Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Gen Z Muslimah Fashion Preferences Emphasizing Formality and Feminine Elegance: Preferensi Busana Muslimah Gen Z yang Menekankan Formalitas dan Keanggunan Feminin Diah Krisnaningsih
Academia Open Vol. 9 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.9.2024.10440

Abstract

Background: Muslimah fashion evolves by blending global trends with Islamic values, yet its alignment with Generation Z’s preferences remains underexplored. Gap: Limited research exists on how Gen Z’s aesthetic and religious values intersect in Muslimah fashion, particularly in academic settings. Aim: This study examines fashion trends and purchasing behavior among Muslimah students at Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) to support MSME product segmentation. Methods: Using a descriptive quantitative approach, data from 139 female students aged 19–24 were analyzed. Results: Findings reveal 74.8% prefer formal styles for academic/professional settings, dominated by Feminine-Casual and Feminine-Classic styles, characterized by pastel tones, modest embellishments, and breathable fabrics. Novelty: This study highlights how Gen Z integrates global trends, such as Korean aesthetics, with Islamic dress codes. Implications: Insights guide MSMEs in designing fashionable yet religiously compliant products for Gen Z Muslimah consumers. Highlights: Fashion Preference: UMSIDA Gen Z students favor formal attire with Feminine-Casual and Feminine-Classic styles. Cultural Integration: Korean-inspired trends blend with Islamic modesty, emphasizing pastel tones and simple designs. MSME Opportunity: Insights support tailored product segmentation for Muslimah fashion in academic and professional markets. Keywords: Muslimah Fashion, Gen Z, Consumer Behavior, Feminine Style, MSMEs
Islamic Crowdfunding Model for Accelerating Asset Growth in Sharia Cooperatives: A Case Study of KSBB Diah Krisnaningsih; Ninda Ardiani; Tofan Tri Nugroho; Dyah Ayu Nur Aini; Dian Maharani Saputri
Islamiconomic : Jurnal Ekonomi Islam Vol 16, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ijei.v16i2.986

Abstract

This study analyzes the implementation of sharia loan crowdfunding at Koperasi Syariah Berkah Bersama (KSBB) as an innovative financing model to accelerate asset growth and the accumulation of third-party funds (DPK) in non-bank financial institutions. Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews with KSBB management, members, and beneficiaries (shahibul maal and mudharib), supported by observations of the KSBB Universe platform and relevant documentation. The findings reveal that the adoption of sharia crowdfunding significantly increased KSBB’s assets from IDR 513 million in 2020 to IDR 6.9 billion in 2023 (growth of 1,350%) through the use of WhatsApp-based crowdfunding, and further to IDR 13.8 billion in March 2024 (growth of 150%) after the introduction of the KSBB Universe platform. Key success factors include KSBB’s hybrid role as a consumer cooperative, sharia financing provider, and crowdfunding operator; the application of syariah contracts (murabahah, mudharabah, musyarakah); strict project feasibility analysis; strong community trust and religious values; and the adoption of a digital platform that enhances transparency and accessibility. However, challenges remain in terms of members’ financial literacy, limited regulatory frameworks for cooperative-based crowdfunding, and the need for stronger human resource capacity. The study contributes theoretically by extending the discourse on sharia crowdfunding beyond fintech startups into cooperative-based models, and practically by offering insights into how cooperatives can adapt crowdfunding mechanisms to strengthen financial sustainability and promote sharia-based financial inclusion in Indonesia.
Strategi Pemasaran Produk Pembiayaan Modal Kerja UMKM BPRS Baktimakmur Indah Cabang Sepanjang: Studi Komparatif Pinjol Moch. Angga Hidayatullah; Diah Krisnaningsih
Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Vol. 9 No. 1 (2026): Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/syarikat.2026.vol9(1).26850

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran produk pembiayaan modal kerja UMKM pada BPRS Baktimakmur Indah Cabang Sepanjang serta membandingkannya dengan strategi pemasaran pinjaman online (pinjol). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan terhadap bauran pemasaran, kemudahan akses, kecepatan layanan, serta tingkat kepercayaan nasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPRS Baktimakmur Indah Cabang Sepanjang mengedepankan prinsip syariah, pendekatan personal kepada nasabah, serta pembiayaan yang lebih aman dan transparan. Sementara itu, pinjol menawarkan keunggulan pada kemudahan proses dan kecepatan pencairan dana, namun memiliki risiko biaya tinggi dan rendahnya perlindungan konsumen. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi pemasaran BPRS perlu diperkuat melalui inovasi layanan dan pemanfaatan teknologi digital agar mampu bersaing dengan pinjol serta meningkatkan minat UMKM dalam menggunakan pembiayaan berbasis prinsip syariah.
Program Cicil Emas "Gold To Baitullah" BSI dalam Perspektif Fiqih Muammalah Jasmine Aura Salsabila Suwito; Diah Krisnaningsih
Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Vol. 9 No. 1 (2026): Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/syarikat.2026.vol9(1).27103

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep produk Gold To Baitullah (GTB) Bank Syariah Indonesia (BSI) serta mengkaji kesesuaiannya dengan prinsip fikih muamalah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research. Data diperoleh dari Al-Qur'an, hadis, fatwa DSN-MUI, regulasi OJK, dokumen resmi BSI, serta berbagai literatur ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut fikih muamalah klasik, emas tetap termasuk barang ribawi sehingga transaksi jual belinya pada dasarnya harus dilakukan secara tunai (yadan bi yadin). Sementara itu, DSN-MUI melalui Fatwa Nomor 77/DSN-MUI/V/2010 membolehkan jual beli emas secara tidak tunai dengan menempatkan emas sebagai komoditas. Produk GTB menggunakan kombinasi akad murabahah dan rahn yang dalam perspektif fikih masih memunculkan perbedaan pendapat terkait penerapan multiakad. Penelitian ini terbatas pada kajian kepustakaan sehingga belum mengevaluasi implementasi GTB secara empiris maupun perspektif para praktisi dan pengguna. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan menggunakan pendekatan empiris untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai penerapan dan kepatuhan syariah produk GTB.
Pengaruh Literasi Keuangan Syariah dan Perilaku Konsumtif Terhadap Minat Penggunaan Paylater pada Gen Z : Studi Kasus pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Tiara Dinda Amalia Kartika; Diah Krisnaningsih
Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Vol. 9 No. 1 (2026): Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/syarikat.2026.vol9(1).27121

Abstract

Perkembangan layanan buy now pay later (BNPL), khususnya ShopeePaylater , telah mengubah pola konsumsi Generasi Z melalui kemudahan akses pembiayaan digital. Namun, peningkatan penggunaan layanan tersebut tidak selalu diimbangi dengan literasi keuangan syariah yang memadai sehingga berpotensi mendorong perilaku konsumtif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan syariah dan perilaku konsumtif terhadap minat penggunaan ShopeePaylater  pada mahasiswa Generasi Z di Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan Google Form yang diukur dengan skala Likert lima poin. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 25 melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah tidak berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan ShopeePaylater  (Sig. = 0,071; β = 0,083), sedangkan perilaku konsumtif berpengaruh positif dan signifikan (Sig. = 0,000; β = 0,341). Secara simultan, literasi keuangan syariah dan perilaku konsumtif berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan ShopeePaylater  (Sig. = 0,000) dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,178, yang menunjukkan bahwa kedua variabel menjelaskan 17,8% variasi minat penggunaan paylater. Temuan ini mengindikasikan bahwa minat penggunaan ShopeePaylater  pada mahasiswa lebih dipengaruhi oleh perilaku konsumtif dibandingkan literasi keuangan syariah. Oleh karena itu, penguatan literasi keuangan syariah perlu diarahkan pada pembentukan perilaku keuangan yang lebih bijaksana, bukan sekadar peningkatan pengetahuan.