Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

The Role of Marketing Mix in Increasing Consumer Satisfaction with King Queen Fruit Salad Wibowo, Ageng Tresno; Ariningsih, Endah Pri
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 9 No.1 Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jssh.v9i1.25420

Abstract

The 4P marketing strategy is an approach that can enhance customer satisfaction. While it has been widely used in various food businesses, research on its implementation specifically for fruit salad products remains limited. This study aims to analyze the impact of the 4P strategy—Product, Price, Place, and Promotion—on customer satisfaction at King Queen Fruit Salad. The research employed a quantitative method, surveying 200 respondents selected through purposive sampling. Data analysis was performed using multiple linear regression. The results indicate that the 4P strategy influences customer satisfaction by 69.8%, with the Product variable contributing the most at 49.9%. The remaining 30.2% of customer satisfaction is influenced by other factors.
PENGARUH VISUAL MERCHANDISING TERHADAP IMPULSE BUYING MELALUI POSITIVE EMOTION SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi pada Konsumen Miniso Store Lippo Plaza Yogyakarta) Handini, Firdha Noviadisti; Ariningsih, Endah Pri; Prasaja, Mahendra Galih
Volatilitas Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 7 No. 2 (2025): VOLATILITAS - Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/volatilitas.v7i2.6217

Abstract

Perkembangan bisnis pada era globalisasi berlangsung sangat pesat. Masuknya pengaruh globalturut mempengaruhi perkembangan bisnis di Indonesia salah satunya bisnis ritel. Peningkatan tersebutyang kemudian diimbangi dengan perkembangan dalam bidang teknologi, informasi, dan komunikasiyang ikut mempengaruhi pertumbuhan bisnis ritel modern saat ini dengan ditandai semakinmeningkatnya bisnis ritel tradisional yang mulai bergeser untuk membenahi diri menjadi ritel modern.Hal ini juga menyebabkan perubahan pada perilaku konsumen dalam berbelanja yang dapat menjadipengaruh pada kebutuhan konsumen yang semakin bertambah kompleks dalam memenuhi gaya hidupmasyarakat yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji 1) pengaruh VisualMerchandising terhadap Impulse Buying, 2) pengaruh Visual Merchandising terhadap Positive Emotion,3) pengaruh Positive Emotion terhadap Impulse Buying, 4) peran mediasi Positive Emotion pada VisualMerchandising terhadap Impulse Buying.Populasi dalam penelitian ini adalah semua konsumen yang pernah berkunjung di Miniso StoreLippo Plaza Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik judgement sampling denganmemilih sampel sebanyak 120 responden konsumen. Pengumpulan data pada penelitian inimenggunakan kuesioner, pengukuran menggunakan skala Likert. Kuesioner telah diuji coba dan telahmemenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Untuk membuktikan hipotesis penelitian digunakanhierarchical regression analysis.Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa: 1) Visual Merchandising berpengaruhpositif dan signifikan terhadap Impulse Buying; 2) Visual Merchandising berpengaruh positif dansigniifikan terhadap Positive Emotion; 3) Positive Emotion berpengaruh positif dan signifikan terhadapImpulse Buying; 4) Visual Merchandising berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulse Buyingpada Miniso Store Lippo Plaza Yogyakarta yang dimediasi oleh Positive Emotion, dalam hal ini berupamediasi sebagian (partially mediated).Kata kunci : Visual Merchandising, Positive Emotion, Impulse Buying
PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING DAN DESTINATION IMAGE TERHADAP VISIT DECISION DENGAN VISIT INTENTION SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi pada Pengunjung Sagara View) Farhan, Rizqi Dwinur; Ariningsih, Endah Pri; Prasaja, Mahendra Galih
Volatilitas Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 7 No. 2 (2025): VOLATILITAS - Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/volatilitas.v7i2.6232

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator ekonomi yang menjadi perhatian bagisuatu negara. Pertumbuhan ekonomi Indonesia terus mengalami perkembangan dan menunjukkanperbaikan dalam peningkatan devisa negara. Industri pariwisata merupakan salah satu industri yangmemberikan kontribusi dalam peningkatan devisa negara. Hal tersebut ditandai dengan semakinberkembangnya sektor industri pariwisata di Indonesia. Pengelola objek wisata harus memiliki tujuan danstrategi promosi yang tepat, terutama pengelola Sagara View. Hal ini dilakukan untuk memperkenalkansuatu destinasi wisata kepada wisatawan yang diharapkan dapat meningkatkan minat berkunjung dankeputusan berkunjung wisatawan.Penelitian ini bertujuan untuk menguji 1) pengaruh social media marketing terhadap visit decision,2) pengaruh destination image terhadap visit decision, 3) pengaruh social media marketing terhadap visitintention, 4) pengaruh destination image terhadap visit intention, 5) pengaruh visit decision terhadap visitintention, 6) peran visit intention dalam memediasi pengaruh social media marketing terhadap visitdecision, 7) peran visit intention dalam memediasi pengaruh destination image terhadap visit decision.Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian iniadalah semua pengunjung Sagara View. Sampel penelitian ini berjumlah 125 responden yang diambildengan menggunakan non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Instrumenpengumpulan data menggunakan kuesioner yang diukur dengan skala likert yang masing-masing sudahdiuji coba dan memenuhi syarat validitas dan reabilitas. Analisis data menggunakan metode Partial LeastSquare (PLS).Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media marketing dan destination image berpengaruhpositif dan signifikan terhadap visit decision, social media marketing dan destination image berpengaruhpositif dan signifikan terhadap visit intention, visit intention berpengaruh positif dan signifikan terhadapvisit decision, social media marketing dan destination image berpengaruh positif dan signifikan terhadapvisit decision pengunjung Sagara View yang dimediasi oleh visit intention, dalam hal ini berupa mediasikomplementer.Kata Kunci: Social Media Marketing, Destination Image, Visit Intention, Visit Decision.
PENGARUH FOOD QUALITY DAN PERCEIVED VALUE TERHADAP BEHAVIORAL INTENTION DENGAN CUSTOMER SATISFACTION SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi pada Konsumen Mixue Ice Cream & Tea di Purworejo) Lestari, Sri; Ariningsih, Endah Pri
Volatilitas Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 7 No. 2 (2025): VOLATILITAS - Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/volatilitas.v7i2.6253

Abstract

Bisnis waralaba saat ini telah menjadi fenomena yang mengilhami banyak individu yang inginmemulai kewirausahaan. Salah satu bidang bisnis waralaba yang berkembang pesat adalah industri food &baverage. Pada industri F&B setiap tahunnya selalu ada minuman baru yang menjadi perhatian dankeinginan dari berbagai kalangan masyarakat. Penelitian ini menggunakan objek Mixue Ice Cream & Tea.Adanya persaingan yang ketat serta konsumen yang kritis dalam memilih suatu produk menuntutperusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman (F&B) untuk memperhatikan kualitas produkmakanan yang dijual, serta pengalaman pelanggan yang pernah menikmati produk mereka agar konsumenbisa datang kembali dan mengajak rekan, relasi dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menguji 1)pengaruh food quality terhadap behavioral intention, 2) pengaruh perceived value terhadap behavioralintention, 3) pengaruh food quality terhadap customer satisfaction, 4) pengaruh perceived value terhadapcustomer satisfaction, 5) pengaruh customer satisfaction terhadap behavioral intention, 6) peran customersatisfaction dalam memediasi pengaruh food quality terhadap behavioral intention, 7) peran customersatisfaction dalam memediasi pengaruh perceived value terhadap behavioral intentionPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi pada penelitianini adalah responden yang pernah berkunjung dan membeli produk Mixue Ice Cream & Tea. Sampel yangdigunakan dalam penelitian ini sebanyak 150 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknikpurposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diukur dengan skala likert. Alatanalisis data yang digunakan adalah SmartPls 3.0 dengan metode analisis SEM (Structural EquationModeling).Hasil penelitian menunjukkan bahwa food quality dan perceived value berpengaruh positif dansignifikan terhadap behavioral intention, food quality dan perceived value berpengaruh positif dansignifikan terhadap customer satisfaction, customer satisfaction berpengaruh positif dan signifikanterhadap behavioral intention, food quality dan perceived value berpengaruh positif dan signifikanterhadap behavioral intention pada Mixue Ice Cream & Tea yang di mediasi oleh customer satisfaction,dalam hal ini berupa mediasi komplementerKata Kunci: Food Quality, Perceived Value, Customer Satisfaction, Behavioral Intention
Menciptakan Inovasi Produk Melalui Pendampingan Rintisan Bisnis Kue Sagon Jagung di Purworejo Utami, Esti Margiyanti; Ariningsih, Endah Pri; Rahmawati, Fitri; Titin Ekowati, Titin Ekowati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4569

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pendampingan rintisan bisnis. Pendampingan dilaksanakan dalam hal proses produksi dan inovasi, pemasaran yang meliputi pemilihan media promosi, pengemasan dan penjualan, pembuatan laporan keuangan bisnis, pengelolaan sumber daya manusia dan pembentukan jaringan bisnis. Dengan pendampingan usaha ini, pelaku usaha pemula diharapkan dapat lebih mengembangkan usaha yang telah dirintis bersama kelompoknya. Sehingga tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendampingan usaha bagi kelompok pelaku bisnis pemula (rintisan bisnis) pengolahan jagung menjadi Kue Sagon Jagung guna mengembangkan potensi lokal yang ada di Purworejo. Hasilnya kelompok rintisan bisnis ini sudah dapat membuat perencanaan bisnis dengan baik, melakukan praktek bisnis dengan hasil yang cukup memuaskan, membuat berbagai sarana iklan dan promosi, serta menjalin kerjasama dengan baik dengan pemasok, peyalur dan konsumen. Dengan kegiatan pendampingan ini, kelompok rintisan bisnis dapat memiliki pemahaman tentang penyusunan rencana bisnis sampai ke praktek bisnis. Selanjutnya rintisan bisnis dapat mengembangkan diri menjadi bisnis yang lebih besar di masa mendatang. Kegiatan pendampingan ini juga dapat dilakukan pada kelompok rintisan bisnis dengan produk yang berbeda.
Membangun Inovasi Produk Melalui Pendampingan Rintisan Bisnis Kue Semprong Biji Nangka dan Durian di Purworejo Ekowati, Titin; Utami, Esti Margiyanti; Ariningsih, Endah Pri; Rahmawati, Fitri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6412

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pendampingan rintisan bisnis. Metode pendampingan dilaksanakan dengan menggunakan motivasi bisnis, konsultasi bisnis, praktek bisnis, dan monitoring bisnis. Dengan pendampingan usaha ini, pelaku bisnis pemula diharapkan dapat lebih mengembangkan usaha yang telah dirintis bersama kelompoknya. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendampingan usaha bagi kelompok rintisan bisnis pengolahan biji Nangka dan Durian menjadi Kue Semprong guna mengembangkan potensi lokal yang ada di Purworejo. Hasil menunjukkan bahwa kelompok rintisan bisnis ini sudah dapat membuat perencanaan bisnis dengan baik, melakukan praktek bisnis dengan hasil yang cukup memuaskan, membuat berbagai sarana iklan dan promosi, serta menjalin kerjasama dengan baik dengan pemasok, penyalur dan konsumen, serta dapat memiliki pemahaman tentang penyusunan rencana bisnis sampai ke praktek bisnis. Pentingnya pengabdian ini, rintisan bisnis dapat meningkatkan pengetahuan, pengalaman, dan ketrampilan tentang bisnis, serta metode pendampingan ini juga dapat diterapkan pada kelompok rintisan bisnis dengan produk yang berbeda.
PERAN COUNTRY OF ORIGIN PADA PEMBENTUKAN BRAND EQUITY Ariningsih, Endah Pri; Ekowati, Titin; Budiyanto, Budiyanto
Jurnal Analisis Bisnis Ekonomi Vol 17 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bisnisekonomi.v17i1.2739

Abstract

Various variations mobile phone brands that enter the Indonesian market, consumers provides many alternatives to choose the products that best suit their needs. But on the other hand it can make consumers experience difficulties in making choices on the products they will buy. Marketers must be observant to see exactly what makes consumers interested in making purchases on handphone products. At present there are many mobile brands from China that have entered Indonesia and are in great demand by consumers in our country. Even though many years ago many considered Chinese-made products to be of poor quality In this study the researcher wanted to know how the role of the country of origin to be treated using three different countries using the COM difference was seen as the impact on the brand equity of the product. Research will be conducted using experimental design using 6 factors. The analysis tool that will be used in this study is different testing using One Ways ANOVA. The results showed that there were only one of the six groups which proved to be significantly different between before and after the treatment. While the results of testing the impact of providing information proved that COO had an effect on brand equity for two products.
PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING TERHADAP BRAND LOYALTY YANG DI MEDIASI OLEH BRAND CONSCIOUSNESS DAN VALUE CONSCIOUSNESS (Studi pada Pengguna smartphone Samsung) Larasati; Ariningsih, Endah Pri; Runanto, Dedi
Volatilitas Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 7 No. 5 (2025): VOLATILITAS - Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/volatilitas.v7i5.6901

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi telah mengubah perilaku konsumsi masyarakat, khususnya dalam mengakses informasi dan memilih produk melalui media digital. Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi ini adalah penggunaan social media sebagai sarana pemasaran yang strategis bagi perusahaan untuk menciptakan dan mempertahankan loyalitas konsumen. Salah satu brand yang aktif menggunakan media sosial dalam memasarkan produknya adalah Samsung, sebagai produsen smartphone yang memiliki reputasi global. Penggunaan social media marketing secara efektif diyakini mampu meningkatkan brand loyalty konsumen, terutama jika didukung oleh tingginya value consciousness dan brand consciousness dari konsumen terhadap merek tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh social media marketing terhadap brand loyalty baik secara langsung maupun tidak langsung melalui value consciousness dan brand consciousness sebagai variabel mediasi. Populasi pada penelitian ini adalah pengguna smartphone Samsung. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 150 responden, Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan jawaban menggunakan skala likert. Analisis data menggunakan SmartPLS dengan metode analisis SEM (Structural Equation Modeling). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa social media marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand loyalty. Selain itu, social media marketing juga berpengaruh positif terhadap value consciousness dan brand consciousness. Selanjutnya, baik value consciousness maupun brand consciousness berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand loyalty. Temuan ini juga membuktikan bahwa value consciousness dan brand consciousness secara simultan memediasi pengaruh social media marketing terhadap brand loyalty pada pengguna smartphone Samsung, dengan bentuk mediasi yang bersifat komplementer. Kata Kunci: social media marketing, brand loyalty, value consciousness, brand consciousness.
Pengaruh Brand Image, Product Quality, Electronic Word of Mouth (eWOM), dan Social Media Marketing Terhadap Purchase Decision (Studi pada Produk Emina) Regina Amanda Putri; Endah Pri Ariningsih; Fitri Rahmawati
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 9 (2026): Jurnal Impresi Indonesia (Issue in Progres)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i9.8050

Abstract

Tren perawatan diri dan adopsi teknologi digital memacu ekspansi cepat industri kosmetik di Indonesia, dengan media sosial menjadi rujukan utama konsumen sebelum melakukan pembelian. Ketatnya persaingan antar merek memaksa pelaku usaha untuk mendalami faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kontribusi brand image, product quality, electronic word of mouth (e-WOM), dan social media marketing terhadap keputusan pembelian produk skincare Emina. Penelitian ini menggunakan metode survei kuantitatif dengan populasi pengguna skincare Emina. Sebanyak 150 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling dalam skema non-probability sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang teruji validitas dan reliabilitasnya, serta dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image, product quality, e-WOM, dan social media marketing masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Temuan ini memperkuat peran penting keempat variabel dalam memicu keputusan pembelian konsumen, serta memberikan implikasi strategis bagi Emina dalam mengoptimalkan citra merek, menjaga kualitas produk, mendorong ulasan positif, dan meningkatkan aktivitas pemasaran media sosial yang sesuai dengan preferensi konsumen Generasi Z dan Milenial.
Penguatan Motivasi Berwirausaha Melalui Pendampingan Rintisan Bisnis Cireng Isi Ikan Salem di Purworejo Esti Margiyanti Utami; Endah Pri Ariningsih; Fitri Rahmawati; Titin Ekowati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8819

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pendampingan rintisan bisnis. Metode pendampingan untuk memecahkan masalah yang ada  dengan menggunakan motivasi bisnis, konsultasi bisnis, praktek bisnis, dan monitoring bisnis. Tujuan pendampingan usaha pemula ini, kelompok rintisan bisnis dapat lebih mengembangkan usaha yang telah dirintis bersama kelompoknya. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendampingan usaha bagi kelompok rintisan bisnis  pembuatan Cireng dengan isian ikan Salem suwir guna mengembangkan potensi lokal yang ada di Purworejo. Hasil menunjukkan bahwa kelompok rintisan bisnis yang sudah didampingi dapat membuat perencanaan bisnis dengan baik, melakukan praktek bisnis dengan hasil yang cukup memuaskan, membuat berbagai sarana iklan dan promosi, serta menjalin kerjasama dengan baik dengan pemasok, penyalur dan konsumen, serta dapat memiliki pemahaman tentang penyusunan rencana bisnis sampai ke praktek bisnis. Pentingnya pengabdian ini, rintisan bisnis dapat meningkatkan pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan tentang bisnis kuliner. Metode pendampingan ini juga dapat diterapkan pada kelompok rintisan bisnis dengan produk yang berbeda sesuai dengan potensi yang ada.