Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Desain Kemasan Boxset Ilustrasi “Nostalgia Band Komunal” Hanafi, Hanafi Moeslim; Ayuswantana, Alfian Candra; Yani, Aditya Rahman
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12967

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menghadirkan identitas visual yang kuat, representatif, serta memiliki nilai estetika yang sejalan dengan karakter musik heavy metal yang diusung band Komunal. Proyek ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan band untuk memperkuat citra visual melalui produk merchandise yang bukan hanya berfungsi komersial, tetapi juga menjadi medium ekspresi dan kedekatan emosional dengan penggemar. Metode perancangan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada 198 responden, dengan tambahan studi eksisting pada produk sejenis seperti Lawless Burgerbar x Komunal Boxset dan Black Sabbath Hand of Doom Boxset. Hasil perancangan menghasilkan desain boxset yang menggabungkan elemen ilustratif, tipografi dekoratif khas metal, dan palet warna gelap yang merepresentasikan kekuatan, agresivitas, dan karakter khas Komunal. Proses perancangan ini membuktikan bahwa pengembangan ilustrasi identitas visual dapat menjadi strategi komunikasi visual efektif dalam memperkuat hubungan emosional antara band dan penggemar.
Analisis Kebutuhan Kampanye Edukasi pada Siswi SMA Mengenai Opsi Menstrual Cup sebagai Alternatif Produk Sanitasi Menstruasi di SMA N 1 KRIAN Hartanto, Salsabilla Auliazaki; Ayuswantana, Alfian Candra; Wibisono, Aryo Bayu
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1796

Abstract

Menstruasi masih menjadi topik yang dianggap tabu untuk dibicarakan secara gamblang, terutama di kalangan remaja perempuan. Kurangnya pemahaman mengenai manajemen kebersihan menstruasi berdampak pada rendahnya kesadaran remaja terhadap opsi alat sanitasi menstruasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan kampanye edukasi mengenai penggunaan menstrual cup sebagai alternatif produk sanitasi menstruasi di kalangan siswi SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi dan focus group discussion (FGD) untuk menggali pengetahuan, persepsi, dan sikap siswi terhadap menstrual cup. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama: (1) rendahnya pengetahuan tentang menstrual cup, (2) adanya persepsi tabu dan rasa takut, (3) keterbatasan akses terhadap informasi yang mudah dipahami, dan (4) ketertarikan terhadap edukasi melalui media visual yang ringan dan interaktif. Temuan tersebut menegaskan pentingnya kampanye edukasi berbasis desain komunikasi visual yang mampu menyampaikan pesan kesehatan reproduksi secara empatik, terbuka, dan inklusif. Penelitian ini diharapkan menjadi landasan konseptual bagi perancangan kampanye edukasi visual yang efektif untuk meningkatkan literasi menstruasi serta menumbuhkan sikap positif terhadap kesehatan reproduksi remaja perempuan.
Perancangan Identitas Visual Wisata Kuliner Kampung Lele Di Kabupaten Kediri Sebagai Upaya Meningkatkan Brand Awareness Sholekhaningtyas, Lutvia Febrin; Diana Aqidatun Nisa; Alfian Candra Ayuswantana
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12903

Abstract

Kabupaten Kediri merupakan wilayah di jawa Timur yang mempunyai potensi besar untuk mengembangkan wisata di bidang kuliner. Salah satunya adalah Kampung Lele yang berada di Desa Cakruk, Kecamatan Ngadiluwih. Wisata Kuliner Kampung Lele merupakan rumah makan yang memiliki ciri khas olahan makanannya berbahan dasar ikan lele. Dalam suatu wisata sangat penting dalam membangun brand awareness untuk membangun citra dari tempat wisata tersebut. Pembaruan identitas visual pada Kampung Lele bertujuan untuk meningkatkan citra yang kuat. Berdasarkan riset studi eksisting diketahui bahwa Kampung Lele sudah mempunyai logo dan media promosi utama, yaitu dari mulut ke mulut dan Instagram. Kampung Lele memiliki logo yang belum konsisten dalam implementasinya. Perancangan ini menggunakan gabungan metode kualitatif dan metode kuantitatif dengan menggunakan 3 tahapan, yaitu tahap wawancara, observasi lapangan, dan menyebarkan kuesioner. Perancangan ini juga menggunakan prosedur perancangan desain yang sistematis meliputi, identifikasi masalah, riset perancangan, konsep desain, dan evaluasi desain. Brand Awareness dirancang sebagai media komunikasi untuk mengembangkan brand agar lebih dikenal oleh masyarakat luas dan meningkatkan daya tarik pengunjung. Diharapkan dengan adanya penerapan rebranding ini, identitas visual Wisata Kuliner Kampung Lele menjadi konsisten sehingga mampu membangun citra brand yang kuat.
Perancangan Identitas Visual Wisata Kuliner Kampung Lele Di Kabupaten Kediri Sebagai Upaya Meningkatkan Brand Awareness Lutvia Febrin Sholekhaningtyas; Diana Aqidatun Nisa; Alfian Candra Ayuswantana
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12903

Abstract

Kabupaten Kediri merupakan wilayah di jawa Timur yang mempunyai potensi besar untuk mengembangkan wisata di bidang kuliner. Salah satunya adalah Kampung Lele yang berada di Desa Cakruk, Kecamatan Ngadiluwih. Wisata Kuliner Kampung Lele merupakan rumah makan yang memiliki ciri khas olahan makanannya berbahan dasar ikan lele. Dalam suatu wisata sangat penting dalam membangun brand awareness untuk membangun citra dari tempat wisata tersebut. Pembaruan identitas visual pada Kampung Lele bertujuan untuk meningkatkan citra yang kuat. Berdasarkan riset studi eksisting diketahui bahwa Kampung Lele sudah mempunyai logo dan media promosi utama, yaitu dari mulut ke mulut dan Instagram. Kampung Lele memiliki logo yang belum konsisten dalam implementasinya. Perancangan ini menggunakan gabungan metode kualitatif dan metode kuantitatif dengan menggunakan 3 tahapan, yaitu tahap wawancara, observasi lapangan, dan menyebarkan kuesioner. Perancangan ini juga menggunakan prosedur perancangan desain yang sistematis meliputi, identifikasi masalah, riset perancangan, konsep desain, dan evaluasi desain. Brand Awareness dirancang sebagai media komunikasi untuk mengembangkan brand agar lebih dikenal oleh masyarakat luas dan meningkatkan daya tarik pengunjung. Diharapkan dengan adanya penerapan rebranding ini, identitas visual Wisata Kuliner Kampung Lele menjadi konsisten sehingga mampu membangun citra brand yang kuat.
Perancangan Desain Karakter Wisatawan dalam Buku Ilustrasi Wisata Trenggalek untuk Usia 18-25 Tahun Faliq Firashan; Aninditya Daniar; Alfian Candra Ayuswantana
Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media Vol. 5 No. 1 (2026): April : Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrsendem.v5i1.8616

Abstract

Trenggalek Regency is one of the regencies located in the southern part of East Java that has high potential for natural tourism, such as caves, waterfalls, and beaches. However, this potential is not yet widely known by people from outside the region, especially the younger generation. The low level of awareness among people outside the region is influenced by limited access to information about Trenggalek’s tourism. Therefore, an effective medium that can attract the attention of young people is needed, such as an illustrated book. Based on the questionnaire results, the majority of respondents show a high interest in illustrated books. In an illustrated book, an engaging character is needed to convey messages so that readers do not feel bored. The method used in this study is a mixed-method approach with a descriptive analyze. This approach is applied to analyze data obtained from observations, interviews, literature studies, and questionnaires, as well as to develop design concepts and outcomes. This research aims to increase awareness and knowledge of people outside Trenggalek about Trenggalek’s tourism. By highlighting the topic of character design in the illustrated tourism book of Trenggalek, it is expected that readers can easily absorb and understand the content of the book.
Desain Karakter Webcomic "Jejak Semanggi" untuk Pengenalan Kuliner Pecel Semanggi Dian Wardha Alkatiri; Alfian Candra Ayuswantana; Aryo Bayu Wibisono
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 13, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v1i1.83416

Abstract

Pecel semanggi merupakan kuliner khas Surabaya yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya, namun masih banyak anak muda yang belum mengenalnya. Penelitian ini bertujuan merancang desain karakter untuk webcomic Jejak Semanggi sebagai media pengenalan kuliner pecel semanggi kepada audiens muda. Metode yang digunakan adalah Design Thinking yang terdiri dari tahap empathize, define, ideate, prototype, dan test. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi literatur, dan kuesioner kepada audiens berusia 18-25 tahun. Data dianalisis menggunakan pendekatan 5W+1H dan disintesis untuk merumuskan konsep desain. Hasil perancangan menunjukkan bahwa karakter utama bergaya semi-realis dengan pendekatan kepribadian yang relateable serta lata belakang blasteran yang mampu menarik perhatian audiens. Implementasi dalam webcomic menunjukkan bahwa pendekatan visual dan naratif ini efektif dalam membantu mengenalkan pecel semanggi secara lebih menarik kepada generasi muda.
Perancangan Desain Karakter Komik Web Cerita Rakyat “Tanjung Kodok” Rendy Shohibul Putra Wahyuni; Alfian Candra Ayuswantana; Mahimma Romadhona
DEKAVE : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 15, No 2 (2025): inpress
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dekave.v15i2.133527

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang desain karakter untuk komik web berjudul Tanjung Kodok sebagai media pelestarian cerita rakyat pesisir Lamongan. Cerita yang diangkat mengandung pesan moral tentang hubungan asmara yang tidak direstui dan dikemas dalam format visual yang relevan bagi generasi muda. Metode yang digunakan adalah Design Thinking, dengan tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, serta kuesioner yang melibatkan audiens usia 18–25 tahun. Hasil menunjukkan bahwa meskipun mayoritas responden mengenal nama Tanjung Kodok, sebagian besar tidak memahami isi ceritanya. Perancangan visual karakter difokuskan pada tokoh Dewi dan Iwan, yang mewakili konflik budaya dan emosi dalam cerita. Desain dikembangkan dalam beberapa alternatif, kemudian divalidasi melalui voting target audiens dan masukan dari ahli. Hasil akhir menunjukkan bahwa visualisasi karakter yang dirancang berhasil menyampaikan narasi dengan pendekatan yang komunikatif, edukatif, serta berakar pada nilai budaya lokal.Kata kunci: komik, desain karakter, cerita rakyat, budaya lokal, generasi muda
Exploration of Illustration Style Selection in Educational Media for an Encyclopedia Book of Prehistoric Mammals for Children Aged 13–15 Bilqis Putri; Aninditya Daniar; Alfian Candra Ayuswantana
Arty: Jurnal Seni Rupa Vol. 15 No. 2 (2026): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/arty.v15i2.47809

Abstract

This study aims to explore the selection of illustration styles (artstyles) in designing educational media in the form of a pop-up encyclopedia of prehistoric mammals for children aged 13–15 years. A qualitative descriptive method was used through questionnaires (54 respondents) and group interviews (5 students).The results show that the majority of respondents (53.7%) prefer a semi-realistic illustration style. Interviews also indicate a preference for styles that are not rigid but remain clear. Based on these findings, the exploration focused on a semi-realistic style using Elasmotherium as the study object. The results indicate that color and texture techniques influence visual characteristics. A semi-realistic style with a watercolor approach was selected for its natural and engaging appearance while maintaining clarity.In conclusion, appropriate illustration style selection enhances visual appeal and supports learning comprehension.
Co-Authors Aditya Rahman Yani Adwitiya, Fairuzah Nafisah Afifah, Annisa Fitri Agus Sachari Aileena Solicitor Costa Rica El Chidtian Ananta Argy Swardana Andika Putra Fajar Angelita Laurent Dameria Sinaga Aris Sutejo Artanto, Aphief Tri Atmaji, Lutfi Tri Bagastama, Reyhan Azel Bayu Setiawan Bayu Wibisono, Aryo Bilqis Putri Clara Oktavia Firdaus Dafy Cahya Nugroho Daniar, Aninditya Dian Wardha Alkatiri Diana Aqidatun Nisa Dini, Mazaya Islami El Chidtian, Aileena Solicitor Rica Fadjar Satria Dwi Putra Faliq Firashan Fata, Ibrahim Febyanti, Feby Galang Asa Hadi, Azrial Brahmantya Nugraha Hanafi Moeslim Hanafi, Hanafi Moeslim Hartanto, Salsabilla Auliazaki Herwina, Nevlin Cresentia I Putu Rayga Ondias Putra Ikowanda, Kumala Divya Irfansyah Irfansyah Izayanah, Fatihah Nahya Karmelia Fernanda, Rima Lutfi Tri Atmaji Lutvia Febrin Sholekhaningtyas Maloka, Aulia Rahma Putri Masdijanto, Nanda Ramadhan Putra Masnuna, Masnuna Muhammad Mashuda Naghiesa, Fairuz Nur Nastiti, Ratna Andriani Nisa, Dwi Zuhrotun Octaviasari Pungky Febi Arifianto Putri, Yazmin Mahira putri, zahra nabila Rachmadhani, Dinda Rizki Raditya Eka Rizkiantono Rendy Shohibul Putra Wahyuni Restu Ismoyo Aji Rizqi, Azmi Annur Rohmah, Abidatur Romadhona, Mahimma Shinta Rahma Puspita Sholekhaningtyas, Lutvia Febrin Sri Wulandari Sri, Wulandari Sukina Sukina sumartono, kattreen aulia Syafiq, Alfie Ade Riyan Tanadda, Onna Anieko Vina Dwi Sartika Vina Dwi Sartika Widyasari Widyasari, Widyasari Widyayuniar, Nabilah Wiedhella, Zahra Agnestia Wulandari, Sri Yazmin Mahira Putri Yudhistira, Arva Rangga Yurif Setya Darmawan Zahra, Nabila Alya Zebrinna Delivia Putri Bahri