Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Konstruksi Skala Stress Kerja Pada Pekerja Bebas Chitsiana, Maria; Ramadhan, Yoga Achmad; Anggeriany, Sabina Melati; Ramadhanty, Nabilah
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i3.1139

Abstract

Stres kerja merupakan fenomena psikologis yang umum dialami oleh pekerja di berbagai sektor, dan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik, mental, serta kinerja individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat stres kerja pada pekerja bebas dan hubungannya dengan kinerja mereka. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, penelitian ini melibatkan 315 responden pekerja bebas yang sedang bekerja. Skala yang dikembangkan mencakup indikator fisiologis, psikologis, dan perilaku, serta diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% responden mengalami tingkat stres kerja yang tinggi, dengan validitas isi skala yang sangat baik (CVR = 0,967). Meskipun validitas faktorial menunjukkan hasil yang kuat (KMO = 0,920), reliabilitas skala masih perlu ditingkatkan (Cronbach's Alpha = 0,676). Uji normalitas menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, yang menyarankan perlunya metode analisis non-parametrik. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan instrumen pengukuran stres kerja yang valid dan reliabel, khususnya bagi pekerja bebas. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar bagi organisasi dalam merancang intervensi yang efektif untuk mengelola stres kerja, menciptakan lingkungan kerja yang sehat, dan meningkatkan kesejahteraan serta produktivitas karyawan. Penelitian ini juga membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut dalam pengembangan alat ukur yang lebih akurat dalam mengukur stres kerja di berbagai konteks.
Penyusunan Skala Quiet Quitting pada Karyawan Gen Z di Indonesia Manullang, Yonrin Cristina; Ramadhan, Yoga Achmad; Purwaningrum, Evi Kuniasari; Azizah, Pebrianti Nur; Fitriana, Husnaini; Pinanda, Diandra Ajeng Ragis
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i3.1142

Abstract

Fenomena Quiet quitting di kalangan karyawan Gen Z menjadi perhatian penting dalam dunia kerja modern, khususnya di Indonesia. Quiet quitting merujuk pada perilaku karyawan yang hanya memenuhi tugas minimum tanpa keterlibatan emosional atau inisiatif tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan menguji validitas serta reliabilitas skala pengukuran Quiet quitting pada karyawan Gen Z. Proses penyusunan skala dilakukan melalui empat tahap, yaitu penyusunan indikator, validasi isi oleh ahli, uji keterbacaan, serta uji coba dan analisis psikometrik. Sampel penelitian terdiri dari 199 responden Gen Z yang sedang bekerja. Hasil analisis faktor eksploratori menunjukkan nilai KMO sebesar 0,887 dan seluruh factor loading di atas 0,40, menandakan skala yang valid. Uji reliabilitas menghasilkan Cronbach’s Alpha sebesar 0,887, menunjukkan konsistensi dan keandalan instrumen. Skala ini diharapkan dapat menjadi alat ukur yang akurat dalam mengidentifikasi tingkat Quiet quitting pada karyawan Gen Z di Indonesia.
Konstruksi Skala Psychological Well-Being pada Karyawan BUMN di Samarinda Christiani, Tirza Ivana Dwi; Ramadhan, Yoga Achmad; Nugroho, Teguh Garin; Pasumbung, Oktaviyanti; Clara, Marcelinda Dewi; Putri, Sicha Meilisa
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i3.1143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi dan menguji skala Psychological Well-being (PWB) yang valid dan reliabel untuk karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Samarinda. Skala ini dikembangkan berdasarkan enam dimensi PWB Ryff. Proses pengembangan melibatkan identifikasi konstruk, penyusunan indikator, penulisan 126 item, dan validasi isi oleh ahli. Uji coba awal dengan Exploratory Factor Analysis (EFA) pada 10 responden menunjukkan data kurang cocok untuk analisis faktor (KMO=0.365, Bartlett's p=0.366), mengindikasikan perlunya revisi item. Setelah revisi, Confirmatory Factor Analysis (CFA) pada 300 responden utama menunjukkan model enam dimensi yang baik (CFI=0.92, TLI=0.90, RMSEA=0.06, SRMR=0.04), mendukung validitas faktorial. Validitas konvergen (r=0.68), diskriminan (r=−0.15), dan kelompok (t(298)=4.25, p<0.001) juga terbukti. Reliabilitas internal skala final sangat baik (Alpha Cronbach=0.94). Dengan norma yang ditetapkan, skala ini merupakan instrumen relevan untuk mengukur PWB karyawan BUMN di Samarinda.
Hubungan Antara Psychological Well-Being dengan Engagement Learning pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Manajemen di Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda Fikriansyah, Muhammad; Ramadhan, Yoga Achmad; Umaroh, Siti Khumaidatul
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i3.1148

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara psychological well-being dengan engagement learning pada mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis jurusan manajemen universitas 17 agustus 1945 samarinda. Penelitian ini melibatkan 99 mahasiswa semester 6 di Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-probability dengan teknik sampling jenuh. Data penelitian diperoleh menggunakan 2 jenis skala yaitu skala psychological well-being dan skala engagement learning. Data penelitian ini mengguakan teknik analisis regresi linier sederhana dengan menggunakan program SPSS 20 for windows. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan adanya hubungan hasil pengujian hipotesis menunjukkan adanya kesejahteraan psikologis siswa dan tingkat keterlibatan belajar mereka memiliki korelasi positif yang signifikan. Koefisien korelasi sebesar 0,834 dan tingkat signifikansi (sig) sebesar 0,000 (p < 0,05) mendukung hal ini. Ini menunjukkan bahwa keterlibatan belajar siswa meningkat seiring dengan kesejahteraan psikologis mereka.
Penyusunan Skala Burnout Akademik Sahanaya, Dhinda Dara; Ramadhan, Yoga Achmad; Purwaningrum, Evi Kurniasari; Amelia, Rizqa; Qasrin, Muhammad Rafli Saputra
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i3.1149

Abstract

Burnout akademik merupakan permasalahan psikologis yang umum terjadi pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), ditandai dengan kelelahan emosional, penurunan motivasi belajar, dan perasaan tidak mampu menghadapi tuntutan akademik. Namun, hingga saat ini belum tersedia alat ukur yang dikembangkan secara khusus untuk mengidentifikasi burnout akademik dalam konteks siswa SMA di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan mengembangkan skala burnout akademik yang valid dan reliabel bagi siswa SMA. Penyusunan skala dilakukan melalui pendekatan teori top-down dan data empiris bottom-up. Tiga aspek utama yang diacu berasal dari Maslach Burnout Inventory–Student Survey (MBI–SS), yaitu kelelahan emosional, sinisme akademik, dan penurunan efikasi diri, serta dilengkapi dengan dua aspek tambahan hasil studi pendahuluan, yaitu tekanan akademik dan evaluasi diri negatif. Penelitian ini melibatkan 300 siswa SMA dari berbagai daerah sebagai responden. Validitas konten diuji menggunakan Aiken’s V, sedangkan validitas konstruk dianalisis melalui analisis faktor eksploratori (EFA) dan konfirmatori (CFA). Reliabilitas skala diuji menggunakan koefisien Cronbach’s Alpha. Hasil penelitian ini berhasil mengembangkan skala burnout akademik yang reliabel dan memiliki struktur faktor yang sejalan dengan teori, memberikan dasar yang kuat untuk penelitian dan intervensi lebih lanjut terkait burnout pada siswa SMA.
Konstruksi Skala Stres Kerja pada Karyawan di Kota Samarinda Ramadhan, Yoga Achmad; Pasapa, Kiki Alvia; Jamaq, Angelia Maya; Sujono, Dia Ayu; Lisiyana, Lisiyana
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i3.1213

Abstract

Stres kerja merupakan fenomena psikososial yang semakin banyak dialami oleh karyawan akibat tekanan organisasi, tuntutan produktivitas, serta ketidakseimbangan antara kehidupan kerja dan personal. Dalam konteks manajemen Sumber Daya Manusia (SDM), pengukuran stres kerja menjadi krusial untuk memahami kondisi psikologis, fisik, dan perilaku karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji validitas serta reliabilitas skala stres kerja yang komprehensif, yang mencakup tiga dimensi utama yaitu gejala psikologis, gejala fisik, dan gejala perilaku. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan model Research and Development (R&D), yang melibatkan 300 responden karyawan usia 20–35 tahun. Pengembangan instrumen mengikuti prosedur sistematis yaitu identifikasi konstruk, penyusunan indikator, validasi isi dengan teknik Content Validity Ratio (CVR), uji coba skala, analisis item, uji validitas konstruk (EFA, CFA, validitas kriteria), serta pengujian reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skala yang dikembangkan memiliki validitas isi yang kuat (CVR ≥ 0,99), validitas konstruk yang signifikan (CFI = 0,94; RMSEA = 0,06), serta reliabilitas yang tinggi (α total = 0,91). Berdasarkan data normatif, mayoritas responden (57%) berada pada kategori stres kerja sedang. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa skala stres kerja yang dikembangkan dapat digunakan sebagai alat ukur yang valid dan andal dalam konteks organisasi, serta berguna dalam menyusun intervensi manajemen stres berbasis data.
Perempuan, Luka, dan Pemulihan: Gambaran Kesejahteraan Psikologis Penyintas Kekerasan Seksual dengan Gangguan Kesehatan Mental di Samarinda Maulana Ishak; Ramadhan, Yoga Achmad; Umaroh, Khumaidatul
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1296

Abstract

Pelecehan seksual merupakan masalah serius yang berdampak luas, khususnya pada kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis korban. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran kesejahteraan psikologis pada perempuan dewasa awal korban kekerasan seksual. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, penelitian ini melibatkan tiga narasumber yang diperoleh melalui snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi psikologis harus dilakukan secara individual dan kontekstual. Pendekatan multidisipliner seperti terapi kognitif-perilaku untuk mengelola stres dan terapi naratif untuk merekonstruksi makna hidup, terbukti efektif. Selain itu, dukungan sosial dan religiusitas juga menjadi komponen penting dalam proses pemulihan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya pendekatan holistik dan individualistik dalam membantu korban kekerasan seksual mencapai pemulihan psikologis yang optimal.
Aku yang Terluka: Eksplorasi Faktor-faktor Penurunan Self-Esteem pada Korban Cyberbullying Elda, Elda; Ramadhan, Yoga Achmad; Umaroh, Siti Khumaidatul
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1301

Abstract

Perkembangan media sosial yang semakin pesat memunculkan berbagai bentuk interaksi digital sekaligus risiko munculnya cyberbullying. Korban cyberbullying kerap mengalami dampak psikologis serius, salah satunya penurunan self-esteem. Self-esteem rendah berpengaruh pada cara individu memandang dirinya, kemampuan adaptasi, serta kualitas relasi sosial. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor-faktor yang menyebabkan penurunan self-esteem pada korban cyberbullying. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi terhadap dua partisipan utama (GS 21 tahun dan AN 20 tahun), disertai wawancara significant other untuk memperkuat data. Hasil penelitian menunjukkan penurunan self-esteem dipengaruhi faktor internal seperti pikiran negatif, self-blame, perasaan tidak berharga, citra tubuh negatif, serta penarikan diri sosial, dan faktor eksternal seperti perundungan daring berulang, tekanan sosial digital, dan minimnya dukungan emosional. Partisipan yang memperoleh dukungan sosial memadai menunjukkan pemulihan self-esteem lebih cepat dibandingkan yang tidak mendapat dukungan. Kesimpulannya, penurunan self-esteem korban cyberbullying tidak hanya ditentukan oleh intensitas perundungan, tetapi juga proses internalisasi stigma, regulasi emosi, dan kualitas dukungan sosial yang diterima.
Pengaruh Konformitas terhadap Prokrastinasi Akademik pada Siswa SMPN 1 Tenggarong Elly, Michend; Sulistyani, Nuraida Wahyu; Ramadhan, Yoga Achmad
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana konformitas memengaruhi perilaku prokrastinasi akademik pada siswa SMPN 1 Tenggarong. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif kausal dan melibatkan 171 siswa sebagai sampel. Analisis dilakukan menggunakan korelasi product moment, dan hasilnya menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara konformitas dengan prokrastinasi akademik (r = -0,304; p < 0,05). Semakin tinggi tingkat konformitas yang dimiliki siswa, semakin besar kecenderungan mereka untuk menunda pengerjaan tugas akademik. Temuan ini menunjukkan bahwa konformitas merupakan salah satu faktor yang dapat mendorong munculnya perilaku prokrastinasi pada siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman mengenai faktor sosial yang memengaruhi perilaku akademik, serta dapat menjadi dasar dalam perumusan program pencegahan dan strategi penanganan prokrastinasi akademik di sekolah.