Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

TEGANGAN DAN REGANGAN DINAMIS PERKERASAN SEMI FLEKSIBEL DENGAN MODIFIKASI REOLOGI ASPAL DAN SUBSTITUSI ZIOLIT PADA SEMEN MORTAR Hamzani, Hamzani; Munirwansyah, Munirwansyah; Sugiarto, Sugiarto; Hasan, Muttaqin
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 11 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v11i1.405

Abstract

Abstrak Ketahanan struktur perkerasan akibat timbulnya tegangan dan regangan menyebabkan retak awal saat terjadinya deformasi permanent sehingga kegagalan perkerasan akibat kelelahan umur tidak dihindarkan. Fenomena tersebut dapat dikurangi dengan perkerasan yang memiliki cukup kekakuan, kelenturan. Modifikasi material dilakukan untuk meningkatkan nilai kekakuan dan kelenturan campuran dengan menggunakan jenis campuran,gradasi, dan modifikasi aspal yang tepat sebagai usaha pengembangan campuran perkerasan beraspal. Tujuan dari penelitian ini  mempelajari tegangan dan regangan tarik campuran PSF  terhadap beban berulang dengan tambahan WTR dan menggunakan ziolit alam sebagai pengganti sebagian semen untuk mortar yang dinjeksi ke dalam rongga aspal porous. Desain campuran aspal berpori dimulai dengan penentuan proporsi aspal optimal dengan agregat bergradasi terbuka sebagaimana ditentukan dalam sepesifikasi (AAPA) 2004. Uji Marshall dilakukan untuk mengetahui spesifikasi yang disyaratkan dan dilanjutkan dengan uji specimen yang telah diinjeksi mortar semen dengan pengujian lentur metode pembebanan empat titik untuk evaluasi tegangan dan regangan tarik. Nilai tegangan dan regangan dinamis dianalisis pada setiap variasi ziolit dalam mortar semen. Substitusi ziolit alam pada semen mortar dapat mempengaruhi tegangan dan regangan dinamis campuran PSF, di mana semakin besar komposisi ziolit dalam semen mortar nilai tegangan dan regangan yang dihasilkan semakin tinggi. Kata kunci: perkerasan semi-fleksibel, ziolit alam, reologi aspal, tegangan dan regangan, beban dinamis  Abstract The resistance of the pavement structure due to the consequence of stress and strain causes the initial reset when the occurrence of permanent deformation so that pavement failure due to age is avoided. This phenomenon can be reduced by a pavement that has sufficient stiffness and flexibility. Material modification is carried out to increase the value of the stiffness and flexibility of the mixture by using the right type of mixture, gradation, and asphalt modification as an effort to develop an asphalt pavement mixture. The purpose of this study was to study the stress and tensile strain of the semi-flexible pavement (SFP) mixture against repeated loads with the addition of rubber tire waste (WTR) and to use natural zeolite as a part of cement for mortar injected into the porous asphalt cavity. The design of a porous asphalt mixture begins with the determination of the optimal proportion of asphalt with an open grade aggregate specified in the Asphalt Pavement Association Australia (AAPA) 2004.Marshall test is carried out to see the required specifications and test specimens that have been injected with cement with a four-point loading bending method test for stress evaluation and tensile strain. The values of dynamic stress and strain were analyzed for each variation of ziolite in cement mortar. Substitution of natural ziolite in cement mortar can affect the dynamic stress and strain of the PSF mixture, where the greater the ziolite composition in cement mortar, the higher the resulting stress and strain. Keywords: Pavement semi-flexible, natural zeolite, asphalt rheology, dynamic stress and strain  
Analisis Keterlambatan Proyek Terhadap Cost Overruns Berbasis Project Risk Management Pada Proyek Pembangunan Infrastruktur Pabrik NPK Chemical PT Pupuk Iskandar Muda ikmal, teuku; Wesli, Wesli; Maizuar, Maizuar; Khairullah, Khairullah; Hamzani, Hamzani
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 1 (2024): Volume 14 Nomor 1, Maret 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i1.1034

Abstract

Abstrak Proyek Pembangunan Pabrik NPK Chemical di PT PIM mengalami keterlambatan significant sehingga terjadi cost overrun. Penelitian ini untuk mengetahui banyaknya faktor risiko paling dominan dengan pendekatan Project Risk Management. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada personil di proyek Pabrik NPK Chemical PT PIM. Data kuesioner diolah menggunakan programming SPSS. Setelah itu, dilakukan analisis penilaian risiko untuk memperoleh risiko keterlambatan yang dominan. Hasil penelitian menunjukkan faktor risiko kategori œhigh risk sebanyak 31 risiko atau berkontribusi sebesar 84,67%. Adapun 5 faktor risiko dominan penyebab keterlambatan proyek yaitu: Pengiriman material tidak sesuai sequential di lapangan; Mismanagement project Kontraktor; Keterlambatan karena pekerjaan subkontraktor; Mobilisasi sumberdaya yang lambat; serta Koordinasi dan komunikasi yang tidak baik antar bagian dalam organisasi kerja Kontraktor sehingga tidak dapat mengelola interface pekerjaan. Kata kunci: Keterlambatan Proyek, Cost Overrun, Project Risk Management   Abstract The NPK Chemical Plant Construction Project at PT PIM experienced significant delays resulting in cost overrun. This study is to determine the number of most dominant risk factors with the Project Risk Management approach. The research method used quantitative descriptive methods by distributing questionnaires to personnel at PT PIM's NPK Chemical Plant project. Questionnaire data is processed using SPSS programming. After that, a risk assessment analysis is carried out to obtain the dominant risk of delay. The results showed that the risk factors in the "high risk" category were 31 risks or contributed 84.67%. The 5 dominant risk factors that cause project delays are: Material delivery is not in accordance with sequential in the field; Mismanagement of the Contractor's project; Delays due to the work of subcontractors; Slow resource mobilization; and Poor coordination and communication between parts of the Contractor's work organization so that they cannot manage the work interface. Keywords:   Project Delay, Cost Overrun, Project Risk Management
PENGEMBANGAN KOMPOSIT EPOXY–ZIOLIT SEBAGAI PENGISI PORI PERKERASAN SEMI FLEKSIBEL TERHADAP KINERJA KUAT TEKAN Hamzani, Hamzani; Zulfhazli, Zulfhazli; Fauzan, M.; Muthamainnah, Muthamainnah; Asriananda, Syarifah
Jurnal Teknologi Terapan and Sains 4.0 Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Teknologi Terapan & Sains
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tts.v6i3.25962

Abstract

Perkerasan semi-fleksibel (SFP) sebagai solusi unggul dalam konstruksi jalan karena ketahanan superiornya terhadap deformasi permanen dan inisiasi keretakan, yang merupakan kelemahan utama perkerasan aspal konvensional. Namun, keterbatasan utama terletak pada sifat getas grout konvensional yang rentan terhadap kegagalan akibat beban lalu lintas berulang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan mengembangkan material grout alternatif: komposit epoksi yang dimodifikasi dengan ziolit alam. Ziolit dipilih sebagai matarial mortar fungsional, memanfaatkan struktur mikroporinya untuk menyeimbangkan antara kekuatan dan daktilitas, sekaligus menawarkan potensi pengurangan biaya material. Metodologi studi melibatkan pembuatan komposit epoksi–ziolit dengan variasi rasio efoksi-ziolit, diikuti pengujian kuat tekan terstandar. Hasil pengujian kuat tekan menunjukkan korelasi kuat antara proporsi ziolit dan respons mekanik komposit. Kinerja kuat tekan puncak sebesar 13,2 MPa teridentifikasi secara definitif pada rasio epoksi–ziolit 1:1,5. Rasio ini ditetapkan sebagai konfigurasi optimal yang sukses meningkatkan efisiensi ikatan antarmuka dan memfasilitasi mekanisme transfer tegangan yang superior, sehingga efektif menekan pembentukan defek mikro. Pencapaian kekuatan tekan yang signifikan pada rasio 1:1,5 menggarisbawahi potensi komposit epoksi–ziolit sebagai pengisi pori yang adaptif, efektif, dan berkelanjutan untuk SFP. Temuan ini menetapkan pemeliharaan rasio 1:1,5 merupakan prasyarat krusial dalam perancangan komposit tersebut, memberikan kontribusi penting pada pengembangan material konstruksi berbasis sumber daya lokal. Kata Kunci: perkerasan semi fleksibel; kuat tekan; ziolit-epoxy.
Pemanfaatan Plastik High Density Polyethylene (HDPE) Dan Low Density Polyethylene (LDPE) Sebagai Substitusi Sebagian Aspal Pada Lapisan Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) Wesli, Wesli; Rezeki Sembiring , Zulfira Tri; Hamzani, Hamzani; Hafli , T. Mudi; Fasdarsyah, Fasdarsyah
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 1 (2026): Teras Jurnal
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v16i1.1351

Abstract

Abstrak   Sampah plastik mencemari lingkungan menjadi penyumbang terbesar di indonesia, pendauran ulang dapat dilakukan dengan menjadikan substitusi aspal. Lapisan AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course) merupakan lapisan perkerasan yang terletak paling atas berfungsi sebagai lapisan aus, terdiri dari agregat kasar, halus, filler dan aspal. Penggunaan plastik HDPE (High Density Polyethylene) dan LDPE (Low Density Polyethylene) sebagai pengganti aspal sebagian dalam campuran lapisan AC-WC guna meningkatkan nilai stabilitas yang lebih besar dari aspal konvensional dan berfungsi sebagai bahan pengikat antara agregat yang bersifat termoplastis. Tujuan penelitian untuk mengetahui variasi pemanfaatan plastik HDPE dan plastik LDPE yang dapat memenuhi nilai parameter marshall. Benda uji yang digunakan 15 buah untuk KAO dan 3 benda uji untuk masing-masing variasi 5%, 6% dan 7%. Pengujian adalah pengujian marshall. KAO pada kadar aspal sebesar 6%. Hasil penelitian menunjukkan nilai parameter marshall memenuhi spesifikasi. Dapat disimpulkan bahwa dengan substitusi sebagian aspal dengan plastik HDPE dan plastik LDPE variasi 5%, 6% dan 7% memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2.   Kata kunci: Laston AC-WC, Parameter Marshall, Plastik HDPE, Plastik LDPE   Abstrack   Plastic waste is a major environmental pollutant and represents one of the largest sources of pollution in Indonesia. One potential recycling approach is its utilization as a partial substitute for asphalt. The AC-WC (Asphalt Concrete–Wearing Course) layer is the uppermost pavement layer, functioning as a wearing course, and consists of coarse aggregate, fine aggregate, filler, and asphalt binder. The use of HDPE (High Density Polyethylene) and LDPE (Low Density Polyethylene) plastics as partial replacements for asphalt in AC-WC mixtures aims to improve stability values compared to conventional asphalt and to act as a thermoplastic binder between aggregates. This study aims to evaluate variations in the use of HDPE and LDPE plastics that satisfy Marshall parameter requirements. A total of 15 specimens were prepared to determine the Optimum Asphalt Content (OAC), while 3 specimens were tested for each plastic variation of 5%, 6%, and 7%. Marshall testing was conducted, and the OAC was found to be 6%. The results indicate that all Marshall parameters meet the specified requirements. It can be concluded that partial substitution of asphalt with HDPE and LDPE plastics at 5%, 6%, and 7% variations complies with the 2018 Bina Marga General Specifications (Revision 2).   Keywords: Laston AC-WC, Marshall Parameters, HDPE Plastic, LDPE Plastic