Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Professional Education

Analisa Data Peserta Didik Baru Dalam Pemilihan SMK Negeri dan Kosentrasi Keahlian di Wilayah Pasuruan Arif, Saiful; Kurniawati, Kurniawati
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui minat peserta didik baru dalam memilih SMK dan kosentrasi keahlian yang paling diminati serta yang tidak banyak diminati pada SMK Negeri yang nantinya mempengaruhi jumlah rombongan belajar. Jumlah rombongan belajar per satuan pendidikan adalah 3 sampai 72 rombongan belajar dan jumlah maksimum peserta didik adalah 36 peserta didik per rombongan berlajar pada SMK Negeri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kuantitatif dengan data yang didapat dari majanemen Data Pokok Pendidikan pada Tahun Pelajaran 2024/2025. Hasil analisa data didapatkan bahwa SMK Negeri masih menjadi pilihan utama dan untuk SMK Negeri kosentrasi keahlian Desain Komunikasi Visual paling banyak diminati serta kosentrasi keahlian Kesehatan Hewan tidak banyak diminati. Pada penelitian ini, hasil Analisis Data Peserta Didik Baru dalam Pemilihan SMK dan Kosesntrasi Keahlian diharapkan menjadi acuan dalam promosi penerimaan peserta didik baru setiap tahunnya dan kebijakan program SMK Negeri di Wilayah Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan. Sehingga pendidikan kejuruan yang diselenggarakan oleh pemerintah dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan dunia industri
Teaching Factory di SMK sebagai Pendekatan Pembelajaran Berbasis Industri dalam Tinjauan Literatur Sistematis Kurniawati, Kurniawati; Arif, Saiful
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teaching Factory di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara keterampilan yang diajarkan di sekolah dan tuntutan Dunia Usaha/Dunia Industri (DUDI), khususnya di tengah perkembangan Revolusi Industri 4.0. Model pembelajaran berbasis industri ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk terlibat dalam proses produksi nyata, yang memungkinkan mereka mengembangkan keterampilan teknis (hard skills) dan non-teknis (soft skills) yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Teaching Factory dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK dan menganalisis faktor-faktor pendukung serta tantangan yang memengaruhi keberhasilannya. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA, penelitian ini meninjau berbagai literatur yang berfokus pada penerapan Teaching Factory di SMK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Teaching Factory efektif dalam meningkatkan keterampilan teknis siswa, keterampilan interpersonal seperti komunikasi dan kerja tim, serta jiwa kewirausahaan melalui praktik langsung dalam lingkungan kerja industri. Keberhasilan implementasi ini didukung oleh beberapa faktor penting, antara lain infrastruktur yang sesuai standar industri, kemitraan yang kuat dengan DUDI, dan kompetensi guru yang memiliki pengalaman industri. Namun, tantangan utama meliputi keterbatasan fasilitas di beberapa SMK, keterbatasan waktu praktik yang ideal untuk kegiatan industri, serta kurangnya akses terhadap mitra industri di wilayah yang terpencil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mencapai keberhasilan maksimal, Teaching Factory memerlukan dukungan sumber daya yang memadai, peningkatan kompetensi guru, serta kolaborasi yang berkelanjutan dengan industri. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan kebijakan pendidikan vokasional di Indonesia agar lulusan SMK lebih siap dan kompetitif dalam menghadapi dunia kerja yang dinamis