Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENERAPAN PERSON CENTERED THERAPY DI SEKOLAH (EMPATHY, CONGRUENCE, UNCONDITIONAL POSITIVE REGARD) DALAM MANAJEMEN KELAS Ratnawati, Vivi
Journal of Education Technology Vol 1, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.775 KB)

Abstract

Artikel ini membahas Person centered therapy dibidang konseling, untuk membantu dalam proses hubungan, empathy, congruence, unconditional positive regard, sebagai konsep penting pendekatan tersebut dan sebagai saran terhadap manajemen kelas. Merupakan hal yang penting jika proses belajar-mengajar berpusat pada siswa, sehingga pertimbangan siswa akan berpusat pada segala hal yang berhubungan dengan pendidikan. Ketika siswa menjadi bagian dari suatu keputusan maka siswa akan merasa ikut berperan dan bertanggung jawab. Dalam person centered therapy mungkin tidak menawarkan solusi yang siap jadi atau mengarahkan klien untuk mengikuti strategi mengatasi masalah tertentu. Apa yang terapis lakukan adalah menggunakan kesempatan dalam hubungan kepercayaan melalui penghargaan terhadap klien sehingga masalah yang dihadapi dapat diselesaikan. Secara keseluruhan, klien diasumsikan dapat memiliki kemampuan untuk membuat solusi atas permasalahannya, dan terapis hanya bertindak sebagai teman dalam proses penyembuhan.
Percaya Diri, Body Image dan Kecenderungan Anorexia Nervosa Pada Remaja Putri Ratnawati, Vivi
Persona:Jurnal Psikologi Indonesia Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/persona.v1i2.39

Abstract

Abstract. This study aims to find whether there is a relationship between self-confidence and body image with the trend of anorexia nervosa in adolescent princess.  Subjects of the study were  120 student  of SMK Negeri 2 Kediri. Three scales were used to collect data and then this data were analysed by multiple regression with stepwise method. The results showed self-confidence and body image together give  to the tendency of anorexia nervosa. Based on the results the hypothesis proposed in this study can be accepted, that there is a negative relationship between self-confidence and body image with the trend of anorexia nervosa. The effective contribution of each individual predictor,  self-confidence to have a role that is 9,1% while body image that is 26,1%.Keywords : Self-confidence, body image, anorexia nervosa
Pengabdian Masyarakat Penerapan Dukungan Psikologis untuk Meningkatkan Perubahan Positif Pada Mahasiswa Selama Pembelajaran Daring Hanggara Budi Utomo; Vivi Ratnawati; Nora Yuniar Setyaputri; Restu Dwi Ariyanto; Widi Wulansari
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Dharma Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v2i1.481

Abstract

Mayoritas mahasiswa ketika dalam pembelajaran daring mengalami masalah psikologis, antara lain: stres karena banyaknya tugas, adanya penyesuaian diri yang kurang, beban pikiran yang besar, dan adanya ketidakberdayaan dalam diri mahasiswa. Oleh karena itu, perlu adanya dukungan psikologis agar mahasiswa dapat optimis, realistis, berpengharapan, dan mencapai target yang diinginkan selama proses pembelajaran. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberi informasi langkah-langkah dukungan psikologis kepada mahasiswa supaya mahasiswa dapat menjalani pembelajaran daring dengan baik. Khalayak sasaran pada kegiatan ini adalah mahasiswa sebanyak 92 peserta, menggunakan metode ceramah, tanya jawab, serta diskusi yang dilaksanakan secara daring menggunakan aplikasi zoom. Hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa hampir 50 persen mahasiswa memahami konsep informasi dukungan psikologis selama pembelajaran dengan baik. Materi tentang “HORE” yang dikenal dengan konsep modal psikologis sebagai dukungan psikologis sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk melakukan perubahan positif dalam melaksanakan pembelajaran.
The role of democratic parenting, school climate, and internal locus of control as predictors of academic optimism Vivi Ratnawati; Hanggara Budi Utomo; Risaniatin Ningsih; Nora Yuniar Setyaputri
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 11, No 3: September 2022
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v11i3.22499

Abstract

This study examined the relationship between democratic parenting, school climate, and internal locus of control with academic optimism. This was a correlational study involving 335 students of state junior high schools who were selected using cluster random sampling technique. The data were collected by using scales of democratic parenting, school climate, internal locus of control, and academic optimism. Multiple regression technique was used to analyze the data on statistical product and service solutions (SPSS) 20. The results showed a positive and significant relationship between democratic parenting and academic optimism, school climate and academic optimism, internal locus of control and academic optimism. Besides, the result also showed that democratic parenting, school climate, internal locus of control simultaneously affected academic optimism among students. Furthermore, counseling and guidance teachers, homeroom teachers, and parents to work together to grow and improve students' academic optimism, so the students can actualize their character optimally and develop effectively.
Pengabdian Kepada Masyarakat Penggunaan Media Screencast-O-Matic bagi Guru Bimbingan Konseling guna Peningkatan Layanan BK pada Siswa SMK Sri Panca Setyawati; Vivi Ratnawati; Atrup Atrup
Abimanyu : Jornal of Community Engagement Vol 2 No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.333 KB) | DOI: 10.26740/abi.v2i2.13100

Abstract

Tokoh sentral dalam layanan Bimbingan dan Konseling adalah guru Bimbingan dan Konseling atau konselor yang dituntut untuk terampil secara kreatif dan efektif dalam memberikan layanan. Secara faktual masih sangat banyak guru Bimbingan dan Konseling yang belum terampil dan bahkan belum maksimal dalam menggunakan media Bimbingan dan Konseling berbasis komputer atau internet. Oleh karena itu, sangat penting adanya upaya pengembangan media layanan Bimbingan dan Konseling, salah satunya adalah pengembangan dan penggunaan media BK dengan aplikasi Screencast-O-Matic guna meningkatkan layanan Bimbingan dan Konseling bagi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan.  Metode yang diterapkan adalah metode ceramah, tanya jawab, dan praktek langsung, serta evaluasi. Adapun hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bahwa penggunaan media Screencast-O-Matic menjadi salah satu alternatif yang mudah dan dapat dipilih guru BK untuk menyajikan materi berbasis multimedia dalam memberikan layanan pada siswa SMK. Penggunaan media ini memudahkan dalam memperjelas penyampaian pesan atau informasi agar tidak verbalistis, dan efektif dalam mengatasi keterbatasan ruang dan waktu. Harapan selanjutnya, kegiatan pengabdian ini dapat dilaksanakan kembali dikemudian hari, dikarenakan selama ini baru pertama kali dilaksanakan kegiatan tersebut.
Pemanfaatan Gawai sebagai Media Menanamkan Karakter Tanggung Jawab Pada Siswa SD Vivi Ratnawati; Sri Panca Setyawati; Risaniatin Ningsih; Aulia Karuniawati
Open Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Open Community Service Journal
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.987 KB) | DOI: 10.33292/ocsj.v2i1.24

Abstract

Subyek kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah siswa SDN Toyoresmi Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri. Kegiatan ini dilatar belakangi adanya peningkatan penyalahgunaan gawai oleh siswa. Penggunaan gawai ini lah yang menimbulkan problema bagi sekolah, karena ternyata banyak siswa yang menyalahgunakan gawai. Gawai tidak hanya digunakan untuk kepentingan belajar tetapi lebih banyak digunakan untuk kepentingan yang tidak terkait dengan belajar pembelajaran, seperti mengakses game online, bersosial media, melihat video, dan sebagainya. Oleh karena itu, sangat penting memberikan pengetahuan tentang penggunaan gawai yang bertanggung jawab terutama pada siswa. Upaya tersebut dilaksanakan dalam kegiatan program pengabdian masyarakat ini. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mensosialisasikan cara bijak menggunakan gawai dalam rangka membangun karakter tanggung jawab pada siswa dan mencegah terjadinya penyalahgunaan gawai yang berdampak negatif. Metode yang akan digunakan adalah ceramah bervariasi dengan dialog, bernyanyi, dan ice breaking. Tahapan yang akan dilakukan adalah persiapan, pelaksanaan sosialisasi, dan evaluasi. Dalam pelaksanaan sosialisasi akan disampaikan materi tentang bijak bergawai. Evaluasi dilaksanakan selama berlangsungnya sosialisasi. Hasilnya selama proses, siswa menunjukkan konsentrasi yang tinggi, aktif, dan mampu menjawab pertanyaan dengan tepat terkait materi yang disampaikan.
Pelatihan Asesmen Prokastinasi untuk Guru BK SMK Kota Kediri Yuanita Dwi Krisphianti; Guruh Sukma Hanggra; Setya Adi Sancaya; Khususiyah Khususiyah; Vivi Ratnawati; Restu Dwi Ariyanto; Santy Andrianie
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v2i2.58

Abstract

Prokrastinasi adalah kegiatan menunda-nunda pekerjaan atau aktivitas tertentu atau tugas yang sudah diketahui dari awal. Guru BK di SMK menghadapi beberapa permasalahan terkait Prokrastinasi peserta didik, termasuk kurangnya pemahaman tentang pengalaman siswa, kesulitan dalam memberikan penanganan yang tepat, dan kekurangan alat ukur yang sesuai. Pengabdian ini bertujuan agar guru BK yang tergabung di MGBK SMK Kota Kediri mendapatkan keterampilan yang bisa digunakan untuk mengukur tingkat Prokrastinasi peserta didiknya. Dalam mencapai tujuan, tim pengabdian masyarakat menerapkan metode ABCD (Asset-Based Community Development) . dalam aplikasinya, metode tersebut dilakukan mulai dari menentukan kekuatan, memetakan, mengidentifikasi dan analisis, memobilisasi, serta memonitoring dan evaluasi. Hasilnya adalah pelatihan instumen non kognitif Prokrastinasi Tuckman bermanfaat diberikan kepada guru BK yang tergabung dalam komunitas MGBK SMK Kota Kediri.
Implementasi Certainty Factor Untuk Mengetahui Tinggi Penggunaan Handphone Pada Anak Difabel Hidayat, Farouk Ryan; Ramadhani, Risky Aswi; Sanjaya, Ardi; Ratnawati, Vivi
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 8 No. 2 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v8i2.4996

Abstract

Anak difabel adalah anak yang memiliki gangguan mental atau psikis yang berdeda dari orang normal. Penggunaan handphone juga bisa menjadi media pembelajaran namun juga harus memiliki batasan tersendiri biar tidak mengalami ketergantungan terhadap handphone. Namun jika anak mengalami ketergantungan dari perilakunya menggunakan handphone, maka penelitian ini menerapkan implementasi metode certainty factor mengetahui seberapa tingginya penggunaan handphone anak difabel di SLB Krida 1 Tanjunganom. Metode yang diterapkan ini dapat membantu menyelesaikan masalah ketidakpastian serta memberikan nilai keyakinan dari gejala dan sesuai aturan. Data gejala yang didapat responden dan aturan rule yang diperoleh dari hasil wawancara seorang pakar. Sistem pakar ini dapat memberikan diagnosa dengan baik dan efektif dari hasil berapa persen nilai yang didapatkan mulai dari tahap awal, menegah dan lanjut tingkat tinggi penggunaan handphone. Penelitian ini juga mempunyai kontribusi dalam mengembangkan sistem pakar untuk tingginya penggunaan handphone pada anak difabel.
Kondisi Keluarga Dan Kenakalan Anak Ratnawati, Vivi
Efektor Vol 4 No 2 (2017): Efektor Vol 4 No 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.745 KB) | DOI: 10.29407/e.v4i2.962

Abstract

Hubungan antara kondisi keluarga dan kenakalan anak dieksplorasi dalam sebuah penelitian yang menggunakan purposive probability samplingyang terdiri dari 80 anak di kota Kediri dan sekitarnya menggunakan teknik kuesioner. Hasil analisis statistik kuantitatif menunjukkan adanya hubungan yang signifikan sebagai berikut: (1) Kenakalan anak sebagian besar berasal dari orang tua yang mengalami broken home; (2) Sebagian besar pendidikan moral anak dilakukan bukan oleh orang tua mereka sendiri; (3) Sebagian besar anak-anak yang nakal berasal dari kalangan sosial ekonomi rendah dalam masyarakat; (4) Sekitar dua-pertiga dari anak-anak nakal berasal dari rumah yang anggota keluarganya lebih dari 6 orang hidup di bawah satu atap; (5) Sebagian besar orang tua dari responden memiliki penghasilan yang rendah, dan pekerjaaannya mengharuskan meninggalkan anak-anaknya untuk waktu yang lama. Banyak dari kalangan orang tua responden yang memerlukan dukungan sosial-ekonomi dan pengembangan ketrampilan dalam mengasuh anak, dalam rangka memenuhi tuntutan perubahan sosial yang semakin cepat serta menghadapi tantangan multidimensional yang terus menghadang.
Pelatihan Membuat Media e-Biblioterapi pada Guru Sekolah Dasar Kota Kediri Ratnawati, Vivi; Nurfahrudianto, Aan; Ningsih, Risaniati; Aurora, Flora Fahimna; Ugiutami, Adita Nani
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v9i1.23693

Abstract

The low interest in reading in Indonesia has led to a lag in information and literacy culture which is very important for developed countries. Initial observations show that 75% of students at SDN Ngadirejo 5 get low scores in literacy and numeracy. AKM also shows that the level of numeracy literacy is still lacking and needs to be improved. Group guidance services using e-bibliotherapy techniques aim to develop students' socialization and communication skills. The efforts made are by providing training in creating e-bibliotherapy media with the stages of needs analysis, socialization, training, implementation and mentoring as well as evaluation. The application used is Canva and media to publish web-based teacher work. From the community service activities that have been carried out, it can be concluded that training in making e-bibliotherapy media for teachers in elementary schools in the city of Kediri is very useful. The visible benefit is that teachers are able to create e-bibliotherapy media as an effort to improve literacy and numeracy competencies. Apart from that, teachers are starting to want to apply the skills they already have to create multimedia that can be directly applied in the learning process.