Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Rehabilitasi Kebun Kopi Guna Peningkatan Produksi di Desa Dukuhwaringin Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus Shodiq Eko Ariyanto; Pangestin Setyo Winastuti
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 2, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.107 KB) | DOI: 10.24176/mjlm.v2i2.4294

Abstract

The main production of farmers in Dukuhwaringin Village, Dawe District, Kudus Regency is coffee. The partner of this activity is Robusta type community coffee farmers who are members of two farmer groups, that is Muria Jaya farmer group and Sido Makmur farmer group. The application of Appropriate Technology is carried out in June - December 2019. The method applied includes the socialization / extension of coffee pruning technology, training, demonstration plot, application in post-harvest coffee pruning. The results of the TTG pruning activities carried out included in the category of light pruning. Coffee plants have evenly distributed and balanced branch conditions that greatly affect the results of production estimates. Many branches must be pruned because the branches are old and have a diseases. After pruning, the plants produce new shoots. The branches that are pruned at this time greatly affect the number of branches and production for the following year.
Optimalisasi Potensi Wisata Desa Grawan Melalui Pendampingan Kelompok Sadar Wisata Desa Masturi Masturi; Shodiq Eko Ariyanto; Edris Zamroni
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 1, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.123 KB) | DOI: 10.24176/mjlm.v1i2.3985

Abstract

Desa Grawan Kecamatan Sumber Kabupaten Rembang merupakan salah satu desa dengan kategori Desa Merah atau desa miskin menurut pemetaan Bappeda Provinsi awa Tengah. Tujuan kegiatan ini adalah: 1) Peningkatan kualitas sarana dan prasarana dasar kegiatan pariwisata; 2) Peningkatan kualitas sumberdaya manusia dalam memberikan layanan pariwisata; dan 3) Peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga sumberdaya alam. Adapun target dari kegiatan ini adalah: 1) Peningkatan kemampuan pengolaan daerah wisata serta kualitas pengeola wista secara sisteematik dan terorganisir; 2) Pelatihan Bahasa Inggris dan Pemandu wisatawan agar dapat memberi layanan pemandu wisatawan dengan baik, serta 3) Pelatihan kegiatan pemanfaatan limbah dan potensi alam sebagai sumber ekonomi kreatif seperti cenderamata dari alang-alang dan eceng gondok. Metode yang digunakan untuk program inisiasi adalah sosialisasi dari tim yang menawarkan bantuan pelatihan keterampilan. Ditindaklanjuti dengan materi pelatihan-pelaatihan meliputi; pengelolaan kawasan wisata, pelatihan menjadi pemandu wisata, pelatihan branding sekaligus promosi tempat wisata, serta pelatihan dan pendampingan pembuatan cenderamata dari bahan-bahan yang tidak terpakai seperti eceng gondok dan alang-alang.. Sebagai tambahan, tim KKN-PPM akan mengundang pihak koperasi/bank untuk memberi gambaran pinjaman lunak yang dapat diakses warga untuk mendanai perbaikan fasilitas mereka secara mandiri.
Trapping Lalat Buah berbasis Area Wide Pest Management di Perkebunan Jambu Air desa Menawan Kudus Nova Laili Wisuda; Shodiq Eko Ariyanto
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.54350

Abstract

Desa Menawan termasuk wilayah Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, merupakan daerah sentra tanaman hortikultura seperti jambu citra. Faktor pembatas produksi jambu air adalah serangan hama dan penyakit, dengan hama dominan adalah lalat buah dan hama minornya adalah penggerek moncong. Pengendalian hama berbasis AWPM (Area Wide Pest Management) merupakan kegiatan pengendalian hama sekala luas dengan memperhitungkan hamparan ekologis suatu wilayah. Solusi pemecahan masalah mitra dengan menggunakan trapping Lynfield menggunakan atraktan metil eugenol dan berbasis AWPM. Mitra akan berperan aktif selama program berlangsung, metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan pegangan modul bergambar, percontohan dan demo plot pada kebun jambu citra. Hasil dari program adalah mitra puas dan mengharapkan keberlanjutan program lain untuk keberlanjutan penerapan AWPM. Kata kunci: jambu citra; hama; AWPM; trapping Lynfield
Pemanfaatan Pekarangan Untuk Budidaya Tanaman Obat Keluarga di Kelurahan Pati Kidul Kabupaten Pati Jawa Tengah Shodiq Eko Ariyanto; Nindya Arini; Heny Alpandari
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 4, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjlm.v4i2.7485

Abstract

During a pandemic like today, it takes a lot of effort so that the body can avoid the virus. One of the efforts made by the community is consuming processed medicinal plants. The results of the study stated that as many as 48% of people felt it was very relevant to consume herbal medicine. Family medicinal plants (TOGA) are one of the ingredients for making herbal medicine and can be cultivated by every resident of Pati Kidul. The purpose of this community service is to convey information about technology for growing medicinal plants in the yard through lectures, discussions, and direct practical demonstrations. Evaluation of the increase in participants' knowledge was carried out by pre and post-test after socialization and cultivation practice were carried out. Skill evaluation is carried out during a demonstration of direct practice of TOGA cultivation in the yard. The results of the activity showed an increase in knowledge and awareness in utilizing the yard for the cultivation of family medicinal plants. Public knowledge has increased public knowledge by about sixty percent. The results of the cultivation of family medicinal plants can be used as education for family members to be consumed as an action to maintain a healthy body.
Perbaikan Bahan Tanam Kopi Robusta Sebagai Perintisan Desa Agrowisata Desa Ternadi Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus Tangguh Prakoso; Shodiq Eko Ariyanto; Winda Widyastuti; Endang Dewi Murrinie
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.649

Abstract

Pengabdian ini memiliki urgensi dalam upaya pengembangan pariwisata di Kabupaten Kudus khususnya mengembangkan Desa Ternadi Dawe Kudus menuju Desa Agrowisata. Tujuan pengabdian IbM ini meningkatkan ketrampilan mitra Kelompok Tani Gunung Janti, meningkatkan omset, meningkatkan kualitas layanan mitra, dan mengembangkan terbentuknya Desa Ternadi sebagai Desa Agrowisata. Luaran yang ditargetkan pada pengabdian IbM ini pada aspek keberdayaan mitra adalah 1) pada tahun pertama (2023): ketersediaan bibit kopi sebesar 20%, teknologi pemeliharaan kopi 30%, manajemen tata kelola lahan agrowisa terwujud 50%. 2) Tahun kedua (2024): peningkatan jumlah omset penjualan kopi sebanyak 20%, peningkatan inovasi produk 10% dari produk yang sudah ada. 3) Tahun ketiga (2025): penggunaan digital signage touchscreen dapat diimplemetasi kan mitra 50%, dikenalnya Desa Ternadi sebagai desa agrowisata oleh masyarakat 50%.
Pemberdayaan Ketahanan Pangan Masyarakat Desa Ternadi Kabupaten Kudus Melalui Edukasi Pembibitan Tanaman Hortikultura Tangguh Prakoso; Shodiq Eko Ariyanto; Winda Widyastuti; Endang Dewi Murrinie
Madaniya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.804

Abstract

Salah satu subsektor pertanian yang menjadi andalan hingga saat ini adalah hortikultura. Produk hortikultura meliputi tanaman sayuran, tanaman buah-buahan, tanaman obat, dan tanaman hias mempunyai kontribusi yang besar terhadap manusia dan lingkungan, salah satunya adalah di Indonesia. Akan tetapi salah satu permasalahan yang sering terjadi adalah cara budidaya komoditas hortikultura khususnya sayuran yang kurang sehat akibat penggunaan bahan kimia dalam proses perawatannya, sehingga masyarakat cenderung memilih untuk melakukan pemanfaatan pekarangan untuk budidaya hortikultura secara mandiri khususnya sayuran dibandingkan membelinya di pasar. Kegiatan pemberdayaan desa binaan dalam bentuk pengabdian masyarakat ini bermitra dengan Desa Ternadi, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Ternadi melalui edukasi pemanfaatan pekarangan sebagai penyedia sumber makanan sehat melalui pembibitan tanaman hortikultura. Pekarangan memiliki potensi yang besar dalam mendukung pelengkap gizi keluarga, karena jika dimanfaatkan dengan optimal, pekarangan dapat menjadi sumber ketahanan pangan keluarga. Oleh karena itu tim pengabdian bekerja sama dengan ibu-ibu Kelompok PKK Desa Ternadi dalam melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan cara memberikan edukasi dan pelatihan tentang pembibitan tanaman hortikultura khususnya sayuran. Didapatkan hasil bahwa antusiasme dari peserta sangat baik, dilihat dari banyaknya peserta aktif dalam berdiskusi serta mulai adanya kegiatan ibu-ibu kelompok PKK Desa Ternadi yang mulai membudidayakan tanaman hortikultura di lingkungan sekitar rumah.
Alih Teknologi Budidaya Jamur Coprinus comatus Menggunakan Jerami Padi pada Karang Taruna Desa Sambiroto Kabupaten Demak Murrinie, Endang Dewi; Yuliani, Farida; Ariyanto, Shodiq Eko
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 9 No 1 (2024): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rice harvested waste in the form of straw in Sambiroto Village, Demak Regency, is currently not widely used, so that straw is only burned on land which causes air pollution and destroys beneficial soil microorganisms. Rice straw can be used as a growing medium for chicken thigh mushrooms (Coprinus comatus), but people do not know and know how to cultivate and post-harvest process and market these chicken thigh mushrooms. Chicken Thigh Mushroom is one type of mushroom consumption that has quite the potential to be cultivated in Indonesia because it has a high nutritional content and contains several compounds that are efficacious for health or as medicinal ingredients. Therefore, community service was carried out regarding the introduction of chicken thigh mushroom cultivation technology using straw media, post-harvest processing, and marketing. The target audience is the Village Community, in this case, the Youth Organization of Sambiroto Village, Demak Regency.
Pengaruh Suhu dan Lama Penyangraian Terhadap Sifat Fisik Kopi Robusta Tempur Shodiq Eko Ariyanto; Heny Alpandari; Suharijanto; Hendy Hendro Hadi Sridjono
Jurnal Galung Tropika Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v13i1.1165

Abstract

Coffee roasting is a step in shaping the aroma and flavor of coffee beans, which is done through heating at high temperatures. Only now, information on the optimal roasting method to create quality coffee is limited. In some conditions, there is a decrease in coffee quality due to the overroast process. This study was conducted to determine the effect of temperature and roasting time on changes in the physical properties of Robusta coffee. The research design used was a Factorial Completely Randomized Design (CRD) with the treatment of variations in temperature and roasting time consisting of three levels, namely roasting temperature consisting of 100 °C, 110 °C, and 120 °C. In contrast, the roasting time consisted of 75 minutes, 80 minutes, and 85 minutes. Each treatment was replicated three times so that 27 experimental units were obtained. Based on the results of research on temperature treatment and roasting time, 100 °C treatment for 85 minutes gave better results on the parameters of water content, solubility, color, taste, and overall. It was followed by 110 °C temperature treatment for 75 minutes.
PENGEMBANGAN AGRIBISNIS JERUK PAMELO “BAGENG TAJI” (CITRUS SP.) DI KABUPATEN PATI Ariyanto, Shodiq Eko; Pujiwati, Rochbijatun
Jurnal Pertanian Vol. 12 No. 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v12i1.3559

Abstract

Orange (Citrus sp.) is a fruit commodity that has an important role in the world and domestic markets. This study aims to analyze the internal and external environment (IE), and to analyze the agribusiness development strategy of Pammelo Bageng Taji in Pati Regency. Sources of data come from primary data, namely observations, focus group discussions (FGD), interviews with Dispertannak resource persons, agricultural extension agents, farmer contacts, citrus farmers, community leaders, stakeholders, and secondary data from relevant documents. The results showed that the main priority of the agribusiness development of Pummelo Bageng Taji orange was the potential of the land that was owned by using the national superior variety of Pummelo Bageng Taji and supported by good market demand, so the citrus variety needed to be developed as agribusiness, with a Total Attractive Score (TAS) 6.01.
PENGEMBANGAN POTENSI KOPI SEBAGAI KOMODITAS UNGGULAN KAWASAN AGROPOLITAN KABUPATEN KUDUS Prakoso, Tangguh; Alpandari, Heny; Widyastuti, Winda; Ariyanto, Shodiq Eko
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 21 No 1 (2024): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v21i1.3410

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Kudus namun potensinya belum tergali secara optimal. Adanya program pengembangan Kawasan Agropolitan Kabupaten Kudus (KAKK) membuka harapan baru untuk meningkatkan pengembangan potensi kopi Kabupaten Kudus yang paling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Identifikasi dan hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Kudus merupakan daerah yang sangat potensial perkembangan kopi karena masih banyak keunggulan yang tidak dimiliki kopi ditempat lain seperti: Agroklimat yang sesuai untuk tanaman kopi, petani kopi berpengalaman dan masih banyak lagi. Metode yang digunakan untuk mencari strategi yang tepat adalah analisis SWOT. Strategi komprehensif yang ditemukan dari hasil metode analisis SWOT adalah sebagai berikut: (1) Pembentukan Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kopi; (2) Peningkatan peran pemerintah; (3) Terbentuknya Gabungan Petani Kopi Daerah Kudus; (4) Implementasi Pembangunan Konsep Agropolitan Kabupaten Kudus (KAKK).