Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : MEDIC MEdical Dedication

PATIENT'S PERCEPTION OF HIP AND KNEE OSTEOARTHRITIS IN A HOSPITAL IN JAMBI CITY Humaryanto, Humaryanto; Iskandar, Mirna; Simanjuntak, Patrick William Gading; Justitia, Budi; Mulyadi, Deri
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 8 No. 1 (2025): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Osteoarthritis (OA) is a degenerative joint disease, primarily affecting the elderly, and is classified into primary OA (with no specific cause) and secondary OA (caused by other diseases or conditions). Although it cannot be cured, appropriate management can control the symptoms and prevent disease progression. This study aims to assess the perception and knowledge of hip and knee OA patients in Jambi City using the Osteoarthritis Knowledge Scale (OAKS) instrument. Data were obtained from 87 patients at Kambang General Hospital: 54 filled out the Knee OAKS and 33 for Hip OAKS. The results showed that patients' understanding of general knowledge about OA was high (84%), but knowledge related to prevention was significantly lower (44%). Knowledge regarding treatment and symptom management was moderate (68.2%), and understanding of healthy lifestyle behaviors was 53%. These findings indicate a significant gap in patient knowledge, particularly regarding preventive measures and lifestyle modifications. Therefore, targeted educational interventions are crucial to improve patient understanding, enhance self-management, and ultimately achieve better clinical outcomes in managing OA. Keywords: Osteoarthritis, Patient Knowledge, OAKS, Health Education, Perception
PERAN SKRINING DAN EDUKASI DALAM PENCEGAHAN DIABETES MELITUS PADA REMAJA DI KOTA JAMBI Miftahurrahmah, Miftahurrahmah; Dia, Esa Indah Ayu; Harahap, Huntari; Justitia, Budi; Imam, Mara; Delfira, Annissa
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 2 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v7i2.37905

Abstract

ABSTRAK Peningkatan prevalensi Diabetes Mellitus tipe 2 (DM tipe 2) di kalangan remaja merupakan masalah kesehatan global yang semakin mendesak, termasuk di Indonesia, khususnya di Kota Jambi. oleh sebab itu, pengabdian ini bertujuan melakukan skrining dan melakukan kegiatan edukasi sebagai upaya pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 pada remaja di kota Jambi. Kegiatan ini dilakukan dengan identikiasi jenis kelamin, usia, indeks massa tubuh, dan kadar gula darah puasa. Pada kegiatan ini terdiri dari 119 responden Dimana 31,1 % laki-laki dan 68,9 % perempuan, dengan rentang usia 19-20 tahun. Indeks massa tubuh berupa 5.7% kurus berat, 13.1% kurus, 61.5% normal, 5.7% gemuk ringan dan 11.5% gemuk berat. Adapun hasil kadar gula darah puasa < 125 g/dl 99,2 % dan > 125g/dl 0,8%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa mayoritas remaja di Kota Jambi yang telah dilakukan skrining memiliki IMT dan KGD puasa dalam kategori normal. Hal ini mengindikasikan remaja di kota Jambi memiliki risiko yang rendah terhadap DM Tipe 2. Namun, terdapat 0,8% dengan KGD puasa >125 mg/dl serta 17,2% massa tubuh yang tidak ideal mengindikasikan adanya risiko prediabetes dan obesitas sebagai faktor utama dalam perkembangan DM Tipe 2. Temuan ini menyoroti pentingnya skrining dan edukasi untuk mencegah peningkatan kejadian DM Tipe 2 pada remaja. Kata kunci : gula darah puasa, diabetes mellitus tipe 2, remaja Abstract The rising prevalence of Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) among adolescents is an increasing global health concern, including in Indonesia, particularly in Jambi City. In response to this issue, this community outreach aimed to conduct screening and educational activities to prevent T2DM among adolescents in Jambi City. The activities involved identifying gender, age, body mass index (BMI), and fasting blood glucose levels. 119 respondents comprised 31.1 % males and 68.9 % females aged 19-20. The BMI results showed 5.7% underweight, 13.1% slightly underweight, 61.5% average weight, 5.7% overweight, and 11.5% obese. Additionally, fasting blood glucose levels were recorded, with 99.2 % of respondents having levels below 125 mg/dL and 0.8 % above 125 mg/dL. This activity shows that most adolescents in Jambi City who have been screened have a Body Mass Index (BMI) and Fasting Blood Glucose Levels in the normal category. This indicates adolescents in Jambi have a low risk of T2DM. However, there are 0.8% of adolescents with fasting blood glucose levels above 125 mg/dl and 17.2% (non-ideal body mass), indicating a risk of prediabetes and obesity as the main factors in the development of T2DM. The findings highlight the importance of early screening and education to prevent the increasing incidence of T2DM in adolescents. Keywords: fasting blood glucose, Type 2 Diabetes Mellitus, adolescents
INJURY AND OSTEOARTHRITIS OUTCOME SCORE (KOOS) DI DESA MARO SEBO, KECAMATAN JAMBI LUAR KOTA, KABUPATEN MUARO JAMBI, PROVINSI JAMBI Humaryanto; Iskandar, Mirna; Patrick William Gading; Justitia, Budi; Mulyadi, Deri
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 1 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v7i1.29889

Abstract

ABSTRACTOsteoarthritis (OA) is a musculoskeletal disorder caused by several changes as a result of metabolic disturbance. Primary OA is idiopathic, mainly degenerative, and occurs with age. Upon establishing the diagnosis of OA renders the condition itself to be irreversible, but it is possible to halt the progress of the current OA from reaching later and more debilitating stage. The knowledge and awareness of an individual to seek out treatment for potential OA and recognition of OA symptoms are therefore essential in catching the disease when it is still in the earler stages. Among the self-assessment tools available for the general public is the Knee Injury and Osteoarthritis Outcome Score (KOOS), which contains questions that assess the disability of caused by OA specifically of the knee joint. Desa Maro Sebo is a rural area where the majority of residents’ occupation is farming. Musculoskeletal complaints are quite prevalent and troublesome as their day-to-day productivity entails a high level of physical activity and mobility. Enhanced understanding in the symptoms of OA can improve earlier self-awareness about OA particularly of the knee. The method to achieve this is to introduce the KOOS questionnaire and demonstrate how it can be used as a tool for self-assessment by inviting at-risk members of the population to fill the questionnaire with each of their present conditions regarding their knee joints. This community service event was attended by 75 residents, ages 31 – 76 years old, with mean KOOS score of 76,68. The event proved that KOOS is a feasible self-assessment tool to be used for self assessment of symptoms of knee OA.Keywords: Osteoarthritis, self-assessment, knee injury, outcome score ABSTRAKOsteoarthritis (OA) adalah penyakit muskuloskeletal yang terjadi karena beberapa perubahan sebagai akibat dari gangguan metabolisme. OA primer terjadi secara idiopatik, sebagai penyakit degeneratif yang muncul karena penuaan. Apabila diagnosis OA sudah tegak maka OA tidak dapat disembuhkan, namun derajatnya dapat dihambat untuk tidak terjadi progresifitas ke derajat yang makin parah. Maka, peranan dari pengetahuan dan kewaspadaan individu masing-masing sangat penting dalam penilaian sendiri (self-assessment) mengenai kesehatan sendinya. Desa Maro Sebo terdiri atas warga dengan mata pencaharian utama masyarakatnya adalah bertani dan berkebun, maka keluhan nyeri muskuloskeletal adalah permasalahan yang dapat menghambat produktifitas kerja dan kualias hidup sehari-hari. Peningkatan pemahaman cara mengenai cara menilai kesehatan sendi lutut secara mandiri, salah satunya dengan memperkenalkan cara mengisi kuesioner KOOS, diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan warga untuk menghindari terjadinya atau memberatnya OA pada lutut. Metode yang digunakan untuk mencapai peningkatan pengetahuan ini adalah dengan mengundang masyarakat untuk memperkenalkan dan mendemonstrasikan cara mengisi kuesioner KOOS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dihadiri oleh 75 warga, dengan rentang usia 31 – 76 tahun, dan rata-rata skor KOOS 76,68. Kegiatan ini memperoleh simpulan bahwa penyuluhan kesehatan dengan memperkenalkan kuesioner KOOS cukup efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai gejala awal yang dapat muncul karena penyakit OA, khususnya OA lutut.Kata kunci: osteoarthritis, penilaian diri, skor luaran, sendi lutut
PENYULUHAN KELAINAN DEGENERATIF DI BIDANG ORTHOPEDI MELALUI SENAM OSTEOPOROSIS Humaryanto, Humaryanto; Justitia, Budi; Mulyadi, Deri; Husnul, Husnul; Nuriyah, Nuriyah
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 1 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v7i1.32950

Abstract

ABSTRACTAn important aspect in improving quality of life is bone and joint health, especially as you age. Degenerative disorders in orthopedics such as osteoporosis have become a significant public health problem. Osteoporosis is characterized by a decrease in bone density, increasing the risk of bone fractures and causing various serious complications. For this reason, the service team carried out an activity in the form of counseling and osteoporosis exercises as well as conducting consultations regarding the participants' current disease complaints, especially problems related to osteoporosis in the sub-district services of the city across Jambi. Increase knowledge about degenerative diseases and types of food that are related to the causes of osteoporosis. This begins with osteoporosis exercises and continues with education about degenerative disorders and types of food related to osteoporosis. Participants were given pretest and posttest questions to measure knowledge about degenerative disorders and types of food related to osteoporosis. There was an increase in the number of correct points during the post-test compared to the pretest.Key words: degenerative disorders, osteoporosis, nutrition ABSTRAKAspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup adalah Kesehatan tulang dan sendi terutama ditengah pertambahan usia. Kelainan degeneratif di bidang orthopedi seperti osteoporosis telah menjadi masalah Kesehatan masyarakat yang cukup signifikan. Osteoporosis yang ditandai dengan penurunan kepadatan tulang, meningkatkan risiko patah tulang dan menimbulkan berbagai komplikasi serius. Untuk itu tim pengabdian melakukan suatu kegiatan berupa penyuluhan dan senam osteoporosis serta melakukan konsultasi mengenai keluhan penyakit peserta yang saat ini dirasakan terutama masalah yang berkaitan dengan osteoporosis di kecamatan pelayangan kota seberang jambi. Tujuan meningkatkan pengetahuan tentang penyakit degeneratif dan jenis makanan yang berhubungan dengan penyebab terjadinya osteoporosis. Metode kegiatan ini diawali senam osteoporosis dan dilanjutkan penyuluhan kelainan degeneratif dan jenis makanan yang berhubungan dengan osteoporosis. Peserta diberikan soal pretest dan postest untuk mengukur pengetahuan tentang kelainan degenerative dan pola makan yang berhubungan dengan osteoporosis. Hasil terdapat peningkatan jumlah benar saat post-test dibandingkat pretest. Kata kunci: kelainan degenerative, osteoporosis, gizi