Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Negosiasi Ekosentrisme, Fenomenologi dan Konstruktivisme dalam IPS: Utopia Pembelajaran berbasis Lingkungan Nugroho, Prasetyo Adi; Nurdianasari, Nindya; Anis, Fahimatul; Sa'i, Muhammad; Hutami, Trapsila Siwi
Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 12 No. 1 (2025): Vol. 12, No. 1, Februari 2025
Publisher : Department of Education Faculty of Teacher and Training Education University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jipsd.v12i1.53444

Abstract

Mewacanakan landasan teoritis dan merumuskan trajectory pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) berbasis lingkungan menjadi aspek penting. Mempertimbangkan Isu masalah lingkungan seperti perubahan iklim serta dampaknya pada kerusakan lingkungan serta perubahan dimensi sosial dan ekonomi; namun pembelajaran berbasis lingkungan belum disandarkan pada teori dan trajectory yang relevan. Sehingga hasil belajar lingkungan tidak merepresentasikan kesadaran peduli lingkungan. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kajian-kajian literatur yang memuat teori pembelajaran dan etika lingkungan kemudian menganalisisnya dari segi relevansi dan implikasi tindakan untuk diturunkan menjadi trajectory pembelajaran IPS berbasis lingkungan. Metode penelitian adalah literature review. Prosedur penelitian adalah systematic searches, prosedur pengumpulan data adalah dengan membuat kriteria literatur kemudian membuat kategori relevansi teori. Proses seleksi literatur merujuk pada langkah identifikasi, screening, eligibility, dan included. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan inductive thematic analysis. Negosiasi ekosentrisme, Fenomenologi dan Konstruktivisme mengarah pada upaya membuat situated cognition. Untuk mengaplikasikan situated cognition tersebut, kami merumuskan trajectory pembelajaran IPS berbasis lingkungan yaitu moral knowing; moral feeling; dan moral action. Sifat pembelajaran adalah kontekstual dengan sistem sosial menekankan aspek penting yaitu bahasa, dan cerita atau naratif dan dilaksanakan secara interaktif dalam zone of proximal peserta didik untuk mendorong peserta didik untuk mencapai perkembangan potensialnya.
Pengembangan Media Pembelajaran KARPACA Berbasis Augmented Reality untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Peserta Didik Kelas I SDN 2 Buduan Situbondo Jannah, Elvina Rayhatul; Hutama, Fajar Surya; Nurdianasari, Nindya; Suhartiningsih, Suhartiningsih
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i2.7420

Abstract

Berangkat dari kondisipembelajaran di pendidikan sekolah dasar yang masih memanfaatkan media pembelajaran konvensional di tengah dinamika persaingan dan perkembangan teknologi.Dengan adanya hal tersebut, maka perlu adanya media pembelajaran bagi siswa denganyang lebih menarik dan interaktif berbasis teknologi. Adapun rumusan masalah dari penelitian ini adalah; (1)Bagaimana pengembangan media pembelajaran KARPACAberbasis AR untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN2 Buduan Situbondo; (2) Bagaimana hasil validitas ahli, keefektifan, dan kepraktisan pengembangan media pembelajaran KARPACA berbasis ARuntuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas I SDN 2 BuduanSitubondo? Tujuan dari penelitian ini adalah; (1) Untuk mendeskripsikan hasil pengembangan media pembelajaran KARPACA berbasis augmented reality; (2) Untuk mendeskripsikan hasil validitas ahli, keefektifan relatif,  dan kepraktisan pengembangan media pembelajaran KARPACA berbasis augmented reality.Penelitian ini menggunakanpendekatan penelitian dan pengembangan (RD) dengan model Borg Gall. Media pembelajaran yang dikembangkan diujicobakan pada siswa kelas I SDN 2 BuduanSitubondo melalui angket dan tes. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk menilai kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan media.
Otomasi Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar Pelita Hati Jember Nugroho, Prasetyo Adi; Hutama, Fajar Surya; Suhatiningsih, Suhatiningsih; Anis, Fahimatul; Nurdianasari, Nindya; Sa'i, M.
Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah (JURMIA) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jurmia.v5i2.5029

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Self Managed Learning (SML) approach in Social Studies (IPS) learning and to evaluate students' learning independence as a representation of learning automation. The concept of learning automation in this context goes beyond the integration of technology; it emphasizes the development of student autonomy in managing their own learning processes actively and responsibly. The research employed a classroom action research design based on Kemmis & McTaggart's spiral model, involving 20 sixth-grade students at SD Pelita Hati Jember. The findings indicate that the SML approach, supported by learning contracts, significantly improved students’ cognitive achievements and key indicators of independent learning such as initiative, responsibility, and self-evaluation. Despite challenges in time management and intrinsic motivation, this approach proved effective in shifting from conventional instructional methods toward an empowering learning model. SML-based Social Studies instruction is highly relevant for nurturing 21st-century skills and character in elementary school students.
PRAKTIK LAPANGAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESADARAN, PEMAHAMAN, DAN PENGALAMAN KEMARITIMAN PADA SANTRI MA UNGGULAN AL-ANWARI Sakinah, Wazirotus; Saifurridzal, Saifurridzal; Nurdianasari, Nindya; Rizky, Selvarian Wahyu Dwi; Sutrisno, Ilham Eka Saputra
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i1.3165

Abstract

Banyuwangi, with its extensive coastal area and long shoreline, possesses highly important yet vulnerable coastal ecosystems, particularly due to decreasing mangrove cover, increasing plastic waste, and the declining population of sea turtles. Islamic boarding schools (pesantren), as character-based educational institutions, have great potential to instill environmental awareness in younger generations. Therefore, contextual learning activities that directly engage students in coastal conservation efforts are needed. The field practice program at MA Unggulan Al-Anwari Banyuwangi was implemented as an effort to enhance students’ understanding and awareness of maritime issues and coastal conservation. The implementation method consisted of preparation, execution, and evaluation stages, involving 30 students in a series of activities including the planting of 60 mangrove seedlings and 40 sea pandan seedlings, a beach clean-up, and the release of 50 sea turtle hatchlings in the coastal area of Santen Island. The results showed that students not only gained contextual learning experiences, but were also directly involved in real actions to protect coastal ecosystems. There was an 11% increase in understanding, obtained from comparing pre-test and post-test scores. One-month post-planting monitoring showed that the seedlings remained in good condition, although height growth had not yet been significant. The average height increase of mangroves was 4.3 cm, while sea pandan showed an average increase of 3 cm within one month after planting. In addition, students consistently filled out the booklet as a recording instrument, reflecting the development of environmentally conscious habits. This program has proven effective as a pesantren-based environmental education medium while supporting the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 4, SDG 13, and SDG 14.