Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DENGAN MENERAPKAN MODEL TSTS BERBANTUAN ULAR TANGGA DI SDN PATI WETAN 03 Rindiani Rindiani; Wawan Shokib Rondli; Deka Setiawan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i3.3963

Abstract

The learning process carried out in class V at SDN Pati Wetan 03 is still using lecture method and focused on the teacher. The use of this method is less effective in learning because students become less active. Therefore, the application of learning models and media has a strong influence on student activity and the achievement of learning goals. From this background, the researchers conducted a study of whether there was an influence of the TSTS model with the help of a snake media staircase on the learning outcome of V SD Pati Wetan 03. This research is a quantitative one group pretest-posttest design method. Learning results are measured using test-related instruments. The data analysis techniques used are normality tests and t-tests. T-test indicates the result of sig. 0,200>0,05 then this research data is normal. Whereas, on the test t-test shows the results of pretest-posttest with sign value. (2-tailed) 0,000<0,05 it can be concluded that there is an influence of learning results PPKn after applying the model TSTS assisted with snake stairs in students of grade V SD Pati Wetan 03.
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN KELAS IV SDN JLEPER 01 ega tria karisma; Deka Setiawan; Ika Oktavianti
Jurnal Prasasti Ilmu Vol 2, No 3 (2022): Jurnal Prasasti Ilmu
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpi.v2i3.8366

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis minat belajar kelas IV di SD N Jleper 1 pada pembelajaran luring.Objek penelitian ini siswa kelas IV SD N Jleper 1. Variable penelitian ini adalah Minat Belajar siswa.Metode Penelitian Yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas IV di SD N Jleper 1. TehnikĀ  pengumpulan data yang digunakan observasi,wawancara, angket dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan bentuk skoring.Hasil penelitian tingkat minat belajar siswa terhadap pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Negeri Jleper 1 pada masa luring masih perlu mendapatkan perhatian yang lebih, baik dari guru (pendidik) dan lingkungan sekitarnya.Minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas IV SD Negeri Jleper 1 masih rendah. Diharapkan guru dan orang tua dapat memberikan dorongan motivasi dan perhatianĀ  kepada siswa.
INTENSITAS KOMUNIKASI ORANGTUA DALAM MEMOTIVASI BELAJAR ANAK SEKOLAH DASAR DI DESA UNDAAN TENGAH hesti rizki meileni; Nur Fajrie; Deka Setiawan
Jurnal Prasasti Ilmu Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Prasasti Ilmu
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpi.v2i2.8365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensitas komunikasi orang tua dalam memotivasi belajar anak sekolah dasar di Desa Undaan Tengah.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di Desa Undaan tengah Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus. Subyek penelitian yaitu siswa kelas V SD. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi dan pencatatan. Pengecekan keabsahan data menggunakan kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas dan konfirmasibilitas. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi data.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Intensitas komunikasi orang tua dalam memotivasi belajar berdasarkan tingkat pendidikan, pekerjaan hasilnya dua narasumber memiliki intensitas komunikasi yang tidak baik dan motivasi belajar yang rendah mereka adalah keluarga Ibu SN dan KI. Dua narasumber memiliki intensitas komunikasi yang baik dan motivasi belajar yang tinggi adalah keluarga Ibu SA dan MA. Faktor yang mempengaruhi intensitas komunikasiĀ  berdasarkan tingkat pendidikan dan pekerjaan yang berbeda yaitu keluarga ibu SN factor pekerjaan dan sikap pendiam anak, sementara keluarga ibu KI factor pekerjaan dan anak yang suka bermain game online. Untuk ibu SA dan ibu MA sama-sama dipengaruhi oleh pekerjaan akan tetapi walau mereka sibu tetap menyisihkan waktu untuk berkomunikasi dengan anaknya.
ANALISIS KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI SISWA KELAS IV DI SD BULUNGCANGKRING SELAMA PEMBELAJARAN DARING dewi retno iswari; Deka Setiawan; Wafiq Nurul Huda
Jurnal Prasasti Ilmu Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Prasasti Ilmu
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpi.v2i1.7181

Abstract

Online/distance learning is a challenge for teachers to maximize the online learning process, and a challenge for students to understand the material and tasks given during online learning. In fact, in online learning activities, especially in Kudus.During online learning students are less communicative when learning is given via whatsapp. Students only see what whatsapp messages are conveyed by the teacher, so the teacher concludes that students already understand the material presented. The data collection technique was carried out by researchers by interviewing (interviewing), observation (observation), documents, and literature. Then perform data analysis. From the results of the study, it was found that 5 students could understand learning materials with good communication skills, 12 students were less able to understand subject matter with moderate communication skills and 18 students could not understand subject matter with low communication skills. lack of focus on listening to the material explained by the teacher, students' communication skills are low due to online learning, signals, there are some students who only fill attendance but do not follow the lesson, students do not do assignments optimally, students are less active during learning, there are some students who are constrained on data/quota packages, insufficient media from students, or device batteries running out during online learning and parents not supervising students while studying.Pembelajaran daring/jarak jauh menjadi tantangan tersendiri bagi guru untuk memaksimalkan proses pembelajaran secara daring, dan tantangan bagi siswa untuk mengerti materi dan tugas-tugas yang diberikan saat pembelajaran daringSelama pembelajaran daring siswa kurang komunikatif saat pembelajaran diberikan melalui whatsapp. Siswa hanya melihat apa pesan whatsapp yang disampaikan oleh guru,sehingga guru berkesimpulan siswa sudah paham akan materi yang disampaikan. Teknik pengumpulan data dilakukan peneliti dengan interview (wawancara), observasi (pengamatan), dokumen, dan kepustakaan. Kemudian melakukan analisis data. Dari hasil penelitian didapat bahwa 5 siswa dapat memahami materi pembelajaran dengan kemampuan komunikasi baik, 12 siswa kurang dapat memahami materi pelajaran dengan kemampuan komunikasi sedang dan 18 siswa tidak dapat memahami materi pelajaran dengan kemampuan komunikasi rendah.Faktor penghambat kemampuan berkomunikasi antara lain saat masa daring siswa kurang fokus mendengarakan materi yang dijelaskan oleh guru, Kemampuan komunikasi siswa rendah akibat pembelajaran daring, Sinyal, Terdapat beberapa siswa yang hanya mengisi presensi tetapi tidak mengikuti pembelajaran, Siswa tidak mengerjakan tugas secara maksimal, siswa kurang aktif saat pembelajaran berlangsung, Terdapat beberapa siswa yang terkendala pada paket data/kuota, Media yang kurang memadai dari siswa, atau baterai gawai habis saat pembelajaran daring dan orangtua kurang mengawasi siswa saat belajar