p-Index From 2021 - 2026
11.231
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar JURNAL JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal SOLMA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan Matematika (JUDIKA EDUCATION) Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Basicedu AT-TA`DIB Mimbar Ilmu Journal on Education JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Ibtida'i : Jurnal Kependidikan Dasar eL.Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar eL Bidayah: Journal of Islamic Elementary Education Jurnal PGSD Instructional Development Journal Pesona Dasar : Jurnal Pendidikan Dasar dan Humaniora Holistika : Jurnal Ilmiah PGSD Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Educatio FKIP UNMA Attadib: Journal of Elementary Education Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Didaktika: Jurnal Kependidikan PREMIERE : Journal of Islamic Elementary Education Educivilia: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Undergraduate Conference Proceeding Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Basicedu Jurnal Pendidikan Dasar JANACITTA: Journal of Primary and Children's Education J-CEKI
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal Educatio FKIP UNMA

Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi Melalui Penggunaan Media Diorama di Sekolah Dasar Lia Sri Budiani; Astri Sutisnawati; Luthfi Hamdani Maula
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4865

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan alasan kurangnya kemampuan siswa sekolah dasar menulis esai deskriptif. Hal ini terungkap dari observasi awal yang menunjukan bahwa siswa tampak kesulitan dalam menulis esai deskriptif sehingga hasil belajar menulis karangan deskriptif sangat rendah. Untuk mengatasinya, media diorama diduga dapat menjadi solusi untuk persoalan itu . Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan menulis deskripsi siswa kelas IV SDN 2 Pameungpek. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 2 Pameungpek yang berjumlah 34 orang. Sebagai metode penelitian digunakan metode PTK dimana dilaksanakan dalam dua siklus yang masing- masing terdiri dari beberapa tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dalam penelitian ini wawancara, angket dan tes esai digunakan sebagai teknik pengumpulan data untuk mengecek kemampuan menulis esai deskriptif. Proses analisis ini terdiri dari pengisian kuisioner berpikir kreatif, pre-test, pelaksanaan kegiatan serta post-test. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan nilai rata- rata kemampuan menulis esai deskriptif dari mulai prasiklus diperoleh skor  rata- rata kelas 54,35%, siklus 1 naik menjadi 65,26%, sedangkan siklus II menjadi 75,12%. Berdasarkan hasil tersebut, ditemukan bahwa dengan menggunakan media diorama dalam pembelajaran bahasa Indonesia dapat meningkatkan keterampilan menulis  karangan deskripsi  siswa sekolah dasar.  
Pengaruh Tari Kudu Lempang Terhadap Nilai Gotong Royong Pada Siswa di Sekolah Dasar Siti Salisa Salwiyah; Luthfi Hamdani Maula; Irna Khaleda Nurmeta
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5128

Abstract

Penelitian ini fokus pada pengaruh pembelajaran seni tari dengan menggunakan tari tradisional "kudu leumpang" terhadap karakter gotong royong pada siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas 1.A dan 1.B SDN Cemerlang dengan total 60 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran seni tari dengan tari kudu leumpang mengalami peningkatan nilai gotong royong yang signifikan, sementara siswa yang tidak menggunakan tari kudu leumpang tidak menunjukkan perubahan signifikan dalam nilai gotong royong. Dalam proses pembelajaran tari, siswa dibentuk dalam kelompok untuk menampilkan tarian secara berkelompok, yang memungkinkan interaksi sosial dan kerjasama yang lebih baik. Peningkatan karakter gotong royong juga dikaitkan dengan keberagaman fungsi tari dalam budaya dan identitas komunitas, serta pengenalan tradisi dan warisan budaya. Hasil penelitian ini mendukung pentingnya pembelajaran seni tari dalam mengembangkan karakter gotong royong pada siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, pembelajaran seni tari dengan melibatkan unsur tradisional dapat menjadi alat yang efektif untuk membentuk karakter sosial siswa sejak dini.
Penggunaan Cangkang Telur Berbasis Wayang Sukuraga Untuk Meningkatkan Keterampilan Seni Rupa Siswa di Sekolah Dasar Sindi Sindi; Luthfi Hamdani Maula; Irna Khaleda Nurmeta
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5290

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh kurangnya keterampilan seni rupa dua dimensi peserta didik dalam menggunakan media lain selain media konvensional pada pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya. Maka dari itu dibutuhkan media lain sebagai sarana alternatif untuk memberikan pengalaman serta  membantu mengembangkan keterampilan seni rupa pada pembelajaran SBdP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan cangkang telur terhadap keterampilan seni rupa dua dimensi peserta didik, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Subjek penelitian yaitu kelas V SDN Sriwidari 1 dengan 15 peserta didik di kelas eksperimen dan 15 peserta didik di kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara sebagai studi pendahuluan dan lembar tes untuk mengukur keterampilan seni rupa peserta didik. Analisis data menggunakan uji-t untuk menguji hipotesis penelitian terkait keterampilan seni rupa peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan seni rupa dua dimensi dalam materi membuat karya seni rupa daerah di kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata lebih tinggi dibandingkan sebelum diberikan perlakuan. Dengan demikian, media cangkang telur memiliki pengaruh terhadap kemampuan seni rupa peserta didik.
Model Experiental Learning Dalam Meningkatkan Pemahaman Literasi Finansial Siswa Sekolah Dasar Muhamad Fajar Sidiq; Irna Khaleda Nurmeta; Luthfi Hamdani Maula
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5482

Abstract

Pendidikan literasi keuangan sangatlah penting agar anak memiliki kemampuan untuk memahami, menilai dan bertindak dalam kesejahteraan keuangannya. penlitian ini bertujuan untuk mengetahui meningkatkan pemahaman literasi finansial siswa sekolah dasar dengan menggunakan Model experiental Learning. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Dayeuhluhur CBM dengan melibatkan dua kelas siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelas eksperimen menerapkan model experiential learning, sementara kelas kontrol menggunakan model konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner atau angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman literasi siswa setelah perlakuan mengalami peningkatan yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Perbandingan rata-rata tes menunjukkan bahwa pemahaman literasi finansial siswa yang mendapatkan pembelajaran melalui Model Experiential Learning lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Model Experiential Learning berpengaruh positif terhadap pemahaman Literasi Finansial siswa sekolah dasar. Dengan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa Model Experiential Learning efektif dalam meningkatkan pemahaman Literasi Finansial siswa sekolah dasar.
Analisis Implementasi Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar Sri Mulyani; Irna Khaleda Nurmeta; Luthfi Hamdani Maula
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5515

Abstract

Profil pelajar pancasila merupakan perwujudan dari pendidikan karakter didalam kelas, adapun enam dimensi profil pelajar pancasila yaitu beriman, bertakwa kepada tuhan yang maha esa dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan implementasi profil pelajar pancasila disekolah dasar. Adapun metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif, data yang digunakan berupa data primer hasil wawancara, observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa profil pelajar pancasila yang di terapkan di SD Cemerlang hanya lima dimensi untuk dimensi berkebinekaan global guru belum menerapkan dimensi tersebut dalam pembelajaran didalam kelas dikarenakan kurikulum merdeka memberikan kebebasan memilih kepada guru untuk mengoptimalkan pembelajaran. Dalam tahapan implementasi profil pelajar Pancasila ada empat tahap yang pertama tahap perencanaan, tahap kedua kegiatan pembuka, taham ketiga kegiatan inti dan tahap keempat yaitu kegiatan penutup.
Model Inquiry Learning Berbasis Literasi Digital Untuk Mingkatkan Minat Belajar Siswa di Sekolah Dasar Noor Mim Fachmi; Luthfi Hamdani Maula; Irna Khaleda Nurmeta
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5558

Abstract

Teknologi dapat memberikan kemudahan dalam mengakses informasi. Namun penggunaannya yang tidak terbatas dapat menyebabkan ketergantungan, sehingga penting Literasi digital dikuasai siswa. Pendidikan harus mengintegrasikan literasi disgital ke dalam kurikulum. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan adalah model inkuiri, yang mempromosikan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, terutama dalam ilmu pengetahuan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Quasi Experimental Design. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa model inquiry learning berbasis literasi digital, sementara kelas kontrol mengikuti pembelajaran konvensional. Data minat belajar siswa diukur dengan menggunakan kuesioner yang valid dan reliabel. Hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model inquiry learning berbasis literasi digital memiliki minat belajar yang lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Rata-rata minat belajar siswa pada kelas eksperimen meningkat secara signifikan dari pretest (64,66) menjadi posttest (78,16), sementara kelas kontrol hanya mengalami peningkatan yang lebih kecil dari pretest (64) menjadi posttest (71,5).Penelitian ini menyimpulkan bahwa Model Inquiry Learning Berbasis Literasi Digital adalah pendekatan pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa sekolah dasar. Model ini juga memiliki dampak positif terhadap keterlibatan siswa, penggunaan teknologi, kemampuan pemecahan masalah, motivasi intrinsik, dan keterampilan literasi digital. Model ini efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa dan dapat menjadi alternatif yang baik untuk diterapkan dalam pembelajaran di sekolah dasar. Dengan demikian, pendidikan dapat lebih efektif dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era digital.  
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individual Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Wandi Lesmana; Astri Sutisnawati; Luthfi Hamdani Maulana
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5671

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika. Hal ini terungkap pada hasil observasi di kelas IV SDN Cibitung kecamatan Sagaranten. Untuk mendorong siswa aktif belajar, peneliti mencoba menerapkan model pembelajaran Team Assisted Individualization. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran matematika di sekolah dasar dengan penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI). Penelitian ini dilaksaakan di SDN Cibitung dengan subjek sebanyak 30 siswa. Penelitian ini berbentuk penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Dalam pengumpulan data teknik yang digunakan adalah lembar observasi, angkaet, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan data penelitian diketahui keaktifan siswa mengalami peningkatan dalam pembelajaran menggunakan Model Kooperatif  Tipe Team Assisted Individual dari mulai siklus I hingga siklus II. Peningkatan aktivitas belajar siswa ini berdampak pada peningkatan hasil belajar yang mereka peroleh. Dengan hasil tersebut, maka kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif  tipe team assisted individual untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa sekolah dasar kelas IV mata pelajaran matematika.
Model Pembelajaran Inkuiri Untuk Meningkatkan Pemahaman Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Baden Baden; Astri Sutisnawati; Luthfi Hamdani Maulana
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5733

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh nilai pemahaman peserta didik kelas VI  sekolah dasar pada mata pelejaran IPA. Dari hasil observasi diketahui ketuntasan belajar yang dicapai siswa di hanya 40%, artinya terdapat 60% peserta didik yang belum tuntas dalam belajarnya. Hal ini disebabkan karena pembelajaran hanya sebatas mengingat materi saja, peserts didik tidak difasilitasi pembelajaran yang dapat mereka temukan sendiri. Model pembelajaran Inkuiri diharapkan dapat meningkatkan pemahaman Mata pelajaran IPA kelas VI. Penelitian ini dilakukan kepada peserta didik kelas VI SD Negeri Ratumandala Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskrifsikan pelaksanaan penerapan model pembelajaran Inkuiri untuk meningkatkan pemahaman pada mata pelajaran IPA bagi peserta didik kelas VI SD. Penelitian mengunakan metode penelitian Kemmis dan Mc. Tagart dengan 2 siklus dan setiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian berdasarkan instrumen test pemahaman menujukan pada prasiklus ketuntasan belajar peserta didik mencapai 40%, siklus I ketuntasan belajar peserta didik mencapai 70%, dan pada siklus II mencapai 90%. nilai rata-rata kelas pada prasiklus 65, siklus I mencapai 73. sedangkan pada siklus II hasil belajar peserta didik nilai rata-rata 83. kesimpulan dari penelitian ini yaitu menerapan model pembelajaran Inkuiri terhadap pemahaman peserta didik meningkat.
Pengembangan E-Modul terhadap Keterampilan Alat Musik Pianika dalam Pembelajaran Seni Musik di Sekolah Dasar Kusmayadi, Chichi; Astri Sutisnawati; Luthfi Hamdani Maula
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.10419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat keterampilan peserta didik dalam mata pelajaran seni musik menggunakan bahan ajar yang telah berbasis digital yaitu e-modul, serta untuk membantu guru dalam mengembangkan bahan ajar yang bervariatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu RnD (Research and Development) dengan model penelitian ADDIE yaitu Analisys, Design, Development, Implementation and Evaluation. Hasil penelitian berupa uji kelayakan kepada ahli materi dengan hasil sebesar 95%, ahli media sebesar 91%, kuesioner respon produk kepada ahli praktisi (guru) dengan hasil sebesar 99%, peserta didik sebesar 92% serta uji efektifitas untuk mengukur tingkat keterampilan menggunakan uji N-Gain dengan tahapan Pretest-Postest memperoleh hasil mencapai 0,68 dengan persentase sebesar 68,43%. Dengan demikian, e-modul yang dikembangkan sangat layak dan cukup efektif digunakan sebagai bahan pembelajaran seni musik di sekolah.
Co-Authors Aditia Eska Wardana Aditia Eska Wardana Ailah Ainurrafa, Shafira Anak Agung Gede Sugianthara Andayani, Feni Andi Nurrochmah Anggun Setia Putri Anjali, Salma Isni Annisa Nurmaulia Annisa Suci Rahayu Annisa, Diana Apriani, Rahmi Arifin Maksum Arita Marini Ariyani Pranata Arsyi Rizqia Amalia Astri Sutisnawati Asty Nesya Rahmi Ati Sulastri Avionita, Neng Vini Ayu, Retna Sukma Baden Baden Chusnul Hayati Dede Heryadi Dedi Tsabit Dera Sulastri Destriana, Mutiara Dewi Nurhayati Dhea Nada Oktavia Din Azwar Uswatun Eka Sakti Ismulya Eva Nurhasanah Fahri Tio Ramadhan Fauziah Husni Firly Cahyani Hermawantie Ghesya Athira Hasna’ul Fauzyah Gunawan Agustian Haifa Nurul Sabilla Haifa Handayani, Gita Widia Heryadi, Dede Hilna Putria Iis Nurasiah Iis Nurasih Imas Masitoh Insan Susilawati Iqbal Ramdani Irna Khaleda Irna Khaleda Irna Khaleda Irna Khaleda Nurmeta Irna Khaleda Nurmetta Irpan Januarianto, Dinar Mochamad julfatujahra Julia Puspita Dewi Khaleda, Irna Khansaa, Syifau Shahwatul Kurniasari, Efi Kurniawati Kusmayadi, Chichi Laila Agustin Lala Nurhayati Lemi Susanti Lesi Mardiyanti Lia Sri Budiani Lyesmaya, Dyah Mardiyanti, Lesi Marisha Amelia Ramadhan Masitoh, Imas Maulana Irsyad Maulana, Atep Maulana, Hikmat Meliyanti, Anisa Muhamad Fajar Sidiq Muhammad Arief N. Liany Ariesta Pratiwi Nadyah Rihhadatul Aisy Najila Indah Nurani Nanda, Silvia Oktavia Nandang Nasrulsyah, Annajmi Nasywaa Nurjihaan Aziizah Nazila Salsabila Neni Marlina Nida Winarti Ninda Sumarlin Ninda Sumarlin Noor Mim Fachmi Novi Andri Nurcahyono Novianti Novianti Nurahman, Rizki Nurhanifah, Nadia Nurhayati, Lala Nurmaulia, Annisa Nurmeta, Irna Khaleda Nurrochmah, Andi Nuzalfa, Siti Najla Pebriana, Feri Pranata, Ariyani Yeri Prilly Yasinta Yasinta Purwoko, Agus Putria, Hilna Qonita, Ghisanahara Balqis Rages Wari Rahma Rahayu Rahman Eri Pridana Rahmania, Siti Rahmawati, Mira Rahmi Apriani Rahmi Gunarwati Ramdani, Iqbal Riska Herlinawati Rosiana Agustina Ruslani Ruslani Ruslani, Ruslani Sakinah, Nisrina Sofiliandini Sarah Nur Layyinna Syahid Sindi Sindi Siti Rizki Nuranissa Siti Rohmah Siti Salisa Salwiyah Sri Mulyani Sri Nopianti Sri Wahyuni Saefudin Sulastri, Ati Syahid, Sarah Nur Layyinna Syifa Tiara Naziah Syifaurrahmat, Muhammad Rizky Synta Agustri Tamara Putri Rafendi Ubad Subandi Ulfah Fauziah Wandi Lesmana Wardana, Aditia Eska Wina Winarti Winarti, Wiwin Windi Saputri Marta Yuyun Sri Wahyuni