Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Sosial Ekonomi Terhadap Kemiskinan Rumah Tangga Di Provinsi Aceh: Analisis Data Susenas Tahun 2023 Fitri Gusnia Werti; Sartiyah Sartiyah; Riswandi Riswandi
JURNAL DIMENSI Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Dimensi (March 2026)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v15i1.8890

Abstract

Kemiskinan rumah tangga tetap menjadi tantangan pembangunan yang persisten di Provinsi Aceh. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak pendidikan, usia, jenis kelamin kepala rumah tangga, dan kepemilikan aset terhadap kemiskinan rumah tangga di Provinsi Aceh pada tahun 2023. Analisis ini menggunakan data mikro dari Survei Sosial Ekonomi Nasional 2023, dengan rumah tangga sebagai unit analisis dan penekanan pada karakteristik kepala rumah tangga. Status kemiskinan diukur menggunakan pengeluaran per kapita bulanan rumah tangga relatif terhadap garis kemiskinan resmi. Probabilitas Linier Model dengan kesalahan standar yang robust digunakan untuk memperkirakan probabilitas suatu rumah tangga jatuh miskin. Hasil menunjukkan bahwa pendidikan dan usia kepala rumah tangga memiliki dampak negatif dan signifikan secara statistik terhadap probabilitas kemiskinan, menunjukkan bahwa modal manusia yang lebih tinggi dan pengalaman kerja yang lebih besar mengurangi kerentanan rumah tangga terhadap kemiskinan. Di sisi lain, rumah tangga yang dipimpin oleh laki-laki memiliki probabilitas kemiskinan yang lebih tinggi dibandingkan dengan rumah tangga yang dipimpin oleh perempuan. Kepemilikan aset menunjukkan efek negatif terkuat terhadap kemiskinan, menyoroti perannya sebagai bantalan ekonomi yang meningkatkan ketahanan rumah tangga dan stabilitas konsumsi. Temuan ini menyarankan bahwa kebijakan pengurangan kemiskinan di Aceh harus memprioritaskan pengembangan modal manusia, intervensi berbasis aset, dan desain kebijakan yang memperhitungkan karakteristik demografis rumah tangga.
SYNERGY BETWEEN LEGISLATORS AND ACADEMICS FOR THE ECONOMIC SELF-RELIANCE OF PEMATANG JOHAR Edwin Sugesti Nasution; Brilian Moktar; Sipnarong Kanchanawongpaisan; Sartiyah Sartiyah; Loo Teck Khun; Muhammad Hafiz Abd.Rashid; Rendi Kurniawan
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5575

Abstract

Abstract: This community service activity aims to strengthen village economic self-reliance through synergy between legislators and academics in Pematang Johar Village, Deli Serdang Regency. The program was designed using a participatory and educational approach that integrates academic perspectives and public policy to enhance community capacity in entrepreneurship, economic awareness, and understanding of policy support for village economic development. The implementation methods included lectures and interactive discussions focusing on local potential-based business development, community participation in economic activities, and the role of legislators in supporting village economic empowerment. Evaluation was conducted using pre- and post-activity questionnaires to assess changes in participants’ understanding, attitudes, and motivation. The results indicate significant improvements across all evaluation indicators, including understanding of village economic self-reliance, awareness of community and legislative roles, entrepreneurial knowledge, self-confidence, and motivation to engage in sustainable economic activities. The findings demonstrate that synergy between academics and legislators provides added value in community empowerment by combining knowledge transfer with policy perspectives. Overall, this community service activity contributes to strengthening community capacity, collective awareness, and social capital as foundations for sustainable village economic self-reliance. Keywords: community service; village economic self-reliance; community empowerment; legislators; academics Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui sinergi antara legislator dan akademisi di Desa Pematang Johar, Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan dirancang menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang mengintegrasikan perspektif akademik dan kebijakan publik untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam kewirausahaan, kesadaran ekonomi, serta pemahaman terhadap peran kebijakan dalam pengembangan ekonomi desa. Metode pelaksanaan meliputi ceramah dan diskusi interaktif yang berfokus pada pengembangan usaha berbasis potensi lokal, partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi, serta peran legislator dalam mendukung pemberdayaan ekonomi desa. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengukur perubahan pemahaman, sikap, dan motivasi peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada seluruh indikator, termasuk pemahaman tentang kemandirian ekonomi desa, peran masyarakat dan legislator, pengetahuan kewirausahaan, kepercayaan diri, serta motivasi untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa sinergi antara akademisi dan legislator memberikan nilai tambah dalam proses pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kapasitas dan perspektif kebijakan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam membangun kapasitas masyarakat, kesadaran kolektif, dan modal sosial sebagai fondasi kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan. Kata kunci: pengabdian kepada masyarakat, kemandirian ekonomi desa, pemberdayaan masyarakat, legislator, akademisi
Kerajinan Tangan dari Limbah Jerami Padi yang Bernilai Ekonomis Isra Rafika Sihombing; Khairul Ali Hutasuhut; Dian Setyorini; Sartiyah Sartiyah; Phan Bao Giang; Keysa Dwi Aulia
Eastasouth Journal of Effective Community Services Vol 4 No 02 (2025): Eastasouth Journal of Effective Community Services (EJECS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejecs.v4i02.509

Abstract

Limbah jerami padi di Desa Pematang Johar selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dan lebih sering dibakar sehingga menimbulkan polusi serta hilangnya potensi ekonomi masyarakat. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi jerami padi melalui pelatihan pembuatan kerajinan tangan sebagai peluang usaha kreatif berbasis potensi lokal. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan kelompok petani, ibu rumah tangga, dan pemuda desa dalam seluruh proses pengorganisasian komunitas. Kegiatan meliputi pelatihan pengolahan bahan, desain produk, produksi, hingga pemasaran. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan keterampilan, terbentuknya kelompok usaha kerajinan jerami, serta munculnya pemimpin lokal yang mengoordinasikan kegiatan produksi. Selain menambah peluang pendapatan alternatif, program ini juga mengurangi praktik pembakaran jerami sehingga berdampak positif pada lingkungan. Secara keseluruhan, program berhasil mendorong transformasi sosial ekonomi menuju keberlanjutan desa.
Factors Influencing People's Decision to Pay Zakat, Infaq and Sedekah (ZIS) in Baitul Mal Banda Aceh City *Al Munawir; Sartiyah Sartiyah
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 5, No 1 (2022): February 2022, Local History and Learning Media
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v5i2.26668

Abstract

The aim of the research is to examine the influence of factors that determine people's decisions in giving zakat, infaq, and sedekah at amil zakat institution. Some influencing factors are level of publication, promotion, reputation, religiosity, and motivation to the community's decision to pay ZIS at Baitul Mal of Banda Aceh City. The method used in this research is quantitative by using primary data. The data collection was conducted by distributing questionnaires directly to the research object. Each variable was measured a Likert scale. The research population was the people of Banda Aceh City aged 15-64 years and above who have jobs and income. The sample selection technique used is convenience sampling, the research object consisted of 100 respondents. Data processing was carried out by using binary logistic regression analysis. The results of this study indicated that publication, promotion, reputation, religiosity, and motivation positively and significantly impacted the community's decision in paying ZIS at Baitul Mal of Banda Aceh City, either partially or simultaneously. The results also showed that the community did not only require an increase in a good understanding of ZIS and its benefits, but they also demanded the reputation of Baitul Mal institution to be improved in order to encourage them to pay ZIS at Baitul Mal of Banda Aceh City.
Analisis Bangkitan Pergerakan Berdasarkan Location Quotient (LQ) di Kota Banda Aceh Arizal Arizal; Noer Fadhly; Sartiyah Sartiyah
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 1 (2022): Volume 12 Nomor 1, Maret 2022
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v12i1.531

Abstract

Abstrak Penelitian ini menganalisis bangkitan pergerakan yang terdiri dari pergerakan yang dibangkitkan berdasarkan location quotient di wilayah Kota Banda Aceh serta mengetahui variabel yang mempengaruhi bangkitan pergerakan. Data penelitian berupa data sekunder Badan Pusat Statistika dan data primer melalui kuesioner secara random sampling. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus slovin dan teknik analisis dengan regresi linier berganda. Hasil regresi model bangkitan dilakukan pada 3 kecamatan yang nilai LQ nya lebih besar dari 1 yaitu Kecamatan Kuta Alam, Syiah Kuala dan Ulee Kareng. Hasil analisis model bangkitan sektor perkantoran dan perekonomiaan di Kecamatan Kuta Alam, yang mempengaruhi bangkitan secara signifikan adalah jumlah kepemilikan kendaraan dan pemilihan moda yang berpengaruh secara negatif. Setiap kenaikan jumlah kendaraan dan pemilihan moda, maka akan mengurangi bangkitan. Sektor pendidikan di Kecamatan Syiah Kuala, hanya jumlah kepemilikan kendaraan yang mempengaruhi bangkitan secara positif. Artinya, setiap kenaikan jumlah kepemilikan kendaraan, maka akan bertambah bangkitan dan tarikan. Sektor permukiman di Kecamatan Ulee Kareng hanya pemilihan moda berpengaruh secara signifikan secara positif terhadap bangkitan. Artinya, setiap kenaikan pemilihan moda, maka akan bertambah bangkitan. Saran untuk pemerintah sesuai penelitian ini bisa menjadi acuan untuk peningkatan kapasitas jalan dan tata guna lahan untuk menghindari kemacetan. Kata Kunci: Model bangkitan, tarikan, location quotient (LQ), regresi linier berganda  Abstract This research analysis of trip generation which consist of trip generation based on location quotient in Banda Aceh City as well as knowing the variables that affect of the trip generation of the movement. The research data is secondary data from the Central Bureau of Statistics and primary data through questionnaires with random sampling. Determination of the number of samples using the Slovin formula and analysis technique with multiple linear regression. The regression results of the trip generation models conducted in 3 districts whose LQ value is greater than 1, namely Kuta Alam, Syiah Kuala and Ulee Kareng Districts. The results of the analysis of the generated model of the office and economy sector in Kuta Alam District, which affects the trip generation significantly is the number of vehicle ownership and the choice of mode which have a negative effect. Each increase in the number of vehicles and choice of mode will reduce trip generation. In the education sector in Syiah Kuala District, only the number of vehicle ownership has a positive effect on generation. This means that every increase in the number of vehicle ownership, there will be an increase in trip generation. The residential sector in Ulee Kareng District, only the choice of mode has a positive significant effect on trip generation. That is, every increase in the choice of mode, there will be an increase in trip generation. Suggestions for the government according to this research can be a reference for increasing road capacity and land use to avoid congestion. Key Words: Trip generation, location quotient (LQ) and regression linear multiple