Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SN-Biosper

Keanekaragaman Karang (Cnidaria: Anthozoa) pada Zona Litoral Pantai Sancang, Kabupaten Garut, Jawa Barat Puji Sukma; Diana Hernawati; Diki Muhamad Chaidir
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya III Tahun 2021
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman filum Cnidaria kelas Antozoa di zona litoral pantai Sancang Garut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret 2021. Metode yang digunakan adalah metode eksploratif dengan teknik survei serta pengamatan sampel menggunakan belt transek. Sampel diamati di setiap plot sepanjang garis transek serta beberapa parameter diukur seperti jenis substrat pH, salinitas, kecepatan arus dan intensitas cahaya. Hasil penelitian ditemukan 96 individu yang terdiri dari 20 spesies meliputi: Montipora informis, Montipora aequberculata, Acropora aspera, Goniastrea ramosa, Goniastrea aspera, H. Cochlea, Psamocora sp Psamocora contigua,Psamocora digitata, Pocilloporida sp dan Porites mayeri, Phymanthus sp, Stichodactyla gigantea, Anthopleura, Dipsastrea sp, Dipsastrea lizardensis Acanthastrea, Astreopora, Chyphastrea sp., Edwardsiidae. Kepadatan Anthozoa di Pantai Sancang pada setiap stasiun berada pada nilai 0,19 ind/m², 0,37 ind/m² dan 0,4 ind/m².  Kerapatan berkisar 2,5% - 81%. Indeks keanekaragaman berkisar antara 0,7-2,05 yang berada pada kriteria rendah-sedang. Indeks keseragaman 0,19-0,67 yang berada pada kriteria  keseragaman rendah-tinggi. dan indeks dominan berada pada nilai rendah-sedang dengan nilai 0,18-0,7 yang berada pada nilai dominansi rendah-sedang.
Korelasi antara Literasi Sains dan Keterampilan Proses Sains dengan Hasil Belajar pada Materi Metabolisme Adelia Wijiastuti; Purwati Kuswarini Suprapto; Diki Muhamad Chaidir
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya III Tahun 2021
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan pada abad 21 berorientasi terhadap kemajuan teknologi, literasi sains serta keterampilan proses sains merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh peserta didik. Tujuan penelitian untuk mengetahui korelasi antara literasi sains dan keterampilan proses sains dengan hasil belajar peserta didik pada materi metabolisme pada kelas XII MIPA di SMA Negeri 6 Kota Tasikmalaya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020–September 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan populasi seluruh kelas XII MIPA 1 sampai XII MIPA 7. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling, yaitu kelas XII MIPA 1 dan XII MIPA 7. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa tes Literasi sains yang diadopsi dari (Gormally, 2012) dan tes keterampilan proses sains yang diadopsi dari (KEMENDIKBUD, 2013). Data hasil belajar diperoleh dari data sekunder guru mata pelajaran biologi berupa skor ulangan harian pada materi metabolisme. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi bivariat dan uji korelasi multivariat untuk uji hipotesis menggunakan softwere SPSS versi 26 for windows. Berdasarkan hasil analisis penelitian menyimpulkan terdapat korelasi antara literasi sains dengan hasil belajar kategori sedang, dan berkontribusi sebesar 31%. Kemudian terdapat korelasi antara keterampilan proses sains dengan hasil belajar kategori sedang, dan berkontribusi sebesar 32%. Terdapat korelasi antara literasi sains, dan keterampilan proses sains dengan hasil belajar kategori kuat dan berkontribusi sebesar 50,5% yang sisanya merupakan variabel yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi antara literasi sains dan keterampilan proses sains terhadap hasil belajar peserta didik.