Claim Missing Document
Check
Articles

Survival Strategy of Rice Farmers in Planting Paddy in Dry Season Arsal, Thriwaty; Yunus, Mahmud; Handoyo, Eko; Ahmad, Sakaria
KOMUNITAS: International Journal of Indonesian Society and Culture Vol 12, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v12i2.23920

Abstract

The development of agricultural tools and technology has made a change to cropping patterns in agricultural communities in Donoyudan Village. Farmers begin to plant rice in the dry season with the help of water wells as the main source of irrigation. Farmers choose to plant rice in the dry season because the results are better than the rainy season. The purpose of the research is to determine the survival strategies of paddy farmers in choosing plant species on agricultural land in the dry season. The research method uses qualitative methods, namely observation, triangulation, and in-depth interviews with farmers and farmer groups. The research is conducted in Donoyudan Village, Kalijambe District, Sragen Regency. The results show that the survival strategy of paddy farmers and rice farming activities in the dry season is the availability of water wells and water pumping machines as the main sources of irrigation in the dry season. Water wells are used if there is not enough rainwater to irrigate the fields. There are two types of water wells, which are shallow well and deep well.
PERANAN PEREMPUAN DALAM MASYARAKAT PERTANIAN DI KABUPATEN TEMANGGUNG (STUDI KASUS PEREMPUAN PETANI TEMBAKAU DI DESA TLAHAP KECAMATAN KLEDUNG) Arsal, Thriwaty
Forum Ilmu Sosial Vol 36, No 1 (2009): June 2009
Publisher : Faculty of Social Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/fis.v36i1.1324

Abstract

This is a qualitative research in the context of role, time allocation, income contribution, and women tobacco farmer contribution on decision making. The data source are collected through observation and in-depth interview with 5 families, including women tobacco farmer, their husbands, and their children, to fnd the description about women role in public and domestic activities. The research questions are: (1) what are the roles of women tobacco farmer in Tlahap Village Kledung Subdistrict Temanggung Regency? (2) how they allocate their time between domestic and public activities? and (3) how is their contribution in increasing family income? The result of this research shows that the women tobacco farmers have high contribution in their family income, around Rp. 2.000.000,00 – Rp. 3.000.000,00 every harvest, twice a year. Besides their work as farmer, they have side job that increase their family social economics condition. Women tobacco farmer work in farm about 9 hours a day and 5 hours in home, compare with their husband that only work 9 hours in farm. This fact shows that women tobacco farmer activities are longer than their husband.Keywords: Women, farm society, tobacco farmer
KEMISKINAN DAN KETAHANAN PANGAN DI KALANGAN PETANI Arsal, Thriwaty
Forum Ilmu Sosial Vol 41, No 1 (2014): June 2014
Publisher : Faculty of Social Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/fis.v41i1.5379

Abstract

The poverty problem is related to various variables. Generally, the cause of the poverty problem is divided into two, which are exogenous cause and endogenous cause. Based on the endogenous cause, poverty is divided into three. First, structural poverty, which is poverty that caused by the existence of policy, regulation, and the institutional that obstruct the productivity and mobility of the society. Second, cultural poverty, a poverty which is caused by behaviors and values which are applied by the society so they productivity is low. These are the reaction and adaptation upon their marginal position in social stratification. Third, natural poverty caused by the inadequate natural condition, such as the lack natural resources or the disadvantage of geographical condition. Meanwhile, for the endogenous cause, the poverty is caused by the weakness and physical flaws (physical defect or old age), the low the human resources quality (the low of education quality, health, skill, and competence), and the weak of individual character (fatalistic, apathetic, depending, helplessness, low self-esteem, easily discouraged, uncreative and not innovative, etc.). Although it can be differentiate, both the three of them are related and influential.
Jaringan dan Sistem Sosial dalam Distribusi Komoditas Pertanian Lahan Kering Husain, Fadly; Gunawan, Gunawan; Arsal, Thriwaty; Luthfi, Asma; Rini, Hartati Sulistyo
JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo) Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jsw.2018.2.2.2893

Abstract

Farming systems in the highlands have special typologies, as the development of dryland farming systems in the form of “tegalan” or gardens. This farming system also exists in several regions in Central Java. The aim of the study is to understand the distribution network system of local commodities (coffee, cocoa, and sugar palm at the local level). This study used qualitative research methods. The subjects in this study were the community (farmers) in Medono Village, Boja District, Kendal Regency. The results showed that the coffee and palm sugar distribution network system is carried out by collectors who come from local people and vendors or entrepreneurs from outside the village.
Pengaruh Frekuensi Bermain Game Online terhadap Pola Perilaku Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Bae Kudus Syuhada, Ardhi Noorkhan; Arsal, Thriwaty
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 9 No 1 (2020): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi pada masa sekarang mengakibatkan perubahan yang terjadi pada beberapa aspek kehidupan, salah satunya adalah sarana hiburan. Bermain game online merupakan hobi baru yang disukai oleh para remaja, sayangnya sesuatu yang baru tersebut dapat mengakibatkan dampak yang kurang baik bagi pelaku. Game online bisa saja mempengaruhi pola perilaku para gamer. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengungkap apakah ada pengaruh game online terhadap pola perilaku siswa. 2) Mencari tahu seberapa besar pengaruh game online terhadap pola perilaku siswa. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data angket dan wawancara. Lokasi Penelitian ini berada di SMA Negeri 1 Bae Kudus, karena merupakan salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Kudus. Objek dalam Penelitian ini yaitu Siswa-Siswi Kelas XI MIPA 5, XI MIPA 6, XI MIPA 7, XI IPS 3, dan XI IPS 4. Uji Validitas data dilakukan dengan cara korelasi product moment, menggunakan teknik analisis regresi sederhana. Menggunakan teori Perilaku Burrhus Frederic Skinner sebagai dasar analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Frekuensi bermain game online dapat mempengaruhi pola perilaku. 2) Besar pengaruh game online terhadap pola perilaku siswa adalah 14%, meliputi gaya bicara, gaya hidup, dan kebiasaan bersosialisasi. Saran yang dapat penulis sampaikan untuk penelitian ini yaitu : 1) Sekolah dapat membantu mencegah efek negatif dengan pengembangan, motivasi, dan pembinaan agar siswa yang bermain game online dapat berprestasi, misalnya pengadaan kegiatan ekstrakurikuler e-sport. 2) Bagi orang tua, dapat mendampingi proses belajar pada saat dirumah.
Bentuk - Bentuk Perilaku Konsumtif Mantan TKW Desa Tergo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus Pramistika, Triana Aprellia; Arsal, Thriwaty
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 9 No 2 (2020): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku konsumtif merupakan kegiatan konsumsi yang tidak di dasarkan pada kebutuhan melainkan keinginan dan kepuasan semata. Penelitian ini mengkaji tentang bentuk perilaku konsumtif yang dilakukan oleh mantan TKW saat berada di kampung halaman. Perilaku konsumtif yang dilakukan mantan TKW di Desa Tergo merupakan wujud dari kesuksesan yang telah dicapai selama bekerja menjadi TKW. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk perilaku konsumtif dari segi berbelanja untuk keperluan penampilan (fashion) dan bentuk perilaku konsumtif dari segi berbelanja untuk keperluan gengsi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Pelaksanaan penelitian dengan menggunkaan 6 informan utama yaitu mantan TKW Desa Tergo. Validitas data menggunakan Triangulasi data guna untuk membandingkan data hasil wawancara informan utama dengan kenyataan sesungguhnya. Penelitian ini menggunakan teori masyarakat konsumsi Jean Paul Baudrillard untuk menganalisis perilaku konsumtif yang dilakukan oleh mantan TKW di Desa Tergo yang menunjukkan suatu gaya hidup. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti menunjukan bahwa perilaku konsumtif mantan TKW sudah menjadi kebudayaan. Perilaku yang ditunukan oleh mantan TKW adalah dengan berpenampilan yang up to date dengan tujuan untuk menaikan tingkat gengsi di kehidupan masyarakat Desa Tergo.
NIKAH SIRI DALAM PERSPEKTIF STRUKTURAL FUNGSIONAL Arsal, Thriwaty
Forum Ilmu Sosial Vol 39, No 2 (2012): December 2012
Publisher : Faculty of Social Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/fis.v39i2.5403

Abstract

Nikah siri is not a new phenomenon in Indonesia, but based on positive law and Marriage Act 1974 violate norms despite siri marriage in Islam is a legitimate action in accordance with the terms valid throughout the wedding. The act of marriage siri is not   only done in certain circles, people with socio-economic and educational status of established, can not be separated from action siri marriage.  Negative implications posed by siri siri marriage but marriage still exist and flourish in society, because marriage siri functional for the culprit. various factors that shape a person to take action siri marriage, for example; strict rules state certified, and low levels of economic hardship, low education, knowledge of the concept of marriage, and personal experience. 
SISTEM HUTANG-PIUTANG DI WARUNG KELONTONG PADA MASYARAKAT PEDESAAN (Studi kasus di Desa Banjarsari Kulon Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas) Meivani, Yurizka; Arsal, Thriwaty
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 4 No 2 (2015): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat desa Banjarsari Kulon memiliki cara khas dalam bertransaksi di warung kelontong yaitu menggunakan sistem hutang piutang di warung kelontong. Penelitian ini bertujuan : (1) mengetahui bagaimana bentuk sistem hutang-piutang di warung kelontong (2) mengetahui pandangan masyarakat terhadap adanya sistem ekonomi hutang-piutang di warung kelontong (3) mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi munculnya sistem ekonomi hutang-piutang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di Desa Banjarsari Kulon Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Subjek penelitian adalah pemilik warung kelontong dan pelanggan warung kelontong. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: mekanisme dalam pelaksanaan hutang-piutang di warung kelontong mendasarkan pada aspek sosial budaya. Pemilik warung mengalami dilema sosial, pelanggan warung kelontong berpenghasilan tak tentu merasa diuntungkan dengan sistem hutang-piutang dan kebiasaan hutang membuat masyarakat menjadi lebih konsumtif. Faktor yang melatarbelakangi adalah faktor pribadi dan faktor lingkungan sosial budaya Kata Kunci : Hutang-Piutang, Masyarakat Desa Banjarsari Kulon, Sistem, Warung     Kelontong
KETERLEKTAN BURUH TERHADAP INDUSTRI SUMPIT (KASUS DI DESA ROWOLAKU KECAMATAN KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN) Sari, Dwi Tika; Arsal, Thriwaty; Kismini, Elly
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 4 No 2 (2015): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakseimbangan antara jumlah angkatan dan lowongan kerja yang tersedia menyebabkan timbulnya masalah-masalah sosial. Buruh dalam kegiatan industri dijadikan sebagai faktor produksi yang tenaga dan ketrampilannya diperlukan dalam kegiatan industri sesuai dengan kebutuhan perusahaan, namun dalam asumsi masyarakat buruh dikonotasikan sebagai pekerja rendahan, hina, dan kasar yang berpendidikan rendah dan tidak mempunyai keahlian dalam suatu bidang pekerjaan. Pendidikan rendah yang dimiliki buruh menyebabkan adanya suatu keterlekatan terhadap industri. Tujuan penelitian ini: (1) mengetahui bentuk keterlekatan buruh terhadap industri sumpit, (2) mengetahui dampak industri terhadap kondisi sosial ekonomi buruh. Metode penelitian adalah kualitatif deskripti.  Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian: (1) keterlekatan buruh mencakup pada perekrutan tenaga kerja yang tidak memprioritaskan pendidikan yang tinggi sehingga menyebabkan banyaknya anggota masyarakat yang berminat untuk bekerja di industri sumpit karena latar belakang pendidikan buruh yang rendah serta terbatasnya skill yang dimiliki buruh menyebabkan pihak industri juga memberikan upah rendah kepada buruh. (2) dampak industri terhadap buruh yang meliputi penciptaan lapangan pekerjaan, mengurangi penganguran, meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat serta pengeksploitasian tenaga kerja.
ANALISIS PETA KONFLIK PEMBANGUNAN PABRIK PT. SEMEN INDONESIA DI KECAMATAN GUNEM KABUPATEN REMBANG Hidayatullah, Umar; Rini, Hartati Sulistyo; Arsal, Thriwaty
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 5 No 1 (2016): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peta konflik serta dinamika konflik yangterjadi dalam proses pembangunan pabrik PT. Semen Indonesia di Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang. Teori kelas Karl Marx serta pemetaan konflik Fisherdigunakan untuk menganalisis fokus kajian dalam penelitian ini. Metode penelitianyang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Teknikpengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data penelitian ini diperoleh melalui triangulasi data. Analisis data dalampenelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu : pengumpulan data, reduksidata, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitianmenunjukan bahwa setiap pihak memiliki pendapat yang berbeda dalam menyikapi pembangunan pabrik sekaligus lahan eksploitasi yang akan digunakan PT. Semen Indonesia. Pihak-pihak yang terlibat dalam konflik, antara lain; PT. SemenIndonesia, Pemerintah, LBH Semarang, JM-PPK, Walhi, kelompok masyarakatpendukung, dan kelompok masyarakat penolak pembangunan pabrik. Konflik menyebabkan kehancuran hubungan sosial masyarakat sekaligus persatuan kelompokyang memiliki kepentingan yang sama. Berdasarkan penelitian ini, penulis dapatmemberikan saran perlunya kajian dari berbagai disiplin ilmu terkait dengan pembangunan pabrik PT. Semen Indonesia dan mendorong pihak-pihak yang berselisihuntuk menemukan jalan keluar untuk menyelesaikan konflik.
Co-Authors Adang Syamsudin Sulaha, Adang Syamsudin Afif, Muhammad Ainul Agriawan, Gilang Agustien, Reesa Adib Tria Ahmad, Sakaria Aida Vitayala S. Hubeis Amin Pujiati Aminuyati Andi Irwan Benardi, Andi Irwan Anisatul Wardani, Anisatul Apik Budi Santoso Apik Budi Santoso Arafah, Siti Ardelia, Khalda Artha, Prima Audria Asma Luthfi Aulia Rahman Bambang Irawan Cahyo Budi Utomo Dewi Liesnoor Setyowati Dina Puspa Ringga Durrotun Nafisah Dwi Tika Sari, Dwi Tika Edy Trihatmoko Ekawati S. Wahyuni Eko Handoyo Elly Kismini Ely Rudyatmi, Ely Erni Suharini Erwinsya, Erwinsya Etty Soesilowati Fadly Husain Febrina Damayanti, Febrina Fulia Aji Gustaman, Fulia Aji Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Hamdan Tri Atmaja Hamdan Tri Atmaja Hartati Sulistyo Rini Iswara, Astuti Eka Stya Karamina, Sharfina Khaironi, Khaironi Khoirun Nisa, Irfiani Maulida Lestari, Lilis Eka Luqmanul Hakim, Muhammad Ahdi Lutfiana, Hilma Lutfiana, Hilma Mahmud Yunus MARIA BINTANG Martitah Martitah Masrukhi Masrukhi Moh. Solehatul Mustofa Muhammad Amin Muhammad Basri Nindia, Sefira Rizki Ayu Nugroho, Apriyanto Dani Nur Khayati Nurdianto Nurdianto, Nurdianto Nurmala Katrina Pandjaitan Nurwijayanti Oktarina, Lisa Dwi Oktarina, Lisa Dwi Pramistika, Triana Aprellia Puji Hardati Puji Hardati Purwadi Suhandini Rahayu, Tyas Wilantari Rahayuningsih, Suni Fitri Rahman, Andri Retnawati, Retnwati Retnawati, Retnwati Rini, Setiana Eka Rita Suswati Rizqiana, Anita S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Safitri, Dia Nita Ayuk Salam, Galih Abdu SATRIYAS ILYAS Sumartono Tono, Sumartono Surya, Alief Yusfian Adi Suyahmo Suyahmo Syaiful Amri Syuhada, Ardhi Noorkhan Tjaturahono Budi Sanjoto Totok Rochana Umar Hidayatullah, Umar Wasino Wasino Widyastiti, Ririh Wijaya, Revany Mahardika Yaliyani Arsyillah, Suci Yuliantoro Yuliantoro, Yuliantoro Yurizka Meivani, Yurizka Yusuf, Muhammad Syaifullah