Claim Missing Document
Check
Articles

Factors Influencing Utilization of Chronic Disease Management Programs among Adults with Diabetes in Primary Care: A Scoping Review Shofiyana Shofiyana; Sutopo Patria Jati; Farid Agushybana
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52376

Abstract

Chronic disease management programs (CDMPs) in primary health care aim to improve outcomes and reduce avoidable utilization for people with type 2 diabetes, yet enrollment, engagement, and sustained use vary widely across settings. Objective: To map factors influencing utilization of CDMPs among adults with diabetes in primary care and identify leverage points to improve uptake and sustained participation. Methods: We conducted a scoping review of 12 original studies across diverse health systems, synthesizing patient-, program-, provider-, system-, and technology-level determinants of utilization. Results: Utilization was shaped by insura nce coverage and costs, care access and convenience, service quality, referral processes, provider capacity, health literacy, motivation, social support, and fit with clinic workflows. Evidence from Indonesia’s Prolanis linked program engagement to national insurance membership, primary care use, and glycemic monitoring, with active participation associated with fewer outpatient visits (Putra et al., 2024). Family support and perceived service quality strongly predicted active participation (Cahyaningrum et al., 2024). Technology-enabled programs such as remote patient monitoring (RPM) and telemedicine showed promise for widening access when adequately resourced and integrated, but sites reported variable delivery strategies and implementation barriers (staffing, leadership buy-in, reimbursement, and EHR workflows) (Kirkland et al., 2023). Conclusions: Multi-level, context-adapted strategies are needed to optimize CDMP utilization, including streamlined EHR-enabled referrals, aligned incentives, family-engaged care, provider training, and flexible digital options that fit clinic workflows and patient preferences.
Kepercayaan Pasien Terhadap Teknologi Kecerdasan Buatan di Bidang Kesehatan: A Scoping Review Karisa Andini; Farid Agushybana; Cahya Tri Purnami
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53212

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dalam layanan kesehatan telah memperkuat sistem pelayanan melalui peningkatan akurasi diagnostik, efisiensi operasional, serta dukungan dalam pengambilan keputusan klinis. Namun demikian, keberhasilan implementasi AI sangat bergantung pada tingkat kepercayaan pasien terhadap teknologi tersebut. Ketidakpahaman mengenai cara kerja algoritma, kekhawatiran terkait privasi data, serta kurangnya transparansi menjadi faktor yang sering menghambat penerimaan pasien. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk memetakan bukti ilmiah mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kepercayaan pasien terhadap penggunaan kecerdasan buatan di bidang kesehatan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan scoping review berdasarkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian literatur dilakukan melalui basis data PubMed, ScienceDirect, dan Scopus dengan kata kunci “Patient Trust”, “Public Acceptance”, “Artificial Intelligence”, “Medical AI”, “Machine Learning”, dan “Healthcare”. Artikel dipilih menggunakan tahapan identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan inklusi. Sebanyak 20 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Analisis tematik menunjukkan empat kelompok faktor utama yang memengaruhi kepercayaan pasien, yaitu: (1) persepsi manfaat dan risiko AI, (2) transparansi, kemampuan sistem untuk dijelaskan (explainable AI), serta keamanan data, (3) pengalaman pengguna, literasi digital, dan faktor demografis, serta (4) keandalan teknologi, pengawasan tenaga kesehatan, dan dukungan organisasi. Temuan menunjukkan bahwa kepercayaan meningkat ketika pasien memahami peran AI, memperoleh penjelasan yang jelas, dan mengetahui bahwa keputusan akhir tetap berada pada tenaga kesehatan. Kesimpulan: Kepercayaan pasien merupakan komponen fundamental dalam penerapan kecerdasan buatan di layanan kesehatan. Pengembangan sistem AI yang transparan, aman, berpusat pada pasien, serta didukung oleh regulasi dan pengawasan tenaga kesehatan sangat penting untuk memastikan penerimaan teknologi yang optimal.
Pengaruh Fitur Voice to Text pada SIMPUS terhadap Kinerja Tenaga Kesehatan: Suatu Scoping Review Vena Pebriyanti Seno; Sri Achadi Nugraheni; Farid Agushybana
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53214

Abstract

Penerapan teknologi speech recognition atau voice to text dalam sistem informasi kesehatan menjadi salah satu inovasi yang berpotensi meningkatkan efisiensi dokumentasi dan kinerja tenaga kesehatan, khususnya di fasilitas layanan primer seperti Puskesmas. Scoping review ini bertujuan mengidentifikasi perkembangan teknologi voice to text, manfaat, tantangan, serta dampaknya terhadap kinerja tenaga kesehatan berdasarkan literatur internasional dan nasional tahun 2020–2025. Review dilakukan mengikuti pedoman PRISMA 2020 dengan penelusuran pada basis data ScienceDirect, Scopus, Google Scholar, dan Garuda menggunakan kombinasi kata kunci terkait voice to text, sistem informasi kesehatan, dan kinerja tenaga kesehatan. Dari 398 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 11 artikel memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil review menunjukkan bahwa voice to text mampu meningkatkan efisiensi waktu dokumentasi, mengurangi beban kerja administratif, meningkatkan akurasi input data, serta meningkatkan pengalaman pengguna baik bagi tenaga kesehatan maupun pasien. Meskipun demikian, tantangan terkait akurasi dalam kondisi lingkungan bising serta kesiapan pengguna masih perlu diperhatikan. Secara keseluruhan, scoping review ini menunjukkan bahwa integrasi voice to text pada SIMPUS berpotensi mendukung transformasi digital pelayanan kesehatan primer dan meningkatkan kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas.
Co-Authors afiyah hidayati Agung Budi Prasetijo Ajeng Fitri Setyani Alice Sutedjo Lisa Amir Saputro Ani Margawati Antono Suryoputro Ari Setiawan Aris Puji Widodo Asiyami Ranistiya Widyaningrum Atik Mawarni Ayun Sriatmi Bagoes Widjanarko Bagus Ronggonundarmo Bambang Sulistyo Budi Bhernia Indri Setyowati Bhernia Indri Setyowati Broto Rahardjo Cahya Tri Purnami Cahya Tri Purnami Charisna Neilal Muna Dharminto Dharminto Dharminto Dharminto Dharminto Dian Indriani Hidayat Dimas Aulia Savitri Donny Makalalag Dwi Ratna Anggraini DWI RIKI Eka Kristia Ayu Astuti Eko Prihati Eko Sediyono Elisa Nurhayati Fitri Sherida Mahayana Gunchmaa Nyam Handayani, Novia I Gusti Otty Septya Amanda Indra Gunawan Karisa Andini Kharisma Olivia Anugrah Cahyani Kusworo Adi Lina Khasanah Linda Ayu Mustikasari Luluk Andani Martha Irene Kartasurya Martini Martini Martunus Martunus Mateus Sakundarno Adi, Mateus Sakundarno Muhamad Anja Ahul Alaiha Kavit Muhammad Mukhlis Sujudi Mursid Raharjo Nafisah - - Nanik Sulistyorini Nikie Astorina Yunita Dewanti Nivia Cemerlang Rinjani Nopita Cahyaningrum Novita Ariyanti Nurdiyansyah, Andi Karisma Nurhasmadiar Nandini Panji Anggara Piping Asgiani Ponco Yuniarto Pratiwi Juhanida Lestari Puguh Ika Listyorini R. Djoko Nugroho R. Djoko Nugroho Raden Djoko Nugroho Risky Ika Riani S. Sugiharto salnia salnia Seftika Indra Murhanda Putri Septo Pawelas Arso Septyana Fauzy Shofiyana Shofiyana Sri Achadi Nugraheni Sri Bintang Pamungkas Suci Asih Sudiro - - Sudiro Sudiro Sutejo Sutejo Sutopo Patria Jati Sutopo Patriajati Syamsul Huda Syamsulhuda BM Syamsulhuda Budi Musthofa Taufik Muhtarom Theresia Christiarini Kuntalawati Ulul Ilmi Nafiah Undari Nurkalis Vena Pebriyanti Seno Yudhy Dharmawan Yudhy Dharmawan Zahrasita Nur Indira Zahroh Shaluhiyah