Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Peran Regulasi Diri dalam Belajar terhadap Prokrastinasi Akademik pada Siswa Madrasah Tsanawiyah Yoga Achmad Ramadhan; Rio Adi Nugroho; Siti Khumaidatul Umaroh; Silvia Eka Mariskha
Jurnal Psikologi Integratif Vol 11, No 1 (2023): Psikologi Integratif
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpsi.v11i1.2757

Abstract

Academic procrastination is a detrimental behavior, including in the context of students at Madrasah Tsanawiyah. This study aims to analyze the role of self-regulated learning towards academic procrastination in Madrasah Tsanawiyah students. The study population was students from class VII to class IX at Madrasah Tsanawiyah IB, totaling 215 students consisting of 111 male students and 104 female students. Determination of research samples using cluster random sampling technique and obtained a sample of 140 students. The research data was obtained using a self-regulation scale in learning with a reliability value of 0.899 and an academic procrastination scale with a reliability value of 0.903. Simple linear regression was chosen as the research data analysis. Based on the results of the analysis it is known that self-regulation in learning is negatively related to academic procrastination with a regression coefficient of -0.817 with a value of p = 0.000 (p <0.05). The role of self-regulation in learning towards academic procrastination is shown by the R-Square of 0.421, meaning that the variable of self-regulated learning plays a role of 42.1% on the variable of academic procrastination. Prokrastinasi akademik merupakan perilaku yang merugikan, tidak terkecuali dalam konteks siswa di Madrasah Tsanawiyah. Penelitian ini bertujuan untuk emnganalisis peran regulasi diri dalam belajar terhadap prokrastinasi akademik pada siswa Madrasah Tsanawiyah. Populasi penelitian adalah para siswa kelas VII sampai dengan kelas IX Madrasah Tsanawiyah, berjumlah 215 orang yang terdiri dari 111 orang siswa laki-laki dan 104 orang siswa perempuan. Penetapan sampel penelitian menggunakan teknik cluster random sampling dan didapatkan sampel sebanyak 140 siswa. Data penelitian diperoleh menggunakan skala regulasi diri dalam belajar dengan nilai reliabilitas sebesar 0,899 dan skala prokrastinasi akademik dengan nilai reliabilitas sebesar 0,903. Regresi linier sederhana dipilih sebagai analisis data penelitian. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa regulasi diri dalam belajar berhubungan negative dengan prokrastinasi akademik dengan koefisien regresi sebesar -0,817 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Peran regulasi diri dalam belajar terhadap prokrastinasi akademik ditunjukkan R-Square sebesar 0,421, bermakna variabel regulasi diri dalam belajar berperan sebesar 42,1% terhadap variabel prokrastinasi akademik.
Motivasi Belajar Mahasiswa: Peran Dukungan Sosial Melalui Mediator Religiositas Raden Rachmy Diana; Adam Anshori; Sumedi P. Nugraha; Yoga Achmad Ramadhan; Lukman Lukman
Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2021): Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/psi.v6i2.1748

Abstract

Students’ motivation to learn has many important influences on university students. Motivation can increase learning involvement, learning autonomy, social presence and enrolment, critical thinking skills, writing skills, problem-solving skills, and learning achievement. This study aims to determine the effect of social support on student learning motivation through the mediator of religiosity. The research subjects were 202 students (male and female) at an Islamic university. The measuring instruments used are the Islamic Religiosity Scale from Nashori, the Multidimensional Scale of Perceived Social Support from Zimet, Dahlem, Zimet, and Farley, and the Learning Motivation Scale from Utami, Nashori, and Rachmawati. The data were analyzed using stepwise regression. The results showed that social support and religiosity influenced learning motivation. So, social support influenced learning motivation with religiosity as a full mediator.
Pelatihan Kebersyukuran untuk Meningkatkan Kesejahteraan Subjektif Remaja di Panti Asuhan Nur Huda Samarinda Ramadhan, Yoga Achmad; Sulistyani, Nuraida Wahyu; Imawati, Diana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Lamin Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan subjektif pada remaja di Panti Asuhan Nur Huda Samarinda, melalui pelatihan kebersyukuran. Peserta adalah remaja di panti asuhan Nur Huda Samarinda. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala kesejahteraan subjektif, wawancara dan observasi. Guna melihat efektivitas pelatihan dilakukan uji paired sample t test dengan menggunakan software JASP (Jeffreys's Amazing Statistics Program) versi 0.16.1.0. Analisis kualitatif dilakukan berdasarkan observasi, wawancara dan lembar kerja. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan uji beda paired samples t-test menunjukkan nilai signifikansi dari kesejahteraan subjektif sebesar 0,000 (sig < 0,05). Hasil ini mengindikasikan terdapat perbedaan skor kesejahteraan subjektif sebelum dan sesudah pelatihan. Kesimpulan kegiatan ini adalah bahwa pelatihan kebersyukuran dapat meningkatkan kesejahteraan subjektif pada remaja panti asuhan Nur Huda Kota Samarinda.
The effect of grit on the work engagement of the millennial generation Rusdi, Muhammad; Purwaningrum, Evi Kurniasari; Ramadhan, Yoga Achmad
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol. 11 No. 1 (2023): January
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.666 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v11i1.18367

Abstract

Employees of millennial generation are concerned about the sector since they are perceived to have less work engagement. This study used the positive psychology concept to empirically test the effect of grit on work engagement of 159 (N=159) millennial employees aged 20 to 40, with a minimum service period of one year. The method of this study was quantitative, and data collection used a questionnaire, namely the short version of the Utrecht Work Engagement Scale (UWES) and the Short Grit Scale (Grit-S), with 9 and 8 items for work engagement and grit, respectively. The sample used the purposive sampling technique, and the data were analyzed through a simple linear regression technique with the SPSS version 25.0 for windows. The analysis showed that grit positively affected work engagement with a value F(1.157) = 12.019, p = 0.001, R2 =0 .071, Radjusted = 0.065, and regression coefficient (β=0.603). The grit effect on work engagement was shown by the R square value of 0.071, meaning the grit variable of 7.1% influences the work engagement variation.
Pengaruh Work-Family Conflict Terhadap Tingkat Stres Kerja Karyawan Wanita Tyfani, Zabrina Salsa; Purwaningrum, Evi Kurniasari; Ramadhan, Yoga Achmad
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i2.302

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh antara work-family conflict terhadap tingkat stres kerja karyawan wanita. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif antara work-family conflict terhadap tingkat stres kerja karyawan wanita. Subjek penelitian ini adalah karyawan wanita yang berada pada rentang usia 25-50 tahun sebanyak 83 subjek. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Data penelitian ini menggunakan skala work-family conflict dan skala stres kerja. Nilai signifikan (Sig.) sebesar 0,001 yang lebih kecil dari nilai probabilitas 0,005 (p<0,005) yang berarti bahwa hipotesis penelitian diterima dimana terdapat pengaruh signifikan antara Stres Kerja terhadap Work-Family Conflict.
Gambaran Kesejahteraan Psikologis Pada Pengasuh Yayasan Joint Adulam Ministry (JAM) Samarinda Ramadhan, Yoga Achmad; Kusumadewi, Ayu; Wondo, Angelina Maria Ifony; Paskahlia, Yohana Silvitana; Agustina, Shinta Rahmadina; Ananda, Alifia Shafa; Yuliarta, Zahra Novia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.488

Abstract

Kehidupan manusia tidak akan pernah terlepas dari kondisi kesejahteraan psikologisnya. Manusia dengan kesejahteraan psikologis yang baik diharapkan dapat lebih dari sekedar bebas dari kesusahan atau masalah mental lainnya, tapi untuk memiliki rasa penerimaan diri, otonomi, hubungan positif dengan orang lain, penguasaan lingkungan yang baik, memiliki tujuan hidup, dan mampu untuk melakukan pengembangan diri. Rumusan masalah pada penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gambaran kesejahteraan psikologis pada pengasuh Yayasan Joint Adulam Ministry (JAM) Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan fenomenologis. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 4 (empat) orang, 2 (dua) orang perempuan, dan 2 (dua) orang laki-laki. Usia subjek antara 21-50 tahun. Penelitian ini bertempat di Yayasan Joint Adulam Ministry (JAM) Samarinda. Pedoman yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa pengasuh menunjukkan penerimaan diri yang baik, mengelola hubungan sosial positif, memiliki tingkat otonomi yang tinggi dalam pekerjaan, serta mampu mengatasi lingkungan kerja yang menantang. Selain itu, mereka memiliki tujuan hidup yang berorientasi pada pelayanan dan menunjukkan upaya untuk terus berkembang. Kesejahteraan pengasuh dipengaruhi oleh beban kerja, stres, kebutuhan pengembangan diri, serta keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
OPTIMALISASI REGULASI BELAJAR UNTUK MENGATASI ACADEMIC BURNOUT PADA SISWA SMA X KOTA SAMARINDA Siti Khumaidatul Umaroh; Yoga Achmad Ramadhan
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v8i1.3890

Abstract

Academic burnout menjadi tantangan yang semakin serius dan terjadi hampir di semua lembaga pendidikan. Kondisi ini terjadi secara persisten yang dipengaruhi oleh berbagai faktor baik internal maupun eksternal, dan diprediksi mampu menurunkan minat dan prestasi belajar siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan regulasi belajar pada siswa SMA Negeri X di Kota Samarinda sebagai upaya preventif dan rehabilitatif terhadap gejala academic burnout. Melalui pendekatan yang partisipatif, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pelatihan dan bimbingan mengenai strategi pengaturan belajar yang efektif, mencakup manajemen waktu, pengembangan motivasi internal sebagai upaya menangani academic burnout. Secara umum kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang menggunakan metode edukasi yang bersifat preventif, agar siswa dapat mengembangkan kemampuan mengelola beban akademik secara mandiri, meningkatkan ketahanan mental, serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan akademik di sekolah. Program ini juga mengevaluasi efektivitas pendekatan regulasi belajar melalui survei dan wawancara sebelum dan sesudah kegiatan, untuk mengukur dampak terhadap penurunan gejala burnout. Survei pasca kegiatan menunjukkan bahwa terdapat 96,2 % peserta yang menyatakan bahwa program edukasi yang dilakukan memiliki manfaat positif bagi mereka. Melalui kegiatan ini, peserta memahami konsep dan cara melakukan regulasi diri dalam belajar
The Impact of Goal-Setting Training on Enhancing Self-Efficacy in the Dayak Entrepreneurial Community Sulistyani, Nuraida Wahyu; Ramadhan, Yoga Achmad
Journal of Educational, Health and Community Psychology Vol 14 No 2 June 2025
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jehcp.vi.30825

Abstract

  Entrepreneurship is a vital component of economic development, especially within ethnic communities that possess distinct cultural and social strengths. A significant challenge facing the entrepreneurial community of the Dayak tribe in Kalimantan is low self-efficacy, which refers to individuals' confidence in their ability to confront challenges and accomplish goals. This lack of confidence creates barriers to business development. This study aims to examine the impact of goal-setting training on improving the self-efficacy of Dayak entrepreneurs. The subjects of this study were 40 Dayak entrepreneurs, divided into 20 subjects in the experimental group and 20 in the control group. Data were collected using a self-efficacy scale developed by Sulistyani et al. (2022), interviews, focus group discussions, and observations. The research design employed was a pre-post control group design. The analysis was conducted using both quantitative and qualitative methods. Quantitative analysis utilized Repeated Measures ANOVA to assess self-efficacy levels among Dayak entrepreneurs following the goal-setting training. Qualitative analysis was based on observations, interviews, focus group discussions, and worksheets. The findings indicated an increase in self-efficacy scores across pre-test, post-test, and follow-up measurements, with a Mean Square value of 487.675, F = 37.205, and p = 0.000 (p < 0.05). This demonstrates an interaction between measurements (pre-test, post-test, and follow-up) and groups (experimental and control). The interaction highlights a significantly different increase in scores across the measurements between the two groups. The conclusion of this study is that goal-setting training can enhance the self-efficacy of Dayak entrepreneurs. These findings contribute significantly to the development of more effective training strategies for the Dayak community and provide a foundation for implementing goal-setting-based training programs in other ethnic communities facing similar challenges.
Konstruksi Skala Motivasi Belajar pada Mahasiswa di Kota Samarinda Sistara, Dama; Ramadhan, Yoga Achmad; Purwaningrum, Evi Kurniasari; Hurang, Oktavianus Aldius; Evangelista, Grace; Dati, Wa Zainab Pelu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i3.1127

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor kritis dalam keberhasilan pendidikan, mendorong mahasiswa mencapai tujuan pembelajaran seperti pemahaman materi dan pengembangan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan skala motivasi belajar khusus untuk mahasiswa di Samarinda. Mengidentifikasi dan merumuskan dimensi motivasi belajar, meliputi ketekanan, ketangguhan menghadapi tantangan, minat dan perhatian, prestasi, serta kemandirian belajar. Sebanyak 110 mahasiswa aktif dari Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda berpartisipasi, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang divalidasi oleh ahli. Hasilnya menunjukkan mayoritas responden (78,18%) memiliki motivasi sedang, sedangkan 21,82% tergolong tinggi. Instrumen ini memiliki konsistensi internal sangat tinggi (α=0,926), meskipun beberapa butir memerlukan revisi untuk meningkatkan validitas. Item yang dinyatakan tidak valid jika memiliki nilai korelasi (r) < 0,3 dan nilai signifikansi (p) > 0,005. Berdasarkan uji validitas yang telah dilakukan terdapat 18 item yang dinyatakan tidak valid dan terdapat 69 item yang dinyatakan valid. 69 item yang valid terdiri dari 34 item favorabel dan 35 item unfavorabel. Temuan ini sejalan dengan teori motivasi seperti Self-Determination Theory dan Achievement Goal Theory, yang menekankan peran faktor intrinsik dan ekstrinsik.
Pengembangan Skala Kelelahan Emosional pada Karyawan Tambang di Kota Samarinda Warti, Warti; Ramadhan, Yoga Achmad; Purwaningrum, Evi Kurniasari; Tarfi, Farhana Qashiratu; Siska, Verety
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i3.1128

Abstract

Kelelahan emosional merupakan salah satu bentuk kelelahan psikologis yang berdampak pada performa dan kesejahteraan individu, khususnya dalam lingkungan kerja dengan tekanan tinggi seperti industri pertambangan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun skala kelelahan emosional yang valid dan reliabel berdasarkan konteks lokal Indonesia. Subjek penelitian berjumlah 294 karyawan tambang di Kota Samarinda. Metode penelitian menggunakan pendekatan pengembangan alat ukur dengan validasi isi, konstruk (EFA dan CFA), dan uji reliabilitas. Hasil menunjukkan bahwa skala terdiri dari tiga dimensi yaitu kelelahan fisik, emosional, dan mental. Skala memiliki validitas isi tinggi (CVI = 0,896), loading faktor item mayoritas > 0,50, dan reliabilitas sangat baik (α = 0,950). Temuan ini mengindikasikan bahwa skala layak digunakan untuk mengukur kelelahan emosional di konteks organisasi kerja bertekanan tinggi.