p-Index From 2021 - 2026
9.521
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Health Information : Jurnal Penelitian PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Kesehatan Tambusai JOURNAL LA MEDIHEALTICO MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Medical Journal of Al-Qodiri : Jurnal Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas (Clinical and Community Nursing Journal) Journal Nursing Care Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Gorontalo Zaitun :Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Journal of Community Health Provision Journal of Universal Community Empowerment Provision Jurnal Nurse Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Usada Nusantara: Jurnal Kesehatan Tradisional Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Journal of Educational Innovation and Public Health Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Jurnal Ventilator: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Nursing Applied Journal Jurnal Inovasi dan Terapan Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Borneo Nursing Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Pre-Hospital Delay pada Pasien Stroke Syamsuddin, Fadli; Arsyad, Alyatul Islamiah; Harun, Karmila; Mohammad, Magfira; Damansyah, Haslinda; Ayuba, Asni; Yunus, Pipin; Sudirman, Andi Nur Aina; Ismulail, Andi Muh Rifqi
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v7i2.310

Abstract

Pre-hospital delay is a medical term that refers to the time spent from the onset of the first symptoms or signs of stroke until the patient arrives at a medical service or hospital for treatment. There are several factors that influence the delay in treatment (prehospital delay) for stroke, including age, gender, residence status. educational factors, economic level, distance from residence, time of stroke, type of transportation, and family response. The aim of this research is to determine the factors that influence pre-hospital delay in stroke patients. The research design uses quantitative correlational with cross sectional. Sampling used probability sampling with the allocation proportional cluster random sampling technique with a total of 78 respondents. Data were collected using observation and questionnaires. Chi square test apply and multivariate using multiple logistic regression test. The results showed that the variable factors were age (p. 0.466 > 0.05), gender (p. 0.972 > 0.05), residence status (p. 0.000 < 0.05), education level (p. 0.000 < 0.05), economic level (p . 0.002 < 0.05), distance of residence (p. 0.003 < 0.05), time of attack (p. 0.000 < 0.05), transportation obtained (p. 0.000 < 0.05) and family response variables (p. 0.000 < 0.05). Multivariate analysis showed that the family response was OR=15.026, followed by the education variable OR=8.335, and the time of stroke OR=8.143. The conclusion is that the family response has a 15 times chance or is the most dominant influence on pre-hospital delay in stroke patients at the Gorontalo Provincial Regional Hospital
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI AUTOGENIK TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI ABDOMEN DIRUANGAN IGD Damansyah, Haslinda; Yunus, Pipin; Monoarfa, Susanti; Nurlatifa, Nurlatifa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.39791

Abstract

Abdominal pain, atau nyeri perut, merupakan gejala utama dari kondisi yang dikenal sebagai akut abdomen. Manajemen nyeri merupakan bagian penting dalam perawatan pasien, dan dapat dibagi menjadi dua pendekatan utama, yaitu farmakologis dan nonfarmakologis. Teknik relaksasi autogenik adalah suatu metode relaksasi yang bersumber dari diri sendiri dan melibatkan penggunaan kata-kata atau kalimat pendek, serta pikiran yang dapat memunculkan perasaan ketenangan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat pengaruh teknik relaksasi autogenik terhadap penurunan tingkat nyeri abdomen. Metode penelitian kuantitatif eksperimen pre-post one group test, Populasi penelitian ini adalah pasien dengan nyeri abdomen yang dirawat di ruangan IGD dengan Sampel dalam 15 responden. Hasil penelitian menunjukkan, nyeri abdomen pre intervensi relaksasi autogenik menunjukkan kategori nyeri abdomen terbanyak yaitu nyeri berat terkontrol sebanyak 11 responden (73,3%), serta kategori nyeri sedang sebanyak 4 responden (26,7%), nyeri abdomen post intervensi relaksasi autogenik menunjukkan kategori nyeri abdomen terbanyak yaitu sedang sebanyak 10 responden (66,7%), kategori nyeri berat terkontrol sebangak 4 responden (26,7%) serta kategori nyeri ringan sebanyak 1 responden (6,7%), hasil statistik non parametrik didapatkan bahwa analisis bivariat nyeri abdomen pre dan post intervensi relaksasi autogenik yaitu  p-value 0,001 dimana < 0,05 yang artinya intervensi relaksasi autogenik memiliki pengaruh secara signifikan terhadap penurunan tingkat nyeri abdomen. Kesimpulannya teknik relaksasi autogenik memiliki efektivitas yang baik dalam menurunkan nyeri abdomen.
EFEKTIVITAS TERAPI HIPNOSIS LIMA JARI PADA PENURUNAN KECEMASAN PASIEN HIPERTENSI DI IGD Damansyah, Haslinda; Yunus, Pipin; Kasim, Salsabila
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.40681

Abstract

Dampak dari ansietas dapat mempengaruhi stimulasi sistem saraf simpatis, yang meningkatkan frekuensi darah, curah jantung dan tahanan vaskular perifer, selain itu memacu jantung berdenyut lebih cepat serta lebih kuat, sehingga tekanan darah akan meningkat. hipnosis 5 jari merupakan terapi generalis keperawatan di mana klien melakukan hipnotis diri sendiri dengan cara klien memikirkan pengalaman yang menyenangkan dengan media lima jari. Ansietas klien hipertensi semakin meningkat dengan kurangnya pengetahuan tentang perawatan penyakit hipertensi yang dideritanya. Penderita hipertensi yang mengalami ansietas akan memperlihatkan gejala somatis (timbul gejala pada tubuh) dan rasa gugup atau ketakutan. Tujuan penelitian yaitu untuk melihat efektivitas terapi hipnosis lima jari pada kecemasan pasien hipertensi di ruangan IGD. Desain Penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen one group pre-post test dilakukan pada 15 pasien hipertensi di RSUD Toto Kabila dengan accidental sampling. Kriteria inklusi: pasien hipertensi sadar di IGD; eksklusi: pasien tidak bersedia dan yang tidak sadar. Analisis menggunakan paired sample t-test.Sebelum Terapi Dari 15 pasien hipertensi, 4 (26,7%) kecemasan ringan, 7 (46,7%) sedang, 4 (26,7%) berat. Tekanan darah: 8 (53,3%) derajat 1, 6 (40,0%) derajat 2, 1 (6,7%) derajat 3. Setelah terapi hipnosis, 4 (26,7%) tidak cemas, 5 (33,3%) kecemasan ringan, 4 (26,7%) sedang, 2 (13,3%) berat. Tekanan darah: 6 (53,3%) normal tinggi, 8 (40,0%) derajat 1, 1 (6,7%) derajat 2. Hasil Analisis Uji paired sample t-test menunjukkan penurunan kecemasan (-0,733, p = 0,001) dan tekanan darah (-0,867, p = 0,001). Terapi hipnosis efektif menurunkan kecemasan dan tekanan darah pasien hipertensi.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PENERIMAAN DIRI INDIVIDU PADA PASIEN YANG PERNAH MENGALAMI COVID-19 DI RSUD TOTO KABILA Asni Ayuba; Haslinda Damansyah; Mohamad Afandi Isini; Ahmad Dwi Suciatmo Bata
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v1i1.1026

Abstract

Corona virus disease 2019 (Covid-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru ditemukan. Kebanyakan orang yang terinfeksi virus COVID-19 akan mengalami penyakit pernapasan ringan hingga sedang dan sembuh tanpa memerlukan perawatan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan penerimaan diri individu. Desain penelitian ini menggunakan model desriptif korelasional, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil didapatkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan penerimaan diri individu. Sehingga masih perlu ditingkatkan pemahaman dukungan keluarga yang baik untuk lebih meningkatkan penerimaan diri individu pada pasien yang pernah mengalami Covid-19.
Pengaruh Ambulasi Dini terhadap Peningkatan ADL pada Pasien Post-Kateterisasi Jantung Damansyah, Haslinda; Yunus, Pipin; Indrianingsih, Sofiyah Tri; Tui, Lianti
Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas (Clinical and Community Nursing Journal) Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : PSIK FKKMK UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkkk.96572

Abstract

Background: One of the methods to improve activity of daily living (ADL) in post-cardiac catheterization patient is through early ambulation. Usually post-cardiac catheterization patient restricts their activities, which prolongs the recovery process and ADL’s improvement.Objective: To analyze the effect of early ambulation on improving the ADL in post-cardiac catheterization patient.Method: The research design was quantitative pre-experimental study with one-group pre-post experiment design without control group. The sample consisted of 15 respondents selected through accidental sampling method. Respondents were chosen based on the inclusion criteria, i.e.: patient which was treated in the CVCU room and patient of post-cardiac catheterization. Exclusion criteria included patient with decreased consciousness. Data analysis was performed using the non-parametric Wilcoxon statistical test.Results: Before the intervention, most of respondents experienced moderate to severe dependence with a median of 9 (7-11). After the intervention, most of respondents experienced mild to moderate dependence with a median of 12 (11-16). It indicated that there was an improvement in patient independence in ADL with a p-value = 0.000.Conclusion: The early ambulation intervention effectively improves the independency of post-cardiac catheterization surgery patient in performing ADL. Therefore, this intervention should be given to patient with similar condition in order to hasten the recovery process.INTISARILatar belakang: Salah satu cara meningkatkan activity of daily living (ADL) pada pasien post-kateterisasi jantung adalah dengan tindakan ambulasi dini. Umumnya pasien post-operasi kateterisasi jantung masih sering melakukan pembatasan aktivitas, sehingga proses pemulihan dan peningkatan ADL membutuhkan waktu yang semakin lama.Tujuan: Melakukan analisis pengaruh ambulasi dini terhadap peningkatan ADL pada pasien post-kateterisasi jantungMetode: Desain penelitian adalah kuantitatif pra-eksperimen dengan rancangan one grup experiment pre-post tanpa kelompok kontrol. Sampel pada penelitian ini berjumlah 15 responden dengan metode accidental sampling. Responden dipilih berdasarkan kriteria inklusi, yakni pasien yang dirawat di ruang CVCU dan pasien dengan post-kateterisasi jantung. Sedangkan kriteria eksklusi meliputi pasien dengan penurunan kesadaran. Analisis data menggunakan uji statistik non-parametrik Wilcoxon.Hasil: Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami ketergantungan sedang dan berat dengan median 9 (7-11). Setelah intervensi, mayoritas responden mengalami ketergantungan ringan dan sedang dengan median 12 (11-16). Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kemandirian pasien dalam ADL deingan p-value = 0,000.Simpulan: Intervensi ambulasi dini yang dilakukan pasca-operasi kateterisasi jantung cukup efektif meningkatkan kemandirian pasien dalam melakukan ADL. Oleh karena itu, intervensi seperti ini dapat diberikan kepada pasien dengan kondisi serupa sehingga proses pemulihan menjadi lebih cepat.
Pengaruh Pelatihan Pertolongan Pertama Sinkop terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa PMR Yunus, Pipin; Damansyah, Haslinda; Kasim, Ical
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i3.2460

Abstract

Kasus sinkop yang banyak ditemui pada siswa dan dapat terjadi di sekolah sewaktu-waktu sehingga siswa sekolah khususnya anggota Palang Merah Remaja dapat memberikan pertolongan pertama dalam menangani sinkop secara tepat, namun pertolongan pertama pada sinkop dapat dipengaruhi oleh faktor pengetahuan dan sikap siswa Palang Merah Remaja. Tujuan dari penelitian untuk menganalisis pengaruh pelatihan pertolongan pertama sinkop terhadap pengetahuan dan sikap siswa PMR di MAN 1 Kota Gorontalo. Desain penelitian quasi eksperimen dengan non equivalent control group design. Populasi anggota pengurus Palang Merah Remaja di MAN 1 Kota Gorontalo tahun 2023 berjumlah 36 orang. Sampel berjumlah 26 orang dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner pengetahun dan sikap, serta SOP pelatihan pertolongan pertama sinkop. Uji statistik menggunakan uji paired t-tes. Hasil yang diperoleh ada pengaruh pelatihan pertolongan pertama pada sinkop terhadap pengetahuan (p= 0,000) dan sikap (p=0,000) kelompok intervensi yang diberikan pelatihan pertolongan pertama sinkop, sedangkan kelompok kontrol didapatkan tidak ada perbedaan pengetahuan (p-0,436) dan sikap (p=0,110) sebelum dan sesudah pada kelompok yang tidak diberikan pelatihan pertolongan pertama sinkop. Kesimpulan, pelatihan pertolongan pertama sinkop dapat mempengaruhi pengetahuan dan sikap siswa Palang Merah Remaja.
TERAPI ROM PASIF PASIEN KRITIS TERHADAP PERUBAHAN HEMODINAMIKA RSUD Prof.Dr.H.ALOEI SABOE KOTA GORONTALO Yunus, Pipin; Monoarfa, Susanti; Damansyah, Haslinda; Djafar, Dian K
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24343

Abstract

Pasien-pasien kritis mengalami perubahan hemodinamika pada berbagai sistem diantaranya kardiovaskuler, sistem integumen, sistem musculoskeletal, sistem eliminasi urine. Pengawasan hemodinamik dapat dilaksanakan melalui metode tidak langsung (non-invasif) maupun metode langsung (invasif). mobilisasi berupa active passive mobilitation, membuktikan aman dilakukan di unit perawatan intensif. Metode penelitian ini mengunakan kuantitatif pre eksperimen dengan desain pre dan post test. Sampel penelitian ini menggunakan incidental sampling yang berada pada ruangan ICU. Instrument yang digunakan yaitu sphygmomanometer, jam saku, oximeter. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi pre dan post test. Hasil penelitian dari 10 responden post intervensi hemodinamika didapatkan untuk Tekanan Darah Sistole memiliki Mean post 134,00mmHg, Tekanan Diastole memiliki Mean post intervensi 84,80mmHg, Nadi memiliki Mean post intervensi 86,60x/menit, Respirasi memiliki Mean post intervensi 20,20x/menit, serta SpO2 memiliki Mean post intervensi 98,10%. Uji statistik parametrik dan non parametrik didapatkan komponen hemodinamika memiliki pengaruh setelah dilakukan intervensi yaitu Sistole dengan p-value 0,028, diastole dengan p-value 0,028, nadi dengan p-value 0,005, SpO2 dengan p-value  0,005 dimana < 0,05 artinya memiliki pengaruh secara signifikan. Respirasi dengan p-value 0,343 dimana > 0,05 artinya tidak memiliki pengaruh secara signifikan setelah diberikan intervensi. Kesimpulannya Latihan rom pasif dapat meningkatkan hemodinamika pasien namun tidak dengan respirasi dengan sifat yang fluktuaktif berdasarkan gangguan penyakit penyerta. Rom pasif dapat membantu melancarkan sirkulasi perifer pada pasien dengan tingkat tirah baring dengan waktu yang lama sehingga dianjurkan bagi pasien dengan gangguan hemodinamika
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT STRES MAHASISWA PROFESI NERS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GORONTALO DALAM MENJALANI PRAKTIK PROFESI Firmawati Firmawati; Haslinda Damansyah; Niken Mile
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 2 (2023): April : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.643 KB) | DOI: 10.55606/termometer.v1i2.1293

Abstract

Proses pembelajaran mahasiswa profesi Ners dalam pembelajaran klinik di lahan praktik dapat mengalami hambatan diantaranya tugas dan bebas kerja selama praktik, hubungan dengan rekan kerja di lahan praktik, pengetahuan mahasiswa, lingkungan praktik, keterampilan merawat pasien dan dukungan pembimbing akademik atau dosen, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat stres mahasiswa profesi Ners Universitas Muhammadiyah Gorontalo dalam menjalani praktik profesi. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 81 orang menggunakan teknik sampling secara accidental sampling. Hasil penelitian diperoleh faktor usia yang terbanyak adalah usia 23-24 tahun sebanyak 64 responden (79%), faktor tugas/beban kerja mayoritas kategori rendah sebanyak 35 responden (43,2%) dan faktor lingkungan mayoritas kategori rendah sebanyak 32 responden (39,5%). Hasil uji statistik chi-square faktor usia nilai p-value 0,922, faktor tugas/beban kerja nilai p-value 0,015 dan faktor lingkungan nilai p-value 0,297. Disimpulkan bahwa faktor tugas/beban kerja mempengaruhi tingkat stres mahasiswa profesi Ners Universitas Muhammadiyah Gorontalo dalam menjalani praktik profesi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP ANGGOTA BASARNAS GORONTALO TENTANG TRIAGE TANGGAP DARURAT BENCANA Pipin Yunus; Haslinda Damansyah; Alfandi Usman
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 2 (2023): April : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.443 KB) | DOI: 10.55606/termometer.v1i2.1320

Abstract

Triage bencana adalah proses pemilahan korban berdasarkan tingkat keparahannya di dalam kebencanaan. Keterampilan penolong dalam melaksanakan triage dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap anggota basarnas gorontalo tentang triage tanggap darurat bencana. Jenis penelitian ini adalah metode kuantitatif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel ini adalah teknik accidental sampling dengan jumlah sampel 38 responden yang bekerja di basarnas gorontalo. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa responden yang memiliki pengetahuan baik tentang triage sebesar 63.2% dan responden yang memiliki sikap baik sebesar 63.2%, Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji Chi-Square antara hubungan pengetahuan dengan sikap anggota basarnas gorontalo tentang triage tanggap darurat bencana dengan nilai p value 0,000 (p<0,05). Yang artinya terdapat hubungan antara pengetahuan dengan sikap anggota basarnas gorontalo tentang triage tanggap darurat bencana. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa mayoritas anggota basarnas Gorontalo memiliki pengetahuan yang baik dengan sikap yang baik.
Pengaruh Terapi Pijat Kaki Pada Pasien Coronary Artery Disease (CAD) Non Stemi Terhadap Kualitas Tidur Di Ruangan CVCU RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo Monoarfa, Susanty; Damansyah, Haslinda; Oktaviani, Fitriyanty
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah 2024: EDISI KHUSUS II
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objective: Foot massage is a technique that can teach blood circulation, give a sense of relaxation to the body, relieve stress, relieve fatigue and practice by applying pressure at certain points, massage makes the blood circulation smooth so that it will improve the function of the problematic organs. Methods: This article is pre-experimental research with one group pre-test and post-test design, Theobject of the study was a patient in the CVCU room of RSUD Prof. Dr.H. Aloei Saboe. The subject of study is the subject intended to be researched by the author or the subject that is the center of attention or target of the researcher. The subjects in this case study were patients in the CVCU room of RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe as many as 12 respondents with the criteria of patients who experience Coronary Artery Disease (CAD), and patietn experience poor sleep quality. The research instrument uses kuisoner PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index). Results: Based on the results obtained, it was found that in assesssin sleep quality pre and post intervention, the statistical result was p-value = 0.000. For th assessment of the pre and post-intervention sleep latency, the statistical reslut was p-value = 0.002. In assessing sleep duration pre and post intervention, the statistical result was p-value = 0,000. In assessing daily sleep efficiency pre and post intervention, the statistical result was p-value = 0,000. Meanwhile, for the assessment of pre- and post-intervention sleep disorders, the statistical result was p-value = 0.017, which means there was a significant chage after foo massage therapy on sleep quality in Coronary Artery Desease (CAD) patients. Conclusion: It is hoped that foot massage therapy can be appliend to sleep quality to improve the quality of sleep that patients have the ICU Room of RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Gorontalo City.
Co-Authors Abay, Yunthya Siti Rahmawati Zaitun Abdul Rahman Karim Abdul Rahman Karim Abdurahman Nur Kamiden Adam, Aqsal Machdi Afriani R. Mahmud Agusalim Dali Ahmad Dwi Suciatmo Bata Ahmad Dwi Suciatmo Bata Alfandi Usman Alkatiri, Ramlah Andi Akifa Sudirman Andi Nur Aina Sudirman Ani Retni Ani Retni Ani Retni Ani Retni Annisa A. Eyato Arief Y Salam Arifin Umar Arrizka R Saleh Arsyad, Alyatul Islamiah Arum Putri Mohamad Asni Ayuba Asni Ayuba Ayuba, Asni Delanti Mahmud Dewanti K Hasan Djafar, Dian K Fadli Syamsuddin Fahrianto Djarumia Fandrian Potutu Fatmawati Bukoi Ferawati Aridi Ferdi Mohi Firmawati Firmawati Gunardi Pakaya Hamna Vonny Lasanuddin Harismayanti, Harismayanti Harun, Karmila Husain, Muhammad Ruslan Ibrahim K Abdullah Idris Pakaya Indrianingsih, Sofiyah Tri Indrianitami Lihu Indriyani Rusli Madidi Irfan Ibrahim Ismulail, Andi Muh Rifqi Kasim, Ical Kasim, Salsabila Kristin Tangahu Lipantri Mobihu Lutviana Agustina Abdullah Megawati Sumuri Miftahul Jannah Mohamad Afandi Isini Mohamad Afandi Isini Mohamad Nuralfitriansyah Amu Mohammad, Magfira Mokoagow, Cici R. Monoarfa, Susanti Niken Mile Nita M. Talib Nunung Amelia Mohamad Nun’ Ain Pango Nur Azmi S. Suleman Nur Rahmatia Mohamad Nurlatifa, Nurlatifa Oktafian Mutoneng Oktaviani, Fitriyanty Pipin Yunus Pujiati Pujiati Putri Indrawati Nusi Rahmat Kadir Rifaldi Hendriansyah Tamara Rini Asnawati Rivabzri Potale Rizka N Tutu Rona Febriona Rosalinda Matiti Rustam Dahiba Sabirin B. Syukur Sity Nurlela Pasi Sudirman, Andi Akifa Sudirman, Andi Nur Aina Suleman, Sitti Nadia Suparjo Nasibu Surtin Mowuu Susan Monoarfa Susanti Monoarfa Susanti Monoarfa Susanty Monoarfa Talib, Ayu Sutraviani Tantu, Oktaviani Dela K. Tiara Nurbaiti Nusa Treziani Nurfadila Sopyan Tui, Lianti Umar, Arifin Vegita D. Imran Windrawati Ismail Yolanda R. Yusuf Yudi Runtunuwu Yunus, Pipin P