Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Implementasi Program Literasi dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Abdul Wahid; Nur Afni; Sri Hastati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1524

Abstract

Minat baca adalah dorongan kuat seseorang untuk membaca dan mempelajari apa yang mereka baca. Oleh karena itu, ada beberapa faktor yang berkontribusi pada minat baca siswa yang rendah. Oleh karena itu, masalah penelitian ini adalah bagaimana minat baca dan faktor-faktor yang berkontribusi pada minat baca siswa yang rendah. Tujuan dari penelitian ini di SD Inpres Panaikang 1 Kota Makassar adalah untuk menentukan minat baca siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian di SD Inpres Panaikang 1 Kota Makassar menunjukkan bahwa minat membaca siswa baik-baik saja, tetapi mereka kurang tertarik pada bacaan. Berdasarkan hasil analisis data, dua faktor penyebab ketertarikan membaca siswa adalah faktor internal:merupakan faktor yang berasal dari diri siswa yaitu kemampuan membaca, memahami makna yang terkandung dalam bacaan, kurangnya membiasakan membaca, membaca buku atas perintah guru, siswa jarang mencari buku atau bahan bacaan sesuai dengan kebutuhannya, siswa yang menyelesaikan tugas melalui internet tanpa buku. sedangkan faktor eksternal merupakan yang disebabkan oleh oleh diri siswa sendiri yaitu lingkungan sekolah kurang mendukung, budaya membaca yang kurang dilingkungan sekolah, program literasi belum berjalan maksimal, mading sekolah yang tidak pernah diperbaharui, sekolah tidak memiliki tempat khusus untuk membaca selain diperpustakaan, peran perpustakaan sekolah yang belum maksimal, dan pengaruh pengunaan smarthphone
PENGENALAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN VIRTUAL REALITY ERA SOCIETY 5.0 Ashabul Taufik; Andi. Muh. Akbar Saputra; Kamal Kamal; Indra Farman; Nur Alamsyah; Abdul Wahid; Muh Chairil Imran; Nur Afni
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41252

Abstract

Pengabdian ini bertujuan memperkenalkan teknologi pembelajaran berbasis Virtual reality (VR) di SMKN 3 Makassar sebagai bagian dari adaptasi pendidikan era Society 5.0. Teknologi VR menawarkan pembelajaran yang interaktif, personal, dan mendalam, cocok untuk jurusan Teknik Komputer dan Jaringan. Metode pelaksanaan mencakup identifikasi masalah melalui observasi dan wawancara, perencanaan program, implementasi kegiatan, monitoring dan evaluasi, serta dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa VR membantu meningkatkan minat belajar siswa melalui visualisasi 3D perangkat keras jaringan komputer. Kegiatan melibatkan presentasi, tanya jawab, dan demonstrasi VR, yang disambut antusias oleh 45 siswa dan 2 guru pendamping. Peserta belajar bahwa VR tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga efektif sebagai media pembelajaran. Evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan tinggi, dengan 89% peserta merasa sangat puas dan 11% puas. Pengabdian ini memberikan pengetahuan dan pengalaman baru kepada siswa dan guru dalam menggunakan teknologi VR, yang diharapkan dapat menjadi referensi pengembangan media pembelajaran di sekolah kejuruan
PELATIHAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI BARU DALAM PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN MELALUI APLIKASI LMS MAHASISWA PPG UNIVERSITAS ISLAM MAKASSAR Abdul Wahid; Nur Afni; Faisal Saransi; Sri Hastati; Badruddin Kaddas; Abrina Maulidnawati Jumrah; Rahmawati Rahmawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.44288

Abstract

Pengabdian ini bertujuan  untuk fokus pada Pelatihan Pengembangan Teknologi Baru dalam Pengajaran dan Pembelajaran melalui Aplikasi Learning Management System (LMS) bagi Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Islam Makassar bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif. Dalam konteks pendidikan yang semakin dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, penggunaan LMS menjadi sangat penting untuk mengelola materi, interaksi, serta evaluasi pembelajaran. Meskipun LMS telah diterapkan di berbagai institusi pendidikan, tantangan terbesar yang dihadapi adalah pemahaman dan penguasaan teknologi ini oleh mahasiswa. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk memperkenalkan mahasiswa PPG Universitas Islam Makassar pada teknologi-teknologi baru yang relevan dalam konteks pengajaran dan pembelajaran berbasis digital. Pelatihan ini melibatkan berbagai sesi yang mengajarkan penggunaan LMS secara optimal, serta integrasi berbagai aplikasi dan teknologi terbaru yang dapat memperkaya pengalaman belajar dan mempermudah proses pengajaran. Metode pelatihan yang digunakan bersifat interaktif, dengan pendekatan langsung kepada mahasiswa melalui praktik penggunaan LMS dan teknologi pendukung lainnya. Dengan pelatihan ini, mahasiswa PPG diharapkan mampu meningkatkan keterampilan digital mereka, serta dapat memanfaatkan LMS untuk memperkaya dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran di lingkungan sekolah.Pelatihan ini diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman teknis mengenai penggunaan LMS, tetapi juga memperkuat pemahaman mahasiswa tentang peran teknologi dalam inovasi pengajaran yang lebih menarik dan efektif. Secara keseluruhan, pelatihan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan profesional mahasiswa PPG Universitas Islam Makassar dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN METAKOGNITIF PADA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PENDAMPINGAN GURU PGSD Abdul Wahid; Nur Afni; Sri Hastati; Abrina Maulidnawati Jumrah; Erwin Nurdiansyah; Supriadi Supriadi; Badruddin Kaddas; Rahmawati Rahmawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57315

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis metakognitif pada siswa sekolah dasar melalui pendampingan guru Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di SD Inpres Antang 1 Kota Makassar. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya kemampuan metakognitif siswa yang berdampak pada kurangnya kemandirian belajar dan kemampuan berpikir kritis. Metode yang digunakan adalah pelatihan, pendampingan, dan implementasi model pembelajaran metakognitif secara langsung di kelas. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu analisis kebutuhan, perancangan model, pelatihan guru, implementasi, dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran berbasis metakognitif serta peningkatan kemampuan siswa dalam merencanakan, memonitor, dan mengevaluasi proses belajarnya. Selain itu, terjadi peningkatan hasil belajar siswa dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Dengan demikian, model pembelajaran metakognitif efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Pengembangan Media Powerpoint Interaktif pada Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar Abdul Wahid; Nur Dewi Wulandari; Nur Afni; Fani Arfaita Istiqamah; Siti Syahraeni
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) Vol 7, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jp-ipa.v7i2.970

Abstract

This study aims to develop interactive PowerPoint learning media in science learning to improve elementary school students’ learning interest. The research employed the Research and Development (RD) method using the ADDIE model, which consists of the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The subjects of this study were 20 second-grade students of SD Inpres Borong Jambu II. The research procedure began with an analysis of learning needs, followed by media design, product development, implementation in the learning process, and evaluation of the media’s effectiveness. Data collection techniques included observation, validation questionnaires from material and media experts, interviews with teachers, and student response questionnaires to assess the effectiveness and attractiveness of the learning media. Data analysis was conducted using descriptive quantitative analysis to process questionnaire and observation results, while qualitative analysis was used to interpret interview data and participants’ responses. The validation and trial data were analyzed to determine the feasibility and success of the media development in improving students’ learning interest. The results of the material and media expert validations indicated that the developed media was highly feasible for use. Trials conducted with students showed an increase in learning interest from 60 to 85 and science learning outcomes from 55 to 88. This media helped students understand abstract concepts through interactive visualization and encouraged active participation in classroom learning. Therefore, interactive PowerPoint media can make science learning more active and innovative while improving elementary school students’ interest and learning outcomes.
The Effectiveness Of Project-Based Learning With A Deep Learning Approach To IPAS Learning Outcomes Alya Dillah; Nur Afni; Erwin Nurdiansyah
ALENA : Journal of Elementary Education Vol 4 No 2 (2026): July
Publisher : Program Studi Pendidikan Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jee.v4i2.973

Abstract

The low learning outcomes of Natural and Social Sciences (IPAS) in elementary schools are largely influenced by learning practices that are still teacher-centered and have not encouraged students to think deeply. This study aims to (1) How to apply the Project Based Learning (PjBL) model with a Deep Learning approach, (2) How the learning outcomes of social studies students before and after the application of the model, and (3) test its effectiveness in improving the learning outcomes of social studies of class V students at UPT SPF SD Inpres Tangkala 1 Makassar City. The study used a quantitative approach with a pre-experimental one group pretest-posttest design, involving 18 students as research subjects. Data was collected through learning outcome tests, observation sheets, and documentation, then analyzed descriptively and inferentially using the Wilcoxon Signed Rank Test with the help of SPSS version 29. The results showed an increase in the average score from 40.00 in the pretest to 92.22 in the posttest. The Wilcoxon test yielded a Z-value of -3.725 with Asymp. Sig. (2-tailed) < 0.001 (p < 0.05), so H0 is subtracted and H1 is accepted. Observation of teacher and student activities reached the very good category with a percentage of 87.5% and 80%, respectively. These findings prove that the application of the PjBL model with a Deep Learning approach is effective in improving the learning outcomes of IPAS students in class V, because it encourages meaningful learning, mindful learning, and joyful learning in an integrated manner in the real project stage.
Pengembangan Media Visual Interaktif IPAS Kelas V Berbasis Canva di UPTD SDN 96 Barru: Penelitian Abdul Wahid; Nur Afni; Hamra Amelia; Nur Fadilla; Reli Citra
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4392

Abstract

The reliance of elementary school teachers on conventional learning media and the limited use of interactive learning media in Science or Integrated Science (IPAS) learning form the background of this study. This research aimed to develop a Canva-based interactive visual learning media that is feasible and practical for IPAS learning and to describe its implementation in the classroom. The study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages, and was supported by a descriptive qualitative approach during the implementation stage. The media development process involved expert validation to assess feasibility in terms of content accuracy, visual appearance, interactivity, and language clarity. Practicality testing was conducted through teacher and student responses after the media was implemented in learning activities. The results indicated that the developed Canva-based interactive visual media achieved a very high level of feasibility and was categorized as highly practical. In addition, the use of this media supported active student engagement during the learning process. Therefore, the Canva-based interactive visual learning media is considered feasible and practical for use in elementary school IPAS learning.
Penerapan Metode Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS dan Kreativitas Siswa Kelas IV MIT Insan Cendikia Makassar Sadrianti Sadrianti; Supriadi Supriadi; Erwin Nurdiansyah; Mulyadi Mulyadi; Nur Afni
AIJER: Algazali International Journal Of Educational Research Vol. 8 No. 1 (2025): OKTOBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Discovery Learning model to enhance students’ learning outcomes and creativity in the IPAS subject. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The participants were 20 fourth-grade students at MIT Insan Cendikia Makassar. Data were collected through tests, observations, and assessment sheets, and analyzed using a qualitative descriptive approach. The findings revealed that the application of the Discovery Learning model effectively improved students’ learning outcomes and creativity. The average learning outcome score increased from 79.55 in Cycle I to 84.33 in Cycle II, while the level of student creativity rose from 64.25% to 89.5%. Furthermore, 95% of students achieved scores above the Learning Objective Achievement Criteria (KKTP). These results demonstrate that the Discovery Learning model is effective in fostering both academic achievement and creative skills among students in the IPAS subject.
Metode Simulasi dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Nur Afni; Nurawaliyah Putri Andini; Nurul Aulia; Abdul Wahid
Jurnal Ilmiah Insan Mulia Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Insan Mulia
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/jiim.v3i1.667

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) memerlukan strategi yang mampu mengembangkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kewarganegaraan peserta didik secara terpadu. Salah satu strategi yang dapat digunakan adalah metode simulasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PKn serta pengaruhnya terhadap partisipasi dan kompetensi kewarganegaraan peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Sumber data berupa artikel jurnal, buku, dan hasil penelitian yang relevan dengan pembelajaran berbasis simulasi. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui tahap pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan data. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode simulasi memberikan pengalaman belajar yang kontekstual melalui aktivitas seperti musyawarah, pemilihan umum, dan pengambilan keputusan bersama. Metode ini meningkatkan keterlibatan peserta didik, kemampuan bekerja sama, komunikasi, negosiasi, berpikir kritis, dan pengambilan keputusan. Selain itu, simulasi membantu peserta didik menghubungkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari sehingga pemahaman dan internalisasi nilai-nilai kewarganegaraan menjadi lebih optimal. Dengan demikian, metode simulasi efektif diterapkan dalam pembelajaran PKn untuk membentuk warga negara yang demokratis, aktif, dan bertanggung jawab.
Penerapan Pembelajaran Matematika Interaktif Berbasis Teknologi Untuk Menghubungkan Konsep Akademik Dengan Kehidupan Digital Siswa Faisal Sattar; Erwin Nurdiansyah; Nur Afni; Abdul Wahid
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1218

Abstract

This study aimed to improve students’ mathematics learning outcomes through the implementation of technology-based interactive mathematics learning to connect academic concepts with students' digital lives at UPTD SD 88 Sabantarng, Tompobulu District, Maros Regency. This research employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The subjects were students of UPTD SD 88 Sabantarng in the 2025/2026 academic year. Data were collected through learning achievement tests, observations, and documentation. The results showed that technology-based interactive mathematics learning improved students' learning outcomes. The use of digital learning applications, interactive videos, and digital quizzes increased students' participation, enthusiasm, and understanding of mathematical concepts related to their digital lives. Learning mastery improved from the pre-cycle to cycle I and cycle II. Therefore, technology-based interactive mathematics learning effectively improved mathematics learning outcomes in elementary school students.