Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pendampingan Penyelesaian Masalah Geometri dan Pengukuran Bagi Guru SD Kecamatan Magersari Mojokerto Manuharawati Manuharawati; Budi Rahadjeng; Dian Savitri; Muhammad Jakfar; Toni Phibeta; Kevin Alifviansyah
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v9i2.2281

Abstract

ABSTRAK  Tujuan pembelajaran matematika di SD adalah agar peserta didik memiliki kemampuan pemahaman konsep, penalaran, memecahkan masalah, mengomunikasikan gagasan, dan memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan. Untuk dapat memotivasi para peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran, setiap guru matematika harus mengetahui dan memahami langkah-langkah dan strategi dalam penyelesaian masalah matematika. Dari sisi lain, berdasarkan wawancara kami dengan Ketua Gugus 02 Kecamatan Magersari Mojokerto dan hasil PKM 2020, sebagian besar guru SD di Kecamatan Magersari belum mempunyai kemampuan dan ketrampilan melakukan pemecahan masalah matematika topik geometri dan pengukuran. Oleh karena itu, dengan metode ceramah, diskusi, dan penugasan serta pendekatan andragogi yang dilakukan secara daring, tim PKM kami melakukan pendampingan pemecahan masalah geometri dan pengukuran bagi guru SD Kecamatan Magersari Mojokerto. Melalui survei pengetahuan (ketrampilan) awal sebelum pendampingan dan survei akhir setelah pendampingan, diperoleh bahwa ada kenaikan pengetahuan (ketrampilan) pemecahan masalah bagi guru SD Kecamatan Magersari Mojokerto. Melalui form kepuasan peserta diperoleh bahwa: 86% peserta mengikuti kegiatan sesuai bidang keahlian; sebesar 100% termotivasi dan akan menerapkan materi yang didapat ke sekolah; sebesar 100% setuju bahwa pemateri menguasai materi, menyampaikan materi dengan variatif, responsif terhadap pertanyaan peserta. Peserta juga berharap untuk dijadikan mitra jika ada kegiatan pendampingan pemecahan masalah untuk topik yang berbeda. Kata kunci: Pengetahuan dan ketraampilan pemecahan masalah, geometri, pengukuran.
ONLINE TEACHING IN MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES FACULTY, UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA IN EARLY PANDEMIC OF COVID-19: PREPARATION, IMPLEMENTATION, AND ASSESSMENT Wahyu Budi Sabtiawan; Elok Suidibyo; Bertha Yonata; Nugrahani Primary Putri; Guntur Trimulyono; Dian Savitri
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 5 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v5n1.p15-18

Abstract

The study aims to evaluate teaching in Mathematics and Natural Sciences Faculty of Universitas Negeri Surabaya during early pandemic of Covid-19. The evaluation was based on three aspects, that were, preparation of teaching, implementation of teaching, and assessment conducted by lectures. The design of the study was evaluation research adapted from Kirkpatrick Evaluation Design and focused on learning processes. The study evaluated 26 lectures through observation in each class. There were findings that 98% of teaching preparations met criteria. Also, implementation of teaching aspect got good score, that was, 97%. On the other hand, the lectures were scored in lower percentage for assessment aspect compared to the other two aspects. The aspect got 87%. The study found that 13% of  lectures was lack of feedback.Keywords: Online teaching, Universitas Negeri Surabaya, Pandemic of Covid-19
PENINGKATAN EFISIENSI PROSES PEWARNAAN MELALUI PEMBERIAN AGEN FIKSASI RAMAH LINGKUNGAN PADA KELOMPOK BATIK TULIS PASURUAN Dina Kartika Maharani; Dian Savitri; Lydia Rohmawati
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v2n2.p30-33

Abstract

Batik Indonesia telah ditentukan sebagai salah satu warisan dunia oleh Unesco. Pengembangan inovasi proses produksi batik tulis meliptui proses pewarnaan dan desain motif merupakan faktor penting untuk meningkatkan penjualan dan kapasitas produksi. Kota Pasuruan memiliki produksi batik khas yang dikenal dengan batik sirih kelor. Batik Pasuruan belum populer di kalangan masyarakat, sehingga pelatihan dan pendampingan terkait proses pewarnaan dan desain motif perlu dilakukan. Pelatihan yang dilakukan terhadap kelompok mitra batik pasuruan meliputi pelatihan penggunaan agen fiksasi ramah lingkungan pada proses pewarnaan serta penggunaan alat padder untuk meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi waktu produksi.
PELATIHAN PENDAMPING OLIMPIADE MATEMATIKA SMP KABUPATEN TULUNGAGUNG Budi P. Prawoto; Raden Sulaiman; Dian Savitri; Dini Kinati Fardah
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v5n1.p21-24

Abstract

This article discusses the activities of community service that raises the theme of mathematics olympiad training with the target is the teachers of math at junior level in Tulungagung regency. The reason for choosing this theme is to see competition in the increasingly rigorous world of education. School is aimed togive birth to outstanding students who can compete in the national, regional, and global arena. One of the problems faced in Tulungagung Regency related to junior high school mathematics is the lack of teachers or supervisors of the Olympics. Solutions offered to MGMP Matematika SMP Tulungagung is held training toteachers of mathematics junior high school for the future teachers can independently accompany students in the arena of mathematics olympiad. The response of the trainees' teachers showed a positive direction. The most important is the increasing insight or knowledge of the ins and outs of the mathematics olympiad.
PEMANFAATAN EDMODO UNTUK MEMPERSIAPKAN GURU MENGHADAPI PEMBELAJARAN ABAD 21 DI MGMP MATEMATIKA SMA KABUPATEN PONOROGO Abadi Abadi; Dian Savitri; Budi Priyo Prawoto; Rudianto Artiono
ABDIMAS ALTRUIS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/aa.v5i2.4430

Abstract

In order to prepare students who are able to reason at a high level as well as skilled in using technology, it is necessary to hold a training activity for teachers to design and implement HOTS-oriented learning by utilizing Edmodo as a technology-based teaching medium. The training consisted of material reinforcement (the use of Edmodo, HOTS-oriented learning, preparation of HOTS questions) and workshops (teachers were guided in creating accounts and utilizing the features available in Edmodo as well as developing HOTS-oriented learning modules). The participants were able to inform more about the HOTS after training and about 18 teachers agreed that the participants had been able to construct their learning. In addition, there was also an increase in the ability of teachers to use Edmodo as a technology-based learning media. Of the 22 questionnaires submitted, 14 participants agreed that their understanding of Edmodo had increased and more than 90% of the training participants had been able to understand HOTS-based learning. In addition, although not many participants understand the use of Edmodo, the percentage was still above 50%. In general, 90% of the training participants believe that HOTS-based learning can be applied to the Edmodo as a learning medium.
PELATIHAN PEMBUATAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA BERBASIS PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BAGI GURU SMA PONDOK PESANTREN BAYT AL-HIKMAH Kusumawati Dwiningsih; Dina Kartika Maharani; Dian Savitri; Aiza Alya; Ilo Isaloka; Muhammad Danu Erlangga
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.1920-1933

Abstract

Kurangnya ketersediaan dan rendahnya kemampuan guru untuk menyusun Perangkat Pembelajaran Berorientasi Project Based Learning (PjBL) dan Berbasis Kurikulum Merdeka sebagai sumber belajar peserta didik di masa pemulihan pembelajaran pasca pandemi yang menyebabkan kemauan peserta didik untuk belajar mengalami penurunan, peserta didik tidak bersungguh-sungguh dalam belajar karena terbiasa menggunakan internet sebagai sumber belajar. Program yang dapat dijalankan dengan guru yang tergabung dalam Guru SMA Pondok Pesantren Bayt Al Hikmah sebagai mitra dan tim pelaksana PPM–PKM adalah perlunya peningkatan kompetensi guru terhadap pemahaman, keterampilan, dan kecakapan dalam menyusun perangkat pembelajaran kurikulum merdeka. Metode yang digunakan pada pengabdian ini meliputi 1) Persiapan, 2) Penulisan, 3) Pelaksanaan Pelatihan, 4) Tahap Monitoring dan Evaluasi, dan 5) Publikasi. Kegiatan ini memiliki target yang ingin dicapai yaitu meningkatnya kemampuan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang Berorientasi Project Based Learning (PjBL) dan Berbasis Kurikulum Merdeka. Indikator keberhasilan kegiatan ini meliputi 1) Penugasan Pembuatan Perangkat, 2) Hasil Angket Respon, 3) Tingkat Kehadiran Peserta, dan 4) Kelengkapan Penugasan.
Analisis Dinamik Model Predator-Prey Dengan Fungsi Respon Monod Haldane Difitri Amalia; Dian Savitri
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v11n2.p287-294

Abstract

Setiap makhluk hidup tidak terlepas untuk berinteraksi dengan makhluk hidup lainnya.Interaksi terjadi ketika dua atau lebih spesies memiliki efek atau mempunyai pengaruh terhadap masing-masing spesies tersebut. Penelitian ini membahas model prey predator mengikuti lotkal voltera dengan fungsi respon Monod-Haldane.Tahapan penelitian ini diawali dengan studi literatur, kemudian merekonstruksi model predator prey, dilanjutkan analisis dengan menentukan titik kesetimbangan, dan kestabilan lokal di sekitar titik kesetimbangan. Hasil analisis diperoleh tiga titik kesetimbangan yaitu E1 kepunahan populasi prey dan predator, E2 kepunahan populasi predator dan E3 hidup berdampingan. Hasil analisis kestabilan pada titik E1 stabil, E2 stabil dengan syarat artinya predator tidak mampu menangkap mangsa dengan laju yang cukup untuk kelangsungan hidup populasi predator dan tidak stabil artinya predator memiliki kemampuan untuk menangkap mangsa dengan laju yang cukup tinggi, yang dapat mendukung pertumbuhan atau kelangsungan hidup populasi predator. dan E3 tidak stabil. Hasil simulasi numerik diperoleh adanya terdapat dua titik kesetimbangan yang stabil yaitu E2 titik kepunahan predator dan E3 titik populasi hidup secara bersamaan, fenomena ini disebut bistabil atau kestabilan ganda saat parameter laju penangkapan predator β = 0.7. Saat β menurun solusi yang stabil hanya terjadi di titik kepunahan pada predator E2. Kata kunci: Model Predator-Prey, Fungsi Respon, Monod Haldane, Bistabil
Model Lotka-Volterra yang Mempertimbangkan Efek Ketakutan pada Prey dengan Fungsi Respon Holling Tipe II Ruli Rahmawati; Dian Savitri
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v11n2.p304-309

Abstract

Interaksi antar populasi pada ekosistem sawah antara burung hantu (Tyto alba) dengan tikus sawah (Rattus argentiventer) direpresentasikan sebagai model predator-prey yang mempertimbangkan efek ketakutan. Interaksi dua populasi ini menggunakan fungsi respon Holling tipe II. Model predator-prey ini dikonstruksi berdasarkan asumsi perilaku prey yaitu tikus sawah yang memiliki efek ketakutan terhadap predator burung hantu. Berdasarkan beberapa jurnal rujukan yang dikembangkan dengan pola pemangsaan menggunakan fungsi respon Holling tipe II. Analisis perhitungan pada penelitian ini dilakukan dengan mencari titik kesetimbangan dan analisis kestabilan. Hasil analisis didapatkan titik kesetimbangan , , dan dengan A = > 0, B = , C = . Hasil analisis kestabilan didapatkan titik E0 = (0,0) tidak stabil, E1 = ( ,0) stabil dengan syarat artinya kepunahan populasi predator terjadi saat konversi biomassa prey ke predator lebih besar dari kompetisi intra spesies prey, titik dan stabil dengan syarat g > µ artinya populasi prey dan predator tetap ada saat konversi biomassa prey ke predator lebih dari kematian alami predator. Simulasi numerik dilakukan untuk mengetahui kesesuaian hasil analisis dengan menggunakan aplikasi Phyton. Hasil simulasi numerik terhadap solusi sistem didapatkan konversi biomassa prey ke predator dengan berpengaruh pada kestabilan kedua populasi. Kata Kunci: Lotka-Volterra, efek ketakutan, Holling II.
Training for high school teachers to develop learning modules based on mathematical modeling in Magetan, East Java Abadi Abadi; Dian Savitri; Rudianto Artiono; Ruli Rahmawati
Community Empowerment Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.10784

Abstract

Preparing teaching modules that lead to AKM requires skills in framing abstract mathematical material into a situation or problem context known to students. This is a new challenge for teachers. The process of arranging mathematical material into a context familiar to students is called mathematical modeling. However, in practice, teachers often overlook the importance of modeling skills in teaching. This activity aims to equip mathematics teachers with mathematical modeling skills to enhance their teaching, particularly in preparing students for AKM. The activity, attended by 25 MGMP Mathematics High School teachers in Magetan Regency, was conducted in a hybrid manner (offline and online). Based on the analysis of questionnaire data, it can be concluded that there is an improvement in teachers' understanding of the Independent Curriculum, mathematical modeling, and the application of mathematical modeling in preparing teaching modules for mathematics topics. Similarly, there is an increase in awareness of self-development as professional teachers.
Penyuluhan dan Pelatihan Produk Rumput Laut Poklahsar Mina Lestari Faiz Desa Jarangan Kabupaten Pasuruan Dina Kartika Maharani; Dian Savitri; Dwi Kristiatuti Suwardiah; Farida Chasanah; Maya Dany Puspitasari; Defi Ayunda; Rahma Nurisnaini
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 4 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v14i4.13834

Abstract

Pasuruan menjadi salah satu kota pengelolaan komoditi rumput laut karena letak geografisnya yang dekat dengan pesisir pantai sehingga potensi hasil perikanan dapat diandalkan. Salah satu desa yang telah menjadi pengelola komoditi tersebut adalah Desa Jarangan Rejoso. Desa Jarangan Rejoso memiliki salah satu kelompok Poklahsar bernama Mina Lestari Faiz yang telah menghasilkan kerupuk serta makanan ringan yang berbahan dasar rumput laut. Akan tetapi, produk yang dihasilkan masih menggunakan proses penggorengan sederhana dan juga kurang bervariasi dari segi rasa maupun kemasan. Produsen olahan pangan dari rumput laut tersebut juga kurang memiliki pengetahuan tentang bahan aditif pangan, standar mutu produk pangan yang dihasilkan, serta kurang memahami strategi pengemasan dan pemasaran yang tepat. Oleh karena itu, pendampingan dan pelatihan terkait peningkatan kualitas produksi dari sisi pengolahan, pengemasan serta pemasaran perlu dilakukan. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan yang memfasilitasi diskusi pengetahuan serta ilmu kepada kelompok mitra serta monitoring dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari praktik yang memuat materi pengelolaan produk berupa kerupuk rumput laut rasa bawang putih dan daun kelor serta jelly drinkrumput laut. Kegiatan lainnya digunakan untuk diskusi bahan aditif dalam produk makanan serta pelatihan strategi pengemasan dan pemasaran. Perbaikan dari sistem yang telah disosialisasikan membutuhkan proses yang lama sehingga perlu dilakukan pemantauan sehingga proses pengelolaan mulai dari produksi hingga pemasaran dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.