Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Peran Fasilitator dan Lingkungan Belajar Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Maya Evelyn Saptarina; Edi Widianto
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/metaedukasi.v4i1.6457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran fasilitator dan lingkungan belajar terhadap motivasi belajar peserta pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data pelatihan di delapan LKP Bahasa Inggris Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri dengan teknik accidental sampling, serat dianalisis melalui regresi linear berganda dibantu program IBM SPSS versi 28.0. Hasil penelitian ini yaitu: 1) Tidak terdapat pengaruh antara Peran Fasilitator terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, dibuktikan dengan nilai p-value lebih besar daripada taraf sig (0,2270,05); 2) Terdapat pengaruh antara Lingkungan Belajar terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, dibuktikan dengan nilai p-value lebih besar daripada taraf sig (0,001 0,05); 3) Terdapat pengaruh antara Peran Fasilitator dn Lingkungan Belajar secara simultan terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, dibuktikan dengan nilai p-value (0,000) yang mana lebih kecil dari alpha (0,05). Sebaiknya dapat diupayakan bagi lembaga kursus dan pelatihan untuk memberikan evaluasi dan pelatihan kepada setiap fasilitator agar peran fasilitator dapat dilakasanakan secara maksimal.
TREN PERKEMBANGAN PENDIDIKAN NON-FORMAL Ahmad Ahmad; Adelia Jihan Tiara Sari; Ahmad Hadziq Wardana; Moch Nur Ilham Rosyid; Edi Widianto; Ach Rasyad
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 7 No 2 (2022): Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 7, Nomor 2, September 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v7n2.p76-82

Abstract

Non-formal education has a long history in Indonesia, first appearing in the pre-colonial period and continues to grow today. In today's era, the development of non-formal education is very helpful as self-development and improving the quality of learning citizens and can improve the quality of dignity and quality in life. The purpose of this article is to find out the trend of the development of Non-Formal Education in Indonesia. This literature review article uses references sourced from scientific reference articles and books, then analyzed descriptively. The results of after the Indonesian independence revolution in 1945, many non-formal education activities were held, such as eradication of illiteracy, citizenship courses, school broadcasting, women's courses, scouting courses and adult courses conducted in vocational education.
TREN PERKEMBANGAN PENDIDIKAN NON-FORMAL Ahmad Ahmad; Adelia Jihan Tiara Sari; Ahmad Hadziq Wardana; Moch Nur Ilham Rosyid; Edi Widianto; Ach Rasyad
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 7 No 2 (2022): Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 7, Nomor 2, September 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v7n2.p76-82

Abstract

Non-formal education has a long history in Indonesia, first appearing in the pre-colonial period and continues to grow today. In today's era, the development of non-formal education is very helpful as self-development and improving the quality of learning citizens and can improve the quality of dignity and quality in life. The purpose of this article is to find out the trend of the development of Non-Formal Education in Indonesia. This literature review article uses references sourced from scientific reference articles and books, then analyzed descriptively. The results of after the Indonesian independence revolution in 1945, many non-formal education activities were held, such as eradication of illiteracy, citizenship courses, school broadcasting, women's courses, scouting courses and adult courses conducted in vocational education.
Pelatihan Pengolahan Hasil Tanaman Jeruk Menjadi Produk Bernilai Ekonomis di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang Edi Widianto; Dewi Kartika; Meyzone Amanatul Qoiriyah; Hana Putri Nur Aini; Inka Krisnawati
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 6 NOMOR 2 SEPTEMBER 2022 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.506 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v6i2.8765

Abstract

Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Mayoritas penduduk desa Selorejo adalah sebagai petani jeruk dan memiliki potensi lokal yaitu tanaman jeruk. Pemilihan lokasi pengabdian dikarenakan masyarakat desa Selorejo sebagian besar menggantungkan perekonomiannya sebagai petani jeruk dan hasil panen jeruk langsung dipasarkan ke tengkulak tanpa melalui proses pengolahan. Sehingga diperlukannya suatu pelatihan dalam mengolah hasil tanaman jeruk berupa produk olahan kue brownies serta pemasaran produk olahan buah jeruk yang ekonomis. Penyelenggaraan pelatihan pengolahan hasil tanaman jeruk bertujuan untuk mendukung program desa wisata petik jeruk sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Komoditas buah jeruk di Desa Selorejo belum didukung adanya fasilitas penunjang dan persiapan dari sumber daya manusianya. Pelaksanaan pelatihan dimulai dengan penentuan jumlah peserta, materi yang diberikan untuk setiap peserta, media, pemateri, waktu, dan metode yang telah dikordinasikan antara penyelenggara dan pemateri sesuai dengan latar belakang peserta pelatihan.
The Influence of English Trainer Competence on the English Language Proficiency of Trainees in Community Learning Centers Across Banyuwangi Regency Alvianita Nur Wahyuni; Ach Rasyad; Edi Widianto
SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Vol 11, No 1 (2023): SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS): Publishing Februari 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/spektrumpls.v11i1.117394

Abstract

This study aims to determine the influence of tutor competence on the English language proficiency of training participants. The researcher applied a quantitative correlational research design and used simple linear regression analysis. The population studied was all English language training participants in the Community Learning Center (CLC) of Banyuwangi Regency, with a total of 10 CLCs that provide English language training. The research was conducted over 5 months, from August to December 2021, with a sample size of 33 participants from 10 CLCs. Proportional random sampling technique was used to obtain the sample. Data was collected through the administration of a questionnaire as the primary method. The questionnaire was distributed to the 10 CLCs identified as the sample. The results showed that the tutor competence in teaching English has a score of 83.4%, indicating excellent competence, while the English language proficiency of the participants has a score of 65.4%, indicating moderate proficiency. The influence of tutor competence has a value of 0.405, which has a "moderately strong" coefficient interpretation, indicating a significant influence between tutor competence and English language proficiency. Additionally, the significance between the variables (X) Tutor Competence and (Y) English Language Proficiency had a sig value of 0.019, which indicates that if the significant value (0.019) < alpha (0.05), then Ho is rejected and Ha is accepted, which means there is an influence between tutor competence and the English language proficiency of training participants.
Pengaruh Aplikasi SeTARA Daring Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Program Kesetaraan Paket C di SPNF SKB Kota Malang Siti Aisyah; Edi Widianto
Journal of Millennial Community Vol 4, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v4i2.35654

Abstract

SPNF SKB Kota Malang merupakan salah satu satuan pendidikan nonformal yang terdapat program pendidikan kesetaraan salah satunya adalah Paket C. Pendidikan kesetaraan Paket C memanfaatkan media pembelajaran yaitu aplikasi seTARA daring. Penting adanya motivasi belajar pada peserta didik yang mana dapat menumbuhkan semangat dan keinginan yang besar untuk melakukan kegiatan belajar. Tujuan dari penelitian ini untuk mendiskripsikan motivasi belajar Paket C, mendeskripsikan aplikasi seTARA daring serta menganalisis apakah terdapat pengaruh antara seTARA daring dengan motivasi belajar Paket C. Kuantitatif merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Adapun populasi yang berjumlah 88 orang yang merupakan peserta didik Paket C di SPNF SKB Kota Malang. Penentuan jumlah sampel dengan cara propotional stratified random sampling.  Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa aplikasi seTARA daring mempengaruhi secara positif terhadap motivasi belajar peserta didik Paket C yakni sebesar 50,9% dan memiliki kategori sedang. Dari penjelasan tersebut, dapat ditarik kesimpulan semakin tinggi kualitas konten pada aplikasi seTARA daring, maka semakin meningkat pula motivasi belajar pada peserta didik program kesetaraan Paket C di SPNF SKB Kota Malang.
Merdeka Belajar Building Villages Based On Experience Project Based Learning In Tourism Village Labsite Department Of PLS In The Production Of Youtube Video Learning Media Zulkarnain Zulkarnain; Kukuh Miroso Raharjo; Edi Widianto
KOLOKIUM Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 11, No 1 (2023): KOLOKIUM : Publisihing April 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/kolokium.v11i1.577

Abstract

Accommodating the Free Learning program, the Department of Outdoor Education, Faculty of Education, State University of Malang (UM) actively facilitates students to develop their capabilities through curriculum development and implementation. The UM curriculum was developed and implemented using an experience-based learning approach based on project-based learning through Merdeka Learning Kampus Merdeka through the form of learning activities to build villages. According to Borg and Gall, the Design of Learning Innovation Development uses research development methods. Research Objectives Realizing the independent innovation model of learning to build villages based on experience project based learning in making YouTube video media managing village tourism labsite Department of Out-of-School Education. Conclusion: (1) Free Learning Guide and Innovation Module to Build Villages Based on Experience Project Bsed Learning in Making Youtube Media Management of Labsite Tourism Villages for the Department of Outdoor Education FIP UM has gone through the process of analyzing student learning needs in the independent learning program to build villages as a learning resource and material learning PLS, writing initial drafts of learning materials through making YouTube video media through project learning experience in managing village tourism labsite PLS Department, validating learning media experts and outside school education experts, revising input and suggestions from learning media experts and outside school education experts. (2) Based on data analysis on the results of content assessment and implementation of the use of guides and modules from learning media experts and outside school education experts on learning products through the creation of experience-based project-based learning YouTube video media in the management of labsite tourism villages of the PLS FIP UM Department, valid results were obtained ( no revision)
Pengelolaan Pembelajaran pada Pelatihan Pengelola Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya Indah Rahmawati; Edi Widianto; M. Ishaq M. Ishaq
Lifelong Education Journal Vol 2 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah ( IMADIKLUS )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59935/lej.v2i2.135

Abstract

Peningkatan kompetensi dalam pendidikan nonformal membutuhkan pengelolaan pembelajaran yang efektif mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada kenyataanya dewasa ini, sebagian masyarakat belum menerima akses untuk pendidikan non formal.. Padahal untuk mendapatkan kesempatan kerja yang layak dibutuhkan layanan pendidikan nonformal yang dapat meningkatkan kompetensi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pengelolaan pembelajaran secara daring pada pelatihan pengelola pusat pelatihan pertanian dan perdesaan swadaya (P4S) di balai besar pelatihan pertanian (BBPP) Ketindan yang ditinjau dari aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi yang selanjutnya dianalisis menggunakan analisis data kualitatif Miles dan Hubberman. Pengecekan keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan pembelajaran pada pelatihan pengelola P4S meliputi: (a) proses perencanaan pelatihan disusun oleh seksi program dan kerja sama yang diawali dengan kegiatan identifikasi kebutuhan pelatihan di lapangan, penyusunan judul pelatihan kemudian penentuan sasaran pelatihan dan penganggaran biaya pelatihan sesuai dengan rencana kegiatan yang disusun, (b) pelaksanaan kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan Pendidikan Orang Dewasa/Andragogi dan dilakukan secara online dengan memanfaatkan Learning Management System (LMS) melalui situs e-learning BBPP Ketindan, proses pelaksanaan pelatihan dikelola oleh seksi penyelenggaraan pelatihan non aparatur, (c) kegiatan evaluasi mencakup kegiatan evaluasi awal atau pre-test yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan peserta sebelum mengikuti kegiatan pelatihan, dan evaluasi akhir atau post-test yang dilakukan untuk mengetahui sejauh mana peneningkatan pengetahuan peserta pelatihan sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan pelatihan.
Pengaruh Peran Fasilitator dan Lingkungan Belajar Terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Maya Evelyn Saptarina; Edi Widianto
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/metaedukasi.v4i1.5619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran fasilitator dan lingkungan belajar terhadap motivasi belajar peserta pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data pelatihan di delapan LKP Bahasa Inggris Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri dengan teknik accidental sampling, serat dianalisis melalui regresi linear berganda dibantu program IBM SPSS versi 28.0. Hasil penelitian ini yaitu: 1) Tidak terdapat pengaruh antara Peran Fasilitator terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, dibuktikan dengan nilai p-value lebih besar daripada taraf sig (0,2270,05); 2) Terdapat pengaruh antara Lingkungan Belajar terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, dibuktikan dengan nilai p-value lebih besar daripada taraf sig (0,001 0,05); 3) Terdapat pengaruh antara Peran Fasilitator dn Lingkungan Belajar secara simultan terhadap Motivasi Belajar Peserta Pelatihan di LKP Bahasa Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, dibuktikan dengan nilai p-value (0,000) yang mana lebih kecil dari alpha (0,05). Sebaiknya dapat diupayakan bagi lembaga kursus dan pelatihan untuk memberikan evaluasi dan pelatihan kepada setiap fasilitator agar peran fasilitator dapat dilakasanakan secara maksimal.
Hubungan Manajemen Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) dengan Kepuasan Pelayanan Lansia Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang Cut Ananda Permatasari; Edi Widianto; Lasi Purwito
Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 7 No 2 (2023): Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jlc.v7i2.28867

Abstract

Perkembangan Posbindu PTM tidak terlepas dari bentuk pelayanan yang diberikan pada lansia. Jenis pelayanan ini dapat mempengaruhi kepuasan lansia. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui korelasi manajemen Posbindu PTM dengan kepuasan pelayanan lansia pada Kelurahan Sumbersari, Kota Malang. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian merupakan seluruh anggota aktif lansia yang tersebar dalam empat Posbindu dengan sampel penelitian 83 lansia dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian dari uji kelayakan memiliki hasil dengan nilai 87.2% untuk manajemen Posbindu PTM yang termasuk dalam kategori sangat baik, dalam kepuasan pelayanan lansia memiliki nilai 87.5% yang termasuk dalam kategori sangat baik. Hal ini membuktikan bahwa terdapat hubungan antara manajemen Posbindu PTM dengan kepuasan pelayanan lansia yakni, dengan nilai sig. 0.000<0.05 dan angka koefisien korelasi sebesar 0.710 yang artinya, korelasi diantara dua variabel merupakan korelasi kuat atau taraf hubungan kuat.