Claim Missing Document
Check
Articles

Transformative Learning in Early Childhood Parenting in the Family Environment Edi Widianto
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 2: Juni 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.44 KB)

Abstract

Transformative Learning Pengasuhan Anak Usia Dini di Lingkungan KeluargaAbstract: The purpose of this research are: (1) a general description of transformative learning in early childhood parenting, (2) the problems faced by parents in early childhood parenting, (3) actions in addressing the problem of parental nurturing early childhood through transformative learning, (4) the impact of transformative learning in early childhood parenting. The study used a qualitative approach with a case study design. Research sites were in the Village District of Wates Duwet Kediri. The informants are parents who have children aged 0-6 years. The process of data collection using in-depth interviews, focus groups, participant observation, and documentation. Analysis using the interactive analysis according to Miles & Huberman models. The results of the study are: (1) parental many transformative learning experience in caring for his children; (2) the problems faced by parents in early childhood parenting a child manages a unique character, habituation child, independence training, discipline, and responsibility for the child, the child’s social interaction, self-confident child training, sex education early childhood; (3) the actions of parents in resolving parenting issues early age in the form of awards, advice, warnings, penalties, acquiescence to the child; (4) a transformative impact on parents internally and externally.Key Words: transformative learning, parenting, early childhood, family Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan: (1) gambaran umum transformative learning pada pengasuhan anak usia dini, (2) masalah-masalah yang dihadapi orangtua dalam mengasuh anak usia dini, (3) tindakan-tindakan yang dilakukan orangtua dalam mengatasi masalah pengasuhan anak usia dini melalui transformative learning, (4) dampak transformative learning dalam pengasuhan anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Lokasi penelitian di Desa Duwet Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Informan penelitian adalah orangtua yang mempunyai anak usia 0-6 tahun. Proses pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, FGD, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan interactive analysis models menurut Miles & Huberman. Hasil penelitian adalah: (1) orangtua banyak mengalami pembela-jaran transformatif dalam mengasuh anak-anaknya; (2) masalah-masalah yang dihadapi orangtua dalam mengasuh anak usia dini berupa mengelola karakter yang unik anak, pembiasaan anak, melatih kemandirian, disiplin, dan tanggung jawab anak, interaksi sosial anak, melatih percaya diri anak, pendidikan seks anak usia dini; (3) tindakan orangtua dalam menyelesaikan masalah pengasuhan anak usia dini berupa pemberian penghargaan, nasihat, peringatan, hukuman, pembiaran kepada anak; (4) dampak transformatif pada orangtua secara internal dan eksternal.Kata kunci: transformative learning, pengasuhan, anak usia dini, keluarga
Pelatihan Creative Parenting dan Pembuatan APE Mandiri bagi Orang Tua Muda di Kecamatan Bendo Magetan R. Anggia Listyaningrum; M. Ishaq; Lasi Purwito; Edi Widianto; Monica Widyaswari; Yunita Chomisyiya Firdausi; Bagus Rachmad Saputra
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 12, No 3 (2021): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v12i3.7182

Abstract

Keberhasilan program parenting education dilihat dari antusias orang tua dalam mendukung dan ikut berpartisipasi memberikan pendidikan pada anak dari segi informalnya di rumah. Hal ini dipengaruhi oleh terbukanya wawasan dan kesadaran orang tua akan pentingnya kerjasama tri sentra pendidikan, yaitu lembaga, orang tua, dan juga lingkungan. Oleh karena itu, penting untuk mengubah mindset orang tua, bahwa pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab lembaga sekolah saja, namun juga ada andil dari orang tua. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan  (1) untuk memberikan wawasan dan keterampilan pada orang tua muda untuk dapat menerapkan pengasuhan secara kreatif, efektif, dan menyenangkan di rumah dengan pengaturan jam yang sesuai antara kesibukan kerja dan pengasuhan anak; dan (2) Untuk memberikan keterampilan pada orang tua muda untuk dapat membuat permainan-permainan kreatif untuk anak-anak mereka. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan berbasis pelatihan, yaitu pelatihan creative parenting dan pembuatan APE mandiri. Sasaran dari kegiatan pelatihan ini adalah orang tua muda yang memiliki anak usia dini. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pelatihan adalah metode musyawarah, brainstorming, demonstrasi, praktek, dan evaluasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini adalah terlaksananya kegiatan parenting education di lembaga yang bervariasi, tidak hanya pemberian informasi saja tetapi juga berbasis pelatihan. Selain itu, keterampilan orang tua tentang pengasuhan dan pendampingan anak di rumah juga menjadi lebih kreatif.
'Taman Keceh' Tourism Development Training as a Means of Public Education For the People Around Celaket R. Anggia Listyaningrum; M. Ishaq; Lasi Purwito; Edi Widianto
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2022): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.805 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v5i1.1697

Abstract

Taman Keceh is one of the new attractions in the Samaan area of Celaket area of Malang City which is considered very useful for the surrounding residents. Beyond the existing utilization, the utilization of Taman Keceh tourist attractions can also be optimized as a public education center. Community service activities carried out are training-based activities, namely training in the development of Taman Keceh Tourism as a means of public education for the surrounding community. This activity aims to equip the manager of Taman Keceh Tourism with skills, not just understanding and knowledge, related to knowledge and practice in managing informal learning activities for the community and visitors to Taman Keceh. The methods used in this activity include methods of deliberation, brainstorming, demonstration, and practice. In the process, the manager/manager of the organization is accompanied by sources and a team of service implementers as facilitators of activities. Evaluations include evaluations before, during, and after training activities. The results obtained from this devotional activity include priority problems and needs of the target community as a basis for the preparation of activity plans, increasing understanding, awareness, and skills of managers and residents around Keceh Park to the importance of public education in their environment, as well as the results of the evaluation of activities that show supporting factors and activities inhibition factors so that they can be used as material for the improvement of further activities.
Pelatihan Pra Bencana untuk Membentuk Desa Tanggap Bencana di Desa Sumberbrantas Jawa Timur Edi Widianto; Fikri Firdaus; Salma Isna Afifa; Ananda Nazilla; Elok Dinda; Nurul Fitriani; Hanik Ainun Nisak
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/002.202162.629

Abstract

PRE-DISASTER TRAINING TO ESTABLISH DISASTER RESPONSE VILLAGES IN SUMBERBRANTAS VILLAGE, EAST JAVA. A disaster is an event that can interfere with human survival, disasters appear due to natural or human factors. Based on some of the data obtained, there are several problems which are described as follows: (1) Do not care about the environment; (2) lack of knowledge regarding pre-disaster preparation; (3) do not know the principle of disaster preparedness; (4) do not know first aid that must be done to oneself or others. This group will collaborate with SDN 03 Telungrejo. This training is intended to establish a disaster response village in the village of Sumberbrantas. The target of training participants is elementary school children who will be given knowledge about disasters and how to deal with when a disaster occurs. The purpose of this training is to form training participants who are ready to face unexpected disasters. The methods and techniques in this training are lectures, questions and answers, demonstrations and simulations. The facilitator for this training is BPBD Kota Batu.
Pelatihan Pembuatan Merchandise untuk Meningkatkan Keterampilan dan Kreativitas Masyarakat di Kampoeng Heritage Kajoetangan Malang Tsaniah Ashfahani; Edi Widianto; Annisa Wahyu Rosena; Ayuerma Dilasari; Dia Ajeng Aulia; Sri Wahyuningsih; Wawan Andriarno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LP2M Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jpm.v2i1.284

Abstract

Kampoeng Heritage Kajoetangan merupakan salah satu kampung tematik di Kota Malang yang menyuguhkan wisata budaya dan edukasi sejarah yang menonjolkan arsitektur rumah peninggalan Kolonial Belanda. Eksistensi Kampoeng Heritage Kajotangan bisa dikatan masih kurang apabila disbandingkan dengan kampung tematik lainnya. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya agar kampung wisata ini dapat lebih terkenal dan menarik wisatawan salah satunya melalui kegiatan pelatihan. Pelatihan pembuatan merchandise untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas masyarakat di Kampoeng Heritage Kajoetangan Malang merupakan sebuah kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh mahasiswa jurusan Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Malang sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Pelatihan ini diisi dengan dua materi utama, yaitu materi pembuatan merchandise berupa sablon totebag dan gantungan kunci serta materi branding dan pemasaran. Harapan setelah diselenggarakannya pelatihan adalah Kampoeng Heritage Kajoetangan memiliki merchandise khas yang dapat menarik minat wisatawan untuk datang.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Peserta Didik pada LKP Bahasa Inggris di Kota Malang Nur Cholidia Rahmania; Endang Sri Redjeki; Edi Widianto
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v6i1.39620

Abstract

Abstrak: Kualitas pelayanan menjadi salah satu tolak ukur dalam menilai kualitas LKP, sedangkan kepuasan merupakan aspek luaran dalam menilai kualitas pelayanan LKP. Meningkatnya jumlah LKP di Kota Malang menjadi hal yang menarik, apakah dengan banyaknya LKP di Kota Malang selaras dengan kualitas pelayanan yang diberikan?. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui kualitas pelayanan LKP Bahasa Inggris di Kota Malang, 2) mengetahui kepuasan peserta didik pada LKP Bahasa Inggris di Kota Malang, 3) menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan peserta didik pada LKP Bahasa Inggris di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survey. Analisis data penelitian menggunakan statistik deskriptif dan explanatory research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kualitas pelayanan pada LKP Bahasa Inggris di Kota Malang dikategorikan baik, 2) kepuasan peserta didik atas layanan yang diberikan LKP Bahasa Inggris di Kota Malang dikategorikan puas, 3) terdapat pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan peserta didik pada LKP Bahasa Inggris di Kota Malang. The Effect of Service Quality on Student Satisfaction at the English Course and Training Institute (LKP) in Malang.Abstract: Service quality is one of the benchmarks in assessing the quality of LKP, while satisfaction is an output aspect in evaluating the quality of LKP services. The increasing of LKP in Malang is an interesting matter. Is the number of LKP in Malang consistent with the quality of services provided? This study aims to: 1) knowing the service quality of English LKP in Malang, 2) knowing student satisfaction in English LKP in Malang, 3) analyze the effect of service quality on student satisfaction in English LKP in Malang. This research uses a quantitative approach to the type of survey research. Data analysis used descriptive statistics and explanatory research. The results showed that: 1) the quality of service at the English LKP in Malang was categorized as good, 2) the students' satisfaction with the services provided by the English LKP in Malang was categorized as satisfied, 3) there was an effect of the effect of service quality on student satisfaction at the LKP English in Malang.
Pemanfaatan Sumber Belajar Berbasis Digital pada Program Pendidikan Kesetaraan Paket C di PKBM Mentari Kabupaten Malang Nur Wahidin; Supriyono Supriyono; Edi Widianto
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v6i1.39712

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pemanfaatan sumber belajar digital pada program pendidikan kesetaraan paket c di PKBM Mentari, (2) manfaat internet sebagai sumber belajar pada program pendidikan kesetaraan paket c di PKBM Mentari (3) fasilitas internet yang digunakan warga belajar pada progam pendidikan kesetaraan paket C di PKBM Mentari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berjenis deksriptif dengan sampel sebanyak 105 responden warga belajar paket c di PKBM Mentari. penelitian dilaksanakan pada masa pandemi covid-19, dengan menggunakan kuesioner dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif presentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan sumber belajar digital oleh warga belajar di PKBM mentari sangat tinggi. Manfaat internet sebagai sumber belajar antara lain konektifitas dan jangkuannya luas, aksesnya 24 jam, akses cepat dan mudah serta bianya cukup murah. Fasilitas internet yang digunakan warga belajar sebagai sumber belajar antara lain website, mesin pencari, surat elektronik serta media sosial. The Utilization of Digital-Based Learning Resources in the Package C Equality Education Program at PKBM Mentari Malang Regency Abstract: This study aims to describe: (1) the use of digital learning resources in the package c equivalency education program at PKBM Mentari, (2) the benefits of the internet as a learning resource in the package c equivalency education program at PKBM Mentari (3) internet facilities used by learning citizens at the package C equivalency education program at PKBM Mentari. This study used a descriptive quantitative approach with a sample of 105 respondents who studied package c at PKBM Mentari. The research was conducted during the Covid-19 pandemic, using a questionnaire and documentation study. Data analysis used percentage descriptive analysis technique. The results showed that the use of digital learning resources by learning citizens at PKBM Mentari was very high. The benefits of the internet as a learning resource include broad connectivity and coverage, 24-hour access, fast and easy access and quite cheap costs. Internet facilities that are used by learning citizens as learning resources include websites, search engines, electronic mail and social media
Bank Sampah Sebagai Alternatif Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengembangkan Kampung Wisata Tematik “Kampung Putih” Kota Malang Widhah Nur Azizah; Mohammad Ishom; Edi Widianto
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v4i2.31528

Abstract

AbstrakStrategi pemberdayaan masyarakat melalui bank sampah merupakan alternatif dalam mengembangkan kampung wisata tematik “Kampung Putih” serta untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam mengikuti kegiatan bank sampah di Jalan Jaksa Agung Suprapto Dalam Kecamatan Klojen Kota Malang. Pelaksanaan kegiatan penelitian masyarakat melalui bank sampah ini menggunakan metode atau pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian studi kasus dikarenakan peneliti menggambarkan secara mendetail tentang latar belakang kasus. Peneliti bertindak langsung dalam proses penelitian dikarenakan peneliti merupakan instrument utama dalam penelitian Menjadi bagian dari Kampung Putih merupakan upaya bagi individu memastikan dirinya sebagai makhluk sosial. Upaya yang dilakukan ini salah satunya adalah dengan memperbaiki kebiasaan membuang sampah ke sungai. Strategi pemberdayaan masyarakatnya dalam mengembangkan kampung wisata tematik Kampung Putih yaitu melalui bank sampah Melati. Kegiatan pengelolaan sampah di Bank Sampah Melati warga merasa bahwa mereka berpartisipasi karena memang mereka mengetahui bagaimana kondisi permasalahan sampah yang ada di lingkungan tempat tinggal mereka. Dalam hal ini masyarakat mampu berdaya karena sadar akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah di sungai serta dapat memunculkan kepedulian mereka sehingga mereka ikut berpartisipasi. WASTE BANK AS AN ALTERNATIVE COMMUNITY EMPOWERMENT STRATEGY IN DEVELOPING THE THEMATIC TOURISM VILLAGE "KAMPUNG PUTIH" IN MALANG CITY                                                Abstract        The community empowerment strategy through waste banks is an alternative in developing the thematic tourism village "Kampung Putih" and to find out community participation in participating in waste bank activities on Jalan Jaksa Agung Suprapto Dalam Klojen District, Malang City. The implementation of community research activities through this waste bank uses a qualitative method or approach using the type of case study research because the researcher describes in detail the background of the case. Researchers act directly in the research process because researchers are the main instrument in research. Being part of Kampung Putih is an effort for individuals to ensure that they are social beings. One of the efforts made by this is by improving the habit of throwing garbage into the river. The community empowerment strategy in developing the thematic tourism village Kampung Putih is through the Melati waste bank. The waste management activities at Melati Waste Bank residents feel that they are participating because they know the condition of the waste problem in their neighborhood. In this case, the community is able to be empowered because they are aware of the importance of preserving the environment by not throwing garbage in the river and can raise their concern so that they can participate.
Pelatihan Menghafal Al- Qur’an Menggunakan Metode Murojaah dan Tasmi’ untuk Meningkatkan Tahfidz Juz 30 di SDI Al-Barokah Pamekasan Madura Alfina Bilqisth Shafia; Edi Widianto
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SDI Al-Barokah memiliki permasalahan yang dialami peserta didiknya, seperti peserta didik yang kesulitan dalam membaca, menulis, dan berhitung. Hal ini disebabkan karna lingkungan sekitar yang cukup banyak putus sekolah, minat belajar yang masih sangat minim, dan kurangnya pendampingan orang tua dalam proses belajar anak di rumah. Namun dibalik keterbatasan tersebut, peserta didik SDI Al-Barokah memiliki keunggulan dalam mengaji dan bersholawat. Mayoritas peserta didik di sekolah ini dapat membaca ayat suci al-qur’an dengan lancar, dapat menghafal juz 30, serta mampu menghafal beberapa sholawat dan hadist. Dengan hal tersebut, kegiatan pelatihan menghafal al- qur’an menggunakan metode murojaah dan tasmi’ ini bertujuan untuk membantu peserta didik dalam mendalami potensinya, meningkatkan kualitas hafalan dalam pelafadzan makhrojul huruf dan tajwid yang tepat, serta memperkuat hafalan peserta didik dengan menggunakan metode murojaah dan tasmi’. Strategi pendekatan yang diterapkan oleh penulis dalam kegiatan pelatihan ini adalah pendekatan Edukatif. Pelaksanaan kegiatan pelatihan dilaksanakan di SDI Al-Barokah dengan melibatkan tiga peserta didik yang memiliki kemampuan dalam menghafal al-qur’an dan cukup baik dalam melafaldzkan makhrojul huruf maupun menerapkan hukum tajwid dengan baik dan benar. Kegiatan pelatihan dilakukan sebanyak empat kali pertemuan secara bertahap. Berdasarkan proses dan evaluasi pelatihan yang dilakukan peserta didik, dapat disimpulkan bahwa dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan dan kualitas hafalan peserta didik.
Sosialisasi Cara Berinteraksi melalui Video dan Banner Sebagai Upaya Pencegahan COVID-19 Edi Widianto
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v5i1.4516

Abstract

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan wabah COVID-19 sebagai pandemi sejak 11 Maret 2020 setelah virus corona tersebut menyebar ke 114 negara, termasuk Indonesia. Hal ini menjadi tujuan program KKN Universitas Negeri Malang untuk saat ini, yaitu ikut serta berpartisipasi dalam mensosialisasikan cara berinteraksi selama pandemi sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19. Tema dari program KKN ini yaitu sosialisasi cara berinteraksi melalui video dan banner sebagai upaya pencegahan COVID-19, di Desa Urek-urek, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Sesuai dengan temanya, maka metode yang digunakan adalah edukasi dengan menggunakan media banner dan video yang berisi panduan interaksi selama pandemi. Metode ini dipilih karena sebagai wujud social distancing sebab pandemi ini di Wilayah Malang dan sekitarnya. Banner dipasang di depan desa, sedangkan video diuanggah di platform digital youtube. Melalui program ini, diharapkan masyarakat Desa Urek-urek, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang dapat senantiasa menjaga kebersihan selama pandemi COVID-19 saat ini.