Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

IoT-Driven Solutions for Improved Plant Care in Terrariums Diva Septiawan; Misbahuddin; Wiriasto, Giri Wahyu
International Journal of Electrical, Energy and Power System Engineering Vol. 8 No. 1 (2025): The International Journal of Electrical, Energy and Power System Engineering (I
Publisher : Electrical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ijeepse.8.1.72-85

Abstract

The rapid advancement of Internet of Things (IoT) technology has revolutionized various sectors, including smart agriculture. This study explores an IoT-driven solution to enhance plant care in terrariums by automating maintenance and optimizing growth conditions. The proposed system monitors key environmental parameters temperature, humidity, and soil moisture while automating irrigation using an ESP32 microcontroller, DHT11 and YL-69 sensors, a relay, and a mini DC pump. An Android application, developed with Android Studio and Arduino IDE, integrates the system via Firebase for real-time data access. A 14-day observation of Rombusa plant growth revealed that the optimal soil moisture level ranges between 60%–70%, averaging 65%. The findings confirm that IoT-driven plant care enhances growth efficiency and simplifies maintenance, offering a more effective alternative to traditional methods.
PEMANFAATAN HASIL LAUT MELALUI INOVASI PRODUK OLAHAN SAMBAL IKAN TONGKOL DAN STRATEGI USAHA BERKELANJUTAN DI DESA KUTA KECAMATAN PUJUT LOMBOK TENGAH Amri, Septia Bahrul; Hisan, Khaeratun; ZA, Baiq Ayu Rizka Amalia; Mutia, Baiq Hana; Fatmalasari, Desi; David, Muhammad; Nabilah, Nuha; Nuriman, Nuriman; Kusniati, Pipit; Pikrianto, Riki; Misbahuddin, Misbahuddin
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.7244

Abstract

Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, memiliki potensi besar di sektor kelautan, terutama dengan melimpahnya ikan tongkol (Euthynnus affinis). Namun, pemanfaatannya masih terbatas pada konsumsi segar. Kegiatan KKN-PMD Universitas Mataram bertujuan meningkatkan nilai tambah melalui inovasi sambal ikan tongkol dan strategi usaha berkelanjutan. Melalui sosialisasi dan pelatihan yang melibatkan Dinas Perindustrian dan UMKM, masyarakat Desa Kuta dibekali pengetahuan dan keterampilan praktis dalam pengolahan dan pengemasan sambal ikan tongkol. Pembentukan kelompok usaha berkelanjutan diharapkan mendorong kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Produk ini berpotensi menjadi oleh-oleh khas yang meningkatkan pendapatan masyarakat.
IMPLEMENTATION OF FEEDFORWARD NEURAL NETWORK FOR CARDIOVASCULAR DISEASE PREDICTION WITH PERFORMANCE EVALUATION Muhammad Rafli; Misbahuddin; Bulkis Kanata; Raflin, Muhammad Rafli
Jurnal Teknoif Teknik Informatika Institut Teknologi Padang Vol 13 No 2 (2025): TEKNOIF OKTOBER 2025
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jtif.2025.V13.2.97-104

Abstract

Disease is crucial to prevent more serious complications. This study implemented a Feedforward Neural Network (FNN) algorithm to build a cardiovascular disease risk prediction model using patient clinical data. The dataset used was sourced from open sources and underwent preprocessing stages such as one-hot encoding and normalization. The model architecture consists of two hidden layers with ReLU and dropout activation functions, and an output layer with a sigmoid function for binary classification. Training was conducted for 100 epochs with a data split ratio of 80:20. Evaluation was carried out using accuracy, precision, recall, F1-score, and confusion matrix metrics. The evaluation results showed that the model achieved a training accuracy of 92% and a testing accuracy of 88%, with an average F1-score of 87.2%. The Confidence Factor value also indicated a high level of confidence in each prediction. These results indicate that the FNN model is effective for cardiovascular disease risk prediction and has the potential to be used as a tool for rapid and accurate medical decision-making.
Integrasi Smart Agriculture untuk Peningkatan Penyimpanan Air dan Mitigasi Kekeringan Wahyuti, Putri Yunita; Misbahuddin, Misbahuddin; Sukartono, Sukartono; Mayantika, Husnitalia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4707

Abstract

Perubahan iklim menyebabkan ketidakstabilan curah hujan dan peningkatan risiko kekeringan yang berdampak serius terhadap produktivitas pertanian di Indonesia. Tantangan tersebut diperparah oleh rendahnya daya infiltrasi tanah dan penggunaan sistem irigasi konvensional yang belum efisien dalam pemanfaatan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi sistem Smart Agriculture berbasis Internet of Things (IoT) sebagai solusi peningkatan kapasitas penyimpanan air dan mitigasi dampak kekeringan pada lahan pertanian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan mengumpulkan data sekunder dari berbagai literatur ilmiah nasional dan internasional yang diperoleh melalui portal seperti Google Scholar, ScienceDirect, ResearchGate, SpringerLink, dan ProQuest. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sistem Smart Agriculture dengan dukungan sensor kelembapan tanah, sensor cuaca, sistem irigasi otomatis, dan algoritma pengambilan keputusan adaptif mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 40–58% tanpa menurunkan produktivitas tanaman. Selain itu, teknologi konservasi air seperti embung mikro dan aplikasi biochar terbukti meningkatkan infiltrasi dan retensi air tanah pada lahan kering. Namun, implementasi Smart Agriculture di Indonesia masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan infrastruktur digital, biaya investasi awal yang tinggi, serta rendahnya literasi digital petani. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pemerintah dalam bentuk subsidi perangkat, pelatihan teknis, dan pengembangan sistem berbasis open-source untuk memperluas adopsi teknologi ini. Integrasi antara teknologi digital, konservasi sumber daya air, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi strategi kunci dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan.
System IoT-AI Based on Microclimate Disease Risk Index for Early Detection of Vanilla Plant Diseases Muh. Hayatullah; Raodatul Putri; Nur Safitri; Misbahuddin; Muhammad Husni Idris
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, March 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i3.1940

Abstract

The vanilla plant (Vanilla planifolia) is a high-value commodity, but it is highly susceptible to microclimatic fluctuations and disease attacks, especially stem and root rot closely related to Fusarium oxysporum f. sp. vanillae. A review of the literature also shows that temperature, humidity, and shade conditions affect vanilla growth, whereas conventional monitoring approaches often detect disease risk too late. This paper presents a systematic literature study with the help of Google Scholar-based Publish or Perish (PoP), enriched by targeted searches on ScienceDirect and Web of Science, and reported to follow the principles of PRISMA 2020. The synthesis results show that the integration of IoT, microclimate sensors, and AI has the potential to form a more precise Early Warning System through the MDRI index, which is a weighted risk score that collects parameters of temperature, relative humidity, VPD, light intensity, soil moisture, and history of daily conditions. Conceptually, MDRI can be applied to edge devices to provide early warnings, recommendations for cultivation actions, and the basis for data-driven decision-making. This paper emphasizes that the IoT–AI approach is not just a monitoring tool, but the foundation of an adaptive and sustainable vanilla disease risk management system.
PENINGKATAN AKURASI SENSOR ETANOL DENGAN KALMAN FILTER UNTUK PENDETEKSIAN KADAR ALKOHOL PADA HEMBUSAN NAPAS MANUSIA BERBASIS IOT Imam Abdul AZIS
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/eeict.v9i1.22967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi dan kestabilan pembacaan sensor MQ-3 dalam mendeteksi kadar alkohol pada hembusan napas manusia dengan menerapkan metode Kalman  Filter  serta  mengintegrasikannya ke dalam sistem berbasis Internet of Things (IoT). Permasalahan utama pada sensor MQ-3 adalah adanya fluktuasi pembacaan dan lonjakan nilai (spike) akibat noise pengukuran,  terutama  pada  variasi  jarak dan sudut pengujian. Pada penelitian ini, sensor MQ-3 digunakan untuk mendeteksi konsentrasi uap etanol dalam satuan Parts Per Million (PPM), sedangkan ESP8266 berfungsi sebagai mikrokontroler dan modul komunikasi untuk pengiriman data secara real-time. Algoritma Kalman Filter satu dimensi diterapkan dengan mempertimbangkan parameter process noise (Q), measurement noise (R), dan error covariance (P) untuk mereduksi noise dan menghasilkan estimasi yang lebih optimal. Pengujian dilakukan pada variasi sudut 90° dan 45° serta jarak 5 cm dan 2,5 cm menggunakan alkohol dengan konsentrasi 10%, 70%, dan 96%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembacaan tanpa Kalman     Filter     mengalami fluktuasi signifikan dan lonjakan hingga 2000 PPM, sedangkan setelah diterapkan Kalman Filter, data menjadi lebih halus, stabil, dan representatif terhadap kondisi sebenarnya. Dengan demikian, penerapan Kalman Filter terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas dan keandalan sistem pendeteksi kadar alkohol berbasis IoT.
Model Integratif Pengelolaan Air Presisi Berbasis AWD Embung IoT untuk Padi Lahan Kering pada Musim Tanam Kedua: A Systematic Literature Review dan Implikasi Kebijakan di Lombok Tengah Kurniawan, Lalu; Maulana, Bangkit; Aulia, Firda; Misbahuddin, Misbahuddin; Idris, Muhammad Husni
Empiricism Journal Vol. 7 No. 2: June 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v7i2.4870

Abstract

Keterbatasan ketersediaan air pada musim tanam kedua (MT 2) menjadi kendala utama budidaya padi di wilayah semi-arid seperti Kabupaten Lombok Tengah. Berbagai teknologi pengelolaan air, seperti Alternate Wetting and Drying (AWD), embung, dan Internet of Things (IoT), telah dikembangkan, namun umumnya masih dikaji secara terpisah. Penelitian ini bertujuan menyusun model integratif pengelolaan air berbasis AWD–Embung–IoT serta merumuskan implikasi kebijakan untuk mendukung penerapannya pada budidaya padi di wilayah semi-arid. Kajian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel yang diperoleh dari Google Scholar melalui Publish or Perish (PoP), ScienceDirect, dan Web of Science pada periode 2020–2025. Proses seleksi mengikuti pedoman PRISMA dan menghasilkan 25 artikel yang memenuhi kriteria sintesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa AWD dilaporkan mampu menghemat penggunaan air irigasi sebesar 25–70%, embung berperan sebagai penyedia cadangan air selama periode defisit, sedangkan IoT mendukung pemantauan dan pengambilan keputusan irigasi secara real-time. Berdasarkan sintesis literatur, integrasi ketiga komponen tersebut berpotensi membentuk sistem pengelolaan air presisi yang menghubungkan aspek demand, supply, dan control dalam suatu closed-loop adaptive system. Kontribusi utama penelitian ini adalah pengembangan kerangka konseptual demand–supply–control sebagai dasar pengelolaan air presisi pada budidaya padi di wilayah semi-arid. An Integrative Model of Precision Water Management Based on AWD Reservoir IoT for Dryland Rice during the Second Cropping Season: A Systematic Literature Review and Policy Implications in Central Lombok Abstract Limited water availability during the second cropping season (MT 2) is a major constraint to rice production in semi-arid regions such as Central Lombok Regency, Indonesia. Various water management technologies, including Alternate Wetting and Drying (AWD), farm ponds, and the Internet of Things (IoT), have been developed to improve water-use efficiency; however, these approaches are generally studied separately. This study aimed to develop an integrated AWD–Farm Pond–IoT water management model and formulate policy implications to support its implementation in semi-arid rice production systems. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted using articles retrieved from Google Scholar through Publish or Perish (PoP), ScienceDirect, and Web of Science published between 2020 and 2025. The selection process followed PRISMA guidelines and resulted in 25 articles that met the synthesis criteria. The review found that AWD has been reported to reduce irrigation water use by 25–70%, farm ponds function as water storage facilities during deficit periods, and IoT supports real-time monitoring and irrigation decision-making. Based on the literature synthesis, integrating these three components has the potential to establish a precision water management system linking demand, supply, and control within a closed-loop adaptive system. The main contribution of this study is the development of a conceptual demand–supply–control framework as a foundation for precision water management in rice cultivation under semi-arid conditions.
Multi-hop ESP-Mesh Network and MQTT Protocol for Smart Light Systems in High-Rise Buildings Januarman Maulana Putra; Misbahuddin Misbahuddin; Sudi Mariyanto Al Sasongko
Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Komputer dan Informatika Vol. 8 No. 1 (2022): March
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jiteki.v8i1.22535

Abstract

When a high-rise building's lights are not required because they are frequently left on, electrical energy is wasted as a result of this.  The smart light is one of the effective ways to energy saving in a building. This study aims to create a smart light system using the ESP-Mesh network and the MQTT protocol to control the turn on/off of all lights in all rooms of a high-rise building. The ESP-Mesh network is a mesh of ESP8266 devices that are designed for multi-hop transmission. The MQTT is one of the widely used IoT protocols that allows a smartphone to control the lights in every room in a mesh topology via the internet remotely. The performance evaluation shows that a multi-hop ESP-Mesh is better than that a Single-hop ESP8266 in signal strength. The signal strength of the ESP8266 single-hop is bad. Meanwhile, the signal strength of the multi-hop ESP-Mesh is good in all rooms. Furthermore, The functional tests of the multi-hop ESP-Mesh show that although there are various broken paths caused by several disconnected nodes, all lights can be turned on or off suitably through the command from the smartphone switch. Turning off the not-required lights by smart light systems can help save energy.
RadReader: An Enhanced AlexNet-Based GUI Application for Pneumonia Prediction in Thoracic X-Ray Images Giri Wahyu Wiriasto; Ahdiat Aunul Hipzi; I Made Budi Suksmadana; Misbahuddin; Indira puteri Kinasih; Putu Aditya Wiguna
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 9 No 6 (2025): December 2025
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/resti.v9i6.7023

Abstract

Recent advancements in radiology applications have led to user-friendly interfaces, improving pneumonia diagnosis by accurately differentiating between viral and bacterial pneumonia from thoracic X-rays. This approach enhances diagnostic precision and efficiency while offering intuitive real-time interaction for radiologists. This study aims to achieve two objectives: (i) developing a desktop-based radiology reader application, and (ii) modifying the alexNet architecture for classifying pneumonia based on thoracic X-ray datasets with the output encompassing pneumonia and normal cases. The desktop application assists radiologists in efficient image analysis and is developed using python–Tkinter. Integrate enhanced of AlexNet models which has been modified to better differentiate. The modified alexNet includes changes like adding max pooling in specific blocks and adjusting hidden layer neuron count. The dataset consists of 7442 images, with 4484 positive pneumonia and 2958 normal images obtained from the Mendeley websites. The enhanced alexNet (EAM) model achieves impressive results: 95.36% accuracy, 95.34% precision, 95.28% recall, and 95.31% F1-score for classifying bacterial pneumonia.
PENINGKATAN AKURASI SENSOR ETANOL DENGAN KALMAN FILTER UNTUK PENDETEKSIAN KADAR ALKOHOL PADA HEMBUSAN NAPAS MANUSIA BERBASIS IOT Imam Abdul AZIS
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/eeict.v9i1.22967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi dan kestabilan pembacaan sensor MQ-3 dalam mendeteksi kadar alkohol pada hembusan napas manusia dengan menerapkan metode Kalman  Filter  serta  mengintegrasikannya ke dalam sistem berbasis Internet of Things (IoT). Permasalahan utama pada sensor MQ-3 adalah adanya fluktuasi pembacaan dan lonjakan nilai (spike) akibat noise pengukuran,  terutama  pada  variasi  jarak dan sudut pengujian. Pada penelitian ini, sensor MQ-3 digunakan untuk mendeteksi konsentrasi uap etanol dalam satuan Parts Per Million (PPM), sedangkan ESP8266 berfungsi sebagai mikrokontroler dan modul komunikasi untuk pengiriman data secara real-time. Algoritma Kalman Filter satu dimensi diterapkan dengan mempertimbangkan parameter process noise (Q), measurement noise (R), dan error covariance (P) untuk mereduksi noise dan menghasilkan estimasi yang lebih optimal. Pengujian dilakukan pada variasi sudut 90° dan 45° serta jarak 5 cm dan 2,5 cm menggunakan alkohol dengan konsentrasi 10%, 70%, dan 96%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembacaan tanpa Kalman     Filter     mengalami fluktuasi signifikan dan lonjakan hingga 2000 PPM, sedangkan setelah diterapkan Kalman Filter, data menjadi lebih halus, stabil, dan representatif terhadap kondisi sebenarnya. Dengan demikian, penerapan Kalman Filter terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas dan keandalan sistem pendeteksi kadar alkohol berbasis IoT.
Co-Authors A. Sjamsjiar Rachman A. Sjamsjiar Rachman A. Syamsu Irfan Akbar Abdul Amar Gifari Abdul Kholid Ade Safarudin Madani Ahdiat Aunul Hipzi Ahdiyat Rescaya Putra Akbar, L A Syamsul Irfan Amri, Septia Bahrul Angriani Cahaya Putri Anisaturahman Ardi Yoga Pramesthi Arsy Saefatullah AULIA, FIRDA Auliya Safitri Baiq Irma Fitriani Baiq Juliati Bangkit Maulana, Bangkit Bulkis Kanata David, Muhammad Dena Prihatiningsih Dinda Ayu Rizqia Diva Septiawan Djul Fikri Budiman Djul Fikri Budiman Djul Fikry Djul Fikry Budiman, Djul Fikry Elmy Ericka Stywati Fatmalasari, Desi Faturrahman Giri Wahyu Wiriasto Giri Wiriasto Gunawan Gunawan Hazi, Khaerul Helmi Ilzam Fadholi Hisan, Khaeratun I Gusti Putu Muliarta Aryana I Made Ari Nrartha I Made Budi Suksmadana Ibzani Ilham Shagianto Indira puteri Kinasih Irfan Akbar, L. Ahmad Syamsul Jafar, Sitti Rusnah Januarman Maulana Putra Julia Ariyani Jurnal Pepadu Kurniawan, Lalu Kusniati, Pipit L Ahmad L. Ahmad Syamsul Irfan Akbar L. Syamsul Irfan Akbar L.A.S. Irfan Akbar Lalu Ahmad S. Irfan Akbar Lalu Jazuly Khaerul Hady M. Syamsu Iqbal Made Sutha Yadnya Mathildes Inna Kamuri Mayantika, Husnitalia Mufidah Muh. Hayatullah Muhamad Syamsu Iqbal Muhamad Syamsu Iqbal Muhamat Taufik, Muhamat Muhammad Amjad Syahrastany Muhammad Husni Idris Muhammad Husni Idris Muhammad Husni Idris Muhammad Irwan Muhammad Rafli Muhammad Zaidaan Ath Thaariq Mutia, Baiq Hana Nabilah, Nuha Nery Agustiani Ni Luh Wirani Putri Wahyuningsih Ni Made Seniari Ni Wayan Krisnitha Putri Novita Ramdayani Nur Safitri Nuriman Nuriman, Nuriman Nurmahsya, Guruh Khedar Paniran Paniran Pikrianto, Riki Putra Rahmat Ramadhan Putu Aditya Wiguna Raflin, Muhammad Rafli Randa Maulana Raodatul Putri Rosmaliati, Rosmaliati Sahsandira Sudi Mariyanto Al Sasongko Sukartono Sukartono Suksmadana, I Made Budi Supiani Supiani Suryani Kazrina Syafaruddin Syafaruddin Taufik Thorfinn Muda Wahyuti, Putri Yunita Wira Wawantoro Yunisa Afriani Yunita Sari Yusron Rizki Ardiansyah ZA, Baiq Ayu Rizka Amalia Zamroni, Sulthon