerawat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi yang sesuai dari sediaan serum gel ekstrak bunga melati serta dampak variasi konsentrasi hydroxyethyl cellulose terhadap evaluasi fisik sediaan serum gel tersebut. Metode yang digunakan adalah quasi experimental dengan variasi konsentrasi hydroxyethyl cellulose masing-masing 1 gram, 2 gram, dan 2,5 gram. Evaluasi fisik serum gel meliputi pengujian secara organoleptis, homogenitas, daya sebar, waktu kering, daya lekat, pH, dan viskositas. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pada uji organoleptis diperoleh cairan kental, dan pada uji homogenitas didapatkan sediaan yang homogen. Formulasi 1 memberikan hasil paling optimal pada uji daya sebar, waktu kering, dan daya lekat, sedangkan hasil uji pH optimal ditemukan pada formula 2. Seluruh formula memenuhi kriteria optimal pada uji viskositas. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa serum gel ekstrak bunga melati yang paling optimal adalah formulasi 1 dengan konsentrasi hydroxyethyl cellulose sebesar 1 gram.