Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN EDUCANDY DI SEKOLAH DASAR Ilham Ifliadi; prasetyo, imam; suhaidi; ineswenty mendrofa, lola; kurniawan, anggi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang cepat di era globalisasi saat ini memberikan pengaruh yang signifikan pada bidang pendidikan. Keberadaan teknologi dianggap penting dalam menunjang aktivitas pendidikan di era pendidikan abad ke-21 dan revolusi pendidikan keempat (Pendidikan 4.0). Dalam fase ini, peran guru bergeser dari pusat pembelajaran menjadi fasilitator yang mendukung siswa dalam memenuhi kebutuhan belajar mereka. Salah satu aplikasi teknologi yang populer adalah Educandy, sebuah platform berbasis web yang menawarkan berbagai permainan dan kuis pendidikan untuk mendukung pembelajaran interaktif. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis data deskriptif melalui studi pustaka untuk mengevaluasi pemanfaatan media pembelajaran Educandy dalam konteks pembelajaran. Penelitian ini berisikan ulasan mengenai Langkah-langkah mengaplikasikan Educandy meliputi pembuatan akun, pembuatan permainan, dan penggunaan dalam kelas. Hasilnya menunjukkan bahwa Educandy dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa, serta memberikan pengalaman pembelajaran yang menarik dan interaktif serta menjelaskan kelebihan dan kekurangan dari media pembelajaran Educandy.
Penyuluhan Hukum: Kajian Yuridis tentang Rancangan Qanun Nikah Siri Provinsi Aceh, Pembenahan, dan Dampak pada Masyarakat di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aceh Simeulue Mistiar, Wolly; Afriani; A’zizah; Saleh, Adi; Suhaidi; Putra, Mohd. Eka; Hasyim, Syarifuddin
Kawanad : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): October
Publisher : Yayasan Kawanad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56347/kjpkm.v2i2.172

Abstract

The proposed Qanun on polygamy by the Acehnese elite (executive and legislative) is aimed at the wider community because of the widespread phenomenon of unregistered marriages. Siri marriage is not prohibited in Aceh in fact the administrative requirements are relaxed for ordinary people. This gap raises the question of whether the Acehnese elite proposed the polygamy qanun for the benefit of society or for subjective interests. This article is classified as field research with a qualitative approach. The methodology used is descriptive-analytical research. The results of the research found that the reactor for the implementation or key factor of family law qanun in Aceh lies in the condition where polygyny requirements are tightened beyond the provisions of the Compilation of Islamic Law (KHI) and the requirements for Siri Marriage which are relaxed. based on KHI provisions. The motive was the Acehnese elite's efforts to have their unregistered wives recognized (legality) in Aceh's polygyny qanun. These findings can be input for family law studies to create more objective and independent regulations, especially in regions that have special autonomy rights.
Andragogy of Local Regulations for No Smoking Areas in Bagan Deli Village Suhaidi; Sunarmi
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.849 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v6i2.5172

Abstract

Andragogy of Regional Regulation on No-Smoking Areas is focused on creating non-smoking areas in Bagan Deli Village. The process to involve adult students in a learning experience structure is certainly focused on the community in the Bagan Deli Kelurahan as a community unit that is expected to be able to understand the existence of a non-smoking area as an implementation of the No Smoking Area Regional Regulation No. 3 of 2014. Activities are based the situation in the neighborhood around Kelurahan Bagan Deli where there are still people who smoke in public places or in public facilities such as schools, hospitals, places of worship or in public transportation. The Bagan Deli Village community will be given an understanding of the existence of areas without smoking, knowing which public facilities are not allowed to smoke by attaching signs such as "no smoking" or "smoke-free area" and so forth. The public will also be informed to anyone who smokes in a non-smoking area to report to the authorized officer. From this activity it can be concluded that the lack of awareness of the Bagan Deli Village community on the existence of a No-Smoking Area can be overcome by dedication to this community. The large number of people who smoke in public places (KTR) can be overcome by attaching stickers to the signs forbidden to smoke.
Training of Trainers for Women Anti-Drug Dealers in Bagan Deli Village Sunarmi; Suhaidi
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (953.225 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v6i2.5174

Abstract

This cadre is focused on housewives in Bagan Deli Village. This regeneration process will certainly give birth to cadres of housewives who are anti against drug dealers. The material in this cadre is about the importance of cadre housewives in the Bagan Deli Village so that they can avoid the effects caused as drug dealers. From this dedication activity, it can be concluded that: In Bagan Deli Village, no woman has been arrested for drug trafficking; Women in Kelurahan Bagan Deli know that many around them have become drug addicts and dealers but are still afraid to report it; and Women in Bagan Deli Sub-district have started to get information on where to report if they see, hear and know about drug addicts and distribution.
TAYANGAN ANIMASI ADIT SOPO JARWO DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER ANAK USIA DINI Siti Zahwa Putri Santoso; Suhaidi; Ikhwanudin; Ahmad Khoiril Anam; Ardrafa Raxendrya Handoko; Muhammad Fatih Ramadhan Prabupasha; Medina Tika Anjani; Dahlia Ramadhanti; Betty Fatmase Sitanggang; Andini Putri Maryaningtyas; Syahladhiya El Valldemossa; Rizki Rahmadhani Putri; Andriadi Achmad
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2121

Abstract

Tayangan ini secara garis besar menceritakan kisah petualangan Adit sebagai tokoh utama dengan teman-temannya, yaitu Dennis, Mitha, dan Devi.  Latar  belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya tayangan televisi sebagai media pembelajaran tidak langsung dapat mempengaruhi cara berpikir dan bertindak anak-anak melalui contoh visual yang menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang terdapat pada tayangan tersebut  serta mengevaluasi sejauh mana nilai-nilai tersebut relevan bagi pembentukan karakter anak usia dini. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Tayangan anak Adit Sopo Jarwo menjadi sumber data primer dan panduan PjBL serta artikel-artikel yang mendukung menjadi sumber data sekunder. Data yang dikumpulkan dapat berupa kata-kata, gambar, simbol, maupun percakapan yang dapat dikomunikasikan. Metode ini disebut dengan metode analisis isi (content analysis). Berdasarkan penelitian yang sudah kami lakukan, kami menemukan nilai-nilai positif yang berpengaruh dalam pembentukan karakter anak usia dini. Nilai karakter peduli sosial dan religius menjadi nilai karakter yang paling utama ditonjolkan pada tayangan animasi anak ini. Dari kesepuluh nilai karakter yaitu religius, bertanggung jawab, disiplin, jujur, sopan, peduli, mandiri, semangat kebangsaan, menghargai, dan persahabatan terdapat dalam tayangan animasi anak ini . Temuan ini menunjukkan bahwa tayangan Adit Sopo Jarwo dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang menarik, menyenangkan, dan mengandung nilai-nilai yang positif. Implikasinya, orang tua dan pendidik dapat memanfaatkan tayangan ini sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter anak secara menyeluruh sejak usia dini.