Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pertiwi Kota Makassar: The Relationship Between Environmental Sanitation and the Incidence of Diarrhea in Toddlers in the Work Area of the Pertiwi Health Center, Makassar City Nur Hamdani Nur; Nanang Rahmadani; Adi Hermawan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.427 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2206

Abstract

Latar Belakang: Sanitasi lingkungan merupakan salah syarat kesehatan lingkungan yang harus dimiliki setiap keluarga. Dampak dari rendahnya tingkat cakupan sanitasi yaitu menurunkan kualitas lingkungan hidup masyarakat, sehingga dapat meningkatkan penularan penyakit berbasis lingkungan seperti diare. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pertiwi Kota Makassar. Metode: Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik observasional desain Cross Sectional Study. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2020 di wilayah kerja Puskesmas Pertiwi dengan populasi penelitian sebanyak 456 balita. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 balita dihitung menggunakan rumus Lemeshow (1990), dan diperoleh dengan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner dan Observasi lapangan. Data yang terkumpul diolah dan dianalisis dengan uji Chi square menggunakan SPSS kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil: Uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas fisik air bersih (p value = 0,014) dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pertiwi Kota Makassar tahun 2020. Variabel yang tidak ada hubungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah Kerja Puskesmas Pertiwi Kota Makassar tahun 2020 yaitu variabel sumber air minum (p value = 0,683) dan variabel jenis lantai rumah (p value = 0,361). Sedangkan variabel kepemilikan jamban, hasil penelitian menunjukkan 100% responden memiliki jamban dengan syarat sanitasi sehingga variabel kepemilikan jamban tidak dapat dianalisis dengan uji bivariat karena data yang homogen (Constant). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa kejadian diare pada balita berhubungan secara signifikan dengan kualitas fisik air bersih di wilayah kerja Puskesmas Pertiwi Kota Makassar.
Efektifitas Penyaringan Sederhana dengan Media Cipping, Arang Aktif, dan Zeolit Dalam Menstabilkan Kadar BOD dan COD Limbah Cair Usaha Laundry Rumah Tangga: The Effectiveness of Simple Filtering with Cipping Media, Activated Charcoal, and Zeolite in Stabilizing BOD and COD Levels of Liquid Waste for Household Laundry Business Nanang Rahmadani; Muhammad Syafri; Sahdan Mustari; Nur Hamdani Nur
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.043 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2209

Abstract

Latar Belakang: Limbah yang dihasilkan oleh sisa proses laundry berpotensi untuk menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan terutama pada badan air. Tujuan: Penelitian adalah untuk Mengukur efektifitas penyaringan sederhana dengan media cipping, karbon aktif, dan zeolit dalam menstabilkan kadar BOD dan COD limbah cair usaha laundry rumah tangga. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat pre-eksperimen design dengan jenis pretest dan postest yang disajikan melalui bentuk tabel dan grafik. Populasinya adalah salah satu tempat usaha laundry rumah tangga yang terletak kota Makassar. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan nilai BOD dan COD pada semua rancangan baik pada wadah 1, wadah 2 dan wadah 3. Bila dibandingkan efektifitas antara tiga wadah 1, 2 dan tiga terlihat bahwa tidak memili perbedaan yang signifikan. Wadah 1 dan wadah 3 memiliki tingkat penurunan nilai COD dan BOD yang relative sama bila dibandingkan dengan wadah 2. Kesimpulan: media penyaringan sederhana dengan menggunakan media cipping dan arang aktif, media cipping dan zeolite, dan media cipping, arang aktif dan zeolite memenuhi syarat baku mutu air No. P68/Menlhk-Setjen/2016. Saran yaitu masyarakat diharapkan untuk pengguna jasa laundry sebaiknya menggunakan alat penyaringan sederhana sebelum dibuang ke lingkungan agar pencemaran air berkurang dan kondisi lingkungan tetap bersih dan sehat.
Efektifitas Pelatihan APD Ramah Anak terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Kepatuhan Penggunaan Masker dalam Pencegahan Penularan COVID-19 pada Siswa SD Marjinal di Kota Makassar: The Effectiveness of Child Friendly PPE Training on Increasing Knowledge and Compliance with the Use of Masks in Preventing the Transmission of COVID-19 in Marginal Elementary School Students in Makassar City Nunik Sulistyaningtyas; Nanang Rahmadani; Adi Hermawan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 11 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i11.2798

Abstract

Latar belakang: Masker dapat berfungsi secara efektif dalam pencegahan penularan COVID-19 jika mengerti cara pemakaian yang benar dan patuh dalam penggunaannya. Tujuan: untuk mengetahui efektifitas pelatihan APD ramah anak terhadap pengetahuan dan kepatuhan penggunaan masker dalam rangka pencegahan COVID-19 pada siswa SD Marjinal di Kota Makassar. Metode: Desain Penelitian ini menggunakan randomized pre test – post test with control group design. Sampel penelitian sebanyak 40 siswa dengan 20 siswa pada kelompok control dan 20 siswa pada kelompok eksperimen. Tehnik pengambilan sampel secara simple random sampling yaitu dengan melakukan pemilihan sekolah secara acak. Hasil: Analisis data menggunakan tehnik analisis Wilcoxon Signed Rank Test menunjukan adanya perbedaan pengetahuan dan kepatuhan penggunaan masker pada siswa SD Marjinal di Kota Makassar dengan nilai Asymp. sig > α 0.05. Nilai Asymp.sig untuk pengetahuan penggunaan masker pada kelas eksperimen = 0,125, sedangkan pada kelas kontrol nilai Asymp.sig = 0,356. Untuk kepatuhan penggunaan masker nilai Asymp.sig pada kelas eksperimen bernilai 0,186, sedangkan pada kelas control nilai Asymp.sig = 0,406. Maka H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: bahwa pengetahuan dan kepatuhan siswa dalam penggunaan masker untuk mencegah penularan COVID-19 setelah diberikan pelatihan mengalami peningkatan. Pelatihan sangat efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan siswa dalam penggunaan masker untuk mencegah penularan COVID-19.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian HIV/AIDS pada Remaja 12-15 Tahun di Puskesmas Kali Bobo Nabire: Factors Related to the Event of HIV/AIDS in Youth 12-15 Years Old in Kali Bobo Nabire Puskesmas Nanang Rahmadani; Rizky Indah Pratiwi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i1.2962

Abstract

Latar belakang: Adapun kegiatan yang dilakukan seperti penyuluhan terhadap pekerja setiap hari senin tentang bahaya HIV/AIDS dan cara pencegahannya. Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian HIV/AIDS pada remaja usia 12-15 Tahun di Puskesmas Kali Bobo Nabire. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross- sectional. Dalam penelitian cross-sectional peneliti melakukan pengukuran variabel pada satu saat tertentu pada setiap subyek yang hanya diobsevasi satu kali dan pengukuran variabel subyek dilakukan pada saat pemeriksaan tersebut Hasil: Dalam melakukan analisis, khusunya terhadap data penelitian akan menggunakan ilmu statistik terapan yang disesuaikan dengan tujuan yang hendak dianalisis. Apabila penelitiannya deskriptif, maka akan menggunakan statik deskriptif Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian mengenai hubungan sikap dengan kejadian HIV/AIDS pada remaja usia 12-15 Dari hasil analisa data dengan menggunakan uji statistik chi-square, diperoleh nilai p=0,589,(α>0,05), hal ini berarti Ha ditolak dan Ho diterima. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan Kejadian HIV/AIDS Pada Remaja Usia 12-15 Tahun Di Puskesmas Kalibobo Nabire.
Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit Diare di Desa Paisubatu Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan : Factors Influencing the Incidence of Diarrhea Diseases in Paisubatu Village, Buko District, Bangai Kepulauan District Nanang Rahmadani; Sahdan Mustari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3327

Abstract

Latar belakang: Penyakit diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting karena merupakan penyumbang utama ketiga angka kesakitan dan kematian anak diberbagai negara termasuk Indonesia. Diperkirakan lebih dari 1,3 miliar serangan dan 3,2 juta kematian pertahun pada balita disebabkan oleh diare. Setiap anak mengalami episode serangan diare rata-rata 3,3 kali setiap tahunnya. Lebih kurang 80% kematian tejadi pada anak berusia kurang dari dua tahun. Dari data kejadian diare di desa Paisubatu selama empat tahun terakhir meninjukan peningkatan kejadian setiap tahunnya. Pada tahun 2014 terdapat 38 kejadian diare, tahun 2015 sebanyak 41 kejadian, tahun 2016 sebanayk 46 kejadian dan pada tahun 2017 sebanyak 54 kejadin diare. Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian penyakit diare di Desa Paisubatu Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah Penelitian Observasional Analitik, Jenis rancangan penelitian yang digunakan adalah Cross sectional, Populasi penelitian ini yaitu seluruh masyarakat yang terkena diare di Desa Paisubatu pada tahun 2017 yang berjumlah 57 KK. Hasil: Hasil penelitian dari responden sebanyak 57 responden. Variabel Independen yaitu pengetahuan, sikap, dan Perilaku. Variabel dependen adalah penyakit Diare. Data yang diperoleh dari responden dengan menggunakan kuesioner. Uji statistic menggunakan program SPSS Versi 16 dan Hasil uji statistic Chi-Square dengan tingkat kepercayaan ρ < α (0.05). Kesimpulan: Berdasarkan analisis chi-Square didapatkan pula bahwa ketiga variabel independen yakni pengetahuan, Sikap dan Perilaku mempunyai hubungan yang erat dengan kejadian diare di Desa Paisubatu. Hal ini dibuktikan dengan nilai probabilitas ketiga variabel independen lebih kecil dari nilai alfa (0,05)
Pengaruh Promosi Kesehatan Isi Piringku terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu dalam Pemberian Makan pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Makkasau: The Effect of Health Promotion on the Contents of my Plate on Mothers' Level of Knowledge in Feeding Toddlers in the Makkasau Community Health Center Working Area Nanang Rahmadani; Sahdan Mustari; Irwan Amar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.4188

Abstract

Latar belakang: Peningkatan pengetahuan dan kesadaran akan sikap dan tindakan seorang ibu dalam pemilihan makanan yang sehat bagi balita dapat dilakukan dengan program kesehatan masyarakat salah satunya dengan memberikan pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan merupakan intervensi terhadap perilaku sebagai determinan kesehatan atau kesehatan masyarakat. Secara umum, pendidikan kesehatan bertujuan untuk mengembangkan perilaku individu, kelompok atau masyarakat agar mereka berperilaku hidup sehat Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Promosi Kesehatan Isi Piringku Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu dalam Pemberian Makan pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Makkasau. Metode: Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan desain penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimental) dengan metode pendekatan One Group Pretest Posttest Design Sampel pada penelitian ini yaitu ibu yang memiliki balita di wilayah kerja puskesmas Makkasau yang berjumlah 20 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai ?-value = 0,000 yang berarti ada pengaruh Promosi Kesehatan Isi Piringku Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Dalam Pemberian Makan Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Makkasau. Kesimpulan: Sebelum dilakukan promosi Kesehatan isi piringku, pengetahuan ibu balita sebagian besar kurang baik. Setelah dilakukan promosi Kesehatan isi piringku, pengetahuan ibu balita sebagian besar baik. Terdapat Pengaruh Promosi Kesehatan Isi Piringku Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Dalam Pemberian Makan Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Makkasau.
HUBUNGAN PERILAKU PENGHUNI TENTANG PERSONAL HYGIENE, SANITASI DASAR DAN KONDISI FISIK DENGAN KELUHAN KESEHATAN DI BEBERAPA RUMAH KOS KELURAHAN MACCINI MAKASSAR TAHUN 2017 Nanang Rahmadani
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i1.285

Abstract

Rumah yang sehat harus memenuhi kebutuhan fisiologis dan psikologis. Adapun kebutuhan fisiologis antara lain pencahayaan, udara (ventilasi), ruang gerak yang cukup, terhindar dari kebisingan/suara yang mengganggu dan harus memenuhi kebutuhan psikologis yaitu cukup aman dan nyaman bagi masing-masing penghuni rumah dan privasi yang cukup. Perumahan atau pemukiman yang buruk akan menimbulkan masalah kesehatan seperti terjadinya penularan penyakit baik antara anggota keluarga maupun kepada orang lain. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku penghuni tentang personal hygiene, sanitasi dasar dan kondisi fisik dengan keluhan kesehatan di beberapa rumah kos Kelurahan MacciniMakassar. Penelitian menggunakan jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional, populasinya seluruh penghuni rumah kos di Kelurahan Maccini Makassar. Sampel dalam penelitian ini ada 52 responden dengan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan chi-square test. Variabel yang diuji dalam penelitian ini adalah variabel independen yaitu perilaku personal hygiene dan sanitasi dasar, sarana sanitasi dasar dan komponen fisik rumah kos terhadap variabel dependen yaitu keluhan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang berhubungan dengan keluhan kesehatan adalah tindakan personal hygiene p = 0,020 dan tindakan sanitasi dasar p = 0,001. Variabel yang tidak berhubungan adalah pengetahuan p = 0,087 dan sikap p = 0,491 personal hygiene, pengetahuan p = 0,598 dan sikap p = 0,101 sanitasi dasar, komponen fisik kamar kost p = 0,183 dan kelengkapan sarana sanitasi dasar p = 0,991. Saran bagi penghuni rumah kos agar lebih menjaga personal hygyne, sanitasi dasar, sarana sanitasi dasar yang sudah disediakan dan komponen fisik rumah kos yang ada. Bagi pemilik rumah kos disarankan agar lebih memperhatikan kelengkapan sarana sanitasi dasar dan komponen fisik rumah kos.
Analisis Sanitasi Dasar dan Tindakan Masyarakat Tentang Kesehatan Lingkungan Di Kecamatan Batang Nanang Rahmadani; Sahdan Mustari
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i2.301

Abstract

Sanitasi dasar merupakan upaya untuk mendapat lingkungan yang sehat dalam rumah tangga, melalui pengendalian aspek lingkungan dengan usaha yang paling minimal. Aspek lingkungan tersebut yaitu sarana air bersih, pembuangan kotoran, pengelolaan air limbah, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Oleh karena itu, keluarga perlu melakukan tindakan-tindakan untuk mendukung kondisi sanitasi dasar yang baik sehingga tercipta lingkungan yang sehat dalam rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sanitasi dasar dan tindakan tentang kesehatan lingkungan yang dilakukan oleh rumah tangga yang ada di Kecamatan batang. Jenis penelitian ini adalah survei deskriptif. Pengambilan sampel pada tiap kelurahan menggunakan metode proportional sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 102 KK/IRT. Analisis data menggunakan uji univariat. Hasil penelitian diperoleh bahwa KK/IRT yang memiliki sanitasi dasar yang memenuhi syarat yaitu 64 KK/IRT pada sarana air bersih, 94 KK/IRT pada sarana pembuangan kotoran, 93 KK/IRT pada SPAL, dan 1 KK/IRT pada sarana pengelolaan sampah. Sebagian besar KK/IRT pada penelitian ini memiliki tindakan yang baik terhadap lingkungannya yaitu sebanyak 56 KK/IRT. Disarankan kepada keluarga yang memiliki sanitasi dasar tidak memenuhi syarat kesehatan, dapat melakukan tindakan-tindakan kesehatan lingkungan agar risiko keluarga terkena penyakit akan berkurang.
Hubungan Pengetahuan dan Jarak Tempat Tinggal dengan Pemilihan Penolong Persalinan pada Ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Katobu Kab. Muna Sitti Herliyanti Rambu; Nanang Rahmadani; Sahdan Mustari
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i1.318

Abstract

Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan uri) yang telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir atau melalui jalan lain, dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri).. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan jarak tempat tinggal dengan pemilihan penolong persalinan pada ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Katobu Kab. Muna tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah Deskripsi Analitik dengan rancangan Cross Sectional, besar populasi adalah 43 orang, dengan tehnik penarikan sampel secara Total Sampling, dengan jumlah sampel 43 orang. Metode analisis menggunakan Uji Chi Square Test. Hasil penelitian ini didapatkan hasil bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan pemilihan penolong persalinan pada ibu di wilayah kerja Puskesmas Katobu (p = 0,002 > α = 0,05), ada hubungan antara jarak tempat tinggal dengan pemilihan penolong persalinan pada ibu di wilayah kerja Puskesmas Katobu (p = 0,000 > α = 0,05). Disarankan bagi Puskesmas Kepada Puskesmas Katobu khusunya pada bagian KIA diharapkan agar meningkatkan frekuensi penyuluhan kesehatan serta menempatkan tenaga kesehatan yang dapat dijangkau oleh masyarakt agar mudah diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat setempat agar tercapai pelayanan kesehatan secara paripurna.