Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : buffer informatika

Klasifikasi Kecelakaan Lalu Lintas Menggunakan Kombinasi Forward Selection, ADASYN, dan Random Forest Aspianur; Taghfirul Azhima Yoga Siswa; Naufal Azmi Verdikha
Buffer Informatika Vol. 11 No. 2 (2025): Buffer Informatika
Publisher : Department of Informatics Engineering, Faculty of Computer Science, University of Kuningan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab utama kematian bagi kelompok usia 15-29 tahun, dengan lebih dari 1,3 juta kematian setiap tahunnya. di Indonesia, data dari korps lalu lintas polri menunjukkan bahwa pada tahun 2023 terjadi lebih dari 100 ribu kasus kecelakaan, dengan korban jiwa mencapai 25 ribu orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model klasifikasi tingkat keparahan kecelakaan lalu lintas dengan mengintegrasikan metode Adaptive Synthetic Sampling (ADASYN) dan Forward Selection ke dalam algoritma Random Forest. Data yang digunakan merupakan data kecelakaan dari Polresta Samarinda periode 2020–2024 yang terdiri dari 35 fitur. Proses penelitian mencakup tahapan data preprocessing, feature selection dengan Forward Selection, dan pembagian data testing dan training dengan 10k-fold validation. Permodelan menggunakan algoritma Random Forest, dan evaluasi model menggunakan confusion matrix untuk mencari akurasi, precision, recall, dan f1-score. Hasil penelitian menunjukkan fitur yang paling signifikan terhadap klasifikasi kecelakaan lalu lintas adalah cuaca, jumlah luka ringan, jumlah luka berat, dan jumlah meninggal dunia. Penerapan Random Forest tanpa penanganan ketidakseimbangan dan tanpa seleksi fitur hanya menghasilkan akurasi 79,26%, precision 29,03%, recall 34,62%, dan f1-score 31,58%. Setelah diterapkan ADASYN, metrik evaluasi meningkat signifikan menjadi akurasi 84,26%, precision 81,82%, recall 84,62%, dan f1-score 83,20%. Peningkatan lebih besar tercapai setelah seleksi fitur Forward Selection, menghasilkan akurasi akhir 95,28%, precision 94,23%, recall 96,15%, dan f1-score 95,18%.
Analisis Komparasi TF-IDF dan Word2Vec pada Algoritma SVM Untuk Sentimen Pembangunan IKN di YouTube: Studi Kasus Komentar YouTube pada Kanal Pembangunan IKN Fattah, Mi'raj; Taghfirul Azhima Yoga Siswa; Naufal Azmi Verdikha
Buffer Informatika Vol. 12 No. 1 (2026): Buffer Informatika
Publisher : Department of Informatics Engineering, Faculty of Computer Science, University of Kuningan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/buffer.v12i1.551

Abstract

Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara merupakan kebijakan strategis nasional yang menuai beragam reaksi publik, baik positif maupun negatif, terutama di media sosial seperti YouTube. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis sentimen terhadap opini masyarakat mengenai pembangunan IKN serta membandingkan kinerja akurasi antara dua metode ekstraksi fitur, yaitu Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF) dan Word2Vec, menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM). Data penelitian terdiri dari 1.969 komentar bersih yang dikumpulkan melalui teknik scraping pada periode Juli hingga September 2025. Tahapan penelitian meliputi pengambilan data, pre-processing (pembersihan, case folding, normalisasi, tokenisasi, stopword removal, dan stemming), pelabelan data manual yang divalidasi ahli bahasa, ekstraksi fitur, serta klasifikasi menggunakan SVM dengan kernel Radial Basis Function (RBF). Evaluasi model dilakukan menggunakan metode 10-Fold Cross Validation dan Confusion Matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TF-IDF memberikan kinerja yang lebih baik dibandingkan Word2Vec pada dataset ini. SVM dengan TF-IDF menghasilkan rata-rata akurasi sebesar 74,40%, sedangkan SVM dengan Word2Vec menghasilkan akurasi sebesar 72,98%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa representasi fitur berbasis frekuensi (TF-IDF) lebih efektif dibandingkan representasi semantik (Word2Vec) dalam mengklasifikasikan sentimen komentar singkat di YouTube terkait topik IKN.