p-Index From 2021 - 2026
9.521
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Health Information : Jurnal Penelitian PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Kesehatan Tambusai JOURNAL LA MEDIHEALTICO MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Medical Journal of Al-Qodiri : Jurnal Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas (Clinical and Community Nursing Journal) Journal Nursing Care Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Gorontalo Zaitun :Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Journal of Community Health Provision Journal of Universal Community Empowerment Provision Jurnal Nurse Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Usada Nusantara: Jurnal Kesehatan Tradisional Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Journal of Educational Innovation and Public Health Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Jurnal Ventilator: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Nursing Applied Journal Jurnal Inovasi dan Terapan Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Borneo Nursing Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS SKALA ROSIER DALAM PENANGANAN STROKE AKUT DI RUANGAN IGD RSUD.PROF.DR.H. ALOEI SABOE KOTA GORONTALO Damansyah , Haslinda; Umar, Arifin; Mokoagow, Cici R.
JURNAL KEPERAWATAN Vol. 11 No. 2 (2023): JURNAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background :Stroke is the leading cause of death in the world and continues to increase every year. The treatment of acute stroke in the emergency room in Indonesia varies greatly and has not specifically standardized the standards that must be done in the emergency room, so there will be many gaps that can harm patients. ROSIER is an instrument that can be used as an assessment in stroke patients to reduce the severity of stroke patients. Objective :The purpose of this study was to analyze the ROSIER scale in the management of acute stroke in the emergency room. Method :The method used in this study is quantitative research with an observational analytical approach, this study aims to analyze stroke management with the ROSIER Scale in the emergency room. Results :The results obtained are ROSIER scale analysis conducted on four nurses showing that two nurses are right to perform the rosier scale method in the treatment of acute stroke. While the other 2 nurses are not precise in carrying out the rosier scale method in the treatment of acute stroke. Conclusion :This shows that the Rosier scale method in treating stroke in the emergency room is still below 100%. It is hoped that health services, especially in the emergency room, can apply the Rosier assessment Keywords: Stroke ; ROSIER Scale; Stroke Management  
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PENERIMAAN DIRI INDIVIDU PADA PASIEN YANG PERNAH MENGALAMI COVID-19 DI RSUD TOTO KABILA Asni Ayuba; Haslinda Damansyah; Mohamad Afandi Isini; Ahmad Dwi Suciatmo Bata
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): MARET : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v1i1.1026

Abstract

Corona virus disease 2019 (Covid-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru ditemukan. Kebanyakan orang yang terinfeksi virus COVID-19 akan mengalami penyakit pernapasan ringan hingga sedang dan sembuh tanpa memerlukan perawatan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan penerimaan diri individu. Desain penelitian ini menggunakan model desriptif korelasional, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil didapatkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan penerimaan diri individu. Sehingga masih perlu ditingkatkan pemahaman dukungan keluarga yang baik untuk lebih meningkatkan penerimaan diri individu pada pasien yang pernah mengalami Covid-19.
TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA KORPS SUKA RELA (KSR) TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA PADA PASIEN TERSEDAK DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GORONTALO Windrawati Ismail; Pipin Yunus; Haslinda Damansyah
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v2i1.907

Abstract

Tersedak (choking) adalah tersumbatnya saluran napas akibat benda asing secara total atau sebagian, sehingga menyebabkan korban sulit bernapas dan kekurangan oksigen, bahkan dapat segera menimbulkan kematian.Tujuan Umum dari penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa KSR tentang pertolongan pertama pada pasien tersedak di Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dengan jumlah sampel 41 responden dengan menggunakan tenknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan baik berjumlah 37 responden (90,2%) dan berpengetahuan kurang sebanyak 4 responden (9,8%). Disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa Korps Suka Rela tentang pertolongan pertama pada pasien tersedak di universitas muhammadiyah gorontalo sudah dalam kategori baik.
TINGKAT PENGETAHUAN PENGAWAS KOLAM RENANG TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA PADA KORBAN TENGGELAM DI KOLAM PEMANDIAN KOTA GORONTALO Pipin Yunus; Haslinda Damansyah; Indrianitami Lihu
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v2i1.908

Abstract

Tenggelam merupakan suatu kejadian terendamnya seluruh atau sebagian tubuh di dalam air. Pada umumnya tenggelam dikatakan sebuah kecelakaan, dimana baik secara langsung atau dikarena ada beberapa faktor yaitu seperti korban dalam kondisi yang mabuk ataupun dipengaruhi oleh obat. Tujuan umum dari penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan Pengawas Kolam renang tentang pertolongan pertama pada korban tenggelam di Kolam Pemandian di Kota Gorontalo. Metode penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dengan jumlah sampel 34 responden di 4 kolam pemandian berbeda dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan baik berjumlah (52,9%) dan berpengetahuan kurang berjumlah (47,1%). Disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan pengawas kolam renang tentang pertolongan pertama pada korban tenggelam di kolam pemandian kota gorontalo sudah dalam kategori baik.
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Pre-Hospital Delay pada Pasien Stroke Syamsuddin, Fadli; Arsyad, Alyatul Islamiah; Harun, Karmila; Mohammad, Magfira; Damansyah, Haslinda; Ayuba, Asni; Yunus, Pipin; Sudirman, Andi Nur Aina; Ismulail, Andi Muh Rifqi
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v7i2.310

Abstract

Pre-hospital delay is a medical term that refers to the time spent from the onset of the first symptoms or signs of stroke until the patient arrives at a medical service or hospital for treatment. There are several factors that influence the delay in treatment (prehospital delay) for stroke, including age, gender, residence status. educational factors, economic level, distance from residence, time of stroke, type of transportation, and family response. The aim of this research is to determine the factors that influence pre-hospital delay in stroke patients. The research design uses quantitative correlational with cross sectional. Sampling used probability sampling with the allocation proportional cluster random sampling technique with a total of 78 respondents. Data were collected using observation and questionnaires. Chi square test apply and multivariate using multiple logistic regression test. The results showed that the variable factors were age (p. 0.466 > 0.05), gender (p. 0.972 > 0.05), residence status (p. 0.000 < 0.05), education level (p. 0.000 < 0.05), economic level (p . 0.002 < 0.05), distance of residence (p. 0.003 < 0.05), time of attack (p. 0.000 < 0.05), transportation obtained (p. 0.000 < 0.05) and family response variables (p. 0.000 < 0.05). Multivariate analysis showed that the family response was OR=15.026, followed by the education variable OR=8.335, and the time of stroke OR=8.143. The conclusion is that the family response has a 15 times chance or is the most dominant influence on pre-hospital delay in stroke patients at the Gorontalo Provincial Regional Hospital
Pengaruh Terapi Pijat Kaki Pada Pasien Coronary Artery Disease (CAD) Non Stemi Terhadap Kualitas Tidur Di Ruangan CVCU RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo Monoarfa, Susanty; Damansyah, Haslinda; Oktaviani, Fitriyanty
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah 2024: EDISI KHUSUS II
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objective: Foot massage is a technique that can teach blood circulation, give a sense of relaxation to the body, relieve stress, relieve fatigue and practice by applying pressure at certain points, massage makes the blood circulation smooth so that it will improve the function of the problematic organs. Methods: This article is pre-experimental research with one group pre-test and post-test design, Theobject of the study was a patient in the CVCU room of RSUD Prof. Dr.H. Aloei Saboe. The subject of study is the subject intended to be researched by the author or the subject that is the center of attention or target of the researcher. The subjects in this case study were patients in the CVCU room of RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe as many as 12 respondents with the criteria of patients who experience Coronary Artery Disease (CAD), and patietn experience poor sleep quality. The research instrument uses kuisoner PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index). Results: Based on the results obtained, it was found that in assesssin sleep quality pre and post intervention, the statistical result was p-value = 0.000. For th assessment of the pre and post-intervention sleep latency, the statistical reslut was p-value = 0.002. In assessing sleep duration pre and post intervention, the statistical result was p-value = 0,000. In assessing daily sleep efficiency pre and post intervention, the statistical result was p-value = 0,000. Meanwhile, for the assessment of pre- and post-intervention sleep disorders, the statistical result was p-value = 0.017, which means there was a significant chage after foo massage therapy on sleep quality in Coronary Artery Desease (CAD) patients. Conclusion: It is hoped that foot massage therapy can be appliend to sleep quality to improve the quality of sleep that patients have the ICU Room of RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Gorontalo City.
Penerapan Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kecemasan Pasien STEMI di Ruangan CVCU RSUD Prof.Aloei Saboe Tiara Nurbaiti Nusa; Haslinda Damansyah; Susanti Monoarfa; Agusalim Dali
Jurnal Ventilator Vol. 1 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Ventilator
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ventilator.v1i2.307

Abstract

Symptoms of stemi can cause patients to feel more anxious, this anxiety can be overcome pharmacologically and nonpharmacologically. However, pharmacological therapy can cause various side effects. Therefore, nonpharmacological therapies can be recommended including progressive relaxation techniques. The purpose of this study was to determine the application of progressive muscle relaxation therapy to anxiety using the HARS scale in stemi patients in the CVCU Room of Prof. Aloei Saboe Hospital. Pre-experimental research method with one group pre post test design, a sample of 4 people who met the sample criteria, the instrument used HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) and the data analysis used was univariate analysis. The study findings are that progressive relaxation techniques carried out by researchers for 3 days can reduce the HARS score of the first patient from a score of 11 to 4, the second patient from a score of 12 to 6, the third patient from a score of 13 to 7 and the fourth patient from a score of 12 to 6, so that progressive muscle relaxation therapy can be applied in reducing anxiety of stemi patients in the CVCU Room of Prof. Aloei Saboe Hospital. The implication of this study is that the nursing profession is expected to improve the provision of nursing interventions in carrying out the nursing care process comprehensively, namely from bio to psychosocial patients so that it can help patients overcome psychosocial problems in this case the anxiety experienced by patients.
PENGARUH PEMBERIAN TERMOTERAPI PADA PASIEN STEMI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT Damansyah, Haslinda; Yunus, Pipin P; Umar, Arifin; Tantu, Oktaviani Dela K.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.39781

Abstract

Pasien STEMI dapat merasakan tanda dan gejala diantaranya nyeri akut pada dada sentral yang berat secara mendadak dan terus menerus tidak mereda, nyeri akut ini dapat memperburuk kondisi pasien STEMI karena dapat menyebabkan pasien menjadi cemas dan panik yang meningkatkan denyut jantung dan oksigen miokardial meningkat yang menghasilkan memburuknya iskemia miokardial dan bertambahnya tekanan pada dada, sehingga diperlukan terapi untuk menangani nyeri akut tersebut, salah satunya dengan termoterapi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi thermothrapy pada pasien STEMI dengan masalah keperawatan nyeri akut di Ruangan CVCU RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Desain penelitian pra eskperimen dengan one group pre-post test, populasi dalam penelitian ini adalah pasien STEMI di Ruangan CVCU RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe bulan Januari-Juli tahun 2024 sebanyak 69 orang, sampel sebanyak 15 orang, teknik pengambilan sampel purposive sampling, variabel penelitian termoterapi dan tingkat nyeri, pengumpulan data menggunakan lembar observasi Numeric Rating Scale (NRS) dan data dianalisis dengan uji statistik non parametrik wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nyeri akut sebelum pemberian termoterapi adalah 5.33 dengan standar deviasi 0.900 dan rata-rata nyeri akut setelah pemberian termoterapi 2.93 dengan standar deviasi 1.100. Berdasarkan hasil statistik non parametrik didapatkan nilai p-value 0.001 < α 0.05. Kesimpulannya yaitu ada pengaruh pemberian termoterapi pada pasien STEMI dengan masalah keperawatan nyeri akut di Ruangan CVCU RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo.
FISIOTERAPI DADA PADA ANAK BRONKOPNEUMONIA TERHADAP KETIDAKEFEKTIFAN BERSIHAN JALAN NAFAS Damansyah, Haslinda; Yunus, Pipin; Abay, Yunthya Siti Rahmawati Zaitun
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.40337

Abstract

Anak-anak memiliki organ tubuh yang belum berfungsi optimal, sehingga rentan terhadap penyakit seperti bronkopneumonia. Penyakit ini menyerang saluran pernapasan dengan gejala mulai dari batuk, pilek, demam hingga sesak napas hebat. Ketidakmampuan membersihkan sekret pada saluran napas menjadi salah satu masalah utama. Intervensi seperti fisioterapi dada telah digunakan untuk membantu membersihkan saluran napas dan mencegah komplikasi pada pasien anak dengan bronkopneumonia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen dengan desain one group pre-post test. Sebanyak 18 responden, anak berusia 6-12 tahun dengan diagnosa bronkopneumonia, dipilih menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo, dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang jelas. Uji statistik menggunakan paired sample t-test untuk menganalisis pengaruh fisioterapi dada terhadap kondisi pasien. Analisis univariat menunjukkan bahwa sebelum intervensi, semua pasien (100%) mengalami suara napas tambahan, tidak mampu mengeluarkan sputum, dan batuk. Setelah intervensi, terjadi peningkatan signifikan, yaitu suara napas tambahan berkurang (38.9% tidak ada), kemampuan mengeluarkan sputum meningkat (94.4% mampu), dan batuk berkurang (44.4% tidak ada). Analisis bivariat menunjukkan p-value signifikan pada semua variabel: suara napas tambahan (p=0.004), kemampuan mengeluarkan sputum (p=0.000), dan batuk (p=0.002), menunjukkan pengaruh fisioterapi dada yang signifikan. Fisioterapi dada efektif dalam mengatasi ketidakefektifan bersihan jalan napas pada anak usia 6-12 tahun dengan bronkopneumonia. Intervensi ini dapat menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesehatan pernapasan anak dengan bronkopneumonia.
PENGARUH ORAL HYGIENE TERHADAP PENCEGAHAN VENTILATOR ASSOCIATED PNEUMONIA (VAP) DI RUANG ICU Yunus, Pipin; Damansyah, Haslinda; Talib, Ayu Sutraviani
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.41374

Abstract

Ventilator Associated Pneumonia (VAP) merupakan infeksi nosokomial yang terjadi setelah 48 jam pada pasien dengan bantuan ventilasi mekanik dan menjadi perhatian utama di ICU karena dapat meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas. VAP dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko, salah satunya lama penggunaan. Pada pasien dengan ventilator mekanik, insiden VAP meningkat seiring dengan lamanya ventilasi dari waktu ke waktu penggunaan ventilator mekanik sedikitnya 48 jam. Tujuan penelitian ini melihat Pengaruh oral hygiene terhadap pencegahan Ventilator Associated Pneumonia (vap) di  ruang ICU. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasy experiment menggunakan two group pre-test dan post-test design yang dilakukan pada 14 responden yang terbagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi yaitu pasien yang dirawat di ruang ICU menggunakan ventilator dengan lama rawat minimal >48 jam dan tidak terdapat kontraindikasi untuk dilakukan oral hygiene. Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok intervensi terjadi penurunan kejadian VAP dari 85,7% sebelum intervensi menjadi 0% setelah dilakukan oral hygiene, sementara pada kelompok kontrol tidak terdapat perubahan dimana 71,4% responden tetap mengalami VAP. Berdasarkan uji paired t-test diperoleh nilai p-value 0,001 (p<0,05) yang menunjukkan terdapat pengaruh signifikan pemberian oral hygiene terhadap pencegahan VAP di ruang ICU RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo.
Co-Authors Abay, Yunthya Siti Rahmawati Zaitun Abdul Rahman Karim Abdul Rahman Karim Abdurahman Nur Kamiden Adam, Aqsal Machdi Afriani R. Mahmud Agusalim Dali Ahmad Dwi Suciatmo Bata Ahmad Dwi Suciatmo Bata Alfandi Usman Alkatiri, Ramlah Andi Akifa Sudirman Andi Nur Aina Sudirman Ani Retni Ani Retni Ani Retni Ani Retni Annisa A. Eyato Arief Y Salam Arifin Umar Arrizka R Saleh Arsyad, Alyatul Islamiah Arum Putri Mohamad Asni Ayuba Asni Ayuba Ayuba, Asni Delanti Mahmud Dewanti K Hasan Djafar, Dian K Fadli Syamsuddin Fahrianto Djarumia Fandrian Potutu Fatmawati Bukoi Ferawati Aridi Ferdi Mohi Firmawati Firmawati Gunardi Pakaya Hamna Vonny Lasanuddin Harismayanti, Harismayanti Harun, Karmila Husain, Muhammad Ruslan Ibrahim K Abdullah Idris Pakaya Indrianingsih, Sofiyah Tri Indrianitami Lihu Indriyani Rusli Madidi Irfan Ibrahim Ismulail, Andi Muh Rifqi Kasim, Ical Kasim, Salsabila Kristin Tangahu Lipantri Mobihu Lutviana Agustina Abdullah Megawati Sumuri Miftahul Jannah Mohamad Afandi Isini Mohamad Afandi Isini Mohamad Nuralfitriansyah Amu Mohammad, Magfira Mokoagow, Cici R. Monoarfa, Susanti Niken Mile Nita M. Talib Nunung Amelia Mohamad Nun’ Ain Pango Nur Azmi S. Suleman Nur Rahmatia Mohamad Nurlatifa, Nurlatifa Oktafian Mutoneng Oktaviani, Fitriyanty Pipin Yunus Pujiati Pujiati Putri Indrawati Nusi Rahmat Kadir Rifaldi Hendriansyah Tamara Rini Asnawati Rivabzri Potale Rizka N Tutu Rona Febriona Rosalinda Matiti Rustam Dahiba Sabirin B. Syukur Sity Nurlela Pasi Sudirman, Andi Akifa Sudirman, Andi Nur Aina Suleman, Sitti Nadia Suparjo Nasibu Surtin Mowuu Susan Monoarfa Susanti Monoarfa Susanti Monoarfa Susanty Monoarfa Talib, Ayu Sutraviani Tantu, Oktaviani Dela K. Tiara Nurbaiti Nusa Treziani Nurfadila Sopyan Tui, Lianti Umar, Arifin Vegita D. Imran Windrawati Ismail Yolanda R. Yusuf Yudi Runtunuwu Yunus, Pipin P