Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

HUBUNGAN KADAR ASAM URAT DAN GLUKOSA DARAH PADA WANITA USIA DEWASA-TUA DI DESA MANDIRAJA WETAN Fajar Husen; Nuniek Ina Ratnaningtyas
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v10i3.5371

Abstract

Penyakit degeneratif menjadi salah satu hal yang banyak dijumpai di pedesaan. Prevalensi penyakit degeneratif seperti diabetes, stroke, asam urat dan hipertensi masih terus meningkat setiap tahun. Komplikasi yang muncul dengan tingginya kadar asam urat sangat berhubungan erat dengan hiperurisemia, sehingga penting sekali untuk diketahui dan memonitor kadar asam urat serta glukosa darah agar komplikasi yang mungkin muncul seperti penyakit kardiovaskuler akibat tingginya kadar glukosa darah dan asam urat dapat diminimalisir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara peningkatan kadar asam urat dan glukosa darah dengan wanita usia lanjut. Pengukuran kadar glukosa darah dan asam urat menggunakan EasyTouch GCU-Meter. Metode penelitian dengan pendekatan cross-sectional, dan untuk dapat menentukan hubungan atau korelasi (r) dan koefisien determinasi (R2) digunakan uji pearson correlation dengan menggunakan software SPSS v.27.0. Hasil studi ini menunjukkan bahwa rata-rata usia responden didominasi wanita dewasa-tua usia 51 – 70 tahun, dengan 90% level asam urat diatas 6.0 mg/dL serta level glukosa dalam darah 66.67% diatas 140 mg/dL (44.67% kategori pra-diabetes dan 20% kategori diabetes). Selain itu terdapat hubungan yang kuat (p < 0.05) antara peningkatan level asam urat, glukosa dalam darah serta usia pada responden wanita dewasa-tua, dengan rentang indeks korelasi
PERAN MAJELIS DZIKIR DAN SHOLAWAT DALAM MENUMBUHKAH MOTIVASI KECINTAAN SANTRI TERHADAP SHOLAWAT Muhammada Alwi Baharudin Habib; Sayidah Afyatul Masruroh; Robiah Machtumah Malayati; Fajar M Husen Husen; Robi Al Buchori Buchori
Menara Tebuireng Vol 17 No 2 (2022): Maret
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari (UNHASY) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/menaratebuireng.v17i2.4745

Abstract

The focus of this research is to examine the role of the Jamansiro Dzikir and Sholawat Assembly in increasing the motivation of the Santri's Love for Sholawat and how the Impact of the Jamansiro Dzikir and Sholawat Assembly is in Improving the Spirituality of the Santri. This research is a case study research. The approach used in this research is a naturalistic approach. The technique used in entering the location in conducting this research is to use formal and informal roads, the data sources used consist of Person, Place, and paper data. Data collection techniques using observation, interview, and documentation methods were carried out directly and supported by in-depth interviews with related parties.The conclusions of this study are: 1) The role of the Jamansiro Dzikir and Sholawat Assembly in increasing the motivation of the Santri's Love for Sholawat. The Jamansiro Dzikir and Sholawat Assembly has a very strategic role in increasing the spirituality of the santri because implicitly the activities of the Jamansiro Assembly have several functions, including: as a medium for implementing the principles of the Five Servants, as a medium for presenting exemplary figures in students, namely the figures of Rasulullah and Auliya', as a medium for cultivating mahabbah and self-motivation of students. as a medium to foster hope of obtaining ridlo and blessings from Allah through the reason (wasilah) of reading blessings and manaqib. 2). The Impact of the Dhikr Assembly and the Jamansiro Prayer in Improving the Spirituality of the Santri. The activities of the Jamansiro Assembly play a very important role in increasing the spirituality of the santri. Forms of spiritual improvement for students who actively take part in activities at the Jamansiro Assembly are: a high spirit of devotion, an attitude of tawadlu' and better morals. roja, and motivation to istiqomah.
Tea Fungus Beverages from Torch Ginger (Etlingera elatior): Total microbial, Physicochemical, and Antioxidant Activity Fitrianto, Nur; Husen, Fajar; Samiyarsih, Siti; Ratnaningtyas, Nuniek Ina; Palindung, Lusia Seti; Azizah, Enur
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol 15, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Sciences, Semarang State University . Ro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v15i3.47944

Abstract

Functional beverages are needed to maintain health and fitness as a part of the instant lifestyle and degenerative diseases. The scientific findings on torch ginger (Etlingera elatior) flower (TGF) as a tea fungus beverage (Kombucha) are still limited. This research evaluated total microbes, physicochemical properties, and antioxidant activity 7 and 14 days after fermentation (daf) of TGF kombuchas. In addition, TGF in variant 0% (TGF0), 5% (TGF5), 10% (TGF10), and 15% (TGF15) are fermented with 3% of SCOBY, 20% culture, 1% green tea, and 10% sucrose. The antioxidant activities of TGF kombuchas were evaluated by 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) and 2,2′-Azino-bis 3-Ethylbenzothiazoline-6-Sulfonic Acid (ABTS) assay—the phenolic and flavonoid content using Folin-Ciocalteu method-gallic acid equivalent, and quercetin acid equivalent, respectively. The result showed that the fermentation time (p0.05) was affected by the properties of TGF kombuchas. Total microbes, physicochemical properties (pH, acidity, cellulose pellicle weight, phenolic, flavonoid content), and antioxidant activity were higher in 14 than in 7 days. Total soluble solid and total yeast count showed lower values in 14 days. The increase in total bacteria count, TGF15%, led to the highest increasing density from 8.08 ± 0.02Log CFU/mL on seven daf to 13.34 ± 0.04Log CFU/mL on 14 daf. The TGF 10% and 15% kombuchas in 14 dafs showed abundance in phenolic and flavonoid content, 121.45±1.07mg GAE/mL and 1.70±0.04 mg QAE/mL, respectively. During 14 daf and TGF 10%, the Kombucha of torch ginger flower demonstrated high antioxidant activity at 85.92±0.07% DDPH and 63.05±0.97ABTS. It is expected to aid future research into developing functional kombucha beverages.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera Lamk.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli PENYEBAB PENYAKIT GANGGUAN PENCERNAAN SECARA IN VITRO Husen, Fajar; Ratnaningtyas, Nuniek Ina
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i2.6783

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera Lamk.) adalah salah satu jenis tumbuhan tropis di Indonesia yang banyak dimanfaatkan oleh Masyarakat Indonesia sebagai bahan masakan. Daun kelor diketahui memiliki banyak manfaat salah satunya dapat dikonsumsi sebagai asi booster. Ekstrak daun kelor juga dilaporkan memiliki aktivitas sebagai anti-peradangan, anti-bakteri, anti-oksidan, dan beberapa melaporkan sebagai anti-diabetes. Penelitian terkait molekuler docking dari senyawa bioaktif M. oleifera dan uji aktivitas in vitro sebagai anti-bakteri perlu dilakukan untuk mengetahui bagaimana senyawa bioaktif yang terkandung dalam ekstrak M. oleifera menghambat pertumbuhan bakteri E. coli. Metode penelitian ini adalah eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL), terdapat 24 unit percobaan, dengan 1 kontrol positif menggunakan chloramphenicol. Dosis ekstrak M. oleifera yang digunakan yaitu 20 mg/Ml, 40 mg/mL, dan 60 mg/mL. Ekstrak M. oleifera diekstraksi dengan menggunakan metode maserasi, dan pelarut yang digunakan adalah ethanol 96%. Pengujian molekuler docking dilakukan dengan menggunakan software python dan discovery studio 2021. Analisis dilakukan dengan one-way ANOVA, dan uji lanjut dengan menggunakan Duncan multiple range-test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor mampu menghambat pertumbuhan E. coli dengan zona hambat tertinggi adalah 27.30 mm.
Evaluasi Struktur Histologi Hati dan Paru-Paru Mencit yang Diinduksi Karbon Tertraklorida (CCl4) Khasanah, Nur Aini Hidayah; Husen, Fajar
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 6 No 4 (2024): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2024.6.4.11261

Abstract

Karbon tetraklorida (CCl4) merupakan senyawa kimia yang bersifat hepatotoksik namun masih digunakan pada beberapa industri. Absorbsinya dapat terjadi melalui berbagai rute baik oral, intravena, intraperitoneal maupun inhalasi. Organ hati, paru-paru, testis dan ginjal dapat mengalami kerusakan struktur histologi akibat paparan CCl4. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi struktur histologi hati dan paru-paru mencit yang diinduksi CCl4 melalui rute oral. Desain penelitian yang digunakan adalah true experimental menggunakan mencit Balb/c berusia 3 bulan dengan bobot 30 gram. CCl4+DMSO diberikan per oral melalui sonde lambung. Perlakuan dibagi menjadi 4 kelompok: kelompok 1) kontrol negatif (tanpa induksi CCl4); kelompok 2, 3 dan 4 masing-masing dengan induksi CCl4 konsentrasi 10, 20 dan 30%. Hari ke-15, mencit dibedah dan diambil organ hepar dan paru-paru. Dilakukan pembuatan preparat dengan pewarnaan hematoxylin eosin. Didapati adanya perubahan histologi hati mencit berupa inti piknotik, kariolisis, kongesti, vakuolasi, dilatasi vena sentral dan sinusoid serta infiltrasi sel radang yang semakin berat dan meluas dengan makin bertambahnya konsentrasi yang diujikan. Evaluasi histologi paru-paru mencit menunjukkan tidak ada kongesti pada parenkim paru, penebalan septa interalveolar dan infiltrasi sel mononuklear di parenkim paru pada semua kelompok yang diujikan. Disimpulkan bahwa CCl4 yang diberikan per oral pada konsentrasi 10, 20 dan 30% tidak cukup merusak paru-paru, berbeda dengan kerusakan yang ditimbulkan pada hati. Kata kunci: CCl4, histologi, hepatosit, histologi, paru
Aktivitas Rutin Dan α-Tokoferol Medicinal Mushroom Coprinus comatus Sebagai Anti-Inflamasi Dan Antidiabetes Terhadap Beberapa Enzim Secara In Silico Husen, Fajar
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 21 No 1 (2025): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan serangkaian penyakit metabolik yang sangat berkaitan dengan resistensi insulin, penurunan produksi insulin, atau keduanya. DM merupakan salah satu dari 10 besar penyakit di dunia yang paling banyak menyumbang angka kematian. Pengobatan dan terapi pada DM yang membutuhkan waktu yang lama seringkali diperparah dengan penyakit pendamping yang dapat menyebabkan komplikasi. Pengembangan obat herbal telah menjadi tren positif karena WHO telah memberikan rekomendasi penggunaan obat herbal dalam terapi DM selama obat herbal tersebut telah diketahui kandungan dan aktivitas biologis dan farmakologisnya. Jamur merupakan salah satu natural resources yang telah banyak dikembangkan sebagai obat herbal terutama di negara China, Jepang, dan Korea. Jamur Coprinus comatus OF Mull. Pers merupakan jamur edible yang banyak dikembangkan di China, namun kultivasi dan pengembangannya di Indonesia masih sangat jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi senyawa bioaktif pada jamur C. comatus yang telah kami identifikasi sebelumnya sebagai anti-inflamasi dan anti-diabetes dengan pendekatan doking molekuler (in silico). Metode penelitiannya adalah deskripitif analitis dimana hasil doking molekuler secara in silico diuraikan dan dideskripsikan sesuai hasil yang didapatkan dari software aplikasi doking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai binding affinity (BA) dari senyawa rutin dan α-tokoferol terhadap enzim siklooksigenase 2 (COX-2), dan inducible nitric oxide synthase (iNOS) lebih tinggi dibandingkan metformin yang digunakan. Hal ini menunjukkan bahwa senyawa rutin dan α-tokoferol pada C. comatus berpotensi untuk dikembangkan sebagai agen anti-inflamasi dan antidiabetes yang dapat menurunkan kadar COX-2 dan iNOS sehingga dapat mencegah reaksi peroksidasi lipid dan inflamasi pada kondisi DM.
Peningkatan Kadar Kolesterol dan Usia Pada Ibu Rumah Tangga Fajar Husen; Nuniek Ina Ratnaningtyas; Nur Aini Hidayah Khasanah; Nilasari Indah Yuniati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v11i2.775

Abstract

Introduction; Cholesterol is a metabolite of fat that contains sterol compounds and is primarily concentrated in cell membranes in the body and the circulatory system. Purpose; To determine the total cholesterol level in homemakers (IRT) based on the age range category of 25-80 years and the relationship between increasing total cholesterol levels with the age of IRT. Method; The research method is descriptive-analytical with a cross-sectional approach, with a total sample of 30 and the sampling technique is purposive sampling. Data on the relationship between total cholesterol levels and age were statistically analyzed by bivariate analysis with the Pearson correlation index on SPSS software. Results; Total of 30 IR respondents, the average cholesterol level was 198.07 mg/dL, and the average age was 47.87 years. 50% of respondents have good cholesterol levels, 26.67% in the border category, and 23.33% in the danger category, with the highest cholesterol levels being 297 mg/dL and the lowest being 130 mg/dL. Conclusion; Total cholesterol levels in IRT in Tanjung are dominated by women over 45 years, with cholesterol levels ranging from 130 to 300 mg/dL, and there is a strong relationship between increased cholesterol levels in the body and rising age
Perbandingan Aktivitas Antibakteri Kloramfenikol Terhadap Bakteri Gram Positif Dan Gram Negatif Secara In Silico Dan In Vitro Islamiyati, Dian; Husen, Fajar
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 21 No 2 (2025): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kloramfenikol (Kloram) adalah antibiotik spektrum luas yang memiliki kemampuan untuk melawan bakteri gram positif dan gram negatif. studi ini mempunyai tujuan untuk membandingkan aktivitas antibakteri kloram terhadap bakteri gram positif S.aureus dan gram negatif E.coli baik secara in silico maupun in vitro. Aktivitas antibakteri kloram terhadap berbagai spesies bakteri diuji menggunakan dua pendekatan: in silico menggunakan metode docking molekuler untuk memprediksi interaksi antara kloram dan target bakteri, serta in vitro dengan pengujian untuk mengukur zona hambat yang terbentuk. Hasil in silico menunjukkan bahwa kloram memiliki nilai afinitas yang lebih rendah dengan interaksi yang lebih tinggi terhadap protein IN67 pada bakteri gram positif S.aureus yaitu -7,6 kkal/mol, sedangkan pada bakteri gram negatif E.coli yaitu -6,8 kkal/mol, interaksi ini lebih lemah karena perbedaan struktur membran sel. Percobaan in vitro juga menunjukkan rata-rata zona hambat terhadap S. aureus dan E. coli >25 mm, dan menunjukkan bahwa kloram tergolong ke dalam antibiotik yang sangat sensitif dalam membunuh dan menghambat pertumbuhan bakteri gram positif dan negatif. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa kloram memiliki aktivitas antibakteri yang lebih kuat terhadap bakteri gram positif dibandingkan gram negatif, yang tercermin dari hasil in silico dan in vitro yang sejalan.
Aktivitas Hesperidin dan Quercetin Ekstrak Ganoderma lucidum Sebagai Inhibitor Poly (ADP-ribose) Polymerase (PARP) Dalam Mencegah DNA Repair Pada Breast Cancer: In Silico (4UND) Husen, Fajar; Ratnaningtyas, Nuniek Ina; Khasanah, Nur Aini Hidayah
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 21 No 2 (2025): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker pada perempuan di Indonesia. Salah satu target terapi kanker terkini adalah enzim Poly (ADP-ribose) Polymerase (PARP), yang berperan penting dalam mekanisme perbaikan DNA. Inhibisi terhadap PARP dapat menghambat proses perbaikan DNA pada sel kanker dan meningkatkan sensitivitas terhadap terapi. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi senyawa hesperidin dan quercetin dari ekstrak Ganoderma lucidum sebagai inhibitor PARP melalui pendekatan in silico menggunakan protein target 4UND. Metode yang digunakan meliputi penambatan molekuler (molecular docking) dengan AutoDock Vina untuk mengamati afinitas dan interaksi ligan terhadap situs aktif PARP. Hasil simulasi menunjukkan bahwa baik hesperidin maupun quercetin memiliki afinitas ikatan yang signifikan terhadap enzim PARP, dengan nilai binding affinity masing-masing terhadap chain A PARP sebesar -7.5 (hesperidin) dan -9.5 kcal/mol (quercetin) dan pada chain B PARP sebesar -6.9 (hesperidin) dan 7.7 (quercetin). Dengan demikian senyawa tersebut memiliki potensi aktivitas inihbisi yang tinggi dengan binding affinity yang rendah. Interaksi residu asam amino kunci menunjukkan potensi ikatan hidrogen dan interaksi hidrofobik yang relevan terhadap inhibisi enzim. Temuan ini mengindikasikan bahwa hesperidin dan quercetin berpotensi sebagai kandidat inhibitor PARP alami yang dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai agen kemopreventif kanker payudara. Studi lanjutan in vitro dan in vivo diperlukan untuk mengonfirmasi aktivitas biologisnya.
DOKING MOLEKULER IN SILICO SENYAWA BIOAKTIF EKSTRAK ETANOL ABALONE OYSTER MUSHROOMS (Pleurotus cystidiosus) SEBAGAI INHIBITOR ENZIM α-GLUKOSIDASE Ratnaningtyas, Nuniek Ina; Husen, Fajar
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 12 No 3 (2025): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v12i3.9986

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan salah satu penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat secara global. Salah satu pendekatan pengobatan yang digunakan untuk mengontrol kadar glukosa darah postprandial adalah dengan menghambat enzim α-glukosidase yang berperan dalam proses hidrolisis karbohidrat kompleks menjadi glukosa. Penggunaan inhibitor sintetik seperti akarbosa sering kali disertai efek samping gastrointestinal, sehingga mendorong pencarian alternatif dari sumber alam. Pleurotus cystidiosus, atau abalone oyster mushroom, merupakan salah satu spesies jamur pangan yang diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti fenol, flavonoid, dan sterol, yang berpotensi sebagai agen antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi senyawa bioaktif dari ekstrak etanol P. cystidiosus sebagai inhibitor enzim α-glukosidase melalui pendekatan molecular docking in silico. Struktur tiga dimensi senyawa dan enzim target dianalisis menggunakan perangkat lunak AutoDock Vina untuk mengevaluasi afinitas ikatan dan jenis interaksi molekuler pada situs aktif enzim. Hasil docking menunjukkan bahwa ekstrak etanol jamur P. cystidiosius secara in silico berpotensi dalam menghambat aktivitas enzim α-glukosidase dengan nilai binding affinity tertinggi adalah -3.7 kcal/mol (triterpenoid), dan -3.6 kcal/mol (quercetin). Pengembangan herbal medicine antidiabetes dari jamur P. cystidiosus dapat dilakukan lebih lanjut dengan fraksinasi senyawa dan pengujian secara in vivo dengan mengukur kadar enzim α-glukosidase pada serum.